Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Good Gold Mining Practice Pada Praktik Pertambangan Emas Rakyat Sekotong Kabupaten Lombok Barat Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Ajeng Daniarsih; Muhammad Syamsussabri
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.279

Abstract

Tambang rakyat merupakan suatu yang sangat kompleks dengan banyak isu dan persoalan yang timbul. Kecamatan Sekotong di Kabupaten Lombok Barat merupakan kecamatan dengan mayoritas penambang rakyat yang sangat banyak. Pertambangan emas rakyat di kecamatan Sekotong merupakan pertambangan skala kecil yang menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi dalam pengolahan emas. Aktivitas ini sangat banyak dilakukan dikarenakan sifat dari bijih emas yang sangat cocok diolah menggunakan teknik amalgamasi dan sianidasi. Berdasarkan data penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa air penampungan, air laut, air sumur, hingga organisme akuatik yang ada di sekitar area pertambangan emas rakyat Sekotong sudah tercemar dengan merkuri dan sianida yang digunakan pada proses pengolahan emas. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait dengan prinsip good gold mining practice (praktik penambangan emas yang baik) pada praktik pertambangan emas rakyat Sekotong. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi yang disampaikan oleh pemateri. Setelah diberikan materi dari beberapa narasumber maka kegiatan yang lebih banyak dilakukan yaitu FGD dan diskusi interaktif dengan berbagai pihak Kegiatan ini dilaksanakan di dua desa yaitu Desa Sekotong Barat dan Desa Pelangan dengan jumlah peserta sebanyak 90 orang. Pada pengabdian yang sudah dilakukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu pertambangan rakyat, diantaranya: 1) Penyuluhan kepada Penambang dan FGD dengan Stakeholder, 2) Penyuluhan kepada Ibu dan Anak. 3) Pemeriksaan Kesehatan kepada Penambang dan Masyarakat Umum.
Penyuluhan Good Gold Mining Practice Pada Praktik Pertambangan Emas Rakyat Empang Provinsi Nusa Tenggara Barat Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Vivi Novianti; Kiswojo Kiswojo; Muhammad Syamsussabri
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.305

Abstract

Kecamatan Empang di Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu kecamatan dengan mayoritas penambang rakyat yang cukup banyak. Pertambangan emas rakyat di daerah ini merupakan pertambangan skala kecil yang menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi dalam pengolahan emas. Aktivitas ini sangat banyak dilakukan dikarenakan sifat dari bijih emas yang sangat cocok diolah menggunakan teknik amalgamasi dan sianidasi. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait dengan prinsip good gold mining practice (praktik penambangan emas yang baik) pada praktik pertambangan emas rakyat Empang. Metode pelaksanaan dilakukan dengan memberikan materi dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dilakukan di Desa Lementa dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang. Titik lokasi pengabdian langsung dilakukan di lokasi pertambangan emas rakyat yang ada di empat titik. Pada pengabdian yang sudah dilakukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu pertambangan rakyat, diantaranya: 1) Penyuluhan kepada Penambang dan Stakeholder dam 2) Pemeriksaan Kesehatan kepada Penambang dan Masyarakat Umum.
Penyuluhan Pengolahan Limbah Pertambangan Emas Rakyat di Desa Lopok, Kabupaten Sumbawa Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Vivi Novianti; Murni Sapta Sari; Kiswojo Kiswojo; Muhammad Syamsussabri; Endang Lasminawati
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i2.448

Abstract

Lopok Village, Lopok District in Sumbawa Regency, West Nusa Tenggara Province is one of the sub-districts with a large majority of artisanal miners. The people's gold mining in this area is a small-scale mining that uses amalgamation and cyanidation methods in gold processing. This activity is widely carried out due to the nature of the gold ore which is very suitable for processing using amalgamation and cyanidation techniques. The purpose of implementing this service is to provide counseling on processing gold mining waste. The implementation method is carried out by providing interactive materials and discussions. This activity was carried out in Lopok Village with 85 participants. The location of the direct service is carried out at the people's gold mining location at four points. In the service that has been carried out, there are several activities carried out to increase public understanding and awareness of the issue of community mining, namely counseling to Miners, Stakeholders, and the General Public.
Penyuluhan Pengolahan Limbah Pertambangan Emas Rakyat di Desa Sampir Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Murni Sapta Sari; Muhammad Syamsussabri; Kiswojo Kiswojo
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.577

Abstract

Desa Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu desa dengan mayoritas penambang rakyat yang cukup banyak. Pertambangan emas rakyat di daerah ini merupakan pertambangan skala kecil yang menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi dalam pengolahan emas. Aktivitas ini sangat banyak dilakukan dikarenakan lebih mudah dilakukan. Tujuan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu untuk memberikan penyuluhan pengolahan limbah pertambangan emas. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan secara langsung pada penambang dan diskusi interaktif secara langsung di lokasi penambang. Kegiatan ini dilakukan di Desa Sampir dengan jumlah penambang yang sebanyak 37 orang. Titik lokasi pengabdian langsung dilakukan di lokasi pertambangan emas rakyat yang ada di tiga titik. Pada pengabdian yang sudah dilakukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu pertambangan rakyat yakni penyuluhan kepada Penambang, dan Masyarakat Umum.
Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Limbah Pertambangan Emas Rakyat di Desa Berora Muhammad Syamsussabri; Suhadi Suhadi; Sueb Sueb; Murni Sapta Sari
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i2.1053

Abstract

Desa Berora merupakan salah satu desa dengan jumlah penambang rakyat yang cukup banyak yang termasuk dalam pertambangan skala kecil yang menggunakan metode Hg dalam pengolahan emas. Desa ini berada di Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Aktivitas ini sangat banyak dilakukan dikarenakan lebih mudah untuk memperoleh emas dari batuan. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran penambang dalam proses penambangan dan pengolahan limbah pertambangan emas. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan secara langsung pada penambang dan diskusi interaktif secara langsung di lokasi penambang. Titik lokasi pengabdian langsung dilakukan di lokasi pertambangan emas rakyat yang ada di Desa Berora. Pada pengabdian yang sudah dilakukan terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu pertambangan rakyat yakni penyuluhan kepada penambang, dan masyarakat umum.