Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA

Hubungan antara komunikasi interpersonal orangtua-remaja dengan keterampilan sosial remaja Larasati, Kinanti; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 01 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.078 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i01.p09

Abstract

Remaja adalah salah satu masa perkembangan yang dimulai dari usia 13 tahun sampai 21 tahun. Pada masa ini kebanyakan waktu dihabiskan remaja dalam kegiatan sekolah atau bersama teman sebaya. Interaksi dan penerimaan teman sebaya merupakan hal penting bagi perkembangan remaja. Untuk dapat berinteraksi dan diterima dengan baik oleh lingkungan, remaja diharapkan dapat memiliki keterampilan sosial yang baik. Keterampilan sosial terutama diperoleh melalui proses pembelajaran (terutama pembelajaran sosial, termasuk observasi, modeling, latihan, dan proses umpan balik). Salah satu faktor yang memengaruhi keterampilan sosial seseorang adalah keluarga. Komunikasi orangtua dengan anak merupakan proses pembentukan sikap dan perilaku anak, yang berpengaruh pada perkembangan anak dan disinilah unsur pendidikan terhadap anak akan dibentuk. Remaja akan belajar cara berinteraksi dan berperilaku yang baik melalui interaksi mereka dengan orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal orangtua-remaja dengan keterampilan sosial remaja. Subjek pada penelitian ini adalah 114 orang siswa SMA Dwijendra Denpasar. Instrument dalam penelitian ini adalah skala komunikasi interpersonal orangtua-remaja dan skala keterampilan sosial remaja. Hasil analisis korelasi product moment menunjukkan angka korelasi sebesar 0,681 dan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti ada hubungan yang signifikan antara komunikasi interpersonal orangtua-remaja dengan keterampilan sosial remaja. Semakin efektif komunikasi interpersonal yang dimiliki orangtua-remaja maka akan semakin tinggi keterampilan sosial yang dimiliki remaja, begitu pula sebaliknya semakin kurang efektif komunikasi interpersonal orangtua-remaja maka akan semakin rendah keterampilan sosial yang dimiliki remaja. Kata kunci: Remaja, komunikasi interpersonal antara orangtua-remaja, keterampilan sosial.
Peran Konformitas Teman Sebaya dan Self Monitoring Terhadap Impulsive Buying pada Remaja Madya Putri di Denpasar Ernayanti, Ni Made Desi; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.584 KB)

Abstract

Remaja madya kerap melakukan pembelian secara impulsive pada suatu barang yang dikarenakan barang tersebut terlihat menarik baginya, namun faktanya remaja madya putri membeli barang karena terlalu memantau dirinya (self monitoring) hingga berpengaruh pada perilaku sosial remaja madya, karena mengikuti konformitas teman sebaya dalam prilaku berbelanja dan self monitoring yang berlebih pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konformitas teman sebaya dan self monitoring terhadap impulsive buying pada remaja madya putri di Denpasar. Subjek dalam penelitian ini adalah 230 siswa perempuan yang masih bersekolah SMA di Denpasar. Penelitian ini diukur menggunakan tiga skala yaitu skala konformitas teman sebaya, skala self monitoring, dan skala impulsive buying. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cluster sampling. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda yang hasilnya menunjukkan R=0,289 dan adjusted R square sebesar 0,083. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel konformitas teman sebaya dan self monitoring memberikan peran terhadap impulsive buying pada remaja putri di Denpasar sebesar 8,3%. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan konformitas teman sebaya dan self monitoring secara bersama-sama berperan terhadap impulsive buying. Kata kunci: Konformitas teman sebaya, self monitoring, impulsive buying pada remaja madya putri.
Hubungan kematangan emosi dan konformitas teman sebaya terhadap agresivitas remaja di SMAN 3 Denpasar Raviyoga, Tarate Timur; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 01 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.476 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i01.p05

