Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SWASTANISASI PERKEBUNAN TEH DI BOGOR 1905—1942 Nurbaity Nurbaity; Saring Saring
Sosio e-Kons Vol 7, No 3 (2015): sosio e-kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.551 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v7i3.698

Abstract

Indonesia known as Nusantara by East-Indies had greatest natural sources. The search of spices in East-Indies by the westners of Europe had been done since the emerge of compass and shipping technology. The potential of Nusantara’s natural resources commodities sold out in world’s market forced west countries to compete and gained much more benefits. Those benefits too-and yet become the motivation of the west to occupy the land. The more greater power to the west then later be implemented through several rules and obligations including in economic called cultuurstelsel. The cultuurstelsel then later be changed within the involvement of private sector in it and given their investment. One of the investment in occupied land is the acquisition of tea plantation in Cipanas Bogor. This acquisition of tea plantation become private sector had marked his own periode in the history of plantation in Indonesia. Keywords: Cultuurstelsel, export commodities, private plantation, Bogor
SOSIALISASI ANTI BULLYING OLEH MAHASISWA KKN BERDAMPAK STIE BIMA DI SMAN 1 AMBALAWI Muhammad Yusuf; Jaenab Jaenab; Nurul Huda; Juwani Juwani; Sugeng Widakdo; M Naufal Azmin; Nurbaity Nurbaity; Eti Sumiyati; Umratunnisa Umratunnisa; Prayoga Wijaya; Putriani Putriani
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8505

Abstract

Program Kerja Sosialisasi Anti Bullying yang dirancang oleh mahasiswa KKN Berdampak STIE BIMA Kelompok 2 Nipa Ambalawi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa/siswi tentang pengertian bullying beserta dampak dan penyebabnya. Hal ini dikarenakan banyak terjadi di lingkungan pendidikan,masalah yang sangat penting untuk dilakukan pencegahan adalah tindakan bullying. Sehingga melalui sosialisasi ini dapat memberikan pegertian bahwa tindakan bullying memiliki dampak yang buruk bagi mereka, memperkuat kesadaan tentang dampak negative dari bullying terhadap korban bullying. Berdasarkan hasil pengamatan di SMAN 1 AMBALAWI, masih banyak kasus tindakan bullying.Maka perlu dilakukan upaya pencegahannya yakni mengadakan sosialisasi terkait pencegahan perilaku bullying, dengan memanfaatkan media gambar, video, dan contoh kasus untuk memudahkan pemahaman siswa.Target tujuan dari sosialisasi ini yakni seluruh siswa-siswi kelas 9 sampai 12. Respon dari seluruh ssiwa SMAN 1 AMBALAWI juga cukup baik, dimana mereka antusias dan berpartisipasi aktif dalam menyimak materi dan motivasi yang diberikan. Dengan demikian, dengan adanya pengetahuan dan informasi terkait tindakan perilaku bullying kepadasiswa-siswi,tidak terjadi lagi perilaku tindakan bullying.