Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Airaha

Karakteristik Dimensi Utama Kapal Perikanan Pukat Pantai (Beach Seine) di Pangandaran Izza Mahdiana Apriliani; Lantun Paradhita Dewanti; Irfan Zidni
Jurnal Airaha Vol 6 No 2: Desember 2017
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.603 KB) | DOI: 10.15578/ja.v6i2.65

Abstract

Pukat pantai merupakan salah satu kearifan lokal yang dipertahankan di wilayah Pangandaran. Armada kapal yang digunakan dalam operasi penangkapan dengan pukat pantai pun digunakan dalam kegiatan pariwisata. Dengan demikian kapal sangat penting dalam mendukung kegiatan operasi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik desain kapal yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Pengambilan data dilakukan selama bulan April 2017 di Pantai Pangandaran. Data didapatkan melalui pengukuran secara langsung di lapangan serta dianalisis secara deskriptif komparatif yang menggambarkan desain kapal pukat pantai. Hasil pengukuran menunjukkan dimensi utama kapal pukat pantai yaitu memiliki LOA (L) berkisar antara 8,2-12,1 meter, B max (B) sebesar 1,05-1,57 meter dan Depth (D) sebesar 0,78-1,05 meter. Rasio dimensi utama memiliki kisaran 7,32-8,67 untuk L/B, nilai L/D berkisar antara 10,22-12,21 dan nilai B/D berkisar antara 1,34-1,5. Nilai ini telah memenuhi kriteria standar rasio dimensi utama kapal di Indonesia.
EVALUASI SELEKTIVITAS DAN KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP DOGOL DI KABUPATEN PANGANDARAN PROVINSI JAWA BARAT Lantun Paradhita Dewanti; Izza Mahdiana; Irfan Zidni; Heti Herawati
Jurnal Airaha Vol 7 No 01: Juni 2018
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.513 KB) | DOI: 10.15578/ja.v7i01.84

Abstract

The purpose of this study was to determine the selectivity and level of environmental friendliness of mini bottom trawl in Pangandaran District. This research conducted on May-October 2017. Primary data obtained from purposive sampling either by interview or observation Selectivity indicator used was selectivity of catch species and size. Environmental friendly fishing was evaluated based on the FAO criteria. The result showed that catch rate of mini bottom trawl was 26.45 kg/hour. The main catch of mini bottom trawl in Pangandaran District was Trachypenaeus asper amount of 39,5% while by catch was Acetes sp¸ Oiolithes ruber, Trichiurus lepturus, and others catch with amount 60,40%. Catch size of mini bottom trawl main catch was ranged 4 cm - 9.90 cm. The main catch was 39,00% was more than size capture and under size capture was 61.00%. Catch utilization of this fishing gear was 93%. The result evaluation of environmental friendliness based on catch selectivity was 6 point which mean ‘less environmentally’ friendly while FAO criteria showed 18 point which mean ‘not environmentally’ friendly fishing.