Abstract

Menurut survei, SMAN 3 Denpasar merupakan salah satu sekolah yang dipilih sebagai sekolah dengan tingkat agresivitas siswa rendah. Namun, ditemukan perbedaan fakta di lapangan yang menjelaskan kasus-kasus agresivitas yang dilakukan oleh siswa SMAN 3 Denpasar yang tidak diketahui oleh pihak luar sekolah. Agresivitas pada remaja dapat disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Faktor internal penyebab agresivitas pada remaja adalah pelampiasan dari emosi marah dan frustrasi yang tidak tepat yang disebabkan oleh rendahnya kematangan emosi remaja. Emosi yang tidak stabil mendorong remaja bertndak tanpa berpikir kritis. Sedangkan faktor eksternal yakni adanya pengaruh serta tekanan dari lingkungan pergaulan remaja yang muncul dalam bentuk konformitas teman sebaya. Ketika remaja konform, maka remaja rela melakukan berbagai hal sekalipun melanggar normal sosial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat agresivitas siswa dan melihat hubungan antara kematangan emosi dan konformitas teman sebaya dengan agresivitas siswa SMAN 3 Denpasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan subjek sejumlah 258 siswa SMAN 3 Denpasar, berusia 15-18 tahun, serta berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode klaster. Instrumen penelitian ini adalah skala agresivitas, kematangan emosi, dan konformitas yang sudah diuji validitasnya. Metode analisis data menggunakan regresi berganda dengan signifikansi 0.00 (p<0.05) yang menjelaskan agresivitas siswa dipengaruhi oleh kematangan emosi dan konformitas teman sebaya. Nilai R Square sebersar 0,140 artinya kematangan emosi dan konformitas teman sebaya menjelaskan 14% dari agresivitas siswa. Sebanyak 10,46% subjek yang memiliki skor diatas mean teoritis. Hal ini sekaligus menjelaskan bahwa tingkat agresivitas siswa SMAN 3 Denpasar dapat dikatakan rendah.. Kata kunci: Agresivitas, kematangan emosi, konformitas teman sebaya, remaja.
Pengalaman orang tua mendampingi proses belajar anak berkebutuhan khusus selama belajar dari rumah pada masa COVID-19: Studi fenomenologis Swandi, Ni Luh Indah Desira; Immanuel, Aria Saloka; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2022.v09.i01.p06

Abstract

This study aims to understand how parents interpret experiences in assisting children with special needs to learn from home. This research method is phenomenological qualitative with data collection in the form of semi-structured interviews. Interviews were conducted online with three parents of children with special needs obtained by the purposive sampling method. The data obtained were then transcribed and analyzed by Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The results showed that there were several superordinate themes, namely: (1) parents' views on the child's condition, (2) difficulties faced while accompanying children to study, (3) emotional experiences while accompanying children, (4) relationship and social support obtained and expected by parents, (5) worries and future expectation. In this study, parents conveyed their personal experiences and feelings in accompanying children while learning from home. This finding can contribute to the field of educational and clinical psychology as a basis for providing appropriate interventions for parents in assisting children with special needs to learn from home. Keywords: Children with special needs, learning from home, Covid-19, interpretative phenomenological analysis, parents' experience
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS QUALITY TIME IBU DAN ANAK DENGAN ASERTIVITAS REMAJA DI KECAMATAN PUPUAN, KABUPATEN TABANAN Aryaningrat, Putu Sintha Dewi; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.623 KB)

