Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Dan Implementasi Algoritma Fp-Growth Pada Aplikasi Smart Untuk Menentukan Market Basket Analysis Pada Usaha Retail (Studi Kasus : Pt.X) Dyah Pramesthi Larasati; Muhammad Nasrun; Umar Ali Ahmad
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis retail membutuhkan suatu aplikasi yang dapat membantu untuk menganalisis produk mana saja kah yang sering dibeli oleh pelanggan dan kebiasaan pelanggan membeli produk yang satu dengan yang lainnya. Jika terdapat produk yang disediakan tidak sesuai dengan kebutuhan pelanggan, maka dapat menyebabkan kerugian pada bisnis tersebut karena produk tidak berhasil terjual. Oleh karena itu, aplikasi SMART – Sistem Informasi Manajemen Retail dibangun untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Aplikasi SMART dalam Market Basket Analysis dibangun dengan menggunakan algoritma FP- Growth. Algoritma FP-Growth dapat menghasilkan frequent itemset yang nantinya akan digunakan pada proses association rules. Proses association rules akan menghasilkan suatu rule yang dipengaruhi oleh nilai minimum support dan minimum confidence. Penelitian ini membahas masalah tentang bagaimana sistem kerja Market Basket Analysis dengan menggunakan algoritma FP-Growth, perancangan sistem dengan menggunakan algoritma FP-Growth, dan menetapkan frequent itemset dan rule. Hasil pengujian yang diperoleh adalah rata-rata pada nilai minsupp=0.006 dan minconf=0.6 tidak menghasilkan rules, dan rata-rata waktu proses adalah 957 ms.. Kata Kunci : FP-Growth, FP-Tree, Association Rule, data mining, retail
Detektor Kebohongan Dengan Analisis Pembesaran Diameter Pupil Dan Pergerakan Mata Menggunakan Metode Klasifikasi Support Vector Machine Reza Adriansyah Rusmanto; Muhammad Nasrun; Roswan Latuconsina
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Didunia ini manusia dilahirkan dengan berbagai macam sifat dan perilaku yang berbeda – beda. Dalam kehidupan sehari – hari, banyak orang yang menerapkan sifat kejujuran dalam kehidupannya, namun tidak sedikit juga orang yang melakukan kebohongan untuk mentutupi kebenaran yang ada.. Kebohongan sudah menjadi salah satu prilaku umum yang sering dilakukakan dalam kehidupan sehari – hari. Kebohongan itu sendiri bertujuan untuk membangun pemahaman pada orang lain, akan tetapi pemahaman yang dibentuknya adalah salah. Pengukuran akurasi diperoleh dari pengamatan pada perubahan diameter pupil menggunakan metode circular hough transform dan pergerakan bola mata mata dengan menggunakan metode yang sama lalu ditentukan menggunakan klasifikasi Support Vector Machine yang nantinya akan dibandingkan melalui akurasi yang didapat dengan komposisi data latih yang berbeda. Pada penelitian yang dilakukan, seseorang yang berbohong pupil matanya akan mengalami dilasi sebesar 4% hingga 7% dari diameter pupil awal responden dan mengalami pergerakan mata cenderung kekanan. Dari hasil pengujian dan analisa sistem dari 20 responden yang masing masing di ajukan 5 pertanyaan diperoleh akurasi rata-rata sistem mendeteksi gerakan mata secara tepat adalah 55,18% sedangkan untuk akurasi sistem mendeteksi pembesaran diameter pupil sebesar 52,83. Sehingga dari pengujian total sistem dalam mendeteksi jawaban responden secara benar diperoleh rata-rata akurasi sebesar 73%. Kata kunci : detektor kebohongan, video camera, pupil mata, kedipan mata, hough transform, Support Vector Machine Abstract In this world, human was born with a variety of different character and behaviors - different. In daily activity, many people who apply the nature of honesty in life, but not a few also people who do lies to cover up the truth. The lie has become one of the common behaviors that are often done in daily activity. The lie aims to build an miss understanding for others. From the results of research conducted lie detector tool. Accuracy is obtained from observations on the change in pupillary diameter and eye movement using the method of circular Hough transform and then determined using the Support Vector Machine classification. From the results of research is done lie detector system successfully detects lies. The accuracy was obtained from the observation on the change of pupil diameter using the circular Hough transform method and the movement of the eyeball using the same method then determined using the classification of Support Vector Machine. In research conducted, a person who lies his pupils will experience dilation of 4% to 7% of the initial pupil diameter of respondents and experienced eye movements tend to right. The testing result of 20 respondents in each of the five questions obtained the accuracy of the average system to detect eye movements is 55.18% accurately, while for the accuracy of detecting the ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 6156 system of pupil diameter of 52.83%. So from the total system testing in detecting the respondent's answer correctly obtained the greatest accuracy of the test 73%. Keywords : lie detector, video camera, eye pupil, eye blink, hough transform, Support Vector Machine
