Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Ergonomi Lingkungan Fisik Bengkel Kerja Program Keahlian Teknik Permesinan SMK di Kota Makassar Baharuddin, Fiskia Rera; Palerangi, Andi Muadz
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 17, No 1 Okt (2017): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.891 KB)

Abstract

Ergonomic physical environment workshop is one of the supporting factors in the process of vocational learning, especially the practicum. The main problems in this activity are the ergonomic conditions of the physical environment workshop is less conducive thermal comfort aspects, minimal lighting, disturbing noise, and poorly designed workspace such as oil fluid and equipment scattered on the floor. This condition can lead to fatigue, negligence and accidents, which will affect the development and improvement of students’ competence. The purpose of this study is to know the description and information about ergonomic standard of ideal physical environment including thermal, lighting, acoustic (noise), and work room design. This study is a quantitative approach with survey method. The technique of collecting data uses observation and direct measurement. The result of descriptive analysis and conclusion shows that; (1) the thermal comfort is at 32.10 °C, while the ideal standard ranges from 24 °C-27 °C; (2) llighting with a value of 460.26 Lux while the ideal standard ranges from 200 to 300 Lux; (3) the illusion (noise) with a value of 80.97 dB, while the ideal standard for space theory ranges between 35-45 dB and practical space of 85 dB, and: (4) spatial design with 46.21 m2 results, while the standard ideal size for each work unit ranges from 64 m2. Keywords: ergonomic, physical environment, workshop 
Analisis Ergonomi terhadap Beban Kerja Mahasiswa Praktikum Mesin Perkakas Fiskia Rera Baharuddin; Andi Muadz Palerangi
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 21, No 1 Okt (2020): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini memberikan informasi dan gambaran tentang standar ergonomi terhadap beban kerja mahasiswa praktikum mesin perkakas. Jenis penelitian menggunakan eksprimental deksriptif dengan metode observasi,survey dan pengukuran langsung. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang memprogram matakuliah praktik mesin perkakas. Analisis data menggunankan statistik deskriptif dan regresi. Beban kerja dianalisis dengan pengukuran denyut nadi, kondisi lingkungan kerja, kelelahan subjektif, gangguan muskuloskeletal dan Extra Calorie due to Peripheral Temperature (ECPT) dan Extra Calorie due to Peripheral Metabolism (ECPM) dan lingkungan kerja dengan penukuran suhu kering, suhu basah, kelembapan relatif, intensitas cahaya, dan kebisingan. Hasil penelitian menunjukan; (1) Beban kerja mahasiswa sebesar 122 dpm, yang berada pada kategori sedang (100-125 dpm); (2) Gangguan muskuloskeletal dan kelelahan subjektif pada saat sebelum dan sesudah praktikum dengan nilai signifikan sebesar (p<0,05); (3) Hasil pengukuran lingkungan kerja standar ergonomi terhadap beban kerja menunjukan rerata suhu pada lingkungan kerja yang terdiri dari suhu kering sebesar 23,9°C dan suhu basah 22,1°C, sementara idealnya berkisar antara 24°C-27°C. Intensitas pencahayaan dengan nilai sebesar 309 Lux, sedangkan standar idealnya berkisar 200-300 Lux; Akuistik (kebisingan) dengan nilai 83,5 dB, sedangkan standar ideal 85 dB; dan (4) Nilai ECPM sebesar (12,45) lebih besar dari ECPT (18,25), sehingga dengan demikian perlu adanya upaya dalam perbaikan kondisi kerja yang berhubungan dengan aktivitas fisik mahasiswa praktikum mesin perkakas, dengan mengacu pada penerapan standar dan kaidah serta prinsip ergonomi.Kata Kunci : Ergonomi, Beban Kerja, Praktikum Mesin Perkakas
Pengaruh Fasilitas Peralatan Praktik Bengkel Las terhadap Keterampilan Mengelas Peserta Didik Kelas Teknik Pengelasan XII di SMK Negeri 2 Makassar Fiskia Rera Baharuddin; - Samnur; Andi Muadz Palerangi; Erwin Anggara
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 22, No 1 APR (2021): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian non-eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi fasilitas peralatan praktik bengkel las di SMK Negeri 2 Makassar. (2) Mengetahui tingkat keterampilan peserta didik kelas Teknik pengelasan XII di SMK Negeri 2 Makassar. (3) Mengetahui pengaruh fasilitas peralatan praktik bengkel las terhadap keterampilan mengelas peserta didik kelas XII di SMK Negeri 2 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah fasilitas peralatan praktik bengkel las dan variabel terikatnya adalah keterampilan mengelas peserta didik pada materi las SMAW. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas Teknik Pengelasan XII SMK Negeri 2 Makassar yang terdiri dari 1 kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 25 orang. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil sebaran kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa (1) kondisi fasilitas peralatan praktik bengkel las di SMK 2 Makassar berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor sebesar 83,76. (2) Tingkat keterampilan mengelas peserta didik kelas Teknik Pengelasan XII di SMK Negeri 2 Makassar juga berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor sebesar 84,28. (3). Fasilitas peralatan praktik bengkel las berpengaruh signifikan sebesar 70% terhadap keterampilan mengelas peserta didik Teknik Pengelasan XII pada materi pengelasan SMAW.Kata Kunci : Bengkel Las, Fasilitas, Peralatan Praktik, Keterampilan Mengelas
ERGONOMI LINGKUNGAN FISIK BENGKEL KERJA MESIN CNC PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SMKN 2 MAKASSAR Fiskia Rera Baharuddin; Badaruddin Anwar; Andi Muadz Palerangi; Reski Ilham
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 1, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.372 KB) | DOI: 10.55754/jov.v1i1.33347

