Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Evaluation of Electrocoagulation Process Efficiency in Laboratory Wastewater Treatment with Various Current Densities Fatimura, Muhrinsyah; Tuty Emilia Agustina; Ian Kurniawan; Rully Masriatini; Nurlela; Reno Fitriyanti
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 10 No. 1 (2025): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jcpe.v10i1.1533

Abstract

Laboratory wastewater contains harmful compounds such as COD, TSS, heavy metals, and toxic compounds that require treatment before being discharged into the environment. Laboratory wastewater contains various hazardous pollutants that can pollute the environment if not managed properly. This study aims to evaluate the efficiency of the electrocoagulation process in the treatment of laboratory wastewater of the Chemical Engineering Study Program of PGRI University Palembang with variations in current density and reaction time. The experimental method was used by designing an electrocoagulation reactor using aluminum electrodes. The independent variables tested include current density (76.92 A/m², 87.17 A/m², and 102.56 A/m²) and reaction time of 15, 30, 60 minutes. Parameters analyzed included COD, TSS, TDS, pH, electrode consumption, and energy consumption. The results showed that the electrocoagulation process effectively reduced pollutant parameters; at a current density of 102.56 A/m² for 60 minutes, COD decreased to 63.5 mg/L, TSS to 23.52 mg/L, pH increased to 8, and turbidity reduced to 20.48 NTU. The specific energy consumption reached 18.2 kWh/m³ with an operational cost of Rp27,300/m³. Based on the analysis, the optimal current density for laboratory wastewater treatment is 102.56 A/m² with a reaction time of 60 minutes. Electrocoagulation technology is recommended as an efficient, effective, and environmentally friendly treatment method for laboratory wastewater in higher education institutions.
PENGOLAHAN AIR LIMBAH LAUNDRY UNTUK MENURUNKAN PARAMETER PENCEMAR MENGGUNAKAN METODE FOTO-FENTON Rinilam, Arrum; Fatimura, Muhrinsyah; Masriatini, Rully; Fitriyanti, Reno
JURNAL INTEGRASI PROSES Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jip.v14i1.31271

Abstract

Air limbah laundry perlu ditangani secara serius karena mengandung senyawa organik kompleks seperti detergen dan pewarna yang sulit terurai secara alami dan berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu metode untuk mengolah limbah tersebut adalah foto-Fenton yang dipilih karena memiliki waktu reaksi yang singkat, menggunakan reagen yang mudah diperoleh dan ramah lingkungan, serta prosesnya sederhana dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode foto-Fenton dalam menurunkan kandungan polutan pada air limbah laundry. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan pengujian terhadap beberapa parameter pencemar, yaitu TSS (total suspended solids), COD (chemical oxygen demand), BOD (biochemical oxygen demand), minyak dan lemak, serta surfaktan anionik. Hasil terbaik diperoleh pada rasio FeSO4:H2O2 1:20, dengan penurunan TSS sebesar 74,58%, COD sebesar 66,88%, BOD sebesar 72,41%, minyak dan lemak sebesar 93,64%, serta surfaktan anionik sebesar 76,69%. Air hasil pengolahan limbah laundry telah memenuhi baku mutu untuk TSS, COD, BOD, minyak dan lemak, serta surfaktan anionik sesuai Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 8 Tahun 2012.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Domestik Rumah Tangga Di SMK PGRITanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir Solusi Inovatif Untuk LingkunganBerkelanjutan Nurlela; Muhrinsyah Fatimura; Rully Masriatini; Husnah; Ian Kurniawan; Neny Rochyani; Muhammad Bakrie; Reno Fitriyanti; Aan Sefentry; Wida Fatmasari; Agus wahyudi
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/bqzwtj61

