Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Economic Empowerment of Indonesian Migrant Workers in South Korea Through Digital-Based Financial Literacy Prajanti, Sucihatiningsih Dian Wisika; Bahatmaka, Aldias; Diantoro, Markus; Pujiarti, Herlin; Retnaningsih, Prihatini
Jurnal Abdimas Vol. 29 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v29i1.31052

Abstract

Indonesian Migrant Workers (PMI) contribute significantly to the national economy through remittances, but still face challenges in managing their finances wisely. The low level of financial literacy and limited utilization of digital financial services cause many PMIs to have difficulties in long-term financial planning. This service program aims to empower Indonesian migrant workers in South Korea through digital-based financial literacy training using the Design Thinking approach. Five stages in this method: Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test, are used to design learning media that suits user needs. The results of the activity showed that the developed media, in the form of online modules, leaflets, and training videos, were rated as excellent by experts and migrant practitioners with an average score of 3.71 on a scale of 4. The evaluation also showed that this media is easy to understand, relevant to the needs of migrant workers, and has the potential to be developed sustainably. This service not only improves the financial literacy of migrant workers, but also opens up opportunities for program replication in other migrant communities.
Optimalisasi Teknologi Nanofiltrasi dan Reserve Osmosis Untuk Mengolah Air Payau Menjadi Air Siap Minum Dan Pelatihan Manajemen Packaging di KHDTK Pantai Gurah Kabupaten Blitar Dani Irawan; Daya Negri Wijaya; Primasa Minerva Nagari; Herlin Pujiarti
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5622

Abstract

Akses terhadap air bersih dan layak minum merupakan kebutuhan mendasar yang belumsepenuhnya terpenuhi di berbagai daerah di Indonesia. KHDTK Pantai Gurah di KabupatenBlitar, sebuah kawasan yang strategis dalam mendukung konservasi dan pendidikanlingkungan, menghadapi tantangan signifikan dalam pengolahan air payau menjadi air siapminum. Air payau di wilayah ini mengandung kadar garam, logam berat, dan partikellainnya yang melebihi baku mutu, sehingga tidak layak konsumsi tanpa pengolahanlanjutan. Selain itu, kurangnya pemahaman masyarakat setempat tentang teknologipengolahan air dan pengelolaan hasil produksi juga memperburuk situasi. Permasalahanlain yang dihadapi mitra adalah kurangnya keterampilan dalam manajemen pengemasanproduk air minum. Meskipun pengolahan air payau menjadi air siap minum dapatdilakukan, tanpa kemampuan pengemasan yang baik, produk tersebut sulit dipasarkan ataudimanfaatkan secara optimal. Hal ini mengurangi potensi manfaat ekonomi daripengolahan air bagi masyarakat setempat. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalahPenerapan Teknologi Pengolahan Air Payau: Implementasi teknologi nanofiltrasi danreverse osmosis (NF-RO) menjadi prioritas utama untuk memastikan kualitas air yangdihasilkan sesuai dengan standar baku mutu air bersih dan air minum. Langkah ini akandilakukan melalui instalasi sistem pengolahan air yang dilengkapi dengan pretreatmentseperti koagulasi-flokulasi dan sedimentasi, Metode yang digunakan dalam kegiatan iniadalah ditempuh dengan cara reverse engineering. Hasil dari kegiatan ini berupa Penerapansistem NF-RO di KHDTK Pantai Gurah terbukti efektif dalam menyelesaikan persoalankualitas air payau dan sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pelatihan berbasisteknologi tepat guna. Sinergi antara pendekatan teknis dan edukatif menghasilkantransformasi nyata dalam penyediaan air bersih dan peningkatan potensi ekonomi lokal.Kata Kunci: Pengolahan Air Payau, Teknologi nf-ro, Khdtk Gurah, PelatihanMasyarakat Lokal, Konservasi Sumber Daya Air
Instalasi PLTS Untuk Kemandirian Energi Pondok Pesantren Yatim dan Dhuafa (PPYD) Al Ikhlas Singosari Malang Mufti, Nandang; Pujiarti, Herlin; Taufiq, Ahmad; Hasan Abadi, M Tommy; Kurnia Galuh Candra Kirana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PPYD Al-Ikhlas adalah sebuah lembaga sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ummat khususnya anak yatim dan dhuafa. PPYD Al-Ikhlas sangat bergantung dengan pasokan listrik PLN untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti pompa, komputer, unit usaha, aktivitas pembelajaran dan lampu. Hal ini menyebabkan biaya listrik bulanan sangat mahal. Oleh karena itu, perlu ada alternatif energi untuk mengurangi kebergantungan pasokan PLN. Salah satu solusi adalah dengan instalasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup observasi, perhitungan penggunaan daya beban, perancangan dan pengujian serta serah terima sistem panel surya. Diharap kegiatan pengabdian masyarakat dapat berperan positif dalam memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari serta mengurangi biaya penggunaan listrik yang sebelumnya bergantung pada PLN.
THE EFFECT OF SPUTTERING TEMPERATURE OF TiO2/ITO-PEN PHOTOANODES IN DYE SENSITIZED SOLAR CELL Ma'arifah, Alfiatul; Sholeha, Nabella; Nurhamidah, Millah; Diningsih, Ridha; Pujiarti, Herlin
Jurnal Neutrino:Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 17, No 1 (2024): October
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/neu.v17i1.29404

