Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS DAN PERANCANGAN TIMER HITUNG MAJU PENCATAT WAKTU LAP TIME PADA ARENA TAMIYA/ADU KECEPATAN BERBASIS ARDUINO CLOUD Yudha Pratama, M Aldan; Yuliantoro, Prasetyo; Latifasari, Nurul; Kusuma Praja, Muhammad Panji
Jurnal SINTA: Sistem Informasi dan Teknologi Komputasi Vol. 2 No. 1 (2025): SINTA - JANUARI
Publisher : Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/sinta.v2i1.39

Abstract

Seiring perkembangan teknologi di bidang elektronika, komputerisasi telah membantu berbagai aktivitas termasuk balap Tamiya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem timer hitung maju pencatat waktu lap time pada arena Tamiya berbasis Arduino Cloud. Sistem menggunakan sensor inframerah dan NodeMCU ESP8266 untuk mendeteksi waktu tempuh, jumlah lap, serta kecepatan mobil. Data diproses dan ditampilkan pada LCD 16×2 I2C dan platform Arduino Cloud. Hasil pengujian menunjukkan akurasi waktu yang tinggi dengan nilai rata-rata error sebesar 0,07% dan akurasi 99,93%. Selain itu, kecepatan rata-rata mobil tamiya juga berhasil dicatat secara otomatis melalui Arduino Cloud. Sistem ini memberikan efisiensi dan kemudahan dalam pencatatan, meminimalkan kesalahan manual, serta meningkatkan kualitas perlombaan Tamiya. Prototipe ini diharapkan dapat diterapkan lebih luas untuk mendukung otomasi serupa.
UTILIZATION OF ULTRASONIC WAVE IN THE PRODUCTION OF REDUCED GRAPHENE OXIDE FROM COCONUT SHELL BIOMASS: ECO-FRIENDLY AND SUSTAINABLE APPROACH Zen, Nur Afifah; Permatasari, Indah; Hikmah, Irmayatul; Yuliantoro, Prasetyo; Rahmawati, Dina
Indonesian Physical Review Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v8i2.434

Abstract

The production of reduced graphene oxide (rGO) using environmentally friendly methods remains a challenge in the development of sustainable energy storage materials.  This study explores the utilization of ultrasonic waves in the production of rGO from coconut shell biomass as a green and cost-effective approach. Ultrasonic treatment for 30 minutes (UB-30) resulted in a graphene sheet morphology, enhanced carbon content, and reduced oxygen functional groups on rGO. Electrochemical characterization showed that the specific capacitance of the ultrasonically treated rGO (UB-30) reached 789 F/g at a scan rate of 10 mV/s, demonstrating competitive electrochemical performance for supercapacitor applications. The use of coconut shell biomass as a precursor offers an eco-friendly solution, while the application of ultrasonication enables higher production efficiency with lower energy consumption. These findings contribute significantly to the development of electrode materials for supercapacitors and sustainable energy storage systems.
UNJUK KERJA SENSOR HALL EFFECT UNTUK PENENTUAN KUAT MEDAN MAGNET ACUAN JARAK Bilal, M; Fikra Titan, Fikra Titan Syifa; Yuliantoro, Prasetyo
Jurnal SINTA: Sistem Informasi dan Teknologi Komputasi Vol. 1 No. 3 (2024): SINTA - JULI
Publisher : Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/sinta.v1i3.24

Abstract

Magnet permanen dan elektromagnetik banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti otomotif, industri, rumah tangga, kesehatan, dan berbagai macam bidang lainnya. Oleh karena itu, dibuatlah penelitian membuat sebuah alat untuk mengukur kekuatan kutub medan magnet yang dilakukan dengan memanfaatkan sensor magnetik. Sensor magnetik atau biasa dikenal dengan hall effect sensor memiliki keunggulan yaitu stabilitas dalam pengukuran dan sensitivitas tinggi. Penelitian ini fokus pada pengukuran kekuatan kutub medan magnet dengan acuan jarak. Kemudian nilai acuan jarak tersebut akan diumpankan kepada sebuah aktuator berupa motor servo. Mikrokontroller yang digunakan adalah NodeMCU ESP8266. Hasil pengujian pengukuran medan magnet (permanen magnet) ini dilakukan dengan variasi jarak 1 cm hingga 5 cm. Pengujian dengan jarak 1 cm menunjukkan bahwa perbandingan nilai pembacaan sensor dengan alat ukur yang terkalibrasi yaitu sebesar 46,8 Gauss untuk alat ukur dan 46,94 Gauss untuk sensor magnet hall effect sensor. Sedangkan nilai rata-rata error 0,52% dan rata rata nilai akurasi 99,48%. Pada pengujian pengukuran kedua kutub medan magnet, kutub utara dan kutub selatan menggunakan sensor magnet menunjukan bahwa nilai Gauss kutub utara magnet selalu lebih tinggi dari nilai Gauss kutub selatan magnet, nilai kutub utara 44,04 Gauss sedangkan nilai kutub selatan 36,41 Gauss.
Penerapan Aerator Tenaga Surya dan Digitalisasi Pencatatan Usaha untuk Meningkatkan Produktivitas Pembudidaya Ikan di Pokdakan Mina Jaya, Banyumas Yuliantoro, Prasetyo; Munang, Aswan; Putra Rakhmadani, Diovianto
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 4 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i4.9916

