Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERAN GURU BK MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MEREDUKSI PERILAKU BULLYING DI MTSN KABUPATEN DELI SERDANG Putri Luthfiyah Zahra; Nur Azizah; Sri Wahyuni; Eni Agustina
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): Volume 8 Number 3 September 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v8i3.5037

Abstract

Salah satu dari berbagai masalah yang muncul di tiap sekolah yaitu kasus bullying. Permasalahan perilaku bullying yang terjadi di MTsN di Kabupaten Deli Serdang yaitu bullying verbal, dimana siswa masih banyak yang belum mengetahui bentuk maupun dampak yang dihasilkan dari perilaku bullying verbal. Penelitian ini dilakukan di MTsN Deli Serdang, adapun penelitian ini bertujuan. 1. Mendeskripsikan bagaimana bentuk perilaku bullying yang ada di MTsN Deli Serdang 2. Mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan bimbingan kelompok yang telah dilakukan guru BK terhadap perilaku bullying di MTsN Deli Serdang. 3. Mendeskripsikan apa yang menyebabkan peserta didik melakukan perilaku bullying di MTsN Deli Serdang. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 siswa dan guru BK. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif guna mendeskripsikan peran guru BK. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian yaitu wawancara, observasi, dokumentasi dengan analisis data dari penelitian ini, dilakukan berdasarkan analisis deskriptif, yang mana analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peran guru BK terhadap perilaku bullying melalui layanan bimbingan kelompok sangat berpengaruh terhadap perilaku bullying verbal siswa yang dulunya sering menggunakan bahasa yang kurang baik ketika berbicara maupun bercanda kini bisa lebih memperhatikan tutur kata dalam berbicara maupun bercanda dengan teman-teman. Implikasi layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku bullying berupa layanan responsive meliputi konseling individu, kolaborasi wali kelas, bimbingan teman sebaya yang diintegrasikan dalam program bimbingan dan konseling di MTsN Deli Serdang
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Teknik Self Control Terhadap Penanggulangan Perilaku Hedonisme Pada Mahasiswa BKPI UIN Sumatera Utara Halimah Musfira; Sri Wahyuni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control dalam menanggulangi perilaku hedonisme pada mahasiswa BKPI UIN Sumatera Utara angkatan 2020. Sampel penelitian terdiri dari 25 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Perilaku Hedonisme yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat perilaku hedonisme antara sebelum dan sesudah pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control t (24) = 12,81, p < 0,001). Perhitungan effect size menggunakan Cohen's d menunjukkan nilai d = 2,56, yang termasuk dalam kategori efek sangat besar. Temuan ini mengimplikasikan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control dapat menjadi intervensi yang efektif untuk menanggulangi perilaku hedonisme pada mahasiswa. Kata kunci: bimbingan kelompok, self-control, perilaku hedonisme, mahasiswa
Peran Bimbingan Dan Konseling Dalam Menurunkan Tekanan Emosional Remaja Di Desa Karang Anyar Kecamatan Pegajahan Sri Wahyuni; Ajeng Rindayu; Yurisna Yurisna; Fadira Al Mefa; Putri Novi Azhari
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 6 No 2 (2023): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING )
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v6i2.1440

Abstract

The aim of this research was to determine the role of guidance and counseling in reducing adolescent emotional stress. Emotional is a psychological condition experienced by almost all individuals. The emotional pressure experienced by teenagers in Karang Anyar Village, Pegajahan District is because teenagers are in difficult times or may be in a transitional period, both psychologically, physically, religiously and socially. This research uses a descriptive qualitative approach with case study research. Data was collected using interviews. The data technique used is Miles and Huberman analysis, the model is reduction, data presentation and drawing conclusions. And the research subjects in this research activity were 6 teenagers in Karang Anyar village, Pegajahan district who were experiencing emotional stress. The results of this research were conducted to provide guidance for concert or guidance counselors as a form of strategy to reduce emotional stress in adolescents. What is meant by Guidance Counseling is to focus more on support service activities for teenagers to overcome their problems.
Efektivitas Pembiasaan Belajar Mengaji Dalam Mengembangkan Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia Dini (AUD) Di Desa Sempa Jaya, Kabupaten Karo Sri Wahyuni; Nurul Fadhila Hasibuan; Luthfita Rizka Fadhila; Nur Hasana Alvi Syahrin; Nurul Afni Hasanah; Putri Puspita Hasri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5402