Detektor Kebohongan Dengan Analisis Pembesaran Diameter Pupil Dan Pergerakan Mata Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Hopfield Net Nadia Nassar Mahendhy; Muhammad Nasrun; Roswan Latuconsina
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam ilmu psikologi, orang yang sedang berbohong akan mengalami pembesaran diameter pupil mata dimana kelopak mata tidak berkedip saat mengatakan kebohongan serta gerakan mata yang akan melihat ke kanan. Ukuran diameter pupil mata dan gerakan bola mata seseorang direkam menggunakan video kamera untuk dianalisis apakah orang tersebut melakukan kebohongan atau tidak. Penelitian ini memiliki nilai akurasi lebih dari 70% dari pengujian yang telah dilakukan. Kata kunci : Detektor Kebohongan, Circural Hough Transform, gerakan mata, pupil mata Abstract In this final project has created a system to detect video camera based lies that can analyze lies through the change of pupil diameter and eyeball movement using Haar Cascade Classifier method. According to psychological theory, people who are lying will experience an enlarged pupil diameter where the eyelid does not blink when saying lies and eye movements that will look to the right. The size of the pupil's diameter and the movement of a person's eyeball is recorded using a video camera to be analyzed whether the person is lying or not. This research has an accuracy value of range 70% of the tests that have been done. Keywords : Lie detector, Circural Hough Transform, eye movement, pupil dilation
Detektor Kebohongan Dengan Analisa Gerakkan Mata Dan Perubahan Diameter Pupil Berbasis Video Kamera Dan Image Processing Menggunakan Metode Haar Cascade Classifier Dan Neural Network (multilayer Perceptron) Bagus Tryanto; Muhammad Nasrun; Ratna Astuti Nugrahaeni
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berbohong adalah sifat yang tidak terpuji, semua manusia didunia ini pasti pernah berbohong. Berbohong boleh dilakukan untuk kebaikan, namun banyak sekali orang – orang yang menggunakan kebohongan untuk menguntungkan dirinya sendiri. Sangat dibutuhkan sekali alat untuk mendeteksi kebohongan, namun harganya yang sangat mahal dan memiliki komponen yang banyak membuat masyarakat sulit memilikinya. Untuk menyelesaikan tugas akhir ini penulis membuat sistem untuk mendeteksi kebohongan berbasis video kamera dengan parameter yang berikan yaitu pergerakkan bola mata dan perubahan diameter pupil menggunakan metode haar cascade classifier. Teori psikologi menyimpulkan, seseorang yang berbohong akan cenderung melihat kearah kanan dan akan terjadi pembesaran pupil 4% sampai 7%. Dengan metode haar cascade classifier dan Neural network (multilayer perceptron) didapat hasil akurasi sistem sebesar 87%. Kata kunci : Lie detector, Haar cascade classifier, Neural network, Multilayer perceptron, Video kamera, Pupil mata, Eye tracking. Abstract Lying is a trait that is not commendable, all humans in this world must have lie. Lying can be done for good sake, but there are a lot of people who use lies in the wrong way, for example to slander others or to benefit themselves. The lie detector is urgently needed nowadays, but the price is expensive and there a lot of its components which make it difficult to own for the society and the lie detector only belongs to state security organization. Therefore, the affordable and easy components lie detector is needed, so that the society can understand the tool and use it wisely. To finish this final assignment, the Author make a system to detect someone’s lie based on camera video by anlysing the given parameters, which are eye moving (eye tracking) and the change of pupil diameter. With the method of Haar Cascade Classifier and Neural Network (Multilayer Perceptron). Psychological theories conclude that, someone who lies will have certain characteristics, especially in the part of eye, such as enlarged pupil diameter of eyes, the eyelid does not blink when it says lies, and the movement of eyeballs which always moving to indicate someone is thinking something. These parameters are to be tested and taken with video cameras that are integrated with the software to be analysed whether someone is lying or not. With the method of haar casecade classifier and neural network (multilayer perceptron) get the accuracy of the research system 87%. keywords:Lie Detector, Haar cascade classifier, Neural network, Multilayer Perceptron, Camera video, Eye pupils, Eye tracking.
