Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : borneo community development

EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DAN PRAKTEK PEMBUATAN SIRUP KELAKAI SEBAGAI BOOSTER GIZI MASYARAKAT Herda Ariyani; Muhammad Anshari; Rosefa Mariam Khofifah; Salsabilla Novita Setiawan; Selvina Azwa
Borneo Community Development Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v1i2.337

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi pertumbuhan pada anak yang ditandai dengan tidak optimalnya pertumbuhan sesuai dengan usianya yang disebabkan kekurangan gizi saat dalam kandungan. Kasus stunting di Indonesia itu sendiri khususnya kalimantan selatan masih tinggi. Kelakai merupakan salah satu tanaman potensial dan memiliki jumlah yang melimpah di provinsi ini sehingga dapat sebagai alternatif dalam peningkat gizi masyarakat. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu-ibu produktif mengenai pencegahan stunting dan meningkatkan keterampilan ibu-ibu dalam pembuatan sirup Kelakai sebagai inovasi booster gizi di Desa Lok Rawa Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif. Hasil pengabdian ini memberikan dampak positif, yaitu meningkatkan pengetahuan dan inovasi masyarakat tentang pencegahan stunting dengan memanfaatkan tanaman potensial lokal yakni Kelakai.
Pelestarian Permainan Tradisional BAKULA di Wisata Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida Herda Ariyani; Ari Eka Setiawan; Nur Annisa Humaira; Sawitri Sawitri; Anisa Nazwa; Mifta Eka Febriantina Rahayu; Fitri Widyaiwara; Syabila Rizki Aulia; Reizal Putra Wijaya; Azka Dinda Salsabila; Nabila Khansa; Fauzan Azima
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1656

Abstract

Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang dapat diperkenalkan kembali melalui kegiatan berbasis partisipasi masyarakat. Di Wisata Pasar Budaya Racah Mampulang, Desa Balida, fasilitas permainan tradisional untuk anak masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menambah sarana permainan tradisional BAKULA (Bagasing, Badaku, dan Balogo Kita) serta melibatkan anak-anak dalam praktik permainan sebagai bentuk pengenalan budaya lokal. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan Pokdarwis, pembuatan balogo dari bahan bekas, penyediaan alat permainan, pelatihan dan pendampingan bermain BAKULA, permainan kebersamaan, serta penyerahan alat kepada pemerintah desa. Kegiatan diikuti oleh anak-anak Desa Balida dan menghasilkan tambahan sarana permainan tradisional, aktivitas praktik bagasing, badaku, balogo, batungkau sebagai permainan pendukung, serta dokumentasi keterlibatan peserta selama kegiatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi, kemampuan mengikuti aturan permainan, serta tanggapan pemerintah desa dan Pokdarwis. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan kembali permainan tradisional Banjar di kawasan wisata budaya; keberlanjutannya memerlukan pengelolaan, perawatan alat, dan pemanfaatan rutin oleh Pokdarwis serta pemerintah desa.