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey yang bertujuan untuk mengetahui ergonomi lingkungan fisik bengkel kerja program keahlian teknik pemesinan SMKN 2 Makassar melalui pengukuran langsung. Variabel bebas dalam penelitian ini ergonomi lingkungan fisik, sedangkan variabel terikatnya adalah bengkel kerja praktikum CNC program keahlian teknik pemesinan SMKN 2 Makassar. Data hasil penelitian ini diperoleh dengan melakukan pengukuran langsung terkait ergonomi lingkungan fisik bengkel kerja mesin CNC program keahlian teknik pemesinan SMKN 2 Makassar. Hasil analisis deskriptif dan kesimpulan menunjukkan: (1) kenyamanan termal berada pada 33,5℃, sementara standar suhu ruang kerja yang ideal berkisar antara 24℃ - 27℃ ; (2) pencahayaan dengan nilai 213,22 Lux. Sementara standar pencahayaan yang ideal berkisar antara 200-300 Lux; (3) tingkat kebisingan ergonomi lingkungan fisik rata-rata sebesar 86,26dB. Sementara standar kebisingan ruang praktikum yang ideal sebesar 85dB; (4) desain tata ruang dengan luas 130 m2, sementara standar ideal luas ruang kerja 64 m2
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS JOB SHEET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMFRAIS CNC (CNC MILLING SKILL) SISWA KELAS XII SMK NEGERI 5 MAKASSAR Rusli Ismail; Andi Muhammad Irfan; Andi Muadz Palerangi
JoVI:JOURNAL of VOCATIONAL INSTRUCTION Vol 1, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.984 KB) | DOI: 10.55754/jov.v1i2.39594

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Researsch) yang bertujuan untuk Mengetahui Apakah Penerapan Pembelajaran Berbasis Job Sheet Dapat Meningkatkan Keterampilan Memfrais CNC (CNC Milling Skill) Siswa Kelas XII SMK Negeri 5 Makassar. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII Teknik Pemesinan SMK Negeri 5 Makassar tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah 24 peserta didik. Siklus satu dilaksanakan 4 kali pertemuan dilanjutkan pada siklus II dilaksanakan 4 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui tes praktik sesuai dengan job sheet yang diberikan sebelumnya pada setiap siklus dan observasi langsung pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan keterampilan peserta didik secara kuantitatif, peningkatan ini terlihat pada skor rata–rata hasil praktik peserta didik pada siklus I adalah 73.91 dan kemudian meningkat menjadi 85.29 pada siklus II, Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran berbasis job sheet dapat meningkatkan keterampilan memfrais CNC (CNC milling skill) siswa kelas XII SMK Negeri 5 Makassar.
Analisis Kemampuan Praktik Pembelajaran Inovatif pada Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan Universitas Negeri Makassar Fiskia Rera Baharuddin; Amiruddin Amiruddin; Andi Muadz Palerangi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.286 KB)

Abstract

Abstrak; Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan guru PPG Dalam Jabatan Kategori 2 Tahun 2022 terkait pembelajaran TPACK pada Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling kepada mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kategori 2 Tahun 2022 sebanyak 1449 dari dua puluh dua bidang studi yang dilaksanakan di program studi pendidikan profesi guru universitas negeri Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan teknik analisis statistik deskriptif. Adapun hasil penelitian tingkat pemahamn guru terhadap pembelajaran TPACK adalah (1) Tingkat pemahaman Guru pada aspek Technological Knowledge pada PPG Dalam Jabatan Kategori 2 sebesar 43,82% dengan kategori sangat baik; (2) Tingkat pemahaman Guru pada aspek Content Knowledge pada PPG Dalam Jabatan Kategori 2 sebesar 44,65% dengan kategori sangat baik; (3) Tingkat pemahaman Guru pada aspek Pedagogical Knowledge pada PPG Dalam Jabatan Kategori 2 sebesar 47,34% dengan kategori sangat baik; (4) Tingkat pemahaman Guru pada aspek Pedagogical Content Knowledge pada PPG Dalam Jabatan Kategori 2 sebesar 44,79% dengan kategori sangat baik; (5) Tingkat pemahaman Guru pada aspek Technological Content Knowledge pada PPG Dalam Jabatan Kategori 2 sebesar 54,04% dengan kategori sangat baik; (6) Tingkat pemahaman Guru pada aspek Technological Pedagogical Knowledge pada PPG Dalam Jabatan Kategori 2 sebesar 48,00% dengan kategori sangat baik; (7) Tingkat pemahaman Guru pada aspek Technological Pedagogical Knowledge Technological pada PPG Dalam Jabatan Kategori 2 sebesar 49,28% dengan kategori sangat baik.Kata kunci: Pembelajaran, Guru, TPACK
Pengaruh Praktik Pengalaman Lapangan Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Profesional Fiskia Rera Baharuddin; Andi Muadz Palerangi
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v1i1.14973