Deteksi Kebohongan Dengan Analisis Pembesaran Diameter Pupil Dan Pergerakan Mata Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Oktami Alyacarwayu; Muhammad Nasrun; Roswan Latuconsina
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Manusia merupakan mahkluk sosial, oleh karena itu setiap manusia selalu saling berinteraksi setiap saat. Ketika manusia saling berinteraksi dengan lawan bicaranya akan selalu melibatkan perasaan dan juga emosi. Tetapi, tidak semua emosi dan perasaan yang dirasakan oleh manusia dapat diungkapkan semua, karena itu mereka melakukan sebuah kebohongan untuk menyembunyikan fakta yang ada. Pada penelitian ini menggunakan sejumlah 20 responden dan masing – masing responden akan berikan 5 pertanyaan. 1 responden terdpat 5 video, jadi total keseluruhan video sebesar 100 video responden. Video mata yang diambil adalah mata sebelah kanan. Penelitian ini menggunakan 20 data video responden yang akan digunakan sebagai 15 data latih (75 video) dan 5 data uji (25 video). Untuk mendekteksi pembesaran diameter pupil dan pergerakan mata menggunakan Hough Transform Circular. Setelah tahap proses Hough Transform Circular selanjutnya masuk ke tahap klasifikasi menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation. Hasil Pengujian dan Analisis Sistem dari 20 Responden (100 video) diperoleh akurasi rata – rata sistem mendekteksi gerakan secara tepat sebesar 55,18% sedangkan untuk akurasi rata – rata sistem mendekteksi perubahan diameter pupil secara tepat sebesar 52.83%. Hasil Pengujian total data testing menggunakan Klasifikasi Backpropagation dari 5 responden (25 video) tingkat akurasinya diperoleh sebesar 72%. Kata kunci : Lie Detector, Pelebaran Pupil, Pergerakan Bola Mata, Jaringan Syaraf Tiruan, Backpropagation Abstract Humans are social beings, therefore every human always interacts all the time. When human interact with their interlocutors will always involve feelings and emotions. But, not all feelings and emotions felt by human can be disclosed all, so they are make a lie to hide the facts. In this study using a number of 20 respondents and each - each respondent will give 5 questions. 1 respondent in 5 videos, so total video total is 100 respondent's video. The eye video taken is the right eye. This study used 20 video data of respondents to be used as 15 training data (75 video) and 5 test data (25 videos). To detect enlargement of pupil diameter and eye movement using Hough Transform Circular. After the stage of the Hough Transform Circular proc ess then goes to the classification stage using Backpropagation Neural Network. Testing Results and Analysis System of 20 respondents (100 videos) obtained accuracy of the average - average mendekteksi system appropriately movement by 55.18% while the average accuracy - mendekteksi system average pupil diameter changes appropriately by 52.83%. Testing results total data testing using Backpropagation Classification of 5 respondents (25 video) accuracy rate obtained by 72%. Keywords : Lie Detector, Pupil Dilation, Eye Movement, Artificial Neural Network, Backpropagation
Detektor Kebohongan Dengan Analisa Gerakan Mata Dan Jumlah Kedipan Mata Menggunakan Metode Viola-jones Dan Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Hanif Afianto Dwi Nugroho; 2Muhammad Nasrun; Ratna Astuti Nugrahaeni
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Setiap Manusia memiliki kelebihan dan kekurangan dalam kehidupannya. Terkadang untuk dapat diterima oleh masyarakat, sesorang akan berusaha menutupi kekurangannya atau bahkan kelebihannya dengan cara melakukan kebohongan. Pada tugas akhir ini telah membuat sistem untuk mendeteksi kebohongan dengan analisis gerakan bola mata dan jumlah kedipan mata menggunakan metode Viola-Jones. Menurut teori psikologi, jika mata seseorang cenderung menghadap kesebelah kiri maka hal ini dikarenakan mereka sedang memikirkan hal-hal yang sudah terjadi sebelumnya, sesuai juga dengan fungsi otak kiri sebagai memori yang telah lalu. Sedangkan tatapan seseorang yang