Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

APPLICATION OF NAHWU IN ARABIC LANGUAGE LEARNING: A CASE STUDY OF BEGINNER STUDENTS Neng Suryanti, Neng Suryanti; Lutfiana Sefira; Nurul Faizah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i9.12195

Abstract

This research discusses how the science of Nahwu is very important for learning Arabic. The science of Nahwu helps us understand how the meaning and structure of sentences change; this is very important to correctly interpret the meaning of the Arabic text. Learning Arabic includes elements such as vocabulary, grammar, phonology, and cultural context. All of these elements contribute to the ability to communicate well. In addition, this study found problems faced by beginners when learning Arabic. They found that it is essential to create a supportive learning environment. To improve student interaction and understanding, qiyasi and istiqraiyah methods are used in Nahwu learning. Structured memorization, practical exercises, and periodic evaluations are methods to improve student understanding. The results show that students' understanding of Arabic sentence structure can be improved by applying the right approach. This study emphasizes the need for a pen.
Pendidikan untuk Perempuan : Kesetaraan Gender Rinanda Ramadhani; Cut Kumala Sari; Nurul Faizah
Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Mei : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sadewa.v3i2.1830

Abstract

The main method to encourage women to achieve gender equality is education. Women have greater opportunities to improve their quality of life, fight for their rights, and actively participate in various aspects of life through education. However, social reality shows that women still face various challenges, such as unequal access to education, patriarchal cultural construction, and limited roles in the public sphere. In this article, the importance of education as a way to encourage women to achieve fair gender equality is discussed. Education not only teaches women what they need to know, but also gives them a critical understanding of their roles and potential. In this context, education must be designed inclusively and responsive to the needs of women, taking into account the social, cultural, and historical aspects that affect their lives. Women's education is essential to building a just, equal, and sustainable society because achieving gender equality in education is not just an individual effort; it also requires systemic support from policies, curricula, and a supportive social environment.
Efektivitas Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Ahmad Ansori; Nurul Faizah; Putri Fajariah; Resky Saputra
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 3 (2025): AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/z2ezjn11

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif, serta untuk menganalisis hubungan antara sarana dan prasarana dengan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur. pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan, memeriksa informasi atau data dari buku, artikel, dan jurnal serta skripsi terdahulu. Data yang dikumpulkan kemudian dikaji dan dianalisis lalu dikritisi secara sistematis menjadi uraian yang naratif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektifitas pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang baik itu seperti, perencanaan berdasarkan kebutuhan dan standar, pengadaan yang transparan, pemeliharaan berkala, evaluasi dan monitoring, serta pelibatan semua pihak. Hubungan antara sarana dan prasarana dengan kualitas pendidikan sangatlah erat, karena sapras yang memadai menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan belajar yang efektif dan proses pembelajaran akan berjalan dengan optimal, sehingga akan berdampak pada kualitas pembelajaran. Abstract The purpose of this study is to examine the effective management of educational facilities and infrastructure, as well as to analyze the relationship between these elements and the quality of learning. This research employs a qualitative method with a literature review as the data collection technique. Data were gathered through the collection and examination of information from books, articles, journals, and previous theses. The collected data were then critically analyzed and synthesized into a systematic and narrative explanation. The findings indicate that effective management of educational facilities and infrastructure includes need- and standard-based planning, transparent procurement, regular maintenance, continuous evaluation and monitoring, and the involvement of all stakeholders. The relationship between facilities and infrastructure and the quality of education is very strong, as adequate resources provide the foundation for a conducive learning environment, allowing the teaching and learning process to run optimally and thus improving learning outcomes.
PERAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK CITA-CITA WARGA NEGARA YANG BERKUALITAS Aprilianti, Putri; Elok Mulazamah; Nurul Faizah; Didik Tri Setiyoko
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v6i1.3837

