Muhammad Syarif
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perancangan Gedung Olahraga Tennis di Kabupaten Soppeng Rio Trianto; Mursyid Mustafa; Andi Yusri; Muhammad Syarif; Ashari Abdullah; Irnawaty Idrus
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.12521

Abstract

Gedung olahraga tenis ini adalah salah satu fasilitas yang digunakan sebagai sarana dalam mengembangkan minat dan bakat Masyarakat Kabupaten Seppeng terkait dengan olahraga tenis. Dengan adanya fasilitas gedung olahraga tenis ini tentunya diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta baru yang lahir dari tanah Soppeng ini sehingga diharapkan dapat mengembangkan minat masyarakat kepada olahraga tenis ini. Tujuan perancangan gedung olahraga ini tentunya dapat melahirkan atlet dan menumbuhkan minta masyrakat terhadap olahrga ini tentu dengan mengaplikasikan konsep neo vernacular pada bangunan sehingga dapat tetap menjadi bangunan dengan tidak melepaskan budaya arsitektur tradisional daerah Soppeng sehingga dapat menjadi salah satu icon bangunan di Kabupaten Soppeng. Metode yang digunakan dalam melakukan perancangan adalah melakukan pengambilan data penelitian yang akan digunakan sebagai acuan dalam melakukan konsep dan desain perancangan sesuai dengan format kaidah, aturan dan standar baik arsitektural maupun non arsitektural sesuai dengan judul perancangan. Hasil perancangan pusat penelitian ini tentunya mencakup konsep analisis tapak, aktivitas pengguna, kebutuhan ruang, luas ruang, konsep penataan
Perancangan Apartemen Dengan Tema bioclimatic Design di Kota Makassar Heri Hermawan Rahman; Rasmawarni Rasmawarni; Andi Yusri; Muhammad Syarif; Andi Annisa Amalia; Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.8816

Abstract

Saat ini kebutuhan perumahan terus mengalami peningkatan, mengingat perumahan merupakan kebutuhan primer manusia, khususnya pada daerah perkotaan. maka dari itu beberapa alternatif solusi dapat diambil salah satunya adalah membangun perumahan vertikal. Apartemen adalah tempat tinggal suatu bangunan bertingkat yang lengkap dengan ruang duduk, kamar tidur, dapur, ruang makan, jamban, dan kamar mandi yang terletak pada satu lantai, bangunan bertingkat yang terbagi atas beberapa tempat tinggal (Wicaksono, dkk 2020). Arsitektur Bioklimatik adalah suatu pendekatan yang mengarahkan arsitek untuk mendapatkan penyelesaian desain dengan memperhatikan hubungan antara bentuk arsitektur dengan lingkungannya iklim daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah bangunan Apartemen dengan konsep Bioclimatic Design yang mampu memberikan kenyamanan bagi penghuninya sesuai dengan konsep Bioclimatic Design . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dan perancangan. Hasil penelitian ini adalah Perancangan apartemen dengan pendekatan arsitektur bioklimatik di makassar yang berlokasi di Jl. Metro Tanjung Bunga di kec. Tamalate kota makassar memiliki luas lahan sebesar 7 ha dengan total besaraan ruang sebesar 31.200 m 2 . pada podium lantai 1 difungsikan sebagai area publik seperti atrium, coffee shop, supermarket, dan kantor pengelola. Podium lantai 2 difungsikan sebagai area semipublik yaitu sekolah, gym center , musholla dan restoran. Podium lantai 3 difungsikan sebagai area privat yaitu kolam renang yang hanya bisa di akses oleh penghuni apartemen. Bentuk bangunan yang di buat untuk menyesuaikan dengan iklim sekitar tapak dan sesuai dengan tema perancangan yaitu arsitektur bioklimatik.
Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera dengan Konsep Arsitektur Metafora di Kabupaten Wajo Sulfika Safitri; Siti Fuadillah; Andi Annisa Amalia; Muhammad Syarif; Nurhikmah Paddayatu; Rohana Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i1.7304

