Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pertumbuhan dan Produksi Indigofera zollingeriana pada Lahan Pasca Tambang Pasir dengan Penambahan Pupuk dan Mikoriza Infitria, Infitria; Karti, Panca Dewi Manu Hara; Suharti, Sri
Jurnal Agripet Vol 24, No 1 (2024): Volume 24, No. 1, April 2024
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v24i1.25418

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi legum Indigofera zollingeriana pada lahan pasca tambang pasir dengan penambahan pupuk dan mikoriza. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pupuk organik berupa pupuk kandang kambing, pupuk anorganik berupa NPK, FMA (Fungi Mikoriza Arbuskula), MPF (Mikroba Pelarut Fosfat) dan pupuk hayati berupa Asam humat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan P1 sampai P6 pada pertumbuhan legum Indigofera zollingeriana dengan pemberian pupuk organik, anorganik dan hayati tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah tangkai Indigofera zollingeriana pada pemotongan I dan II. Perlakuan P2 sampai P6 pada produksi legum Indigofera zollingeriana memperlihatkan pengaruh yang sangat nyata (P0,01) terhadap produksi tanaman pada berat kering daun dan berat kering ranting pemotongan I. Perlakuan P1 sampai P6 pada berat kering batang pemotongan I, berat kering daun pemotongan ke II, berat kering batang pemotongan ke II, berat kering ranting pemotongan ke II, produksi biomassa dan berat kering akar tidak memperlihatkan pengaruh nyata. Kesimpulan dari penelitian adalah Pemberian pupuk organik, dan FMA tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan, namun penambahan pupuk NPK dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman Indigofera zollingeriana pada lahan pasca tambang pasir.(Growth and production of Indigofera zollingeriana in post-sand mining land with addition Fertilizer and mycorrhizae)ABSTRACT. This research aims to determine the growth and production of Indigofera zollingeriana legumes on post-sand mining land with the addition of fertilizer and mycorrhiza. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) with six treatments and five replications. The treatment given is organic fertilizer in the form of goat drum fertilizer, inorganic fertilizer in the form of NPK, AMF (Arbuscular Mycorrhizal Fungi), MPF (Phosphate Solvent Microbes) and biological fertilizer in the form of humic acid. The results of the research showed that treatment P1 to P6 on the growth of Indigofera zollingeriana legumes by providing organic, inorganic and biological fertilizers did not have a significant effect on plant height, stem diameter and number of Indigofera zollingeriana stalks at cuttings I and II. Treatments P2 to P6 on the production of Indigofera zollingeriana legumes showed a very significant effect on (P0.01) plant production on dry weight of leaves and dry weight of twigs cut I. Treatments P1 to P6 on dry weight of stems cut I, dry weight of leaves cut II, dry weight of second cutting stems, dry weight of second cutting twigs, biomass production and root dry weight did not show a significant effect. The conclusion of the research is that the provision of organic fertilizer and AMF has no effect on growth, but the addition of NPK fertilizer can increase the growth and productivity of Indigofera zollingeriana plants on post-sand mining land.
Jejak Lahan Sistem Pertanian Terpadu Tanaman-Ternak di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur Zaman, Sofyan; Santosa, Edi; Karti, Panca Dewi Manuhara; Agusta, Herdhata; Muladno
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 48 No. 2 (2020): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.883 KB) | DOI: 10.24831/jai.v48i2.30581

Abstract

Jejak lahan merupakan salah satu indikator untuk mengukur daya dukung lingkungan suatu sistem pertanian berkelanjutan. Penelitian bertujuan mengevaluasi daya dukung lingkungan sistem pertanian terpadu dan ternak melalui pendekatan jejak lahan dalam rangka membangun usaha pertanian berkelanjutan. Penelitian dilakukan pada Mei-Agustus 2019 di Desa Sekaran, Bojonegoro, Jawa Timur. Data indeks ketersediaan pangan (IKP) dan indeks daya dukung pakan (IDD) diformulasikan dari laporan dan wawancara. Hasil menunjukkan IKP dan IDD tahunan dalam katagori cukup dengan nilai 3.4 dan 7.2. Jejak lahan pangan adalah 143.2 ha dan jejak lahan pakan adalah 759.1 ha yang mencakup jejak lahan pakan asal limbah pertanian tanaman pangan dan hijauan. Nilai jejak lahan total pangan-pakan yakni 759.1 ha lebih rendah daripada luas lahan tersedia untuk kegiatan agronomi yakni 1,574 ha, yang mengindikasikan kecukupan daya dukung lingkungan untuk membangun sistem pertanian berkelanjutan. Namun demikian, pada April-Mei nilai IDD < 1 yang berarti ada keterbatasan pakan untuk mendukung populasi ternak yang ada. Berdasarkan nilai IDD bulanan, populasi sapi pembibitan yang dapat ditopang adalah 713 ekor dan sapi penggemukan sebanyak 24 ekor. Populasi sapi penggemukan dapat ditingkatkan hingga 1,590-2,515 ekor dengan menambah ketersediaan pakan melalui pembuatan silase, penanaman rumput gajah dan tanaman hijauan lain yang tahan kering.