Abstract

Adolescence is part in life where human change from childhood into adult (Olds, 2009). In their daily life, adolescents spend their more time with their peers (Papalia et al, 2008). An adolescent with working parent, especially adolescents in Pupuan that majorly have parents who work as a farmer, exactly have a lower intensity of time with their parent. The lower time that adolescents spend with their mother, will make a negative effects to adolescent’s cognitive development (Boca, 2012). Mother who work, will influence there adolescent. So, the researcher would like to know are there any significant relationship between the intensity of quality time among the mother and child with the adolescence assertiveness? This research used quantitative method with simple linear regression for data analysis. Researcher collected data by 2 questionnaires (intensity of quality time scale and assertiveness scale) with the reliability of 0,897 and 0,900 from 240 adolescents that take by stratified random sampling with the criterions such as adolescents with age range between 13-15 years old, live in Pupuan, and have a mother who works as farmer. This research found that there is a relationship between the intensity of quality time among the mother and child with the adolescence assertiveness with the correlation’s coefisien 0,395. There are 15,6% assertiveness is influence by the intensity of quality time among mother and child and 84,4% is influence by the other factors. For the deepen explanation, I used adolescence’s socioemotional theories from Papalia (2008). Key words: Quality time intensity, Assertiveness, Adolescence
Perbedaan Kemandirian Berdasarkan Tipe Pola Asuh Orang Tua pada Siswa SMP Negeri di Denpasar santosa, Ayu Winda Utami; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.49 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2013.v01.i01.p06

Abstract

In the developmental process, a child begins to form his personality through the family. The first environment that have most responsible on parenting children is the parents, then it has main influence on establishment of self-autonomy.  The parenting style is one of the factor that frequently mentioned as cause for the development of self-autonomy. Every parent using different parenting style, therefore it will obtain different self-autonomy on every child also. The aim of this research is to investigate the difference of self-autonomy based on parenting style of the junior high school students in Denpasar.   This research is a quantitative comparisons research. The subject of this research were 360 VII grade students  of Junior High School in Denpasar. The sample were selected using proportionate stratified random sampling method.  The data was collected through scales of parenting style that have been tested with reliability 0,886 and scales of self-autonomy that have been tested with reliability 0,876. Distribution of data obtained showed normal data and homogeneous data. Data obtained in this research is processed by comparisons of one way anova technique. Obtained results F = 9,998; p = 0.000 and Post Hoc analysis results showed that the Authoritative Parenting with Authoritarian Parenting  have significance of 0.000, Authoritative Parenting and Permissive Parenting  of 0,023, Permissive parenting with Authoritarian parenting of 0.002. The result indicate that there are significant differences between self-autonomy based on the type of Authoritative Parenting with Authoritarian Parenting, self-autonomy based on the type of Authoritative Parenting with Permissive parenting, and self-autonomy based on the type of Permissive Parenting and Authoritarian Parenting on Junior High School Students in Denpasar. Authoritative parenting is the type of parenting that obtain children with the best self autonomy.   Keywords      : parenting style, self-autonomy, junior high school students
Perbedaan motivasi berpretasi dan dukungan sosial teman sebaya antara mahasiswa perantau dan non perantau di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Choirunisa, Nurul Lady; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 01 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.804 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i01.p03

Abstract

Every individual is entitled to get the highest education, one of them by taking lectures in college. The main goal of becoming a student is to achieve academic achievement. There are several factors that influence, among others, achievement motivation and peer social support. Achievement motivation as individual desire to undergo the process of lecturing well, while the social support of peers as a help from friends in various forms. Students of immigrants and non-immigrants have different conditions, so this study aims to see the difference between achievement motivation and peer social support owned by students. This study uses quantitative methods with the subject of 238 students who are studying at Faculty of Medicine Udayana University selected using cluster random sampling technique. The research instrument used achievement motivation scale and peer social support. Data analysis using Independent Sample T-Test with result of significance equal to 0,001 (p <0,05) on achievement motivation with higher immigrants empirical mean that is 110,38 and empirical mean of non- immigrants 106,98. Results of social support significance of 0.047 (p <0.05) with the higher immigrants empirical mean of 173.70 and non-immigrant empirical mean of 170.95. The results of this study indicate there are differences in achievement motivation and social support of peers between immigrants and non immigrant students at the Faculty of Medicine Udayana University. Overseas students have higher achievement motivation and social support than non migrant students. Keywords: Achievement motivation, immigrants, non-immigrants, peers social support.
HUBUNGAN KECANDUAN GAMEONLINEDENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 KUTA Pande, Ni Putu Arika Mulyasanti; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.157 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2015.v02.i02.p05

