Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Jejak Lahan Sistem Pertanian Terpadu Tanaman-Ternak di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur Zaman, Sofyan; Santosa, Edi; Karti, Panca Dewi Manuhara; Agusta, Herdhata; Muladno
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 48 No. 2 (2020): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.883 KB) | DOI: 10.24831/jai.v48i2.30581

Abstract

Jejak lahan merupakan salah satu indikator untuk mengukur daya dukung lingkungan suatu sistem pertanian berkelanjutan. Penelitian bertujuan mengevaluasi daya dukung lingkungan sistem pertanian terpadu dan ternak melalui pendekatan jejak lahan dalam rangka membangun usaha pertanian berkelanjutan. Penelitian dilakukan pada Mei-Agustus 2019 di Desa Sekaran, Bojonegoro, Jawa Timur. Data indeks ketersediaan pangan (IKP) dan indeks daya dukung pakan (IDD) diformulasikan dari laporan dan wawancara. Hasil menunjukkan IKP dan IDD tahunan dalam katagori cukup dengan nilai 3.4 dan 7.2. Jejak lahan pangan adalah 143.2 ha dan jejak lahan pakan adalah 759.1 ha yang mencakup jejak lahan pakan asal limbah pertanian tanaman pangan dan hijauan. Nilai jejak lahan total pangan-pakan yakni 759.1 ha lebih rendah daripada luas lahan tersedia untuk kegiatan agronomi yakni 1,574 ha, yang mengindikasikan kecukupan daya dukung lingkungan untuk membangun sistem pertanian berkelanjutan. Namun demikian, pada April-Mei nilai IDD < 1 yang berarti ada keterbatasan pakan untuk mendukung populasi ternak yang ada. Berdasarkan nilai IDD bulanan, populasi sapi pembibitan yang dapat ditopang adalah 713 ekor dan sapi penggemukan sebanyak 24 ekor. Populasi sapi penggemukan dapat ditingkatkan hingga 1,590-2,515 ekor dengan menambah ketersediaan pakan melalui pembuatan silase, penanaman rumput gajah dan tanaman hijauan lain yang tahan kering.
Pengaruh Pupuk Boron Cair Terhadap Karakteristik Morfologi dan Produktivitas Biomassa Sorgum Samurai 1 (Sorghum Bicolor (L) Moench): Effect Of Liquid Boron Fertilizer On Morphology Characteristics And Biomass Produktitivity Of Sorghum Samurai 1 (Sorghum Bicolor (L) Moench) Romadhon, Achmad; Abdullah, Luki; Karti, Panca Dewi Manu Hara
Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Vol. 23 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan
Publisher : Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jintp.23.3.%p

Abstract

This study aims to evaluate the effect of liquid boron fertilizer on the morphological characteristics and biomass productivity of sorghum samurai 1. The research design used a randomized block design (RBD) 5 x 8, resulting in 40 treatments. The factor applied was liquid boron fertilizer with the following variations: A0= no boric acid addition; A1 = boric acid 10 ppm (equivalent to 0.360 g H3BO3/5L); A2 = boric acid 20 ppm (equivalent to 0.720 g H3BO3/5L); A3 = boric acid 30 ppm (equivalent to 1.080 g H3BO3/5L); A4 = boric acid 40 ppm (equivalent to 1.440 g H3BO3/5L). The results showed that 20 to 30 ppm does significantly increased leaf length, plant height, and chlorophyll content (p<0.05). However, there was no significant effect on biomass production, nutrient evaluation, and fiber fractions. In conclusion, boron contributes to the vegetative growth of the plant but does not significantly affect biomass production, nutrient evaluation, and fiber fractions of sorghum samurai 1
Karakteristik Agronomis Sorgum Varietas Samurai 2 pada Sistem Ratun sebagai Bahan Baku Pakan Ruminansia Anwar Efendi Harahap; Luki Abdullah; Panca Dewi Manuhara Karti; Despal Despal
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 23 No. 1 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i1.3100

Abstract

Sorgum merupakan tanaman pakan dengan kemampuan adaptasi pada lingkungan yang memiliki suhu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai karakteristik agronomis sorgum varietas Samurai 2 akibat perlakuan usia potong dan dosis pupuk urea yang berbeda pada setiap ratun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (3 x 3) dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah umur panen 80, 90, dan 95 hari, dan faktor kedua adalah dosis pupuk urea 200, 300, dan 400 kg ha-1. Hasil karateristik agronomis menunjukkan bahwa pemanenan primer pada sorgum varietas Samurai 2 menunjukkan bahwa usia potong berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan dan terdapat interkasi antara usia potong dan dosis pupuk urea terhadap jumlah daun. Pada ratun 1 menujukkan bahwa lebar daun dan jumlah daun dipengaruhi usia potong. Selanjutnya ratun I memperlihatkan terjadi perbedaan (P<0,05) pada panjang daun, lebar daun, jumlah daun dan jumlah anakan akibat usia potong. Secara umum bahwa perlakuan usia potong berpengaruh terhadap kondisi agronomis sorgum varietas Samurai 2 pada setiap ratun. Penelitian ini berimplikasi pada penyediaan pakan ruminansia yang berkualitas dan berkelanjutan.