Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP DAN PENGGUNAAN GAME SIMULATION SEBAGAI MEDIA CHEMO-EDUTAINMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR, KREATIVITAS, DAN LIFE SKILL Mursiti, Sri; Wahyukaeni, Titi; -, Sudarmin
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada matakuliah Kimia Organik Bahan Alam, dosen diharapkan dapat melaksanakanpembelajaran kimia dengan pendekatan CEP (Chemo-entrepreneurship) dengan penggunaangame simulation sebagai media CET (Chemo-edutainment) untuk meningkatkan hasil belajar,kreativitas, dan life skill mahasiswa dalam proses belajar mengajar, dan memberikan bekalserta contoh kepada mahasiswa kemudian mahasiswa mengimplementasikannya di sekolahlatihan pada saat praktek pengalaman lapangan (PPL). Penelitian dilakukan di JurusanKimia FMIPA UNNES. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa semester 6 yang sedangmenempuh matakuliah Kimia Organik Bhan Alam sebanyak 40 orang. Pengumpulan datamenggunakan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkanmahasiswa yang memperoleh nilai post test e” 65 sebesar 87,5% pada siklus I dan 100%pada siklus II. Tolok ukur keberhasilan penelitian adalah sekurang-kurangnya 75% mahasiswamemperoleh nilai e” 65 pada siklus I dan 85% pada siklus II sehingga penelitian tindakan kelasini dikatakan berhasil. Tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran dengan pendekatanCEP dan media CET sudah baik, hal ini ditunjukkan dengan hasil kuesioner yang memperolehskor 1254 terdapat pada range skor 961 - 1282 dengan kriteria setuju. Berdasarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan CEP danpenggunaan game simulation sebagai media CET sangat efektif untuk meningkatkan hasilbelajar, kreativitas, dan life skill mahasiswa.Kata Kunci: game simulation, chemo-edutainment, life skill 
SINTESIS FATTY ACID METHYL ESTHER DARI MINYAK BIJI MAHONI (SWIETENIA MACROPHYLLA, KING) DAN UJI PERFORMANCE-NYA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF PADA MESIN DIESEL Mursiti, Sri; Kusumaningtyas, Ratna Dewi; Matsjeh, Sabirin; Mustofa, Mustofa
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5425