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam membentuk cita-cita warga negara yang berkualitas mengidentifikasi faktor-faktor pendidikan yang paling berpengaruh dalam pembentukan cita-cita, mengembangkan model pendidikan yang efektif untuk membentuk warga negara yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi siswa, guru, dan orang tua, dalam pembentukan cita-cita, mengidentifikasi jenis cita-cita yang paling umum dikalangan siswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, menganalisis hubungan antara prestasi akademik, partisipasi dalam kegiatan ekstakulikuler, dan pembentukan cita-cita. Mengevaluasi kurikulum dan metode pembelajaran yang ada dalam mendukung pembentukan cita-cita. Mengidentifikasi kendala dan tantangan dalam upaya membentuk cita-cita siswa. Mengembangkan rekomendasi kebijakan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan cita-cita siswa. Pendekatan berbasis literatur digunakan dengan menelaah berbagai karya sastra dan dokumen yang berkaitan dengan pendidikan Pancasila. Dampak globalisasi dan krisis moral siswa yang dapat melemahkan jati diri bangsa merupakan kendala utama. Keluarga, sekolah, dan masyarakat harus bekerja sama untuk mengatasi kendala tersebut. Selain itu, pemanfaatan teknologi modern dipraktikkan dengan mengajarkan siswa cara memanfaatkan internet secara cerdas dan bijaksana. Diharapkan dengan terselenggaranya pendidikan Pancasila yang bermutu akan menghasilkan pribadi-pribadi yang patriotik, intelektual, dan berjiwa besar yang mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan negara. Kajian ini menekankan betapa pentingnya pendidikan Pancasila dalam upaya pembinaan nilai-nilai dan karakter bangsa di masa kini. Dalam rangka mencerdaskan generasi penerus bangsa, pendidikan kewarganegaraan sangatlah penting. Pendidikan Pancasila memampukan peserta didik untuk bersikap proaktif dan bertanggung jawab, yang berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan dengan memperdalam pemahaman tentang hak dan kewajiban warga negara serta cita-cita positif kewarganegaraan, serta membangun landasan yang kokoh dalam mengemban cita-cita bangsa.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Continuance Intention Melalui E-Satisfaction Sebagai Variabel Intervening pada Aplikasi Tanda Tangan Digital (Studi Kasus PrivyID) Nurul Faizah; Umi Widyastuti; Diena Noviarini
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/210aw634

Abstract

This study aims to evaluate the effect of perceived ease of use, perceived value, and perceived security on continuance intention in the use of the PrivyID digital signature application, with e-satisfaction as an intervening variable. This study is motivated by the increasing adoption of digital signature technology in Indonesia, particularly PrivyID, which still faces challenges related to sustained usage. The research uses a quantitative approach with a survey method involving 125 PrivyID users. Data analysis was performed using SmartPLS 4 through the Structural Equation Modeling (SEM) approach based on Partial Least Square (PLS). The results show that the three independent variables (perceived ease of use, perceived value, and perceived security) significantly affect e-satisfaction, which then mediates their effect on continuance intention. These findings emphasize that the level of user electronic satisfaction is a key factor in promoting the continued use of digital signature applications. This research contributes theoretically to the development of user behavior models in the context of financial technology, as well as providing practical implications for service providers like PrivyID to enhance user loyalty through optimizing user experience and service security.  
Exploring The Role of Duolingo in Elevating University Students’ Writing Skills Nurul Faizah; Martinis Yamin; Nisaul Fadillah
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 2 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies (In Press)
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i2.4597

Abstract

This research aims to (1) find out the comparisonof students' writing skills before and after using theDuolingo application and (2) find out theadvantages and disadvantages of students whenusing the Duolingo application. This research usesmixed methods. Data collection techniques includetests, interviews, and documentation methods. The test was carried out in two stages, namely pre-testand post-test. Interview informants were selectedusing purposive sampling techniques. Data were processed using descriptive statistics and Miles Huberman analysis. The research was conductedon 10 English Literature students at UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. The research results showthat based on the results, Duolingo's role canimprove students' writing skills. This can be seenbased on the results of the post-test carried out bystudents. In the post-test assessment, allparticipants obtained higher scores that exceededthe mean. The highest score on the post-test was 95 and the lowest score was 80. There were nostudents below the completeness score and 10 students above the completeness score. Then theaverage post-test score was 89.5. Meanwhile, otherresearch results show that the advantages anddisadvantages of using the Duolingo applicationcan be seen in the interview results. In terms ofadvantages, students believe that Duolingo canimprove their writing skills because there are lotsof features such as flashcards, translations, quizzes, listening sections, exercises, and others. Meanwhile, the disadvantage of using theDuolingo application is that this application takesup a lot of memory space on the cellphone whenthe user uses it all the time, especially when itreaches a high level or unit.
Analisis Risiko K3 Pada Kegiatan Reparasi Kapal dengan Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) dan Metode Job Safety Analysis (JSA) pada PT. NF Nurul Faizah; Erlina Purnamawati; Tranggono
JUMINTEN Vol. 2 No. 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : Teknik Industri - UPN "Veteran" Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.316

