Claim Missing Document
Check
Articles

VALUASI EKONOMI OBJEK WISATA PEMANDIAN AIR PANAS IE SEUUM ACEH BESAR DENGAN PENDEKATAN TRAVEL COST Yohannes M Simanjuntak; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimekp.v5i2.15197

Abstract

AbstractThis study aims to determine what factors affect the demand of visitors to the Ie Seuum hot spring tourist attraction and to find out how much the economic value of the Ie Seuum hot spring tourist attraction seen from the travel cost method. Variables in this study include demand for attractions or Visitor Rate (VR) and travel costs to attractions or Travel Cost (TC). The data used in this study are primary data, primary data obtained directly from respondents through interviews. The findings show that the consumer surplus of the Ie Seuum hot spring tourism object obtained from the integral calculation was Rp. 27.9. From the estimation results of the first regression model, it is produced that the variable cost of travel (TC) is not significant to the frequency of visits (VR), while the results of the estimation of the second regression model are generated that income shows significant results to the frequency of visits (VR). The Government of Aceh Besar Regency is expected to be able to pay attention to the Ie Seuum hot spring tourism object, especially to pay attention to what factors can increase the demand for attractions.Keywords: Travel Cost, Frequency of Visits, Consumer Surplus.
TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA SUBSEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI ACEH Yulia Aminanda; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.754 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tingkat partisipasi angkatan kerja subsektor pertanian di Provinsi Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Stastistik (BPS) Kota Banda Aceh dengan data tahunan kurun waktu 10 tahun dari 2008-2017. Penelitian ini menggunakan data time series dengan metode kuantitatif dan dianalisis dengan menggunakan model regresi linear berganda. Penelitian ini menggunakan alat analisis berupa perangkat lunak Eviews 9. Hasil dalam penelitian ini adalah upah, penduduk usia kerja dan jumlah laki-laki terhadap TPAK sektor pertanian mempunyai hubuangan secara negatif dan berpengaruh signifikan di Provinsi Aceh. Sedangkan jumlah perempuan dan PDRB mempunyai hubungan positif dan berpengaruh secara signifikan terhadap TPAK sektor pertanian di Provinsi Aceh. Oleh karena itu, diharapkan kepada pemerintah untuk membuat kebijakan untuk tingkat upah harus menyesuaikan dengan tingkat kebutuhan angkatan kerja sektor pertanian dan keadaan ekonomi di Provinsi Aceh agar tidak terjadinya angkatan kerja pertanian beralih ke nonpertanian.Kata Kunci :TPAK Pertanian, Penduduk Usia Kerja, Pendidikan, PDRB, penduduk usia kerja laki-laki, penduduk usia kerja  perempuan, Upah
AGLOMERASI DAN PEMANFAATAN RUANG DI KOTA BANDA ACEH Ayu Ela Puspita Dewi; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.12 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aglomerasi terhadap pemanfaatan ruang di Kota Banda Aceh. Data yang digunakan adalah data luas wilayah Kota Banda Aceh menurut penggunaan lahan tahun 2007-2014. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa angka sehingga penelitian ini akan mengarah pada studi kuantitatif yang bersumber dari BPS (Badan Pusat Statistik) dan Bappeda Aceh.  Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda dengan menguji asumsi klasik. Model penelitian diestimasi dengan menggunakan model Ordinary Least Square (OLS) untuk memproses data. Beberapa faktor yang mempengaruhi aglomerasi adalah kawasan perdagangan dan jasa (PJ), kawasan perumahan (PH), kawasan perkantoran (PK), ruang terbuka (RT) dan kawasan pariwisata (PW). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Aglomerasi di kawasan perdagangan dan jasa, kawasan pariwisata dan ruang terbuka bernilai signifikan sedangkan kawasan perumahan dan kawasan perkantoran bernilai tidak signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan agar pemerintah maupun instansi lainnya dapat mendorong terjadinya aglomerasi di Kota Banda Aceh melalui perdagangan dan jasa, pariwisata dan meningkatkan ruang terbuka di perkotaan. Kata Kunci : Aglomerasi, Tata Ruang, Perdagangan dan Jasa, Pariwisata, Ruang Terbuka.
PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN KAWASAN HUTAN TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA Rihman Maha; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.846 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari alih fungsi lahan kawasan hutan terhadap perekonomian di empat pulau besar Indonesia yaitu Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Data sekunder yang digunakan dalam Penelitian ini adalah data mengenai perubahan Luas Hutan (LH), hutan produksi tetap (HP), Hutan Produksi Terbatas (HPT), dan Hutan Produksi yang dapat dikonversi (HPK), kemudian dianalisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi di empat Pulau tersebut dari tahun 2001-2015. Penelitian ini menggunakan model regresi data panel.Hasilnya, peneliti menemukan bahwa perubahan LH berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera dan Sulawesi. Berbeda dengan Pulau Jawa dan Kalimantan, justru perubahan LH berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di dua pulau ini. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaruh dari luas hutan produksi yang terdiri dari HP, HPK, dan HPT di empat pulau ini masing-masing mempunyai pengaruh yang berbeda. Dengan demikian, disarankan kepadapemerintah agar mampu membuat kebijakan yang efektif terkait pengelolaan kawasan hutan Indonesia, agar dampak dari alih fungsi hutan benar-benar bisa memberikan dampak yang baik bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.Kata Kunci:   Pertumbuhan Ekonomi, Luas Hutan (LH), Hutan Produksi Tetap (HP),                                  Hutan  Produksi Terbatas (HPT), dan Hutan Produksi yang dapat                                        dikonversi (HPK).
Pengaruh BI Rate, Inflasi, Nilai Tukar Rupiah dan Harga minyak terhadap Return Harga Saham Sub-Sektor Properti (Studi pada Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2017) Muhammad Iqbal; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.986 KB)

