Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Advancing agricultural development through horticultural extension services Wiraguna, Edi; Ardiansyah, Agi Juan; Rochmah, Hidayati Fatchur; Meliala, Merry Gloria; Azhar, Aidil; Dahliani, Lili; Purnamawati, Iis; Russianzi, Wanda; Muliasari, Ade Astri; Dardanella, Derry
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 4 (2024): October, Social Issue and Education
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i4.41449

Abstract

Horticultural extension services in Bogor are instrumental in promoting agricultural development by enhancing the productivity and sustainability of local horticultural practices. This study emphasizes the empowerment of women farmer groups, known as Kelompok Wanita Tani (KWT), to improve horticultural production through targeted initiatives such as providing essential production facilities and enhancing the skills of farmers and extension officers. Data collection was conducted from July to September 2024, using questionnaires and surveys to assess the knowledge of KWT members before and after extension activities. The results indicated a significant increase in knowledge related to horticultural crop cultivation, with pre-test scores rising from 69% to 87% post-training, demonstrating a 17% improvement (P0.01). This improvement in knowledge and practices is a promising sign for the future of horticultural development. Correlation analysis revealed interesting relationships among agricultural knowledge, educational background, age, and agricultural experience. This research highlights the crucial role of extension services in disseminating knowledge and best practices, ultimately improving the livelihoods of farmers in Bogor and contributing to the local economy.
OPTIMASI LAHAN REPLANTING KELAPA SAWIT DENGAN SISTEM TUMPANGSARI JAGUNG (Zea mays L) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L) Rochmah, Hidayati Fatchur; Suwarto, Suwarto; Muliasari, Ade Astri
JURNAL SIMETRIK Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i1.199

Abstract

Tanaman kelapa sawit harus direplanting jika sudah memasuki usia 25 tahun. Areal replanting tanaman kelapa sawit yang terbuka akan membuat tanah menjadi kering, padat dan akan mudah tercuci sehingga akan menjadi kurang subur. Oleh karena itu diperlukan upaya konservasi tanah. Pola tanam tumpangsari dapat dijadikan alternative untuk melakukan konservasi tanah pada areal replanting kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan, Institut Pertanian Bogor mulai bulan Februari 2018 sampai Mei 2018. Rancangan percobaan secara rancangan kelompok lengkap teracak dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu monokultur jagung, monokultur kacang tanah,  tumpangsari 1 baris jagung + 1 baris kacang tanah dan tumpangsari 1 baris jagung + 2 baris kacang tanah. Hasil pertumbuhan tanaman jagung menunjukkan bahwa perlakuan tumpangsari menghasilkan pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun yang lebih baik dibandingkan tanaman monokultur jagung. Hasil yang sama juga ditunjukkan pada tanaman kacang tanah dimana perlakuan tumpangsari menunjukkan pertumbuhan tanaman kacang yang lebih baik dibandingkan monokultur kacang tanah. Pada peubah hasil tanaman per ha menunjukkan bahwa perlakuan monokultur jagung menghasilkan hasil per ha yang lebih tinggi dibandingkan system tumpangsari. Perlakuan monokultur jagung dan kacang tanah menghasilkan hasil per ha lebih besar dibandingkan perlakuan tumpangsari. Akan tetapi nisbah kesetaraan lahan (NKL) perlakuan tumpangsari menunjukkan hasil >1. Nisbah kesetaraan lahan perlakuan tumpangsari 1 baris jagung + 1 baris kacang tanah yaitu 1.40 dan tumpangsari 1 baris jagung+ 2 baris kacang tanah yaitu 1.46.