Abstract

Pusat kerajinan tenun sutera adalah tempat pemusatan suatu kegiatan keterampilan tangan yaitu kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan yang berbahan baku kepompong dalam pembuatan sutera. Kain tenun sutera menjadi kebanggaan masyarakat Bugis yang dahulu hanya bisa digunakan oleh kalangan bangsawan. Namun seiring waktu semakinmodern, kini kain sutera dapat digunakan oleh semua kalangan. Rancangan pusat kerajinan tenun sutera ini dimaksudkan sebagai wadah untuk mengembangkan keahlian masyarakat sengkang, memamerkan dan memasarkan kain tenun sutera. Perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera Dengan Konsep Arsitektur Metafora Di KabupatenWajo, tepatnya di Jl. Budi Utomo.Konsep Arsitektur Metafora merupakan sebuah kiasan atau ungkapan bentuk yang mewujudkan dalam bangunan dengan harapan akan menimbulkan tanggapan dari orang yang menikmati atau memakai karyanya. Hasil perancangan Pusat Kerajinan Tenun Sutera ini mencakup konsep analisis tapak dengan luas 5 ha. Penelitian ini menyimpulkan untuk menciptakan desain yang unik dan menarik melalui konsep arsitektur metafora dalam pengolahan bentuk bangunan, sehinggadengan begitu pengunjung dapat merasakan kesan khas dari Bugis Wajo.
Perancangan Gedung Olahraga Universitas Muhammadiyah Makassar Dengan Pendekatan Analogi Linguistik Amrin Amir; Aris Sakkar; Ashari Abdulah; Mursyid Mustafa; Muhammad Syarif; Citra Amalia Amal
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8738

Abstract

Universitas Muhammadiyah Makassar merupakan universitas swasta terbaik di makassar, di mana universitas ini memiliki kendala pada fasilitas dan sarana untuk berolahraga dengan permasalahan ini , maka di sarakan perlunya gedung olahraga unismuh makassar untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa. Maka di lakukan survei lokasi dan study banding dengan bangunan serupa di beberapa tempat. Hasil dari desain menghasilkan sebuah gambar desain dengan penerapan  konsep analogi linguistic model semiotic yang  menasfisirakan bahawa bangunan yang dibangun merupakan bangunan dari universitas Muhammadiyah makassar yang merupakan bangunan Gedung olahraga yang di isi dari 4 jenis olahraga seperti basket, futsal, bulu tangkis dan voly.
Pendekatan Smart Building pada Perancangan PSM Training Center di Kota Makassar Aldhy Renaldi; Muhammad Syarif; Andi Yusri; Sahabuddin Latif; Ashari Abdullah; Irnawaty Idrus
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14171

Abstract

 Industri sepak bola memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi Indonesia, sepak bola juga merupakan olahraga yang banyak diminati oleh semua kalangan di seluruh dunia, hal ini membuat banyak klub sepak bola di Indonesia berlomba untuk meningkatkan kualitas pemain yang dimiliki. Makassar merupakan ibu Kota Sulawesi selatan, yang memiliki klub sepak bola kebanggaan yaitu PSM Makassar. PSM Makassar juga merupakan salah satu klub yang cukup terkenal dan menjadi klub sepak bola tertua di Indonesia yang berdiri pada 12 November 1915. Namun masalah yang dialami PSM Makassar saat ini adalah minimnya sarana dan prasarana latihan yang dimiliki oleh klub. Dengan hal tersebut merancang PSM Training Center dengan pendekatan smart building di Kota Makassar selain dapat memenuhi segala keperluan dan kebutuhan klub serta pemain juga memberikan kenyamanan dengan penerapan konsep smart building. Adapun metode perancangan yang digunakan yaitu melalui pengumpulan data primer dan data sekunder kemudian dari data survey dan observasi serta data dari instansi selanjutnya melakukan analisis data diantaranya yaitu analisis tapak, analisis fungsi dan program ruang, analisis bentuk dan material, analisis tema perancangan dan analisis sistem bangunan . Lokasi perancangan PSM Training Center berada di Kecamatan Mariso, Kelurahan panambungan Kota Makassar, dengan luas lahan 6,2 Ha. Hasil dari rancangan PSM Training Center berfungsi sebagai wadah bagi pemain dan klub untuk meningkatkan kualitas tim serta dapat menjadi wisata. Pada site plan terdiri dari bangunan utama, asrama, musholla, area parkir, dan beberapa fasilitas servis lainnya. Bentuk banguna merupakan metafora dari bentuk kapal pinisi yang kemudian dijadikan dasar ide desain.
Perancangan Pusat Pertunjukan Seni Musik dan Teater di Kabupaten Toraja Utara dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan rahmat ramadan; Muhammad Syarif; Fitrawan Umar; Irnawaty Idrus; Citra Amalia Amal; Siti Fuadillah A Amin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8796