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of the BI rate, inflation, exchange rates and world oil prices on the return of shares of the property sub-sector listed on the Indonesia stock exchange for the period 2014 to 2017. The data used in this study are secondary data obtained from institutions - official institution. This data consists of monthly period data starting from January 2014 to December 2017 with a total sample of 48 observations. The model used in this study is a multiple linear regression model. This study also uses the classic assumption test including normality test, multicollinearity test, autocorrelation test and heteroscedasticity test. With the independent variables used are the BI rate, inflation, exchange rates and world oil prices. While the dependent variable used is stock price returns. The results of multiple linear regression show that the BI rate has a positive and insignificant effect on stock price returns. While inflation has no significant negative effect on stock price returns. The exchange rate shows a significant negative effect on stock price returns. And world oil prices have a significant negative effect on stock price returns.Keywords: BI rate, inflation, exchange rate, oil price, stock price return
ANALISIS HUBUNGAN VARIABEL MAKROEKONOMI DAN IHSG INDONESIA Rini Rochmaniza; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1862.946 KB)

Abstract

Abstrak Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel makroekonomi dan Indeks Harga Saham Gabungan di Indonesia.variabel makroekonomi yang dimaksud adalah Suku Bunga Bank Indoensia (SBI), Inflasi, Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, Harga Emas, dan Jumlah Uang Beredar. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Vector Autoregressive (VAR) dengan  menggunakan data bulanan dari bulan Juni 2005 sampai dengan bulan Desember 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Nilai tukar, Jumlah uang beredar terhadap indeks harga saham gabungan. Ketika suku bunga dan jumlah uang beredar meningkat akan mempengaruhi nilai indeks harga saham gabungan. Pengujian dari uji kointegrasi menunjukkan bahwa pada ke enam variabel yang diuji yaitu jumlah uang beredar, nilai tukar (kurs), inflasi, suku bunga Bank Indonesia, harga emas, dan indeks saham gabungan memiliki hubungan keseimbangan jangka panjang (hubungan kointegrasi). Berdasarkan penelitian ini Bank Indonesia diharapkan mampu menjaga kestabilan nilai tukar, menjaga jumlah uang beredar yang ada di kalangan masyarakat. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar menggunakan indikator pengukuran dengan variabel keuangan lainnya sehingga dapat membandingkan seberapa besar hubungan antara variabel penentu indeks harga saham gabungan di Indonesia.Kata Kunci : SBI, Inflasi, JUB, KURS, IHSG.
ANALISIS EFEKTIFITAS PENGGUNAAN CADANGAN DEVISA DAN FINANCIAL DEEPENING TERHADAP STABILITAS NILAI TUKAR Muhammad Aulia; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.684 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel cadangan devisa dan financial deepening terhadap stabilitas nilai tukar, serta menganalisis efektifitas dari penggunaan cadangan devisa dan financial deepening sebagai penstabil nilai tukar. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Vector Error Corection Model (VECM) dengan menggunakan data kuartalan dari tahun 2002:01 hingga tahun 2015:04. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara cadangan devisa dan financial deepening terhadap nilai tukar. Berdasarkan hasil uji Impulse Response Function (IRF) variabel financial deepening lebih efektif digunakan untuk menstabilkan fluktuasi nilai tukar karena financial deepning mempengaruhi investasi yang dapat meningkatkan output nasional sehingga menyebabkan ekspor meningkat. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar dapat melihat dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan variabel-variabel tersebut sebagai alat penstabil nilai tukar..Kata Kunci: Cadangan Devisa, Financial Deepening, Nilai Tukar, IRF, VECM