Abstract

The Fish Farming Group (Pokdakan) Mina Jaya in Banyumas Regency faces challenges related to low dissolved oxygen (DO) levels in earthen ponds and the lack of structured business documentation. To address these issues, a community service team from Telkom University Purwokerto implemented a solar-powered aerator system equipped with automatic control based on DO sensor readings and provided training on digital business recording. The program applied a participatory approach, including initial coordination, technology installation, training sessions, and impact monitoring. The results show that the aerator system successfully increased the stocking capacity from 2,000 to 3,000 fish per pond without a significant rise in mortality rate. Additionally, the digital bookkeeping training was adopted by some members using simple spreadsheet tools. These outcomes indicate that the application of appropriate technology and basic digitalization can offer practical solutions to improve the productivity and efficiency of small-scale fish farming operations. This program also demonstrates strong potential for replication in other communities with similar conditions.
Rancang Bangun Prototipe Pemantau Kekeruhan Air Dan Pengaturan Pakan Ikan Louhan Pada Akuarium Berbasis IOT Yulia Siska, Diah; Pranindito, Dadiek; Yuliantoro, Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengevaluasi performa sensor Light Dependent Resistor(LDR) dalam sistem otomasi lampu jarak jauh sepedamotor yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT).Sistem ini dirancang untuk merespons intensitas cahayadi lingkungan sekitar, terutama dari arah kendaraanlain, guna mengatur kecerahan lampu secara otomatissehingga potensi silau dapat diminimalkan. Komponenutama yang digunakan meliputi sensor LDR,mikrokontroler NodeMCU ESP8266, layar OLED, sertakoneksi ke aplikasi Telegram melalui protokolkomunikasi MQTT.Proses kalibrasi dilakukan dengan membandingkankeluaran ADC dari sensor dengan pembacaan luxmenggunakan lux meter standar, dan menghasilkankorelasi linear dengan akurasi tinggi. Sistem diuji dalamrentang kecepatan kendaraan antara 10 hingga 70km/jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa padakecepatan 10 km/jam tercatat intensitas cahaya sebesar69,26 lm/m², meningkat menjadi 278,63 lm/m² dikecepatan 20 km/jam, dan mencapai 378,77 lm/m² pada30 km/jam. Namun, pada 40 km/jam, intensitas turundrastis menjadi 50,71 lm/m², sedangkan pada kecepatan50 dan 60 km/jam, sistem tidak mendeteksi cahaya samasekali (0,00 lm/m²). Di kecepatan 70 km/jam, sensorkembali mendeteksi cahaya dengan intensitas sebesar73,16 lm/m².Secara keseluruhan, sistem menunjukkanresponsivitas dan akurasi yang baik dalam mendeteksicahaya sekitar serta mampu mengirimkan data secarareal-time melalui Telegram. Temuan ini mendukungefektivitas penggunaan sensor LDR dalam sistemotomatisasi lampu kendaraan, yang dapat meningkatkankeselamatan berkendara pada malam hari.Kata Kunci: LDR, ESP8266, IoT, lux meter,Telegram, MQTT, kecepatan kendaraan, kalibrasisensor
Analisis Sistem Pemantau Dan Pengendali Asap Rokok Pada Ruangan Tertutup Berbasis Internet of Things Hidayatullah, Rizky; Panji Kusuma Praja, Muhammad; Yuliantoro, Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok di ruangan tertutup sangat berbahayakarena partikel beracun dari asap rokok merupakan sumberpenyebaran penyakit. Risiko merokok dalam ruangan lebih tinggidibanding merokok di luar. maka, sistem ini dirancang untukmemberikan peringatan dini dan mengendalikan asap rokokdengan mengaktifkan exhaust fan secara otomatis atau manualvia Blynk. Sistem ini menggunakan sensor MQ-135 untukmendeteksi CO2 dari asap rokok, yang diproses oleh NodeMCUESP8266. Sistem memberikan tiga tingkat indikasi dengan LED:hijau (aman), kuning (CO2 750><1200 ppm, dengan notifikasidan perintah menyalakan exhaust fan melalui aplikasi Blynk),dan merah (CO2 di atas 1200 ppm, exhaust fan menyala otomatis).Hasil dari pengujian sistem pemantauan CO2 berbasis sensorMQ-135 dan Blynk mampu mendeteksi perubahan kadar CO2dalam ruangan tertutup baik dalam kondisi udara bersih maupuntercemar asap rokok. Hasil pengujian menunjukkan bahwasetelah kalibrasi, sensor MQ-135 memberikan pembacaan yangsejalan dengan alat komersial pada kadar CO2 rendah (400–750ppm) dengan selisih kecil (1–19 ppm) dan