Abstract

 Limbah domestik rumah tangga merupakan salah satu sumber polusi yang signifikan dan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Pemanfaatan limbah ini menjadi solusi yang tidak hanya mengurangi pencemaran, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam bentuk produk yang berguna. Tulisan ini membahas berbagai jenis limbah rumah tangga, metode pengelolaan dan pemanfaatan, serta manfaat yang dapat diperoleh dari pengelolaan limbah domestik secara efektif.. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang akan memberikan edukasi kepada siswa SMK PGRI Tanjung Raja di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Dengan diadakannya kegiatan ini, siswa diharapkan dapat berbagi pengetahuan kepada seluruh keluarga mereka, dan keluarga mereka dapat berbagi dengan tetangga mereka, dan seterusnya. Ini akan memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat dan pemerintah, terutama dalam pengelolaan limbah organik dan anorganik.
PENGARUH KONSENTRASI NAOH TERHADAP KAPPA REDUCTION PADA PROSES OXYGEN DELIGNIFICATION DI PT. TOBA PULP LESTARI, TBK Prima, Tommy; Fatimura, Muhrinsyah; Masriatini, Rully
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERAL Vol 4 No 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERAL
Publisher : Politeknik ATI Makassaar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jtkm.v4i2.1139

Abstract

Industri pulp dan kertas merupakan sektor strategis yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, salah satunya melalui produksi dissolving pulp dengan kandungan selulosa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi NaOH terhadap penurunan nilai Kappa, serta menganalisis hubungannya dengan viskositas dan tingkat kecerahan (brightness) pulp pada proses oxygen delignification. Pengujian dilakukan di PT. Toba Pulp Lestari Tbk dengan metode standar, nilai Kappa ditentukan menggunakan TAPPI T236, viskositas diukur dengan metode larutan tembaga etilendiamin (CuEn), dan brightness dianalisis menggunakan standar ISO 2470. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi NaOH menurunkan nilai Kappa dan meningkatkan brightness, namun diikuti penurunan viskositas. Kondisi optimum dicapai pada konsentrasi NaOH sebesar 11%, dengan nilai Kappa 4.4, brightness 48,9% ISO dan viskositas 16,3 mPa·s. Dengan demikian, konsentrasi 11% NaOH dianggap paling efektif dalam meningkatkan efisiensi delignifikasi tanpa mengorbankan kualitas pulp.
Properties and Utilization of Fly Ash for Treating Acid Mine Drainage Nurlela; Agustina, Tuty Emilia; Arita, Susila; Bahrin, David; Fatimura, Muhrinsyah; Masriatini, Rully; Gayatri, Rianyza
Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability Vol. 9 No. 4 (2025): December
Publisher : Magister Program of Material Science, Graduate School of Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/ijems.2025.9.4.223-232

Abstract

The combustion of coal in power plants (PLTU) generates fly ash containing silica dioxide (SiO?) and alumina (Al?O?), which exhibit promising properties as adsorptive materials. Fly ash, typically regarded as an industrial by-product, has been widely explored for its application as an adsorbent in wastewater purification. One of the most challenging wastewaters is acid mine drainage, characterized by strong acidity (pH < 5), residual contaminants, and elevated concentrations of heavy metal ions such as manganese (Mn) and iron (Fe). When released untreated, this effluent poses significant risks to both surface and groundwater quality in mining areas. This study focuses on the characterization and utilization of fly ash as an adsorbent to neutralize acidity and reduce Mn and Fe concentrations in acid mine drainage. The material was characterized using SEM-EDX and XRD techniques, followed by adsorption experiments. To enhance its properties, fly ash underwent physical activation through heating at 100 °C for 60 minutes. The activation process modified its structure, expanding pore volume and increasing surface area, thereby improving adsorption performance. The experimental results revealed significant differences in the properties of fly ash before and after activation. Activated fly ash effectively raised the pH of acid mine drainage to near-neutral conditions while achieving removal efficiencies of 96.61% for Mn and 83.33% for Fe using 50 g of adsorbent. These findings highlight the potential of fly ash as a low-cost and effective material for acid mine drainage treatment, both for acidity control and heavy metal removal.