Abstract

Currently, the world is facing a major crisis related to the lack of sustainable, safe, and environmentally friendly energy resources. Dye sensitized solar cells (DSSC), another name for third-generation solar cells, have gained a lot of interest due to ease of production, cheapness, and environmental friendliness. The photoanode is among DSSC's most crucial components. In this research, the active layer on the TiO2 photoanode was optimized to improve the efficiency of the DSSC. The active layer was deposited using Radio Frequency (RF) magnetron sputtering on an Indium tin oxide-polyethylene naphthalate (ITO-PEN) substrate. The sputtering temperature was varied to 25, 80, 120, and 160℃ for one hour. The thin film TiO2/ITO-PEN photoanode will be characterized by means of X-ray Diffraction (XRD), Ultraviolet-Visible (UV-Vis) spectroscopy, and solar simulator. The XRD analysis shows that the best crystal size is 14.55 nm for a sputtering temperature of 80℃. According to the UV-Vis data, optical absorption increases with increasing sputtering temperature. The wavelength range where the absorption peak occurs is 252–465 nm, and the smallest value of the energy gap is found at a sputtering temperature of 25℃ with a value of 3.02 eV. For the TiO2/ITO-PEN thin layer, the maximum efficiency was achieved at 0.12% at a sputtering temperature of 25°C.
Implementasi Teknologi Sel Surya pada Penerangan di sekitar Tempat Tambatan Nelayan Pantai Gurah Kabupaten Blitar Achmadi, Ridho; Daniar, Arizal; Hasan Abadi, M. Tommy; Dian Alfiela, Wilda; Pujiarti, Herlin; Prihtiadi, Hafizh; Mufti, Nandang
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8268

Abstract

Keterbatasan penerangan di kawasan pesisir Pantai Gurah, Kabupaten Blitar, menyebabkan aktivitas nelayan pada malam hari kurang optimal dan berisiko terhadap keselamatan kerja. Permasalahan tersebut diatasi melalui implementasi sistem Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) sebagai solusi berbasis energi terbarukan yang efisien dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh tim NM Research Group melalui beberapa tahapan, meliputi survei lapangan, perancangan sistem, pemasangan dua unit PJU-TS, sosialisasi dan pelatihan, serta serah terima alat kepada masyarakat nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem PJU-TS berfungsi dengan baik, mampu menyediakan penerangan memadai tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN, dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keamanan serta kenyamanan nelayan dalam beraktivitas malam hari. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan energi terbarukan. Secara keseluruhan, implementasi PJU-TS tidak hanya menjadi solusi teknis terhadap keterbatasan penerangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat pesisir dalam mendukung transisi energi bersih dan berkelanjutan.