Abstract

Learning achievement can be defined as the result gained by students in mastering assignment or subject matter that is received in certain period. There are intenal and external factors that relates to learning achievement, one of them is onlinegame addiction. Students who addicted to onlinegame would reduce the time dedicated  to study and do homework, thus their learning achievement will likely be declined. Onlinegame addiction is a common phenomenon in adolescents. Thus, the researcher wants to find out the relationship between onlinegame addiction and learning achievement in students of SMP Negeri 1 Kuta. Subject in this research are 55 students in SMP Negeri 1 Kuta who meet the criteria for being 13-15 years old and playing onlinegame in more than 2 hours. Sampling method used purposive sampling. Research method used correlational study. Data are collected with questionnaire to measure onlinegame addiction and school grade to measure learning achievement. Result of assumption test shows data are normal and linear. Normality test of onlinegame addiction questionnaire shows significance level 0,534 and learning achievement shows significance level 0,819. Linearity test between onlinegame addiction and learning achievement has significance level 0,001. Result of this research finds negative significant relationship between onlinegame addiction and learning achievement and its correlational coefficient is -0,472.   Keyword:gameonline addiction, learning achievement, middle school student
Peran Komunikasi Efektif Orangtua Remaja dan Kontrol Diri terhadap Tingkat Agresivitas Remaja SMA di Kota Denpasar Pratidina, Putu Ayu Onik; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.484 KB)

Abstract

Beberapa tahun belakangan ini masyarakat Indonesia banyak dikejutkan dengan maraknya tindakan agresivitas yang mengarah pada kriminalitas yang dilakukan oleh remaja. Banyak faktor yang dapat menyebabkan remaja melakukan tindakan agresi, salah satunya adalah faktor psikologis yakni gejolak emosi. Gejolak emosi inilah yang dapat menimbulkan tindakan agresivitas hingga menuju tindak kriminal. Agresi adalah setiap tindakan yang menyakiti atau melukai orang lain. Agresivitas pada remaja sebenarnya dapat diatasi jika hubungan antara orangtua dan remaja berlangsung secara efektif. Membangun hubungan yang efektif hendaknya dimulai dengan memiliki komunikasi efektif antara orangtua-remaja, jika komunikasi terjalin efektif maka orangtua akan mudah membantu anak untuk menentukan perilaku yang tepat. Hubungan yang efektif ini juga akan membantu remaja memiliki kontrol diri yang baik, sehingga remaja mampu menahan munculnya perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi efektif orangtua-remaja dan kontrol diri terhadap tingkat agresivitas remaja SMA di Kota Denpasar. Subjek dalam penelitian ini adalah 228 siswa SMA di Kota Denpasar. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik cluster sampling. Metode analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan R=0,550 dan R square sebesar 0,302. Hal ini menunjukkan bahwa variabel komunikasi efektif orangtua-remaja dan kontrol diri berperan terhadap tingkat agresivitas remaja sebesar 30,2%. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan komunikasi efektif orangtua-remaja dan kontrol diri secara bersama-sama berperan terhadap tingkat agresivitas remaja. Kata kunci: Agresivitas, komunikasi efektif orangtua-remaja, kontrol diri, remaja
PERAN KONSEP DIRI DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KEMATANGAN KARIER MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNVIVERSITAS UDAYANA Harumi, B. Primandini Yunanda; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.991 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i01.p03

