Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Problematic Internet Use Terhadap Academic Procrastination Pada Mahasiswa Andikaputra, Andea Muhammad Abhista; Ardelia, Vania
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p158-170

Abstract

Penggunaan internet kini menjadi bagian dari aktivitas keseharian mahasiswa. Intensitas penggunaan internet yang demikian, memiliki konsekuensi negatif berupa Problematic Internet Use (PIU). Perilaku PIU dapat berdampak pada Self-Regulation dan Boredom Feedback Model (BFM) yang berujung pada perilaku Academic Procrastination. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan menguji secara kuantitatif pengaruh perilaku Problematic Internet Use (PIU) terhadap Academic Procrastination pada mahasiswa. Penelitian dilakukan pada 178 Mahasiswa yang didominasi oleh perempuan (78.7%) pada rentang usia 18-21 tahun dengan perilaku PIU pada kategori sedang, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Indonesia Problematic Internet Use Scale dan Multidimensional Academic Procrastination Scale. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana, dengan hasil signifikan (F=71.18, p <.001). Melalui hasil tersebut PIU berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap Academic Procrastination. Hal tersebut dibuktikan dengan perilaku PIU mampu menjelaskan 28.8% varians Academic Procrastination, dengan koefisien regresi B = 0.362. Abstract Internet use has become part of students' daily activities. Such intense internet use has negative consequences in the form of Problematic Internet Use (PIU). PIU behavior can have an impact on Self-Regulation and the Boredom Feedback Model (BFM), which leads to Academic Procrastination behavior. Based on this, this study was conducted with the aim of quantitatively testing the influence of Problematic Internet Use (PIU) behavior on Academic Procrastination among students. This study involved 178 students, predominantly female (78.7%), aged 18–21 years, with the majority of participants exhibiting moderate levels of Problematic Internet Use (PIU), selected through purposive sampling. Data were collected using the Indonesia Problematic Internet Use Scale and the Multidimensional Academic Procrastination Scale. Data analysis was performed using simple linear regression tests, with significant results (F=71.18, p <.001). These results show that PIU has a significant and positive effect on Academic Procrastination. This is evidenced by the fact that PIU behavior can explain 28.8% of the variance in Academic Procrastination, with a regression coefficient of B = 0.362.
Hubungan antara Persepsi Masyarakat dengan Kecemasan terhadap Implementasi Program Makan Bergizi Gratis Sabatimy, Nancy; Ardelia, Vania
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p258-269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi publik dan kecemasan mengenai implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 304 partisipan. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data melalui survei daring menggunakan skala persepsi dan skala kecemasan, dan analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasilnya menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara persepsi dan kecemasan diperoleh r = 0.258 dengan p < .,001. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi berperan dalam membentuk reaksi emosional terhadap kebijakan publik, terutama ketika kebijakan tersebut dianggap melibatkan risiko atau ketidakpastian. Selain itu, faktor psikologis seperti penilaian kognitif dan rasa kendali juga mempengaruhi bagaimana suatu kebijakan dipersepsikan dan bagaimana tingkat kecemasan terbentuk. Dengan demikian, melalui temuan ini menegaskan bahwa persepsi berperan sebagai salah satu faktor psikologis yang berkontribusi terhadap munculnya kecemasan, namun masih terdapat faktor lain di luar penelitian yang memengaruhi kecemasan masyarakat. Abstract This study aims to examine the relationship between public perceptions and anxiety regarding the implementation of the Free Nutritious Meal Program. A quantitative research design was employed with 304 participants. Purposive sampling was used, and data were collected through an online survey utilizing a perception scale and an anxiety scale. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment correlation. The results revealed a significant positive relationship between perception and anxiety, with a correlation coefficient of r = 0.258 and p < 0.001. These findings indicate that perceptions play an important role in shaping emotional responses to public policies, particularly when such policies are perceived as involving risk or uncertainty. Furthermore, psychological factors such as cognitive appraisal and perceived control also influence how a policy is interpreted and how levels of anxiety are formed. Thus, these findings confirm that perception functions as one of the psychological factors contributing to the emergence of anxiety. However, there are still other factors beyond the scope of this study that influence public anxiety.