Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN GURU BK MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MEREDUKSI PERILAKU BULLYING DI MTSN KABUPATEN DELI SERDANG Putri Luthfiyah Zahra; Nur Azizah; Sri Wahyuni; Eni Agustina
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): Volume 8 Number 3 September 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v8i3.5037

Abstract

Salah satu dari berbagai masalah yang muncul di tiap sekolah yaitu kasus bullying. Permasalahan perilaku bullying yang terjadi di MTsN di Kabupaten Deli Serdang yaitu bullying verbal, dimana siswa masih banyak yang belum mengetahui bentuk maupun dampak yang dihasilkan dari perilaku bullying verbal. Penelitian ini dilakukan di MTsN Deli Serdang, adapun penelitian ini bertujuan. 1. Mendeskripsikan bagaimana bentuk perilaku bullying yang ada di MTsN Deli Serdang 2. Mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan bimbingan kelompok yang telah dilakukan guru BK terhadap perilaku bullying di MTsN Deli Serdang. 3. Mendeskripsikan apa yang menyebabkan peserta didik melakukan perilaku bullying di MTsN Deli Serdang. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 siswa dan guru BK. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif guna mendeskripsikan peran guru BK. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian yaitu wawancara, observasi, dokumentasi dengan analisis data dari penelitian ini, dilakukan berdasarkan analisis deskriptif, yang mana analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peran guru BK terhadap perilaku bullying melalui layanan bimbingan kelompok sangat berpengaruh terhadap perilaku bullying verbal siswa yang dulunya sering menggunakan bahasa yang kurang baik ketika berbicara maupun bercanda kini bisa lebih memperhatikan tutur kata dalam berbicara maupun bercanda dengan teman-teman. Implikasi layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku bullying berupa layanan responsive meliputi konseling individu, kolaborasi wali kelas, bimbingan teman sebaya yang diintegrasikan dalam program bimbingan dan konseling di MTsN Deli Serdang
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Teknik Self Control Terhadap Penanggulangan Perilaku Hedonisme Pada Mahasiswa BKPI UIN Sumatera Utara Halimah Musfira; Sri Wahyuni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control dalam menanggulangi perilaku hedonisme pada mahasiswa BKPI UIN Sumatera Utara angkatan 2020. Sampel penelitian terdiri dari 25 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Perilaku Hedonisme yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat perilaku hedonisme antara sebelum dan sesudah pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control t (24) = 12,81, p < 0,001). Perhitungan effect size menggunakan Cohen's d menunjukkan nilai d = 2,56, yang termasuk dalam kategori efek sangat besar. Temuan ini mengimplikasikan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control dapat menjadi intervensi yang efektif untuk menanggulangi perilaku hedonisme pada mahasiswa. Kata kunci: bimbingan kelompok, self-control, perilaku hedonisme, mahasiswa
Peran Bimbingan Dan Konseling Dalam Menurunkan Tekanan Emosional Remaja Di Desa Karang Anyar Kecamatan Pegajahan Sri Wahyuni; Ajeng Rindayu; Yurisna Yurisna; Fadira Al Mefa; Putri Novi Azhari
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 6 No 2 (2023): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING )
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v6i2.1440

Abstract

The aim of this research was to determine the role of guidance and counseling in reducing adolescent emotional stress. Emotional is a psychological condition experienced by almost all individuals. The emotional pressure experienced by teenagers in Karang Anyar Village, Pegajahan District is because teenagers are in difficult times or may be in a transitional period, both psychologically, physically, religiously and socially. This research uses a descriptive qualitative approach with case study research. Data was collected using interviews. The data technique used is Miles and Huberman analysis, the model is reduction, data presentation and drawing conclusions. And the research subjects in this research activity were 6 teenagers in Karang Anyar village, Pegajahan district who were experiencing emotional stress. The results of this research were conducted to provide guidance for concert or guidance counselors as a form of strategy to reduce emotional stress in adolescents. What is meant by Guidance Counseling is to focus more on support service activities for teenagers to overcome their problems.
Efektivitas Pembiasaan Belajar Mengaji Dalam Mengembangkan Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia Dini (AUD) Di Desa Sempa Jaya, Kabupaten Karo Sri Wahyuni; Nurul Fadhila Hasibuan; Luthfita Rizka Fadhila; Nur Hasana Alvi Syahrin; Nurul Afni Hasanah; Putri Puspita Hasri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5402

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of habitual Quranic recitation (mengaji) in developing religious and moral values in early childhood (AUD) in Sempa Jaya Village, Karo Regency. Quranic recitation is a crucial part of religious education in the village's Muslim community, with strong support from parents and community leaders. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that regular Quranic recitation activities successfully enhance children's understanding of religious teachings, particularly in worship and ethics. The children also exhibit moral value development, such as empathy, responsibility, and cooperation. The main supporting factor for the success of this habitual practice is family support, while challenges include the limited availability of religious education facilities and competent teachers. The conclusion of this study reveals that habitual Quranic recitation positively impacts the development of religious and moral values in AUD, though improvement in facilities and teacher training is needed.