Abstract

Seni merupakan sebuah ekspresi perasaan manusia, yang di dalamnya mengandung unsur estetika atau keindahan, serta dapat dirasakan oleh panca indra manusia. Perkembangan seni di Indonesia khususnya daerah Toraja Utara sendiri sangatlah baik, ini dibuktikan dengan berdirinya kelompok-kelompok dan grup seni lokal di Toraja, dan banyaknya kegiatan pertunjukan seni yang diselenggarakan tiap tahun. Bahkan, sudah menjadi agenda rutin, sesuai dengan program Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Toraja yaitu mengembangkan pariwisata di Toraja, sebagai tujuan meningkatkan daya tarik wisata di antaranya, mengembangkan event - event baik tradisional maupun modern, atau event tradisional yang dikemas secara modern, dengan memperhatikan kondisi lingkungan sebagai nilai jual. Rancangan ini harus sesuai standar dapat mewadahi segala aktivitas dan pengembangan kesenian, serta menghadirkan sebuah pusat seni yang ramah lingkungan. Seiring perkembangan teknologi dan gagasan perancangan bangunan yang semakin baik dan modern, bangunan saat ini mulai didesain dengan mengintegrasikan potensi alam sekitar dengan ruangan yang ada di dalamnya, yang kita kenal dengan sustainable architecture. konsep arsitektur yang berusaha meminimalkan dampak negatif lingkungan bangunan, dengan efisiensi penggunaan energi, yaitu memanfaatkan sinar matahari sebagai pencahayaan buatan dengan desain bukaan dan sun shading. Material, yaitu menggunakan sebagian material lokal seperti bambu, batu alam, dan kayu sisa bekisting untuk elemen dekoratif interior. Limbah, mengolah kembali limbah untuk kebutuhan bangunan. Ekonomi, memanfaatkan sebagian lahan untuk kegiatan perkebunan sebagai keberlanjutan komoditas dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Perancangan Pusat Kebudayaan Dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Di Kota Timika - Papua Raja Fath; Sahabuddin Latif; Irnawaty Idrus; Muhammad Syarif; Siti Fuadillah A. Amin; Nurhikmah Paddiyatu
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i2.8654

Abstract

Gedung pusat kebudayaan di timika-papua dibutuhkan untuk sarana bagi budaya untuk memamerkan kebudayaan setiap budaya-budaya yang berada di timika-papua. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan gedung pusat kebudayaan di timika-papua. Untuk mendapatkan konsep yang ideal, maka dilakukan survey lokasi dan studi kasus bangunan sejenis di beberapa tempat. Hasil desain telah dilaksanakan dengan menghasilkan gambar desain dengan luas kurang lebih 3 ha, menerapkan konsep dengan pendekatan arsitektur neo vernakular yang dapat menampilkan aplikasi tradisional. Dengan adanya bangunan ini, maka kebutuhan sarana pusat kebudayaan di timika-papua terpenuhi.
Perancangan Kawasan Agrowisata dengan Pendekatan Biophilic di Kota Makassar Muhammad Artha Tiranda; Ashari Abdullah; Irnawaty Idrus; Muhammad Syarif; Sahabuddin Latif; Siti Fuadillah A. Amin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.12502