Abstract

Kematangan karier adalah kemampuan untuk merencanakan, memilih, dan mempertimbangkan karier yang diinginkan selama menjalani tahap-tahap perkembangan karier. Kematangan karier merupakan hal penting dalam diri remaja karena merupakan gambaran mengenai kesiapan remaja menjalani tahap perkembangan karier selanjutnya setelah menyelesaikan jenjang pendidikannya di perguruan tinggi. Kematangan karier dipengaruhi oleh gambaran dalam diri yang terbentuk dalam diri remaja serta keyakinan remaja bahwa dirinya mampu untuk mempersiapkan karier yang sesuai dengan potensinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran konsep diri dan efikasi diri terhadap kematangan karier mahasiswa yang berada dalam tahap perkembangan remaja akhir. Subyek penelitian ini berjumlah 125 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang terpilih melalui random cluster sampling satu tahap. Alat ukur penelitian yang digunakan adalah skala konsep diri, skala efikasi diri, dan skala kematangan karier. Hasil dari uji analisis regresi ganda menunjukkan nilai R=0,536 dan R2=0,287 sehingga dapat disimpulkan bahwa konsep diri dan efikasi diri bersama-sama berperan sebesar 28,7% terhadap kematangan karier. Koefisien beta terstandarisasi dari konsep diri menujukkan nilai 0,339 dan taraf signifikansi konsep diri 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa konsep diri berpengaruh terhadap kematangan karier. Koefisien beta terstandarisasi dari efikasi diri menujukkan nilai 0,288 dan taraf signifikansi efikasi diri 0,001 (p < 0,05) menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh terhadap kematangan karier. Kata kunci: konsep diri, efikasi diri, kematangan karier, mahasiswa, remaja
Co-Authors A.A. Mas Diah Widiyanti A.A. Mas Diah Widiyanti Anak Agung Ayumas Pradnyaswari Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Aria Saloka Immanuel Aria Saloka Immanuel Ayu Winda Utami Santosa Ayu Winda Utami santosa B. Primandini Yunanda Harumi B. Primandini Yunanda Harumi Choirunisa, Nurul Lady Dewata, I Nyoman Panji Padma Dewi Retno Suminar Dewi, Gina Sonia Martha Ernayanti, Ni Made Desi Gina Sonia Martha Dewi Hamidah . Hamidah, Hamidah I Gst AA Wulandari I Gusti Agung Ananda Giri Nugraha I Gusti Ayu Mirah Suwinita I Gusti Ayu Mirah Suwinita, I Gusti Ayu Mirah I Putu Galang Dharma Putra I Putu Galang Dharma Putra, I Putu Galang Dharma Immanuel, Aria Saloka Kadek Novia Purnamasari Kinanti Larasati Kinanti Larasati Komang Ayu Sri Widyasanthi Komang Rahayu Indrawati Kusumawati, Ni Ayu Diah Louise Cinthia Hutomo Luh Made Karisma Sukmayanti Made Padma Dewi Bajirani Manalu, Paul Kevin Marselius Sampe Tondok Mia Ayustina Prasetya Michael Ivan Limanto Nabila Sella Almira Ni Luh Indah Desira Swandi Ni Luh Krishna Ratna Sari Ni Made Desi Ernayanti Ni Nyoman Imas Pradnyanita Wistarini Ni Putu Arika Mulyasanti Pande Nugraha, I Gusti Agung Ananda Giri Nurul Lady Choirunisa Pande, Ni Putu Arika Mulyasanti Paul Kevin Manalu Purnamasari, Kadek Novia Putu Ayu Onik Pratidina Putu Ayu Onik Pratidina Putu Fenti Surya Pratami Putu Lestari Sudirman Putu Ratna Kusumadewi Putu Sintha Dewi Aryaningrat Putu Sintha Dewi Aryaningrat, Putu Sintha Dewi Raviyoga, Tarate Timur Sari, Ni Luh Krishna Ratna Tarate Timur Raviyoga Vikandari, Ida Ayu Satwika Laksmi Wistarini, Ni Nyoman Imas Pradnyanita Yumika, Tasya