Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI EKSPOR SAWIT DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN DAERAH PROVINSI RIAU Nizar, Rini; Latifa Siswati; Amalia; Erick Gunawan Bahar
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas utama yang mendukung perekonomian Indonesia, khususnya sektor pertanian, dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB. Riau, sebagai penghasil terbesar minyak sawit di Indonesia, memiliki sektor perkebunan yang berperan penting sebagai tanaman perdagangan. Penting untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sektor ini, agar dapat membantu evaluasi kebijakan pemerintah dalam pengembangan perkebunan sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekspor sawit dan sejauh mana kontribusinya terhadap pendapatan daerah Provinsi Riau. Model regresi yang digunakan untuk menjelaskan nilai ekspor CPO menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan R-squared yang tinggi dan Multiple R mendekati 1, menandakan kemampuan model yang kuat dalam memprediksi nilai ekspor CPO. Nilai F hitung yang besar dan P-value kecil menunjukkan signifikansi model secara keseluruhan, meskipun beberapa variabel independen tidak signifikan. Selain itu, kontribusi ekspor CPO terhadap PDRB sektor perkebunan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti fluktuasi harga CPO global, kebijakan internasional, kebakaran hutan, dan pandemi COVID-19. Meskipun mengalami penurunan antara 2015 hingga 2019, sektor CPO pulih signifikan pada 2021 dan 2022 berkat lonjakan harga dan permintaan biodiesel, meskipun tantangan dari isu lingkungan dan kebijakan internasional tetap ada.
Analysis of The Potential of Superior Food Crop Commodities in Siak Regency with Geographic Information System (GIS) Visualization Zargustin, Dedi; Harmaidi, Desma; Siswati, Latifa; Nizar, Rini
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL. 25 NO. 01 2026 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.25.01.169-188

Abstract

Regional economic development, in rural areas, relies heavily on the identification of key sectors with the highest growth potential. In this context, the agricultural sector, especially food crop production, is the backbone of local economic resilience. The development of superior food crop commodities in Siak Regency is very important to increase agricultural productivity and the welfare of rural communities. To assess this potential, the study integrated several analysis methods, including the Sectoral Contribution Index (SCI), Growth Ratio Model (GRM), Location Quotient (LQ), and Dynamic Location Quotient (DLQ), which were combined in the Composite Index (CI). In addition, GIS is used to visualize the spatial distribution of these analyses. The results showed that Bungaraya Village and Kemuning Muda Village were the main contributors to rice production in Siak Regency, each accounting for 23% of the total rice production in the area. GRM analysis shows that Temusai Village has the highest growth rate of rice production, even though it is influenced by external factors that cause production fluctuations. The results of the LQ and DLQ analysis show that some villages, such as Bungaraya and Kemuning Muda, not only meet local needs but also have the potential to support exports. The use of GIS to visualize the results of this analysis allows mapping of the spatial distribution and identification of areas with potential for further development. These findings are expected to be the basis for policy-making that supports the development of sustainable agriculture and the improvement of community welfare in Siak Regency.
Kesejahteraan Petani Pola Pertanian Terpadu Tanaman Hortikultura Dan Ternak Siswati, Latifa; Nizar, Rini
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 17 No 1 (2014): Mei 2014
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.701 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v17i1.2041

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesejahteraan petani pola pertanian terpadu tanaman hortikultura dan ternak. Metode penelitian adalah survey dengan menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel dilakukan secara purposif yang mana petani yang dijadikan responden adalah petani yang melakukan pertanian terpadu tanaman hortikultura dan ternak. Hasil penelitian menunjukan Kesejahteraan Objektif : Tingkat Kesejahteraan berdasarkan Indikator BKKBN. Dari indikator kesejahteraan ekonomi tiga per empat petani tanaman hortikultura dan ternak sudah sejahtera 75 %, kurang sejatera 25 %. Kesejahteraan objektif Kesejahteraan berdasarkan garis kemiskinan Biro Pusat Statistik dari pendapatan perkapita Rp 216,606,-. Hal ini masih termasuk kurang sejahtera. Bank Dunia kesejahteraan berdasarkan pendapatan keluarga perhari ; a. 1 US dolar per kapita per hari. b, 2 US dolar per kapita per hari. Hasil penelitian berdasarkan kriteria bank dunia 1 US perkapita perhari 25 % petani tanaman terpadu hortikultura dan ternak miskin atau tidak sejahtera, dan 2 US dolar perkapita perhari 50% petani pertanian terpadu tanaman hortikultura dan ternak miskin atau tidak sejahtera
Ternak Kambing Sebagai Sumber Pendapatan Saat Kelapa Sawit Replanting Menuju Kemandirian Pangan: Goat as a Source of Income at What Time Palm Oil Replanting Towards Food Independence Siswati, Latifa; Nizar, Rini; Insusanty, Enny
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 22 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.049 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v22i2.8354

Abstract

Provinsi Riau saat ini banyak perkebunan kelapa sawit yang seharusnya sudah melakukan peremajaan (Replanting) ,tetapi banyak masyarakat yang tidak mau melakukannya karena tidak punya pendapatan atau berkurang pendapatannya sampai kelapa sawit dapat berproduksi, salah satu yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi keluarga petani adalah dengan melakukan usaha ternak kambing. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan sumber pendapatan petani saat kelapa sawit replanting melalui usaha ternak kambing. Penelitian ini menggunakan metode survey, pengambilan sampel secara purposive sampling, yang dijadikan sampel adalah petani yang memelihara kambing saat kelapa sawit replanting . data diperoleh menghitung pandapatan usaha ternak kambing . Data primer diperoleh langsung dari petani dan data sekunder diperoleh dari instansi dan dinas terkait dengan penelitian ini. Analisa dilakukan dengan menghitung sumber pendapatan petani, .Hasil penelitian ini menunjukan pendapatan petani dari memelihara ternak kambing saat kelapa sawit replanting RP 983.00 perbulan. dengan RCR 1,24.