tingkat error rendah(0,23%–4,63%). Namun, pada konsentrasi tinggi akibatakumulasi asap rokok (>1200 ppm), sensor MQ-135 menunjukkanpenyimpangan signifikan (selisih hingga 451 ppm, error hingga34,83%), yang kemungkinan dipengaruhi oleh sensitivitas sensoratas gas lain. Sistem indikator dan aktuator seperti LED danexhaust fan berfungsi sesuai dengan ambang batas, sertanotifikasi Blynk berjalan dengan baik dalam memberi peringatan.Dengan demikian, sistem dinilai efektif untuk pemantauan CO2dalam rentang 10–1000 ppm, namun kurang tepat untuk akurasitinggi di atas batas tersebut.Kata kunci— Asap rokok, Blynk, Exhaust Fan, LED, MQ-135, NodeMCU ESP8266
Rancang Bangun Prototipe Pemantau Kekeruhan Air Dan Pengaturan Pakan Ikan Louhan Pada Akuarium Berbasis IoT Bagaskara, Baruna; Yuliantoro, Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini mempermudah komunikasi antardevais serta mendukung penerapansistem otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Salah satu penerapannya adalah pada pemeliharaan ikan hias dalam akuarium, yang membutuhkan monitoring kualitas air dan pemberian pakan secara teratur. Permasalahan umum yang sering dihadapi pemilikakuarium adalah kesulitan dalam memantau kekeruhan air serta keterlambatan dalam pemberian pakan. Penelitian ini merancang sistem monitoring kekeruhan air dan kontrol pemberian pakan ikan Louhan yang dapat dipantau secara daring melalui aplikasi Blynk di smartphone. Sistem ini dibangun menggunakan sensor turbidity untuk mengukur kekeruhan air, dan motor servo sebagai mekanisme pemberian pakan otomatis, yang dikendalikan oleh mikrokontroler NodeMCUESP32. Pengujian dilakukan terhadap lima sampel air dengan tingkat kekeruhan berbeda, serta pengujian suhu air menggunakan sensor DS18B20. Hasil menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai fungsinya dengan tingkat akurasi pengukuran sensor turbidity mencapairatarata 96,47% dan error margin sebesar 0,115, yang masih dalam batas toleransi sistem monitoring berbasis sensor.Kata kunci: IoT, NodeMCU, Pakan Ikan, Sensor Turbidity, Akuarium Cerdas
Rancang Bangun Smart Indoor Farming Berbasis Internet of Things Dengan Visible Light Communication Hasriya Putri, Elvina; Yuliantoro, Prasetyo; Pranindito, Dadiek
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan bercocok tanam pada lingkunganperkotaan menghadapi beberapa rintangan, sepertiketerbatasan ruang dan waktu. Hal ini dikarenakan lahan hijauyang semakin mengecil dan juga padatnya kesibukanmasyarakat yang tinggal di perkotaan. Hidroponik menjadisolusi bercocok tanam yang efisien di tengah keterbatasan lahandi perkotaan. Namun meskipun hidroponik menjadi solusiefisien untuk bercocok tanam di lahan terbatas, pemantauankualitas air seperti pH dan TDS masih dilakukan secaramanual. Hal ini menyebabkan ketidaktepatan dalampengaturan nutrisi, yang dapat menghambat pertumbuhantanaman dan mengurangi hasil panen. Contohnya, nilaikeasaman air yang tidak terkontrol dapat menyebabkan akarmembusuk atau tanaman keracunan nutrisi Hidroponik hadirsebagai salah satu solusi yang dapat dilakukan oleh masyarakatperkotaan untuk mengatasi keterbatasan lahan karena dapatdilakukan di dalam rumah. Namun, pemeliharaan hidroponikmemiliki cara pemantauan yang lebih rumit dibandingkantanaman biasa. Pada tanaman hidroponik, pemilik harusmelakukan pemantauan keasaman air dan juga nilai kualitasair yang dilakukan dengan alat ukur. Maka diperlukan sebuahsistem dengan tujuan untuk memudahkan pemilik hidroponikdalam melakukan pemantauan kualitas hidroponik nya. Sistemsmart indoor farming atau pertanian pintar didalam ruanganini dibuat agar pemilik hidroponik dapat melakukanpemantauan dari telepon seluler masing-masing denganmemanfaatkan teknologi visible light communication dan jugainternet of things. Sistem ini mampu mengirimkan data keaplikasi telegram pada telepon seluler pemiliknya denganmemanfaatkan cahaya lampu pada tanaman hidroponik.Kata kunci— Hidroponik, Kualitas air, Visible LightCommunication, Internet of Things
SISTEM OTOMATISASI PERALATAN RUMAH TANGGA BAGI PENYANDANG DISABILITAS MENGGUNAKAN GOOGLE ASSISTANT Utomo, Dovi; Indriyanto, Slamet; Yuliantoro, Prasetyo
Jurnal SINTA: Sistem Informasi dan Teknologi Komputasi Vol. 1 No. 2 (2024): SINTA - APRIL
Publisher : Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/sinta.v1i2.19