Abstract

Agrowisata merupakan objek wisata yang memanfaatkan usaha pertanian dengan tujuan untuk memperluas, pengetahuan dan pengalaman reaksi dan hubungan usaha di bidang pertanian. Perancangan kawasan Agrowisata di kota makassar, merupakan salah satu obyek rekreasi di Jl. Pajjaiang, Sudiang Raya, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. yang menawarkan wisata perkebunan, perternakan dan tempat refreshing dengan pendekatan konsep biophilic. Pengunjung dapat terlibat dalam kegiatan pertanian, seperti bercocok tanam, panen, atau merawat hewan ternak. Interaksi langsung dengan alam ini dapat menciptakan pengalaman yang mendalam dan menginspirasi dimana pengunjung dapat merasakan kesempatan untuk merasakan tempat yang sehat, minim tingkat stress, serta menyediakan kehidupan yang sejahtera dengan cara mengintegrasi alam dengan baik. Perancangan Agrowisata dengan pendekatan biophilic dapat membawa manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang positif. Dengan memanfaatkan desain biophilic dapat menekankan pentingnya hubungan manusia dengan alam dan bagaimana integrasi elemen alami dalam berbagai aspek kehidupan kita.
Perencanaan Pusat Kebudayaan Sulawesi Selatan Dengan Konsep Post Modern Syam syam; Muhammad Syarif; Nurhikmah Paddiyatu; Citra Amalia Amal; Siti Fuadillah A. Amin; A. Annisa Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8798

Abstract

Pusat Kebudayaan merupakan tempat atau wadah untuk mengenalkan, membina, dan mengembangkan potensi budaya masyarakat. Sulawesi Selatan berbagai macam kebudayaan tradisional, yang ber anekaragam sehingga dibutuhkan sebuah sarana untuk memfasilitasi kebudayaan tersebut. Sarana ini dibuat agar dapat melestarikan budaya khas Sulawesi Selatan dan diharapkan menjadi ikon di sulawesi selatan. Pusat Kebudayaan ini terletak pada Jl.Dg. Tata Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan yang merupakan kawasan wisatawan, sehingga para wisatawan dapat mengetahui kebudayaan- kebudayaan yang ada di Sulawesi Selatan dengan satu kali kunjungan dan menjadi bagian dari tempat Parawisata di benteng Somba Opu. Konsep Pendekatan pada pusat kebudayaan ini yaitu konsep Post modern yang mengarah atau menuju ke bentuk masa depan agar bangunan tidak termakan oleh Jaman, untuk menerapkan konsep tersebut pada bangunan yang mencerminkan kekhasan Sulawesi Selatan dengan mempertahankan nilai-nilai lokal maka bentuk bangunan akan di bentuk seperti kipas dan topi patonro, selain dari bentuk bangunan akan di terapkan juga pada material fasad yang ber ornamen tradiosonal.
Pendekatan Arsitektur Hijau Pada Perancangan Sekolah Alam Di Kabupaten Bone Ferdi Lamu; Irnawaty Idrus; Siti Fuadillah; Muhammad Syarif; Andi Yusri; Salmiah Zainuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14066

Abstract

Konsep arsitektur hijau merupakan konsep yang berusaha meminimalkan pengaruh buruk terhadap lingkungan alam maupun manusia dan menghasilkan tempat hidup yang lebih baik dan lebih sehat, Perancangan sekolah alam kabupaten bone ini merupakan sekolah alam untuk tingkat pendidikan TK sampai SMA. Mengingat meningkatnya jumlah penduduk di kabupaten Bone, kebutuhan pendidikan ikut meningkat. Permasalahan perancangan terdapat proses belajar yang menitik beratkan aspek intelektual dengan metode yang membosankan di dalam kelas, membuat anak jenuh dan enggan untuk bersekolah. Tujuan perancangan ini adalah dapat mewujudkan sekolah alam yang menerapkan konsep ruang yang menyatu dengan alam, dan proses belajar tidak monoton di dalam kelas dengan menggunakan pendekatan arsitektur hijau. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni pengumpulan data dan analisis data yang sesuai dengan tema perancangan dan pendekatan arsitektur hijau pada Perancangan Sekolah Alam berlokasi di jalan poros Bone-Wajo, Desa Macanang, Kec.Tanete Riattang Barat, Kab. Bone dengan luas lahan 27.580 m² dan luas yang terbangun 2.845 m2. Bentuk bangunan mengadopsi dari bentuk site dan dibagi menjadi beberapa zona yaitu privat, semi privat dan public. Perancangan ini terdiri dari beberapa massa bangunan yaitu bangunan Sekolah, kantor, perpustakaan, musholah, Area pertanian, area peternakan,dan area perikanan. Sekolah alam ini menerapkan beberapa prinsip arsitektur Hijau yaitu Conserving energy, Minimizing new resources dan Respect for site.