Abstract

Fatty acid methyl ester (FAME) merupakan bahan bakar alternatif pada mesin diesel yang terbarukan. Penelitian ini mensintesis FAME melalui transesterifikasi minyak biji mahoni dengan metanol menggunakan katalis KOH. Tujuannya (1) mendapatkan kondisi optimal sintesis FAME, (2) mengetahui sifat fisis FAME, dan (3) mengetahui performancenya. Minyak biji mahoni memiliki bilangan asam yang tinggi (29,86 mg KOH/ g minyak) sehingga dilakukan esterifikasi. Esterifikasi dilakukan pada suhu 35°C menggunakan katalis H . Transesterifikasi dilakukan dengan perbandingan minyak: metanol= 4:1. Variasinya suhu (30°C - 60°C) dan konsentrasi KOH (0,5% - 1% berat minyak). Didapatkan kondisi optimum reaksi transesterifikasi pada suhu 60°C, konsentrasi KOH 0,75%, waktu reaksi 60 menit, serta rasio volume minyak:metanol= 4:1, dan didapatkan yield sebesar 83,9742%. FAME diuji sifat fisisnya dengan variasi perbandingan FAME:solar: butanol sebesar 1:0:0, 1:1:1, dan 1:2:2. Pengujian meliputi densitas, korosi lempeng tembaga, color ASTM, viskositas kinematis, flash point, pour point, kandungan air, serta CCR. Hasilnya dibandingkan dengan standar kualitas biodiesel (SNI). Data menunjukkan bahwa semua komposisi campuran FAME:solar belum memenuhi persyaratan standar. Uji performance secara lengkap belum dapat dilaksanakan karena dapat menyebabkan kerusakan mesin, tetapi performance konsumsi FAME pada mesin diesel tidak jauh berbeda dengan konsumsi solar pada mesin diesel, tetapi emisinya lebih rendah.
Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Biji Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Sediaan Gel Hand Sanitizer Oktaviana, Sella; Mursiti, Sri; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK     Oktaviana, Sella. 2018. Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Biji Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Sediaan Gel Hand Sanitizer. Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Dr. Sri Mursiti, M.Si; Dr. Nanik Wijayati, M.Si   Kata kunci: Biji Mengkudu, Antibakteri, Gel hand sanitizer, Alkaloid Kesehatan merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan. Berbagai jenis virus, bakteri, dan jamur menempel ke tangan setiap hari melalui kontak fisik. Penggunaan antiseptik gel tangan yang mudah dan praktis ini semakin diminati oleh masyarakat, penggunaan bahan kimia dalam sediaan pembersih tangan gel memiliki efek samping yang berbahaya dan dapat mengiritasi kulit. Biji mengkudu mengandung senyawa aktif yaitu senyawa alkaloid, tanin, saponin dan glikosida jantung, sehingga mereka memiliki aktivitas antibakteri. Isolasi alkaloid telah dilakukan pada ekstrak etanol biji mengkudu dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut etil asetat. Pengujian  aktivitas antibakteri pada ekstrak etanol biji mengkudu sebelum diformulasi terhadap bakteri E. coli dengan konsentrasi 0,5%; 1,0%; 1,5%; 100% sebesar 0,42 mm, 1,27 mm, 2,15 mm, 5,98 mm dan pada  bakteri S. aureus sebesar 0 mm, 0,8 mm, 1,03 mm, 5,97 mm. Sedangkan pengujian aktivitas antibakteri sesudah diformulasi pada ekstrak etanol biji mengkudu terhadap bakteri E. coli dengan konsentrasi 0,5%; 1,0% dan 1,5% memiliki area penghambatan sebesar 1,02 mm, 2,65 mm, 4,68 mm dan pada bakteri S. aureus sebesar 0,03 mm, 1,37 mm, 2,82 mm. Pengujian aktivitas antibakteri pada ekstrak etanol biji mengkudu sesudah diformulasi  dengan konsentrasi 0,5%; 1,0% dan 1,5% menunjukkan area penghambatan terbesar terjadi pada konsentrasi 1,5% untuk bakteri E. coli sebesar 4,68 mm dan terhadap bakteri S.aureus sebesar 2,82 mm. Analisis senyawa dalam ekstrak etanol dan ekstrak etil asetat biji mengkudu menggunakan FT-IR, ekstrak etil asetat dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Senyawa yang diduga memiliki aktivitas antibakteri dalam ekstrak etanol biji mengkudu adalah senyawa senyawa alkaloid indol.
Sintesis Nanopartikel Emas dengan Bioreduktor Minyak Atsiri Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii) Marfina, Apriza; Cahyono, Edy; Mursiti, Sri; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Absrak Nanoteknologi diaplikasikan secara luas di bidang sains dan teknologi dengan tingkat molekul dalam skala normalnya 1-100 nm. Pegunaan tumbuhan sebagai bioreduktor dalam green synthesis nanopartikel berhubungan dengan kandungan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan. Minyak atsiri merupakan salah satu senyawa metabolit sekunder yang mudah menguap (volatil).Komponen utama minyak atsiri kayu manis adalah sinamaldehida merupakan senyawa yang memiliki gugus fungsi aldehida dan alkena terkonjugasi cincin benzena. Penelitian ini bertujuan untuk kemampuan bioreduktor dalam mensintesis nanopartikel emas dan karakteristik  nanopartikel emas. Minyak kayu manis diperoleh melalui proses destilasi uap air. Nanopartikel emas disintesis dengan pendekatan green synthesis, dengan cara mereduksi HAuCl4 berbagai konsentrasi dengan bioreduktor.  Hasil  analisis GC-MS minyak kayu manis diperoleh kadar sinamaldehid sebanyak 49,61%. Hasil analisis FTIR pada minyak atsiri kayu manis menunjukkan adanya gugus CHO aldehida pada pita serapan 2820,1 cm-1, 2743,54  cm-1, gugus C=C alkena pada pita serapan 1676,91cm-1, 1577,12 cm-1, hal ini menunjukkan adanya senyawa sinamaldehida. Nanopartikel emas yang dikarakterisasi menggunakan PSA memiliki ukuran partikel sebesar 140 nm dan ukuran nilai PI sebesar 0,315. Abstract Nanotechnology is widely applied in the fields of science and technology with molecular levels in the normal scale of 1-100 nm. The use of plants as bioreductors in green synthesis nanoparticles is related to the content of secondary metabolites which have antioxidant activity. Essential oil is one of the volatile secondary metabolites (volatiles). The main component of cinnamon essential oil is cinnamaldehyde, a compound that has a functional group of aldehydes and a benzene ring conjugated alkene. This study aims at the ability of bioreductors to synthesize gold nanoparticles and the characteristics of gold nanoparticles. Cinnamon oil is obtained through a steam distillation process. Gold nanoparticles are synthesized with the green synthesis approach, by reducing HAuCl4 various concentrations with the bioructor. The results of GC-MS cinnamon oil obtained 49,61% cinnamaldehyde. The results of FTIR analysis on cinnamon essential oil showed CHO aldehyde group on absorption band 2820,1 cm-1, 2743,54 cm-1, group C = C alkene on absorption band 1676,91cm-1, 1577,12 cm-1 , this indicates the presence of cinnamaldehyde compounds. Gold nanoparticles characterized using PSA have a particle size of 140 nm and a PI value of 0.315.
The Effectiveness of Multimedia-Based Blended Learning Method for Analysis of the Concept Understanding and Characters Development of Students in Hydrocarbon Compound Subject Matter Inayah, Nurul; Imam Supardi, Kasmadi; Mursiti, Sri
Journal of Innovative Science Education Vol 9 No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.308 KB) | DOI: 10.15294/jise.v8i3.35928