cenderung menghadap kesebelah kanan berhubingan dengan otak kanan atau daya imajinasi. Sementara rata-rata orang dewasa berkedip adalah 10-15 kali dalam satu menit dan terdapan jeda antara 2-10 detik antara sebuah kedipan dengan kedipan berikutnya.Kedua paramenter dalam sistem yang dibuat akan digabungkan dengan metode Backpropagation untuk dapat melakukan prediksi kebohongan, dimana akurasi yang didapat adalah sebesar 85.33%. Kata Kunci Detektor Kebohongan, Gerakan Bola Mata, Kedipan Mata, Viola-Jones, Facial Landmark, Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Abstract Every human being has abundance and weakness in his life. Sometimes to be accepted by the community, someone will try to cover up the shortcomings or even the excess by lying. In fact, lies will cause profit on one side and loss on the other. In this final project has made a system to detect lies with eyeball movement analysis and the number of blinks using the Viola-Jones method. According to psychological theory, if someone's eyes tend to face the left, this is because they are thinking about things that have happened before, according to the function of the left brain as a past memory. While the gaze of someone who tends to face the right side is related to the right brain or imagination. While the average adult blinks is 10-15 times in one minute and takes a pause between 2-10 seconds between a blink and the next blink. The two parameters in the system that are made will be combined with the Backpropagation method to predict the lies, where the accuracy is 85.33% . Keywords: Lie Detector, Eyeball Movement, Blinking, Viola-Jones, Facial Landmark, Backpropagation Neural Network
Pengumpulan Data Dan Prediksi Masuk Di Semua Smp Negeri Kota Cimahi Menggunakan Metode Random Forest Gerry Pratama; Muhammad Nasrun; Anton Siswo Raharjo Ansori
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun ajaran baru menjadi momen yang paling ramai dalam dunia pendidikan khususnya di Indonesia.Di setiap sekolah pasti memiliki beberapa persyaratan untuk masuk sekolah yang mereka inginkan, sebagai contohnya seperti dilihat dari nilai akhir ujian nasional dan juga dilihat dari jarak alamat rumah calon peserta didik dengan sekolah yg dituju atau biasa disebut juga zonasi, dan jalur prestasi tersebut menjadi persyaratan masuk sekolah di setiap SMP dikota Cimahi. Pada Tugas Akhir ini, Penulis mengusulkan mengumpulkan data dan memprediksinya menggunakan Metode Random Forest dan menerapkan metode tersebut kedalam sistem android Smartphone menggunakan android studio guna mempermudah agar para orang tua maupun siswa mampu mengakses dan mendapat persentase prediksi masuk sekolah yang dituju, dengan cara langsung memasang perangkat lunak tersebut di Smartphone, siswa maupun orang tua siswa lebih cepat menentukan pilihannya dan lebih praktis untuk kedepannya untuk memilih sekolah yang tepat. Kata Kunci: Prediksi, Penerimaan Siswa, Random Forest
Deteksi Ujaran Ancaman Berbasis Website Pada Postingan Media Sosial Twitter Menggunakan Metode Convolutional Neural Network Azhar Eka Mulia Wiguna; Muhammad Nasrun; Ratna Astuti Nugrahaeni
eProceedings of Engineering Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di era teknologi zaman sekarang media sosial sangat penting bagi kehidupan manusia. Twitter merupakan media sosial yang sering digunakan oleh masyarakat khususnya di Indonesia. Twitter memiliki fungsi untuk memposting kalimat yang diunggah oleh penggunanya. Ada banyak macam postingan yang disampaikan oleh komunitas maupun masyarakat, ada yang positif, dan ada juga yang negatif. Pihak berwenang kesulitan menangani ujaran ancaman yang ada karena banyak variasi dari ujaran ancaman tersebut. Oleh karena itu sistem yang dibuat yaitu mendeteksi ujaran ancaman pada postingan media sosial twitter dengan metode klasifikasi Convolutional Neural Network. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat membantu pihak yang berwenang untuk menangani kasus ujaran ancaman khususnya pada postingan Twitter. Dari hasil penelitian tugas akhir ini dalam mengklasifikasikan ujaran ancaman pada postingan Twitter mendapatkan precision sebesar 81%, recall sebesar 78%, f-1 score sebesar 79%, dan accuracy sebesar 80.63% Kata kunci : Media Sosial, Convolutional Neural Network, Ujaran Ancaman, Twitter. Abstract In today's technological era, social media is very important for human life. Twitter is a social media that is often used by people, especially in Indonesia. Twitter has a function to post sentences uploaded by its users. There are many kinds of posts submitted by the community and society, some are positive, and some are negative. The authorities have difficulty dealing with existing threat utterances because of the wide variety of threat phrases. Therefore the system created is to detect threat utterances in Twitter social media posts using the Convolutional Neural Network classification method. With this system, it is hoped that it can help the authorities to handle cases of threatening speech, especially on Twitter posts. From the results of this research, in classifying threat utterances in Twitter posts, get 81% precision, 78% recall, 79% f-1 score, and 80.63% accuracy. Keywords: Social media, Convolutional Neural Network, Threat Speech, Twitter.
Pengaruh Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pengembangan Potensi Daerah dan Keberlangsungan UMKM A. St. Fatmawaty; A. Muhammad Arif Bijaksana; Rafilus Sampe; Muhammad Nasrun; Luciana Buarlele; Ade Sugiarti
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 4 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the influence of Information Communication Technology in the development of regional potential and the sustainability of MSMEs in Padoang-Doangan Village. The data used in the study is a type of Quantitative data, where the data is obtained from the results of distributing questionnaires to respondents related to the problem being studied. Observation and distribution of questionnaires were carried out with the aim of collecting data. The results of research and data analysis using statistical calculations with SPPS (Statistical Package for the Social Science), the significance value of X on Y1 is 0.006 where 0.006 <0.05 while the tcount value is obtained at - 3.026 < ttable value 2.060. While X on Y2 is 0.00 < 0.05 where the tcount is -22.385 < ttable 2.060. So the author draws the conclusion that ICT has no effect on the development of regional potential and the sustainability of MSMEs in Padoang-Doangan Village, Pangkep Regency.
Teknik Budidaya Rumput Laut dengan Metode Rawai Nasrun, Muhammad; Bijaksana, A.Muh.Arif; Fatmawaty, A.St.
JNSTA ADPERTISI JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Adpertisi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jnsta.v4i1.515

Abstract

To determine the potential, cultivation techniques, and the amount of income received by seaweed farmers in the Bahari beach area by applying the seaweed cultivation technique of the rawai method is the purpose studies. Quantitative methods were used in this research through a descriptive approach. The overall population consisted of 4 farmer groups where each group consisted of 10 members who joined, with purposive sampling techniques taken samples of 2 farmer groups or 20 people used as respondents. Using primary-secondary data types, the results of observations, interviews, documentation and questionnaire filling are the primary data of the study. Records of the results of previous research both from agencies related to the research studied are data secondary. Based on research result, cultivation techniques are used with the Rawai method where seaweed management begins with the manufacture of planting equipment consisting of ropes, bamboo, sterofom to anchors, then seed preparation, planting and maintenance until the age of the seaweed is ready for harvest. This technique is quite effective because it provides benefits where the amount of profit obtained by farmers on the coast of Bahari beach is Rp. 396,029,148.