Abstract

The research aims to determine the effect of the practice of field experience on readiness to become a professional teacher. This study uses a quantitative approach with a total of 70 students majoring in mechanical engineering education at UNM. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The instrument validity was tested using Product Moment correlation and the reliability test used the Cronbach Alpha formula. Data were analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests and regression analysis. The results showed that there was a significant positive effect between the practice of field experience on the readiness to become a professional teacher of students majoring in PTM FT-UNM with sig. 0,000 <0.05. The results of the regression analysis showed that the practice of field experience had a significant effect on teacher readiness of 58.7%. The results of this study are expected to be followed up as a reference and evaluation material in improving the quality of education.
Contribution of Vocational Interest and Self-Efficacy to the Work Readiness of Vocational School Students Pramono, Ashar; Andi Muadz Palerangi
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 7 No. 1 (2024): September
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v7i1.2587

Abstract

The purpose of this study was to determine how the contribution of interest and self-efficacy to the work readiness of vocational students in Makassar city. This research method is quantitative, the data analysis techniques used are descriptive statistics, multiple linear regression prerequisite tests, and from the research conducted there is an influence of work interest and self-efficacy on the work readiness of vocational students. This is evidenced by the Sig value. The work interest variable is 0.041 < 0.05 probability and Sig value. The self-efficacy variable is 0.022 < 0.05 probability. It can be concluded that interest and self-efficacy contribute to the work readiness of vocational students.
Penyusunan E-Modul Berbasis Anyflip untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru Nurlaela; A.Sri Astika Wahyuni; Muhammad Amin; Andi Muadz Palerangi
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 7 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v7i4.3988

Abstract

Mitra sasaran kegiatan pelatihan ini adalah guru sekolah dasar dalam lingkup kecamatan Paccinongan, kabupaten Gowa. Permasalahan prioritas yang dihadapi mitra adalah paradigma pembelajaran abad 21 yang menekankan pada ketersediaan aneka sumber belajar untuk memfasilitasi kebutuhan belajar siswa dan pemanfaatan serta penggunaan teknologi dalam kegiatan pembelajaran serta mayoritas guru juga menyatakan masih kurang mengikuti pelatihan atau workshop membuat bahan ajar digital. Tujuan utama kegiatan ini adalah melatih guru menyusun e-modul menggunakan aplikasi anyflip untuk meningkatkan literasi digital guru. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode ICARE yang terdiri dari Introduction, Connection, Application, Reflection, dan Extension. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya pemahaman dan keterampilan mitra menyusun e-modul menggunakan aplikasi anyflip serta tersedianya naskah e-modul berbasis anyflip
Conceptual Change Text based Analogy Model to Remedy Misconceptions on Eye Optics Palerangi, Andi Muadz; Wahyuni, A. Sri Astika; Nurlaela, Nurlaela
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.66730

Abstract

Misconception is well-known as barrier to students in learning science, and many studies have tried to investigate the type of misconception and try to remediate the common misconception after finding the cause of it. A study about how to provide information about an overview of the eye optics concept in physics was conducted to analysis pre-service teacher misconceptions about the eye optics and provide solutions with conceptual change text-based analogy model in learning processing qualitatively. Data were collected from Open ended question in worksheet of exploration phase (WEF) and Open-ended question in worksheet of concept application phase (WCA). The study resulted in explanation that misconceptions occur in the preservice teacher, especially in the matter of the eye optics. There are three types of Misconceptions. Firstly, They thought that: 1) many understand that the eye as is a biological study and which is the five senses in living things/human body and the rather than they do not understand the eyes as an optical instrument that can detect light and how the eye itself can see objects as a result of the light reflecting process that occurs in the eye ; 2) in determining the nature of the image formed in the eye, it was written based on the experience of seeing in everyday life, namely: real, upright, equal in size. In fact, if it is depicted using a graph using the principle of the passage of light, then the nature of the image formed on the eye is real, inverted, and reduced. ; and 3) in determining the type of lens needed for those whose eyes have problem to be able to see properly that can be used by people with eye defects does not first determine the strength of the lens but is determined based on the type of eye defect suffered. For example, near sighted people (hypermetropy) use glasses with concave lenses and people with farsightedness (myopia) use convex lenses. So that when they encounter problems in the application of concepts to determine the strength of the lens for sufferers of eye defects, both near sighted and farsighted, they tend to be wrong because they do not pay attention to the use of a negative sign (-) in the object's image distance which is calculated mathematically. They immediately determine the power of the lens by solving it mathematically and later at the end of the new solution then they are given a mark based on the type of lens used for people with eye defects.