Abstract

The development of communication and information technology has become an opportunity in the development of learning. Conventional learning is no longer effective in improving student learning outcomes. So it is important to apply technology integration as a medium and resources in a blended learning system. This study aims to measure how effective the application of blended learning in improving the learning outcomes in hydrocarbon compound. Using quantitative methods, this research is experimental research. The research object was divided into control class and experimental class, data mining was carried out with test and questionnaire. The analysis technique uses N-Gain Score and One-sample T-Test with counting technique assisted by IBM SPSS Statistics 22. The results showed that the application of blended learning to increase students' conceptual understanding in the category of "quite effective" with an increase in the percentage of concept understanding scores in the experimental class by 57.80% was far higher than the increase in the control class by 15.51%. Increasing the character development of students through blended learning is high. The lowest value (lower) is 3.6095 while the highest value (upper) is 3.6858 with an average value of 3.64 can be categorized as high.
Isolasi, Identifikasi, dan Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Alkaloid pada Daun Pepaya Jati, Ninda Kirana; Prasetya, Agung Tri; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 42, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit yang disebabkan oleh infeksi biasanya diatasi dengan menggunakan antibiotik. Antibiotika atau antibakteri dapat diperoleh dari senyawa bahan alam. Di dalam ekstrak daun pepaya terkandung alkaloid karpain yang berfungsi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui senyawa kimia apa saja yang terkandung dalam daun pepaya dan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun pepaya dan senyawa alkaloid hasil isolasi sebagai antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus. Tahapan penelitian dimulai dari pembuatan ekstrak daun papaya, uji skrining fitokimia (uji alkaloid, uji flavonoid, uji saponin, uji tanin, dan uji steroid dan triterpenoid), isolasi alkaloid, dan uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya memiliki daya hambat bakteri lebih kuat dibandingkan isolat alkaloid. Pada inkubasi selama 1×24 jam daya hambat bakteri E. coli dari ekstrak etanol daun pepaya lebih kuat dibandingkan alkaloid yaitu 16,1 mm. Pada inkubasi selama 5×24 jam daya hambat bakteri semakin meningkat yaitu 17,1 mm. Senyawa aktif yang terkandung dalam daun pepaya adalah tanin, alkaloid, flavonoid, steroid, dan saponin.
Exploration of Multiple Intelligences for High School Students in Chemistry Learning in Semarang City Fadloli, Muhammad; Sumarti, Sri Susilogati; Mursiti, Sri
Journal of Innovative Science Education Article In Press
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jise.v9i3.41411

