Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

TUJUAN ALLAH MENCIPTAKAN LEBAH DAN MANFAAT MADU PADA KESEHATAN MANUSIA Naufal Maulana; Marwin, Marwin; Ali Akbar
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan Desember 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i6.118

Abstract

This article discusses the purpose of Allah's creation of bees and the health benefits of honey, based on the Qur'anic verses in Surah An-Nahl (16:68–69). The study uses a qualitative library research method, analyzing Qur'anic texts, Hadith, and scientific literature. The findings show that bees were created as a sign of Allah's greatness and to provide great benefits to humans—through honey as syifā'un lin-nās (a healing for mankind) and through their role in maintaining ecological balance. Scientifically, honey contains active compounds that act as antibacterial, antioxidant, and natural healing agents. In conclusion, the creation of bees reflects spiritual, ecological, and health wisdom, demonstrating the perfection of Allah's creation.
Analisis Hukum Keluarga Islam terhadap Penetapan Nomor: 51/Pdt.P/2024/PA:Prw tentang Penolakan Dispensasi Kawin Akibat Penggerebekan Taufiqurrahman, Muhammad; Marwin, Marwin; Burhanuddin, Ahmad; Jayusman, Jayusman
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 8 No. 1 (2026): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studies on marriage dispensation in Indonesia have predominantly focused on the factors underlying the approval of applications and the social reasons contributing to child marriage practices. Previous research tends to position marriage dispensation as a legal solution to social and moral pressures, while studies that specifically examine the rejection of marriage dispensation and its implications for strengthening child protection within the framework of Islamic family law remain relatively limited. This condition reveals a research gap, particularly concerning the shifting paradigm of religious court decisions that increasingly prioritize the best interests of the child as a primary consideration. This study aims to analyze the judges’ legal reasoning in rejecting a marriage dispensation application in the Decision of the Pringsewu Religious Court Number 51/Pdt.P/2024/PA.Prw and to examine its conformity with the principles of Islamic family law. Employing a normative juridical approach with qualitative descriptive analysis, this research examines court decisions, relevant statutory regulations, and the doctrine of maqāṣid al-sharī‘ah. The analysis focuses on the implementation of Law Number 16 of 2019 and Supreme Court Regulation (PERMA) Number 5 of 2019 in the context of child protection. The findings indicate that the rejection of the marriage dispensation was based on considerations of child protection, continuity of education, psychological readiness, and reproductive health. From the perspective of Islamic family law, the decision reflects the application of maqāṣid al-sharī‘ah, particularly the protection of lineage (ḥifẓ al-nasl). This study concludes that marriage dispensation is not an absolute legal right, but a conditional legal policy that must prioritize public welfare and the best interests of the child.
PRAKTIK BAGI HASIL ANTARA PETANI DAN PEMILIK KEBUN TEBU DALAM TINJAUAN FIKIH MUAMALAH: (Studi di Desa Sribasuki Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Way Kanan) Ermawati, Dwi; Marwin, Marwin; Maraliza, Helma
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1240

Abstract

Penelitian ini membahas praktik bagi hasil antara petani penggarap dan pemilik kebun tebu di Desa Sribasuki, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan dalam perspektif fikih muamalah, khususnya akad mukhabarah. Praktik kerja sama pertanian ini telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat setempat. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan perbedaan pemahaman terkait mekanisme akad dan pembagian hasil, sehingga perlu dilakukan kajian berdasarkan ketentuan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme praktik bagi hasil yang diterapkan serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip akad mukhabarah dalam fikih muamalah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi penelitian meliputi petani penggarap dan pemilik kebun tebu di Desa Sribasuki, dengan sampel yang ditentukan secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lokasi kebun tebu, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dengan membandingkan praktik di lapangan dengan konsep akad mukhabarah menurut fikih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik bagi hasil dilakukan berdasarkan kesepakatan lisan dengan pembagian hasil yang bervariasi sesuai kebiasaan masyarakat setempat. Ditinjau dari fikih muamalah, praktik tersebut pada dasarnya termasuk dalam akad mukhabarah dan diperbolehkan. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariat Islam, terutama terkait kejelasan akad, pembagian risiko, serta penetapan hak dan kewajiban para pihak. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai akad mukhabarah agar praktik bagi hasil dapat berjalan lebih adil dan sesuai dengan ketentuan Islam.
Analisis Penggunaan Google Workspace Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Kelas V Di SDN 2 Pansor Marwin, Marwin; Taufik, M.; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Penggunaan Google Workspace Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Siswa Kelas 5 Di SDN 2 Pansor.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Google Workspace dalam mendukung guru memahami gaya belajar siswa kelas V di SDN 2 Pansor. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, peneliti mengeksplorasi pengalaman guru dalam mengimplementasikan Google Forms dan Google Sheets sebagai alat bantu untuk mengelola data gaya belajar berbasis model Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK). Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka dengan guru, observasi proses pembelajaran, serta dokumentasi digital dari penggunaan Google Workspace. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merasa terbantu dalam mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar siswa secara lebih efisien dan terstruktur. Proses digitalisasi melalui Google Workspace mempermudah rekapitulasi data, mempercepat pemahaman karakter belajar siswa, serta meningkatkan keterlibatan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini merekomendasikan integrasi teknologi digital berbasis Google Workspace di sekolah dasar sebagai upaya memperkuat pembelajaran yang adaptif dan berbasis kebutuhan individual siswa.