Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI INISIASI BANK SAMPAH DI KELURAHAN RAWA MAKMUR PERMAI Najwa Alyani; Tiara Okta Yanti; Bio Chepy Auly; Rosi L. Vini Siregar
TRIBUTE: JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES Vol. 6 No. 2
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/tribute.v6i2.44081

Abstract

Waste management remains a challenge in various regions, including urban areas such as Rawa Makmur Permai Village, Bengkulu City. Low public awareness of waste sorting at home is one of the reasons why community-based waste management is less than optimal. To address this issue, this community service activity aimed to increase community understanding and participation through outreach on the waste bank initiative in RW 03. The implementation method included preparation, implementation, and evaluation. The activity was conducted in a participatory and educational manner, featuring speakers from the Environmental Agency and local waste bank managers. Evaluation was conducted through a questionnaire with participants to gauge understanding and interest in the program. Results showed that 90% of participants understood the material presented and expressed a willingness to participate in waste management in their neighborhood. These findings demonstrate that an appropriate outreach approach can be an effective first step in building environmental awareness and encouraging the establishment of community-based waste banks at the RW level.
PEMENUHAN HAK-HAK ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM (ABH) DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS II BENGKULU Siregar, Rosi L. Vini; Afrita, Desy
Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkaganga.9.2.167-177

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hak-hak Anak di Lembaga Pembinaan Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan empat kriteria yang mencakup hak-hak anak untuk menentukan sejauh mana hak-hak tersebut seperti hak untuk hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi benar-benar tercapai sepanjang fase perkembangan mereka. Lebih lanjut, penelitian ini bertujuan untuk memahami tantangan dan hambatan yang menghambat perwujudan hak-hak tersebut, serta langkah-langkah yang diambil LPKA untuk memastikan bahwa anak akan terus memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan memperbaiki masa depannya melalui proses pendidikan yang dihasilkan oleh tindakan hukum mereka. Sebelas informan dipilih secara purposif sebagai bagian dari desain penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui penelitian dokumenter, wawancara mendalam, dan observasi langsung. Berdasarkan hasil penelitian, LPKA berupaya untuk membela hak-hak hukum anak, seperti hak untuk hidup, hak untuk tumbuh kembang, hak untuk merasa aman, dan hak untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif. Lebih lanjut, LPKA berkomitmen untuk memprioritaskan kesejahteraan anak. Salah satu tantangan yang terus dihadapi dalam implementasi adalah keterbatasan anggaran, yang berdampak pada penyediaan infrastruktur dan fasilitas yang memadai bagi anak-anak di lembaga tersebut. Meskipun demikian, tujuan kami untuk memajukan dan menyediakan pelatihan yang bermakna bagi masa depan anak-anak tetap menjadi fokus utama. Kata kunci: Anak Berhadapan Dengan Hukum, Hak Anak, LPKA
Faktor Pengendalian Diri Anak Berhadapan Hukum Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bengkulu Tusakdiah, Halimah; Bangsu, Tamrin; Siregar, Rosi L Vini
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.261-273

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengkajian faktor kemampuan anak berhadapan dengan hukum (ABH) dalam mengendalikan diri di LPKA Kelas II Bengkulu. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi. Subjek penelitian adalah ABH usia 16–17 tahun, dengan 5 informan ABH dan 1 petugas pembinaan. Penelitian ini mengidentifikasi pola pengendalian diri ABH berdasarkan kerangka teori regulasi emosi dari Gilliom, yang terlihat dalam strategi seperti active distraction, passive waiting, information gathering, comfort seeking, focus on delay object/task, dan peak anger. Hasil menunjukkan bahwa ABH dengan dukungan keluarga dan kondisi psikologis yang lebih stabil cenderung menggunakan strategi regulasi emosi adaptif, sementara ABH yang mengalami trauma atau minim dukungan lebih banyak menunjukkan pola impulsif seperti berkelahi, menarik diri, atau melanggar aturan. Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan pembinaan berbasis regulasi emosi dalam konteks LPKA. Keseluruhan temuan ini menegaskan perlunya strategi intervensi yang tidak hanya menitikberatkan pada kondisi psikologis anak, melainkan juga mendorong peran aktif keluarga dan lingkungan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembinaan di LPKA dengan menekankan kerja sama antara lembaga dan keluarga dalam memperkuat pengendalian diri anak