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of habitual Quranic recitation (mengaji) in developing religious and moral values in early childhood (AUD) in Sempa Jaya Village, Karo Regency. Quranic recitation is a crucial part of religious education in the village's Muslim community, with strong support from parents and community leaders. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that regular Quranic recitation activities successfully enhance children's understanding of religious teachings, particularly in worship and ethics. The children also exhibit moral value development, such as empathy, responsibility, and cooperation. The main supporting factor for the success of this habitual practice is family support, while challenges include the limited availability of religious education facilities and competent teachers. The conclusion of this study reveals that habitual Quranic recitation positively impacts the development of religious and moral values in AUD, though improvement in facilities and teacher training is needed.
The Influence of Occupational Safety Culture on Compliance With the use of Personal Protective Equipment (PPE) Among PT X Workers Sri Wahyuni; Sri Sundari; Muhammad Irwandi Harahap; Klisa Putri Zahra; Nurliana Hasibuan; Tri Niswati Utami
PROMOTOR Vol. 9 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i2.2170

Abstract

Personal Protective Equipment (PPE) is rarely used, or even never used, so it looks untouched. This indicates that workers have limited knowledge about the importance of reducing Occupational Safety and Health (OSH). Personal Protective Equipment (PPE) is equipment used by workers to protect their bodies from accidents or illnesses caused by work in the work environment. Many employes believe it's unnecessary to wear PPE; this is especially true for employes who wear standard clothing and feel comfortable at work. This research is a quantitative study using a survey (observational) method and a cross-sectional (analytical) approach. This research was conducted at a concrete company in one of Indonesia's regions, with a total sample size of 29 samples. Based on the results of hypothesis testing, it was found that safety culture has a positive and significant influence on PPE usage compliance. This means that the higher the safety culture, the higher the PPE usage compliance. Based on these findings, it can be concluded that if you want to increase PPE usage compliance, safety culture also needs to be improved.
The Effect of Digital Banking Implementation on Customer Satisfaction (Case Study of BSI Digital Banking User Customers) Sri Wahyuni; Nurbaiti Nurbaiti; Nur Ahmadi Bi Rahmani
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 16, No 3: 2023
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v16i3.21286

Abstract

This study aims to determine the extent to which the influence of Accuracy (X1), Speed (X2), Security (X3) affects customer satisfaction at Bank BSI KCP S. Parman. This study uses a quantitative approach with sampling using the Non Probability Sampling method. The type of data used in this study is primary data obtained from questionnaires filled out by respondents directly. And secondary data that comes from books, journals, research results, practical work reports and related to the author's research objects. In this study, the population that will be taken is all BSI KCP S. Parman customers in 2022 as many as 9,950 people. The analysis tool uses multiple linear regression analysis. The results of the study show that the variables Accuracy (X1), Speed (X2), Security (X3) simultaneously affect customer satisfaction using digital banking BSI KCP S. Parman. The coefficient of determination value is 0.741. This means that 74.1% of bank existence is influenced by Accuracy (X1), Speed (X2), and Security (X3), while the remaining 25.9% of customer satisfaction is influenced by other variables not examined in this study.
PENGARUH MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP EFEKTIVITAS PROSES BELAJAR MAHASISWA PRODI MPI FITK UINSU MEDAN DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN Intan Nur’aini; Sri Wahyuni; Nazwa Alisya Harahap; Saddam Maulana
Cemara Education and Science Vol. 4 No. 2 (2026): Vol IV. Edisi II. Tahun 2026
Publisher : Cendekia Madani Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62145/ces.v4i2.223

Abstract

Dalam telitian tersebut tujuannya yakkni mendeskripsikan bagaimana pengelolaan prasarana serta sarananya mempengaruhi efektivitas proses belajar mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara (UINSU) Medan. Dalam method telitian tersebut yakni dengan pendekatan kualitatif melalui analisis deskripsi, serta cara kumpulkan datanya dengan mengobservasi, mewawancarai, serta pendokumentasian atas guru besar beserta mahasiswi. Untuk hasilan dari telitinya menuju ke manajemen prasarana serta sarananya dengan baikmeliputi yakni merencanakan, merencanakan, pemanfaatan, serta pemeliharaan berpengaruh positif terhadap efektivitas proses belajar mahasiswa. Fasilitas yang lengkap dan terkelola dengan baik menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat interaksi akademik. Sebaliknya, keterbatasan fasilitas berdampak pada penurunan konsentrasi dan produktivitas belajar mahasiswa. Dengan demikian, penguatan memanajemen prasarana serta sarananya menjadi faktor strategis kedalam suatu peningkatan kualitas belajar pada perguruan tinggi Islami.
Efektivitas Perlindungan Hukum Konsumen dalam Transaksi E-Commerce di Indonesia: Penelitian Nikmah Dalimunthe; Sri Wahyuni; Anisa Suci; Islah Sahbana Kudadiri
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.341

