Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Riset Mesin Pencacah Jagung Ramah Lingkungan serta Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung menjadi Pupuk Organik Bagi Kelompok Tani GABEMA : Pengabdian Winarto Silaban; Ady Frenly Simanullang; Winfrontstein Naibaho; Hanyska; Annisa Aulia; Tio Andini Natasya Sirait; Dio Alfin Pratama Saragih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7602

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan hasil riset berupa mesin pencacah jagung ramah lingkungan serta meningkatkan pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi pupuk organik bagi Kelompok Tani GABEMA. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah proses pengolahan jagung yang masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama, kurang efisien, serta menghasilkan limbah tongkol jagung yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan edukasi, demonstrasi teknologi, pelatihan penggunaan mesin pencacah jagung, serta praktik pengolahan limbah tongkol jagung menjadi pupuk organik. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang merupakan anggota kelompok tani dan masyarakat sekitar. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penerapan teknologi tepat guna dalam proses pencacahan jagung serta pengelolaan limbah pertanian secara berkelanjutan. Mesin pencacah jagung yang diperkenalkan mampu membantu meningkatkan efektivitas proses pengolahan hasil pertanian dengan konsep ramah lingkungan, sedangkan limbah tongkol jagung dapat diolah menjadi pupuk organik yang berpotensi mendukung peningkatan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelompok tani, menciptakan sistem pertanian yang lebih efisien, serta mendukung prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan kembali limbah pertanian menjadi produk bernilai guna.
Pengembangan Bahan Ajar Kimia Interaktif Berbasis Proyek dan Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa pada Pengajaran Laju Reaksi Eva Pratiwi Pane; Ady Frenly Simanullang; Ivan Samuel; Sunggul Pasaribu; Bernard Simanjuntak; Dian Arisetya
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 2 (2026): April - June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.2.615-622

Abstract

Project-based learning is a learning strategy where students must build their own content knowledge and demonstrate new understanding gained through various forms of representation. Learning containing ethnoscience based on local wisdom, invites students to be close to their surrounding environment and be able to understand the phenomena that occur around them so that they can create a generation of products that are responsive and sensitive to the social and cultural environment of the nation. Chemistry learning can be integrated into ethnoscience because it involves contextual experiences in everyday life about local wisdom as learning materials and phenomena that exist in society. This study aims to develop interactive teaching materials based on projects and ethnoscience on the material of reaction rates that can improve students' creative thinking skills. This study uses the type of Research and Development (R&D) development research, with the ADDIE model. Data collection techniques are observation techniques, written tests, questionnaires and documentation. The results of the study obtained: (1) The proportion of students' creative thinking skills completion in the experimental class and control class is more than 75%; (2) The average creative thinking skills of students using interactive teaching materials based on projects and ethnoscience on the material of reaction rates is greater than the completion value.; (3) Analysis of two-way tests proves that the application of interactive project-based and ethnoscience-based teaching materials on reaction rate material has an effect on students' creative thinking skills; (4) Analysis of the N-Gain test of the experimental class and control class shows a moderate increase, namely 0.4 and 0.3.