Abstract

Theory of Multiple Intelligences in education world is less so concerned. Some chemistry teachers who teach high school students in Semarang City are not aware to this theory due to lack of references. This research aims to know the level of Multiple Intelligences of high school students in Semarang City in chemistry studies according to the indicators as described by Howard Gardner. Those indicators are intelligences of verbal-linguistic, logical-mathematical, visual-spatial, physical-kinesthetic, musical-rhytmic, intrapersonal, interpersonal, and naturalist. This research is conducted in three schools which takes fifty students of XI IPA from each school using random and simple in retrieving the data. That data is collected using questionnaires which are shared to students to know the level of Mutiple Intelligences. The research data is analyzed descriptive-quantitatively, that quantitative data is only used as means of categorizing the level of students’ intelligences. The result of this study is obtained various data on each indicator. The result of quantitatively data analysis shows that naturalist intelligence is obtained at the highest percentage of 71.10%, while verbal-linguistic intelligence is obtained at the lowest percentage of 62.23%. The result of this research can be used as a reference and consideration of high school teachers in formulating a lesson plan that will be applied in chemistry learning. Based on the result of this research, it can be concluded that the level of students’ Multiple Intelligence in chemistry learning is averagely categorized as “hight level”.
Pengaruh Praktikum Berbasis Guided Inquiry Berbantuan Virtual Lab terhadap Keterampilan Proses Sains Cahyaningrum, Intan; Mursiti, Sri; Sumarni, Woro; Harjono, Harjono
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab terhadap keterampilan proses sains siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bringin dengan populasi kelas XI MIPA yang terdiri dari empat kelas, pengambilan sampel secara purposive sampling dan didapatkan kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen serta kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design dengan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar soal. Kelas eksperimen diberi perlakuan pembelajaran metode praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran metode praktikum model konvensional. Hasil analisis keterampilan proses sains siswa secara keseluruhan menunjukkan bahwa treatment berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa berdasarkan uji t diperoleh nilai thitung (6,55) > ttabel (1,67). Keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu sebesar 85,87% dan 82,54% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan uji pengaruh antar variabel didapatkan hasil korelasi biserial sebesar 0,7219 yang termasuk dalam kategori kuat sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab berpengaruh kuat terhadap keterampilan proses sains siswa. Kata Kunci: guided inquiry; keterampilan proses sains; virtual lab
Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Triterpenoid dari Biji Karika (Carica pubescens) Farikhah, Aflin Nur; Mursiti, Sri; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i2.33173

Abstract

Karika merupakan tumbuhan khas dataran tingi Dieng yang bijinya dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai obat karena didalamnya terdapat kandungan metabolit sekunder diantaranya adalah senyawa triterpenoid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa aktif dalam ekstrak biji karika dan efektivitasnya sebagai bakteri. Ekstraksi senyawa aktif biji karika menggunakan metode maserasi dengan pelarut n-heksan dan etanol. Ekstrak etanol dipartisi menggunakan metode ekstraksi cair-cair dengan pelarut petroleum eter. Hasil partisi dilakukan uji antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Isolat diidentifikasi menggunakan spketrofotometer UV-Vis dan spektrofotometer FT-IR. Hasil identifikasi menunjukkan isolat memiliki serapan maksimum pada panjang gelombang 245 nm serta memiliki gugus fungsi O-H, C-H alifatik, C=O, gem dimetil, -C-O. Uji antibakteri yang dilakukan menggunakan metode cakram, dari hasil yang didapat menunjukkan senyawa triterpenoid hasil isolasi memiliki aktivitas antibakteri lemah dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
The Effect of Using Problem Based Chemical Module Assisted by the Quartchem Card on Students Learning Outcomes and Creativity Ningtyas, Yanuar Ayu; Haryani, Sri; Mursiti, Sri
Journal of Innovative Science Education Article In Press
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jise.v10i1.14203