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang berlangsung pesat telah mendorong pertumbuhan aktivitas perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia secara signifikan. Di balik peningkatan tersebut, muncul berbagai risiko yang berpotensi merugikan konsumen, antara lain praktik penipuan, ketidaksesuaian produk yang diterima dengan informasi yang ditawarkan, penyalahgunaan atau kebocoran data pribadi, serta kendala dalam memperoleh kompensasi atas kerugian yang dialami. Studi ini berfokus pada pemeriksaan jenis-jenis perlindungan hukum yang ditawarkan kepada konsumen dalam aktivitas jual beli daring. Selain itu, studi ini juga menilai sejauh mana efektivitas penerapannya dan menguraikan berbagai tantangan yang dihadapi beserta kemungkinan solusi yang dapat diimplementasikan. Penelitian ini menerapkan metode yuridis normatif, yang melibatkan analisis terhadap legislasi yang relevan dan teori-teori hukum yang mendasarinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi konsumen dalam ranah transaksi elektronik telah didukung oleh serangkaian peraturan perundang-undangan, yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 juncto perubahannya tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 mengenai Pelindungan Data Pribadi, serta Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019. Walaupun regulasi yang mengatur perlindungan konsumen di era digital telah ada, masih terdapat berbagai tantangan dalam penerapannya yang mengakibatkan efektivitasnya belum tercapai secara maksimal. Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut meliputi lemahnya penegakan hukum, rendahnya tingkat kesadaran dan pemahaman hukum di kalangan konsumen, belum tegasnya pengaturan mengenai tanggung jawab platform marketplace, serta persoalan yurisdiksi dalam transaksi lintas negara.
Inovasi Manajemen Strategik Pada Kelas Kreatif di SMA Swasta Panca Abdi Bangsa Binjai Sri Wahyuni; Abdul Fattah Nasution
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7531

Abstract

Inovasi bukan sekedar menciptakan hal baru, melainkan juga berupa pembaharuan, pengembangan yang dilakukan hingga proses mengubah ide kreatif menjadi solusi di masa yang akan datang. Melihat saat ini, pemanfaatan teknologi dalam segala aspek termasuk pada lembaga  pendidikan. Di SMA Swasta Panca Abdi Bangsa Binjai melakukan inovasi manejemen strategik dengan adanya kelas kreatif sebagai upaya merespon dari pontensi sekolah dan kebutuhan masyarakat di masa depan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis inovasi manajemen strategik pada kelas kreatif di SMA Swasta Panca Abdi Bangsa Binjai. Adapun metode yang digunakan ialah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan inovasi dilakukan dengan pemanfaatan  teknologi dalam proses belajar mengajar, manajemen yang dilakukan kepala sekolah melalui adanya program kelas kreatif seperti desain grafis, video editing, multimedia, public speaking  robotik hingga panggung kreativitas siswa. Lalu, pentingnya peran kepala sekolah dalam mendukung, mengawasi para pegawai dalam mencapai visi, misi dan tujuan. Selanjutnya meskipun menghadapi kendala, tidak membuat inovasi yang dilakukan berhenti. Sebaliknya inovasi ini, siswa menunjukkan dampak positif dengan berprestasi dan memiliki keahlian-keahlian.
Kerja Sama Orang Tua Dengan Guru Bimbingan Konseling Membina Kemandirian Belajar Siswa di MAN 3 Langkat Fauziah Rizky Yusuf Lubis; Ira Suryani; Sri Wahyuni
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v2i1.454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: untuk mengetahui kemandirian belajar siswa, untuk mengetahui kerja sama orang tua dan guru bimbingan konseling dalam membina kemandirian belajar siswa, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi orangtua dan guru bimbingan dan konseling dalam membina kemandirian belajar siswa.Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini merupakan suatu penelitian menyimpulkan secara deskriptif mengenai metode penelitian yang berusaha menggambarkan objek atau subjek yang diteliti sesuai dengan apa adanya dengan tujuan menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek yang di teliti secara tepat. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan analisis datanya yaitu redaksi data, penyajian data mengunakan trianggulasi sumber dan metode.Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh hasil bahwa 1). Kerja sama orang tua dan guru bimbingan dan konseling sudah berjalan dengan baik membina kemandirian belajar siswa. dan tahap-tahap pelaksanaan memangil orang tua, guru bimbingan konseling, serta wali kelas turut hadir, tahap kedua mengidentifikasi masalah, tahap kerja/mengolah masalah dan tahap terakhir penyelesaian atau tindakan. 2).Kemandirian belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri 3 Langkat dapat dikategorikan ringan/biasa. Seperti kurangnya minat belajar, kurangnya percaya diri, memilik rasa tanggung jawab, berperilaku berdasarkan inisiatif sendiri. 3).Kendala yang dihadapi orangtua dan guru bimbingan konseling yaitu misi komunikasi antara orang tua dengan guru bimbingan konseling, jarak rumah siswa ke sekolah tidak terlalu dekat atau bisa di katakan sebagian siswa ada yang jauh rumahnya.