Putu Ayu Onik Pratidina
Program Studi Magister Psikologi Profesi, Fakultas Psikologi, Universitas Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Art Therapy Kurang Efektif Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan: Studi Meta-Analisis Putu Ayu Onik Pratidina; Ananta Yudiarso
Psychocentrum Review Vol 3, No 2 (2021): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.32716

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas art therapy dalam upaya menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini adalah studi meta-analisis melalui reviu literatur yang melibatkan 13 jurnal internasional yang sesuai dengan variabel penelitian. Adapun jumlah total partisipan dari seluruh jurnal yang digunakan adalah 596 orang. Kegiatan art therapy yang dilakukan dalam proses intervensinya adalah art-making (seperti melukis, mewarnai, menggambar, dan membentuk clay). Berdasarkan pengolahan data Mean, Standard deviation, dan jumlah sampel yang digunakan, diperoleh nilai effect size cohen’s d sebesar 0,570 (95% CI = -1,022 sampai -0,117) dengan I² (inconsistency) = 83,4% (95% CI = 72,3% sampai 88,8%). Hasil pengolahan data juga menunjukkan bahwa tidak terdapat bias publikasi dalam penelitian. Dari nilai effect size cohen’s d tersebut, dapat dikatakan bahwa efek dari pemberian art therapy kurang efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan yang dimiliki oleh individu.
Peran Komunikasi Efektif Orangtua Remaja dan Kontrol Diri terhadap Tingkat Agresivitas Remaja SMA di Kota Denpasar Pratidina, Putu Ayu Onik; Marheni, Adijanti
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.484 KB)

Abstract

Beberapa tahun belakangan ini masyarakat Indonesia banyak dikejutkan dengan maraknya tindakan agresivitas yang mengarah pada kriminalitas yang dilakukan oleh remaja. Banyak faktor yang dapat menyebabkan remaja melakukan tindakan agresi, salah satunya adalah faktor psikologis yakni gejolak emosi. Gejolak emosi inilah yang dapat menimbulkan tindakan agresivitas hingga menuju tindak kriminal. Agresi adalah setiap tindakan yang menyakiti atau melukai orang lain. Agresivitas pada remaja sebenarnya dapat diatasi jika hubungan antara orangtua dan remaja berlangsung secara efektif. Membangun hubungan yang efektif hendaknya dimulai dengan memiliki komunikasi efektif antara orangtua-remaja, jika komunikasi terjalin efektif maka orangtua akan mudah membantu anak untuk menentukan perilaku yang tepat. Hubungan yang efektif ini juga akan membantu remaja memiliki kontrol diri yang baik, sehingga remaja mampu menahan munculnya perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi efektif orangtua-remaja dan kontrol diri terhadap tingkat agresivitas remaja SMA di Kota Denpasar. Subjek dalam penelitian ini adalah 228 siswa SMA di Kota Denpasar. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik cluster sampling. Metode analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan R=0,550 dan R square sebesar 0,302. Hal ini menunjukkan bahwa variabel komunikasi efektif orangtua-remaja dan kontrol diri berperan terhadap tingkat agresivitas remaja sebesar 30,2%. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan komunikasi efektif orangtua-remaja dan kontrol diri secara bersama-sama berperan terhadap tingkat agresivitas remaja. Kata kunci: Agresivitas, komunikasi efektif orangtua-remaja, kontrol diri, remaja
Acceptance and Commitment Therapy Dalam Mengurangi Tingkat Kecemasan Pada Perempuan Yang Mengalami Kekerasan Verbal ( Pendekatan Studi Kasus ) Pratidina, Putu Ayu Onik; Anggreni, Ni Wayan Yuli; Wistarini, Ni Nyoman Imas Pradnyanita; Dewi, Ni Nyoman Diah Adnyani
Jurnal Ilmiah Psyche Vol. 19 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Psyche : Ilmu Psikologi
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Darma Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/9bb2ej87

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of Acceptance and Commitment Therapy (ACT) in reducing anxiety in an emerging adult woman who experienced verbal abuse since childhood. The research used a case study design with one participant selected through purposive sampling. The subject was a 20-year-old woman categorized as an emerging adult, experiencing high levels of anxiety due to prolonged verbal abuse during childhood. A mixed-methods approach was applied, combining qualitative data from interviews and observations, and quantitative data using the GAD-7 anxiety scale. The ACT intervention used an A-B design, consisting of one baseline phase and one treatment phase, with a total of four treatment sessions. Quantitative analysis compared GAD-7 scores before and after ACT, showing a reduction in anxiety from the severe to the mild category. Qualitative findings further supported this result, revealing behavioral changes in the subject. Initially fearful of new social situations and hesitant to take new opportunities, the subject began to engage more confidently with new people and activities. The subject also showed improvements in classroom participation and online self-expression. These findings indicate that ACT can effectively enhance psychological flexibility and reduce anxiety, especially in early adult women with a history of verbal abuse.
Peran Kontrol Diri sebagai Mediator Hubungan Komunikasi Efektif Orang Tua Remaja dengan Agresivitas Remaja Pratidina, Putu Ayu Onik; Marheni, Adijanti; Sampe Tondok, Marselius
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art6

Abstract

Aggressiveness is one of the most critical problems in adolescents in their relationships with other people. Various factors that influence adolescent aggressiveness include effective parent- adolescent communication and self-control. However, there is still limited research examining the effect of effective parent-adolescent communication on adolescent aggressive behavior, especially mediated by self-control. This study aimed to determine the effect of effective parent-adolescent communication on adolescent aggressiveness mediated by self-control. The participants of this study were 228 high school students, middle adolescence (15-18 years). Data were collected using the Parent-Adolescent Effective Communication Scale, Aggressiveness Scale, and Self-Control Scale. The hypotheses were tested using mediation analysis using the JASP statistical program. The results showed that self-control partially mediated the relationship between effective parent-adolescent communication on adolesent aggressiveness. Furthermore, parents’ communication with adolescent girls was more likely to be open than with boys. These results can be a reinforcement that effective parent-adolescent communication plays an important role in the development of a child from an early age because it supports the development of self-control and behavior of children.