Abstract

Following education in the 21st century, students must to having a lot of skills one of them is creativity. Fresh graduates of vocational high school required to have high creativity. Low students creativity being a problem that must be faced by the teacher. This study aims to find the effect of the problem-based chemistry module with the help of Quartchem cards on student learning outcomes and student achievement in chemistry learning on the subject of chemical bonding. Grade X motorcycle engineering which consist of three class used for population of this research. The sampling technique was carried out by cluster random sampling with class X TSM 3 as the experimental class and class X TSM 2 as the control class. Data collection was carried out by three methods, there are documentation method, test method, and observasion sheets method. The test method is used to measure students 'cognitive learning outcomes using the pre-test and post-test question instruments, while the observation sheet method is used to measure students' creativity using the student's creative product observation sheet. The test method is used to measure students 'cognitive learning outcomes using the pre-test and post-test question instruments, while the observation sheet method is used to measure students' creativity using the student's creative product observation sheet. The results showed that the experimental class learning outcomes average was 86.20 and the control class was 81.96 while the average creativity of the experimental class was 84.379 and the control class was 72.3. The results of data analysis with the t-test of the right side for student learning outcomes obtained tcount 2.212 and for creativity obtained tcount 11.94 with t table 1.67 shows that there is an effect of problem-based chemistry modules assisted by Quartchem cards on student learning outcomes and creativity.
Co-Authors - Jumaeri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Binadja Aditya Marianti Agung Tri Prasetya Amalina, Nur Dina Antonius Tri Widodo Arini Ainul Hanifah Aryono Adhi, Aryono Asih, Amanah Galih Asih, Amanah Galih Asokawati, Bunga Mahardhika Astari, Putri Dyah Cahyaningrum, Intan Dian Sri Asmorowati Dianto - E Kusumo, E Edy Cahyono Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo, Ersanghono Fadloli, Muhammad Farikhah, Aflin Nur Feliana, Kiki Feliana, Kiki Futri, Shafira Septiana Harjono Harjono Ida Nur Laelly Imam Supardi, Kasmadi Jati, Ninda Kirana Jatmiko, Miracela Putri Jumina Jumina Kusoro Siadi M H Setiawan, M H M. Alauhdin, M. Mabruroh, Eva Qomariyah Mabruroh, Eva Qomariyah Marfina, Apriza Maulana, Alfian Maulana, Alfian Muhammad Afif Mustofa . Mustofa Mustofa Nada, Ella Izzatin Nanik Wijayati Negara, Legendra Gantar Ningtyas, Yanuar Ayu Novia Tina Anjani, Novia Tina Nufus, Khayatun Nufus, Khayatun Nugraha, Aditya Cahya Nugraha, Aditya Cahya Nuni Widiarti Nur Hidayah Nurcahyo, Bowo Nurcahyo, Bowo Nurul Inayah Oktaviana, Sella Parmin Patricia, Novita Prayitno, Mohammad Agus Putri, R Ratna Dewi Kusumaningtyas Rizalina, Hartias Rizalina, Hartias Rizkita, Aden Dhana S Matsjeh Sabirin Matsjeh Saptorini - Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah Sholehah, Intan Kharyna Siti Handayani siti novita sari, siti novita Sitompul, Faya Nuralda Sri Haryani Sri Mantini Rahayu S Sri Susilogati Sumarti Sudarmin - Sudarmin, . Sudarmin, . Sumarni, W Supartono - Supartono, Supartono Syifa Fauziyah, Syifa Talitha Widiatningrum Titi Wahyukaeni Triastuti Sulistyaningsih Tunnisa, Tasqia Tunnisa, Tasqia Veronita, Fanna Veronita, Fanna Woro Sumarni Yanti, Arisma Yanti, Arisma Yuka Ediristianto