Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Lama Penyimpanan Ikan Sarden Kemasan Kaleng terhadap Kadar Logam Pb dan Cu Suhaili, Refilda
Chempublish Journal Vol. 5 No. 2 (2020): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Canned sardines (Sardinella sp.) are very practical because they can be stored for a long time and can reduce contamination of bacteria and microorganisms from outside. However, direct contact with canned packaging for a long time can cause heavy metal contamination. Therefore, heavy metal concentrations of Pb and Cu from canned sardines (Sardinella sp.) were determined by Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) method. Samples of canned sardines (Sardinella sp.) digested using a mixture of concentrated HNO3 and 15% H2O2 (3:1). The samples tested were canned sardines with a storage time of 36 months (A), 18 months (B) and 6 months (C) after production. The results of Pb metal analysis of canned sardines (Sardinella sp.) in samples A, B, and C were 0.807 mg/L; 0.512 mg/L; and 0.387 mg/L. The concentration of Pb metal obtained in all samples exceeded the threshold value set by BPOM, at 0.3 mg/L. The concentration of Cu in samples A, B, and C were 2.718 mg/L; 1.996 mg/L; and 1.240 mg/L respectively . The concentration of Cu in all samples was still below the limit set by BPOM at 5 mg/L. The t-test statistic showed that there were significant differences in the concentration of Pb and Cu metals for the three types of samples (t-count>t-table). It can be concluded that storage time affects the concentration of Pb and Cu metals in canned sardines (Sardinella sp.). The longer sardines were stored in cans, the Pb and Cu metal concentrations would increase.
Analisis kadar logam berat (Fe, Zn, Pb, Cd) dan nilai risiko kesehatan dalam buah kemasan kaleng Suhaili, Refilda; Yusuf, Yulizar
Chempublish Journal Vol. 6 No. 1 (2021): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v6i1.12148

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, buah-buahan banyak dikemas dalam kaleng. Buah kemasan kaleng merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh manusia pada saat ini. Penyimpanan buah kemasan kaleng dalam waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya migrasi logam berat terhadap buah yang ada di dalam kemasan. Pada penelitian ini sampel yang digunakan yaitu 3 jenis buah-buahan dalam kemasan kaleng masing-masing dengan lama penyimpanan yang berbeda. Preparasi sampel dilakukan menggunakan metode destruksi basah dengan menambahkan campuran HNO3 pekat 65% dan H2O2 15% (3:1). Kandungan logam Fe, Zn, Pb, dan Cd dalam sampel ditentukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Nilai Indeks Risiko Kesehatan (IRK) didapatkan dari hasil perhitungan Asupan Logam Harian (ALH) per dosis yang disarankan oleh WHO. Nilai ALH diperoleh dari perhitungan konsentrasi logam dengan SSA, faktor konversi, dan rata-rata asupan logam per berat badan manusia. Kadar logam berat di dalam ketiga jenis sampel secara umum diperoleh Fe>Zn>Pb>Cd. Konsentrasi logam berat berbanding lurus dengan lama produk disimpan dalam kemasan kaleng. Semakin lama produk disimpan maka konsentrasi logam yang diperoleh semakin tinggi. Nilai IRK yang diperoleh dari pengujian sampel untuk logam Cd yaitu >1 dapat diasumsikan adanya potensi risiko kesehatan, sedangkan untuk logam Pb, Fe, dan Zn <1 yang diasumsikan populasi dinyatakan aman. Nilai TIRK yang diperoleh dari penambahan nilai IRK logam Pb, Cd, Fe, dan Zn, didapatkan hasil dari setiap sampel >1 dapat dinyatakan bahwa sampel yang diuji memiliki potensi risiko kesehatan terhadap manusia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperjelas hubungan antara kontaminasi buah oleh logam berat dari kemasan kaleng.