Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : journal of comprehensive science

Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Kecenderungan Nomophobia Pada Remaja Di Jakarta Kristina, Kristina; Patricia Lunanta, Lita; Kristiyani , Veronica
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 10 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i10.538

Abstract

Di era ini, kecanggihan teknologi smartphone berkembang sangat pesat dalam menunjang segala aspek kebutuhan manusia. Fasilitas yang ada pada smartphone memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi yang menggunakan. Namun, apabila remaja tidak menggunakannya smartphone sesuai kebutuhan dapat menimbulkan masalah salah satunya yaitu kecenderungan nomophobia. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kecenderungan nomophobia adalah kontrol diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan kecenderungan nomophobia pada remaja di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian korelasional dengan teknik purposive sampling terhadap 100 remaja di Jakarta. Alat ukur kontrol diri dengan 21 aitem valid dengan koefisien reliabilitas ? sebesar 0,831. Alat ukur kecenderungan nomophobia dengan 25 aitem valid dan koefisien reliabilitas ? sebesar 0,946. Hasil perhitungan Pearson product moment menunjukkan terdapat hubungan signifikan negatif (sig. 0,001 dan r -0,338) antara kontrol diri dan kecenderungan nomophobia pada remaja di Jakarta, artinya terdapat hubungan signifikan negatif antara kedua variabel.
Pengaruh Religiositas Terhadap Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja Akhir Irza Elfriza, Teuku; Patricia Lunanta, Lita; Rayi Prihandini, Grin
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 10 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i10.2378

Abstract

Gambaran Coping Stress Orang Tua yang Mengasuh Anak Usia Dini Ong Ay Lieng; Lita Patricia Lunanta
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i2.4059

Abstract

Peran sebagai orang tua bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, karena merawat dan mengasuh anak tidaklah semudah yang dibayangkan. Rasa letih, capek mengurus anak dirasakan oleh orang tua yang mengasuh anak usia dini sambil bekerja. Terkadang karena tuntutan pekerjaan, beban ekonomi dan lain-lain mengakibatkan orang tua menjadi stress. Stress yang tidak dilakukan dengan coping stress yang baik membuat orang tua melakukan kekerasan kepada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran coping stress orang tua yang mengasuh anak usia dini. Desain penelitian ini berbentuk kuantitatif non eksperimental. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling berjenis purposive sampling dengan total sampel sebanyak 386 responden yaitu orang tua yang mengasuh anak usia dini. Skala resiliensi dengan nilai koefisien reliabilitas (?) 0,921 dengan 36 aitem valid. Dari hasil uji Z score didapatkan hasil dimensi coping stress yang banyak digunakan adalah positive reappraisal sebanyak 96 responden (24,58%). Dan dari hasil uji kategorisasi didapatkan hasil dimensi coping stress yang memiliki interprestasi tinggi adalah confrontive sebanyak 235 responden (60,88%), distancing sebanyak 226 responden (58,55%), accepting responsibility sebanyak 218 responden (56,48%) dan positive reappraisal sebanyak 206 responden (53,37%).
Gambaran Kecemasan Sosial pada Pengguna Second Account Instagram di Kalangan Perempuan Gen Z Khayla Al-Madani Akmal; Lita Patricia Lunanta
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 9 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i9.4328

Abstract

Penggunaan second account Instagram memungkinkan perempuan Generasi Z mengekspresikan diri dalam ruang yang lebih terbatas dan privat. Namun, penggunaan akun tersebut juga dapat berkaitan dengan ketakutan terhadap penilaian negatif, penghindaran sosial, dan ketidaknyamanan dalam berinteraksi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kecemasan sosial pada perempuan Generasi Z pengguna second account Instagram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 131 perempuan berusia 18–24 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Social Anxiety Scale for Adolescents (SAS-A) yang mencakup aspek Fear of Negative Evaluation (FNE), Social Avoidance and Distress in New Situations (SAD-N), dan Social Avoidance and Distress in General (SAD-G). Instrumen akhir terdiri atas 21 butir valid dengan koefisien Cronbach’s alpha sebesar 0,944. Data dianalisis melalui distribusi frekuensi, kategorisasi, identifikasi aspek dominan, dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71 responden (54,2%) berada dalam kategori kecemasan sosial tinggi, sedangkan 60 responden (45,8%) berada dalam kategori rendah. Kecemasan sosial tinggi ditemukan pada ketiga aspek SAS-A, yang menunjukkan adanya ketakutan terhadap evaluasi negatif serta kecenderungan menghindari atau merasa tertekan dalam interaksi sosial baru maupun umum. Berdasarkan status pekerjaan, responden yang masih berkuliah memiliki proporsi kecemasan sosial tinggi sebesar 59%, sementara responden yang bekerja lebih banyak berada dalam kategori rendah, yaitu 61,29%. Temuan ini memperlihatkan bahwa meskipun second account dipandang sebagai ruang ekspresi yang lebih aman, mayoritas responden tetap mengalami kecemasan sosial yang tinggi. Dengan demikian, penggunaan second account tidak serta-merta menghilangkan kekhawatiran terhadap evaluasi dan interaksi sosial.