Abstract

Industri galangan kapal adalah industri yang bergerak di bidang jasa pembuatan kapal dan jasa perbaikan kapal. Kegiatan perbaikan kapal banyak mengandung risiko, salah satunya adalah aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pengendalian atau kontrol dilakukan dengan menajemen risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat risiko dalam aktivitas reparasi kapal atau perbaikan kapal, pengendalian risiko serta usulan perbaikan. penelitian ini mengidentifikasi risiko berdasarkan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) dan Metode Job Safety Analysis (JSA), selanjutnya dilakukan penilaian risiko dan kemudia metode JSA digunakan untuk membuat penentuan yang lebih rinci untuk pekerjaan berisiko tinggi. Langkah terakhir dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiaman mengelola risiko dan memeberikan usulan perbaikan. Hasil identifikasi risiko dan penilaian dengan matriks risiko dari 4 pekerjaan yang diamati pada kegiatan reparasi kapal, 1 pekerjaan berisiko sedang dan 3 pekerjaan berisiko tinggi. Dari tiga pekerjaan dengan level risiko tinggi tersebut terdapat 6 risiko ekstrim.
DESA PENGLIPURAN SEBAGAI SIMBOL PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL BALI Ariya Saputra; Dinda Nila Sabrina; Nurul Faizah; Anisatun Awaliyah; Atikah Mumpuni
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2149

Abstract

Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, merupakan salah satu desa adat yang terkenal karena kemampuannya menjaga nilai-nilai kearifan lokal, baik dari segi struktur sosial, tata ruang, hingga praktik budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pelestarian kearifan lokal di Desa Penglipuran, peran kepala adat dan masyarakat, serta tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan budaya lokal di tengah perkembangan pariwisata dan modernisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Desa Penglipuran dalam menjaga kearifan lokal dipengaruhi oleh filosofi hidup masyarakat yang berlandaskan Tri Hita Karana dan Tri Mandala, serta sistem sosial adat yang kuat. Namun demikian, tantangan berupa komersialisasi budaya dan pergeseran nilai pada generasi muda menjadi ancaman yang harus diantisipasi dengan pendekatan kolaboratif dan edukatif. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian kearifan lokal memerlukan komitmen lintas generasi dan adaptasi terhadap konteks sosial modern.
Learning Loss Lessons in Moji-Goi Sri Aju - Indrowaty; Eti Setiawati; Wiranto Aji Dewandono; Nurul Faizah; Sofyan Sukrian Sachputra; Sony Difa Febrianda
EDUCATIO : Journal of Education Vol 9 No 1 (2024): May 2024
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

After the COVID-19 pandemic for approximately 2 years, a lot of learning that is usually face-to-face is finally done online or in hybrid ways. Certain learning phases, like writing hiragana, katakana, and kanji in a face-to-face classroom, are not transferable to online learning. The goal of this study is to mitigate the learning loss that happens when face-to-face instruction in Japanese language classes is substituted by online learning. The method used is descriptive qualitative by presenting various ways of teaching Moji-Goi using learning media and YouTube. According to John Keller (2021), learning should use the ARCS method (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) so that learning loss can be overcome with various treatments including the ARCS method and various uses of media such as cards, games, songs, role-play, and YouTube. This research also intends to introduce JF (Japan Foundation) Standard learning and share information about Japanese language teaching, especially about Moji-Goi (Vocabulary-letters)
Parental Strategies in Shaping Early Childhood Politeness Perception to Maintain Eastern Cultural Values Nurul Faizah; Riska Amaliah; Sri Hardiyanti; Wildan Hidayat; Saiful; Nur Qalbi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4469

Abstract

Globalisasi dan perluasan media digital telah mengubah pola interaksi sosial secara signifikan, sehingga diperlukan fokus pada bagaimana kesantunan anak usia dini dipertahankan dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana orang tua membentuk persepsi kesantunan anak melalui interaksi sehari-hari dan menguji bagaimana praktik tersebut berkontribusi pada pemahaman mereka tentang komunikasi yang sesuai secara budaya. Dengan menggunakan desain kualitatif deskriptif-interpretatif, data dikumpulkan dari dua belas orang tua di Sulawesi Selatan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipan terhadap rutinitas harian, dan analisis dokumen. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keteladanan orang tua merupakan strategi utama dalam menanamkan kesantunan, yang mencakup ekspresi verbal maupun perilaku nonverbal seperti isyarat hormat dan istilah sapaan. Selain itu, orang tua menggunakan bimbingan verbal, koreksi perilaku, dan penguatan positif untuk menginternalisasi kesantunan sebagai nilai moral dan budaya. Temuan ini juga menyoroti bahwa orang tua secara aktif membingkai kesantunan untuk menangkal pengaruh eksternal dari teman sebaya dan media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi orang tua yang konsisten sangat menentukan dalam menginternalisasi kesantunan sebagai praktik sosial berbasis budaya yang menjaga nilai-nilai Timur seperti adab, hormat, dan siri’.