Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Teori Perilaku Terencana Dalam Pengelolaan Minyak Jelantah Berbasis Komunitas Dandi Agustian Pratama; Indah Setiawati; Bambang Sumanto; Dindy Darmawati Putri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.27

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan teori perilaku terencana dengan instrumen penelitian yang terdiri dari sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, dan niat, untuk menjelaskan perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas. Penelitian dilaksanakan pada Bulan September sampai November tahun 2021 pada 60 anggota Komunitas Sedekah Jelantah di Kabupaten Tegal yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Data diambil secara daring melalui Google Form dan secara langsung melalui survei lapang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SEM (Structural Equation Modeling) dengan software yang digunakan adalah SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan pada masing-masing variabel; sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap variabel niat dalam pengelolaan minyak jelantah berbasis komunitas. Adapun variabel sikap memiliki pengaruh paling besar yang membentuk niat. Pada variabel niat terhadap variabel perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas juga ditemukan pengaruh positif dan signifikan. Sedangkan, pada variabel persepsi kontrol perilaku terhadap variabel perilaku mengelola minyak jelantah berbasis komunitas, memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan
Pengaruh Modal Sosial dan Kelembagaan terhadap Kinerja Usaha Tani Kapulaga di Lahan Perhutani Kabupaten Banyumas Yuli Fatiah; Irene Kartika Wijayanti; Dindy Darmawati Putri
AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension Vol 46, No 2 (2022): Inpress November
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agritexts.v46i2.65253

Abstract

Central Java is the second largest cardamom-producing province in Indonesia, with a total cardamom production of 9,814.4 kg in 2020. However, cardamom cultivation by farmers is less effective and is left without processing after harvesting. Such conditions cause cardamom yields to be not optimal in terms of quality and quantity. Institutions that run well are also predicted to be able to improve farm performance. The purpose of this research is to find out: (1) the characteristics of social and institutional capital of cardamom farmers in the perhutani land in Banyumas Regency; (2) the direct influence of social and institutional capital on the performance of cardamom farmers' farming in perhutani lands in Banyumas Regency; and (3) knowing whether the institutional variable is a moderating variable in the direct relationship between social capital and the performance of cardamom farming in perhutani land, Banyumas Regency. Data analysis was carried out by calculating productivity, profit, and feasibility to estimate the performance of cardamom farming in the forest area of Banyumas Regency. To determine whether social and institutional capital affects the performance of cardamom farming in perhutani land, Banyumas Regency, measured using Structural equation modeling (SEM) analysis. The results showed that the characteristics of social and institutional capital in the research location, on average, had a high category. Cardamom farming has been profitable and feasible to be developed. SEM-PLS analysis shows that the most dominant indicator measuring social capital is trust, while the most prevalent indicator measuring institutional is cultural values. Furthermore, social and institutional capital directly affect the performance of cardamom farming, but institutions cannot be a moderating variable of the social capital variable on farming performance.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN MOTIVASI SOSIAL EKONOMI PETANI KAPULAGA DI LAHAN PERHUTANI KABUPATEN BANYUMAS Lutfi Zulkifli; dindy darmawati putri; Irene Kartika Eka Wijayanti; Indah Setiawati
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 20, No 1 (2023): FEBRUARY
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v20i1.62114