Abstract

Kemudahan akses internet saat ini memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Munculnya konsep Internet of Things (IoT) memudahkan manusia dalam mengendalikan peralatan elektronika dirumah, sehingga memberikan banyak keuntungan dan efisiensi waktu. Kemajuan teknologi tersebut dapat dimanfaatkan khususnya bagi para penyandang disabilitas dalam mengendalikan perangkat elektronik rumah tangga tersebut. Penelitian ini disajikan suatu sistem otomatisasi rumah menggunakan perintah suara dari Google Assistant berbasis Internet of Things. Dari hasil uji fungsi aplikasi Google Assistant dalam mengendalikan perangkat elektronik rumah tangga berjalan dengan sangat baik. Waktu respon rata-rata Google Assitant dalam memproses data sampai memberikan respon adalah 2.40 detik pada saat perintah menghidupkan lampu, dan 2.46 detik pada saat pengujian mematikan lampu. Waktu respon rata-rata pengujian menyalakan kipas angin adalah 2,16 dan pada saat mematikan sebesar 2.19 detik. Waktu respon rata-rata pengujian membuka tirai jendela adalah 1.84 detik, sedangan menutup tirai jendela adalah 2.04 detik. Dari total 30 masukan perintah suara hanya terjadi 1 kali kegagalan ketika memberikan perintah menyalakan kipas angin. Hal ini terjadi karena koneksi internet yang tiba-tiba down sehingga respon Google Assistant tidak sesuai karena tidak berhasil terhubung ke server.
Pemanfaatan IoT untuk Monitoring Kualitas Air dan Pelatihan Pembuatan Abon Ikan di Pokdakan Mina Jaya Banyumas Yuliantoro, Prasetyo; Latifasari, Nurul; Setyawan, Agung Cahyo
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 6 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i6.6315

Abstract

The Mina Jaya fish farming group in Banyumas Regency faces significant challenges in freshwater fish farming, primarily due to poor water quality caused by household waste contamination. This issue leads to high fish mortality rates, especially for mujaer, catfish, and tilapia, significantly reducing harvest yields and economic returns. To address these problems, this community service program introduced Internet of Things (IoT) technology for real-time water quality monitoring. The program also included training on IoT usage and post-harvest management, specifically the production of fish floss (abon), to enhance the value of fish products. IoT implementation proved effective in reducing fish mortality, improving water conditions, and increasing operational efficiency. Furthermore, the post-harvest training enabled the group to diversify their products and increase income. These results demonstrate the potential of combining modern technology and community empowerment to overcome aquaculture challenges and improve productivity. The program recommends expanding IoT usage, continuing post-harvest product diversification, and fostering sustainable collaboration to maximize long-term benefits.