Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Augmentative and Alternative Communication (AAC) untuk Meningkatkan Komunikasi Ekspresif Anak dengan Autisme Berbasis Etnopedagogi Nilna Uffi Al'azmi; Asri Wijiastuti; Wagino Wagino
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p397-401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Augmentative and Alternative Communication (AAC) berbasis etnopedaogi guna meningkatkan kemampuan komunikasi ekspresif pada anak autis non-verbal. Pendekatan etnopedaogi mengintegrasikan elemen budaya lokal seperti simbol batik, wayang, dan bahasa Jawa untuk membuat aplikasi lebih relevan secara kultural. Metode penelitian menggunakan desain pengembangan (research and development) dengan model ADDIE, melibatkan enam anak autis di SLB Negeri Gedangan, Surabaya. Instrumen pengukuran meliputi Communication Matrix untuk komunikasi ekspresif, kuesioner kepuasan pengguna (skala Likert 1-5), observasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor Communication Matrix (rata-rata peningkatan 7,5 poin, p < 0,001 berdasarkan Wilcoxon Signed-Rank Test) dan tingkat kepuasan tinggi (rata-rata 4,2-4,5). Temuan kualitatif mengonfirmasi bahwa simbol budaya lokal meningkatkan keterlibatan anak. Diskusi menyoroti peran etnopedaogi sebagai katalis pembelajaran, sejalan dengan teori identitas budaya. Kesimpulan menyatakan bahwa aplikasi ini efektif dan dapat direplikasi di konteks pendidikan khusus Indonesia.
Peran Guru Pendamping Khusus dalam Pembelajaran Peserta Didik Inklusif di Sekolah Dasar: Studi Multisitus pada SDN 1 Guntung Paikat dan SDN 1 Sungai Ulin Banjarbaru Endang Fitria Ningsih; Asri Wijiastuti; Wagino Wagino
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p402-405

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam pembelajaran peserta didik inklusif di dua sekolah dasar inklusi di Kota Banjarbaru. Studi multisitus ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GPK berperan sebagai fasilitator pembelajaran, perancang program pembelajaran individual (PPI), pelaksana layanan kompensatoris, kolaborator dengan guru kelas, serta mediator antara sekolah dan orang tua. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah dan kebijakan daerah, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan sarana, beban kerja, dan kompetensi guru non-PLB. Temuan ini memperkuat pentingnya penguatan kompetensi GPK dan model kolaborasi sekolah-guru-orang tua dalam keberhasilan pendidikan inklusif.