Abstract

Cardamom is a leading export commodity. The demand for cardamom continues to increase from year to year, where the increase in cardamom production is inseparable from the role of farmers as the main actors in supporting cardamom productivity. This study aims to analyze the characteristics and socio-economic motivations of cardamom farmers in Pekuncen and Kedungbanteng Districts, Banyumas Regency, Central Java. This research was conducted using descriptive analysis method using a Likert scale. Determining the number of respondents was carried out using stratified random sampling technique,where in this study the number of respondents was 97 farmers. The results of this study are that the majority of cardamom farmers are male and are of productive age. Cardamom farmers have the last education in elementary school (SD) and are in the low education category. Cardamom farmers have only started cultivating cardamom in less than 5 years. The average cardamom farmer has a family of 3-5 people. The socio-economic motivations that encourage farmers to cultivate cardamom are divided into three, namely economic, psychological and sociological motivations. Cardamom farmers in Pekuncen and Kedungbanteng Districts are driven by economic motivation which is in the moderate category. The majority of cardamom farmers are in the low category for fulfilling psychological motivation in cultivating cardamom. Cardamom farmers are driven by sociological motivation which is in the high category.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI STROBERI DI KABUPATEN PURBALINGGA: ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI STROBERI DI KABUPATEN PURBALINGGA Irene Kartika Eka Wijayanti; Dindy Darmawati Putri; Altri Mulyani
AGRONOMIKA Vol 19 No 2 (2021): JURNAL AGRONOMIKA AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroberi merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Purbalingga, tepatnya di Desa Serang Kecamatan Karangreja. Pengembangan tanaman stroberi di daerah tersebut merupakan salah satu unsur pendukung agrowisata stroberi petik sendiri. Jumlah petani yang mengusahakan tanaman stroberi dari tahun ke tahun semakin berkurang dan beralih ke komoditas kentang. Penelitian bertujuan untuk menganalisis biaya, pendapatan, dan kelayakan usahatani stroberi di Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banyumas. Pemilihan lokasi ditentukan secara purposive. Populasi penelitian adalah 110 petani stroberi yang mengusahakan stroberi musim tanam 2019. Penentuan sampel petani sebanyak 35 orang dilakukan dengan metode simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis biaya pendapatan dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penerimaan dan biaya usahatani stroberi sebesar Rp28.805.500,00/1000m2/tahun dan Rp20.213.793,00/1000m2/tahun, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh Rp8.591.707,00/1000m2/tahun. Nilai efisiensi usahatani stroberi sebesar 1,43 menunjukkan bahwa usahatani stroberi di Kabupaten Purbalingga layak untuk diusahakan. Kata kunci : Kabupaten Purbalingga, Kelayakan finansial, Usahatani stroberi.
Kinerja dan Strategi Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani dalam Program Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Cilacap Bambang Maryoto; Nurul Hidayat; Dindy Darmawati Putri; Yusuf Subagyo; Lilik Kartika Sari
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Indonesian Impression Journal (JII)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i9.6990

Abstract

Upaya peningkatan kesejahteraan petani menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pengetahuan, keterampilan, sumber daya, motivasi, serta masalah kelembagaan. Salah satu program pemerintah untuk menjamin transparansi penyaluran pupuk bersubsidi adalah melalui kartu tani. Namun, banyak kelembagaan petani belum berfungsi optimal sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi dalam program ini. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kinerja dan strategi penguatan kelembagaan guna mendukung efektivitas program pupuk bersubsidi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program pupuk bersubsidi, kenerja kelembagaan kelompok tani dan strategi penguatan kelembagaan kelompok tani dalam program pupuk bersubsidi di Kabupaten Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kwantitatif dan kualitatif. Analisis yang dilakukan analisis matriks IFAS dan EFAS, dan analisis SWOT serta analisis QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Program Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Cilacap berdasarkan jumlah petani bertransaksi dalam kategori baik yaitu 68,06 %, Kinerja kelembagaan kelompok kelompok tani dalam penerapan program pupuk bersubsidi termasuk dalam kategori baik dengan capaian 53,52%.  Faktor internal dan eksternal penerapan program pupuk bersubsidi berada pada kuadran I merupakan situasi yang sangat menguntungkan bagi kelompok tani yaitu kelompok memiliki kekuatan untuk memanfaatkan peluang dalam penguatan kelembagaan mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy). Hasil analisis QSPM  diperoleh nilai TAS tertinggi yaitu 6,48 dengan strategi “Pengembangan “DATSUBEMA” (Data, Susun dan Tebus Bersama)”. Prioritas strategi ini adalah mengoptimalkan kekuatan kelompok tani dalam mentaati kesepakatan baik diinternal kelompok maupun ekternal untuk mengoptimalkan peluang bahwa Gabungan Kelompok Tani ditahun-tahun mendatang menjadi titik serah pupuk bersubsidi.