ELASTISITAS PENAWARAN KOPI DI WARUNG KOPI KOTA BANDA ACEH Nurkamariah Nurkamariah; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.325 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas penawaran kopi di warung kopi Kota Banda Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan jumlah responden sebanyak 42 warung kopi. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, analisis ini dilakukan dengan menggunakan data primer dengan cara data diinput menggunakan Microsoft office excel. Penelitian ini mengunakan alat analisis berupa program shazam 10.0. Hasil dalam penelitian ini adalah harga terhadap penawaran jumlah kopi yang terjual berpengaruh secara positif dan signifikan di Kota Banda Aceh. Sedangkan lokasi tidak berpengaruhkarena tidak signifikan terhadap penawaran jumlah kopi yang terjual di warung kopi Kota Banda Aceh. Sedangkan teknologi berpengaruh positif dan sigifikan terhadap penawaran jumlah kopi yang terjual di warung kopi Kota Banda Aceh. Elastisitaspenawaranbersifatinelastisdengannilai log hargasebesar 0.40671.Masih banyakterdapatwarung kopi di Banda Aceh yang belumterdaftarsecararesmi di DinasPenanaman Modal Dan PelayananTerpaduSatuPintu Kota Banda Aceh.Kata Kunci: Elastisitas Penawaran, Harga, Lokasi, Teknologi, Warung Kopi
PENGARUH BELANJA DAERAH SUBSEKTOR PARIWISATA TERHADAP KUNJUNGAN WISATA ( STUDI KASUS : 4 KOTA 1 KABUPATEN DI PROVINSI ACEH ) Audika Akbar; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1885.718 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh belanja daerah subsektor pariwisata terhadap kunjungan wisata di 4 kota dan 1 kabupaten di Provinsi Aceh. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan  metoede regresi linear berganda dengan menguji asumsi klasik. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Belanja Daerah Subsektor Pariwisata berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan di beberapa wilayah di Provinsi Aceh (BDSP). Berdasarkan data yang diperoleh, dapat dilihat bahwa setiap peningkatan BDSP 1%, maka akan meningkatkan 0,38% jiwa dengan asumsi variabel lain tetap. Rekomendasi kepada pemerintah Aceh agar bisa mendukung fasilitas-fasilitas publik seperti sarana dan prasarana di sektor pariwisata, memberikan bantuan non fisik berupa pelatihan dan bantuan promosi untuk memasarkan daerah tujuan wisata yang ada di Provinsi Aceh. Rekomendasi kepada peneliti selanjutnya agar dapat menambah jumlah variabel yang lebih spesifik untuk mampu menggambarkan penilitian yang lebih akurat.Kata Kunci : Belanja Daerah Subsektor Pariwisata, Kunjungan Wisata, Rigresi Linear Berganda
PENGARUH JUMLAH WISATAWAN TERHADAP PDRB KABUPATEN ACEH SINGKIL MELALUI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH Arbi Fahreza; Raja Masbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.109 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini meneliti tentang pengaruh jumlah wisatawan yang berkunjung terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Aceh Singkil dengan menggunakan pajak daerah dan retribusi daerah sebagai variabel mediasi, penelitian ini menggunakan model rekursife dan analisis regresi menggunakan ordinary least square (OLS). Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB melalui kontribusinya terhadap pajak daerah dan retribusi daerah, sementara untuk  jumlah wisatawan nusantara berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB melalui kontribusinya terhadap retribusi daerah di Kabupaten Aceh Singkil.Kata Kunci: Pariwisata, Wisatawan, PDRB