Claim Missing Document
Check
Articles

Isolation, Identification, and Activity Test of Flavonoid Compounds in Jamblang Leaves (Syzygium cumini L.) Skeel Jatmiko, Miracela Putri; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v10i2.47037

Abstract

Jamblang (Syzygium cumini L.) Skeel is a plant that has the potential to be a natural antioxidant. The jamblang plant contains chemical compounds including alkaloids, flavonoids, resins, tannins, and essential oils. This study aims to identify the class of flavonoid compounds contained in jamblang leaves using a spectrophotometer UV-Vis and FTIR and to determine the antioxidant activity of jamblang leaf determined by the percentage of resistance. Determination result of antioxidant activity in ethanol extract, ethyl acetate and isolate of jamblang leave against ABTS (2,2-azino-bis(3-etilbenzotiazolin)-6-asam sulfonat) the highest percentage was shown at 40 ppm of ethyl acetate extract equal is 46,77%. The Identification results of isolate jamblang leave contained flavonoid compounds from the flavonol groups.
KEEFEKTIFAN VIDEO PEMBELAJARAN ETNOSAINS DALAM MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA Asih, Amanah Galih; Sudarmin, .; Mursiti, Sri
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian eksperimen ini adalah untuk mengetahui keefektifan video pembelajaran Etnosains dalam model pembelajaran Direct Instruction terhadap berpikir kritis siswa. Penelitian dilakukan di MA Negeri Gombong. Kelas sampel dipilih dua dari enam kelas secara random sampling. Data kemampuan berpikir kritis diambil berdasarkan metode tes. Tes dilakukan setelah kedua kelas sampel diberikan perlakuan. Kelas kontrol diberi perlakuan berupa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Direct Instruction. Kelas eksperimen diberi perlakuan berupa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Direct Instruction bermedia video pembelajaran Etnosains. Instrumen yang digunakan adalah soal uraian sejumlah 15 butir soal. Instrumen tersebut disusun berdasarkan indikator berpikir kritis dari Ennis. Teknik analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan data berpikir kritis kedua kelas memiliki selisih proporsi interval kelas maksimal 0.162 dengan masing-masing kelas berjumlah 37 siswa. Tingkat berpikir kritis kelas kontrol dan eksperimen adalah 48.65% dan 78.84%. Simpulan penelitian ini adalah video pembelajaran Etnosains dalam model pembelajaran Direct Instruction efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Model Pembelajaran Direct Instruction, Video Pembelajaran Etnosains
Pengaruh Praktikum Berbasis Guided Inquiry Berbantuan Virtual Lab terhadap Keterampilan Proses Sains Cahyaningrum, Intan; Mursiti, Sri; Sumarni, Woro; Harjono, Harjono
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab terhadap keterampilan proses sains siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bringin dengan populasi kelas XI MIPA yang terdiri dari empat kelas, pengambilan sampel secara purposive sampling dan didapatkan kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen serta kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design dengan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar soal. Kelas eksperimen diberi perlakuan pembelajaran metode praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran metode praktikum model konvensional. Hasil analisis keterampilan proses sains siswa secara keseluruhan menunjukkan bahwa treatment berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa berdasarkan uji t diperoleh nilai thitung (6,55) > ttabel (1,67). Keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu sebesar 85,87% dan 82,54% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan uji pengaruh antar variabel didapatkan hasil korelasi biserial sebesar 0,7219 yang termasuk dalam kategori kuat sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab berpengaruh kuat terhadap keterampilan proses sains siswa. Kata Kunci: guided inquiry; keterampilan proses sains; virtual lab
ISOLASI FLAVONOID DARI BIJI MAHONI (Swietenia macrophylla, King) DAN UJI AKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIBAKTERI sari, siti novita; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i3.9278

Abstract

Flavonoid merupakan kelompok senyawa metabolit sekunder yang banyak terdapat pada tumbuh – tumbuhan, salah satunya adalah famili meliaceae yaitu pada tanaman mahoni yang terdapat pada bijinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter senyawa flavonoid dan mengetahui konsentrasi hambat minimum yang paling kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil identifikasi senyawa flavonoid menunjukkan adanya gugus fungsi C-H alifatik, C=O, C=C aromatik, C-O, C=C, dan C-H aromatik pada spektrofotometer IR serta munculnya puncak spektrum pada panjang gelombang 240 nm dan 236 nm pada spektrofotometer UV-Vis, dari hasil yang didapat bahwa senyawa flavonoid hasil isolasi dari biji mahoni merupakan golongan isoflavon. Uji antibakteri yang dilakukan menggunakan metode cakram dari hasil yang didapat menunjukkan senyawa flavonoid hanya berpotensi terhadap bakteri gram negatif dengan konsentrasi hambat minimum 6,5% paling kuat untuk menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
ANTIBAKTERI SABUN MANDI CAIR EKSTRAK KERSEN (Muntingia Calabura L) TERHADAP Pseudomonas aeruginosa dan Streptococcus pyogenes Anjani, Novia Tina; Supartono, Supartono; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i3.10388

Abstract

Buah kersen memiliki banyak sekali kegunaan, diantaranya mengatasi diabetes, mengatasi radang tenggorokan, dapat meringankan gejala pilek dan flu, dapat mengatasi kejang di saluran cerna akibat diare dan gastritis, serta dapat digunakan sebagai antibakteri (antiseptik) dan anti tumor. Menggunakan ekstraksi maserasi dengan pelarut n-heksan dan metanol serta uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak murni buah kersen menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa sebesar 16 mm dengan kontrol negatif sebesar 9 mm dan menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes sebesar 28 mm dengan kontrol negatif sebesar 20 mm. Ekstrak dalam sabun mandi  cair konsentrasi 10, 20, dan 30%  menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa sebesar 16,4; 16,8  dan 17 mm. Sediaan juga diuji terhadap bakteri Streptococcus pyogenes, daya hambatnya yaitu 28,5; 29,1  dan 29,9 mm.  Hasil UV-Vis menunjukkan puncak pada panjang gelombng 277 nm dan hasil FT-IR menunjukkan gugus O-H, C-H alifatik, C=C aromatik, C-O alkohol,  dan C-H aromatik yang diduga merupakan senyawa flavonoid golongan flavanol.
ISOLASI, IDENTIFIKASI, UJI AKTIVITAS SENYAWA FLAVONOID SEBAGAI ANTIBAKTERI DARI DAUN MANGGA Nugraha, Aditya Cahya; Prasetya, Agung Tri; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.12087

Abstract

Tanaman mangga merupakan salah satu jenis buah yang keberadaannya melimpah di Indonesia. Daun mangga memiliki khasiat antiinflamasi, diuretik, properti cardiotonic, antibakteri, dan antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mangga dan isolat flavonoid terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi maserasi kemudian dilakukan isolasi terhadap ekstrak etanol untuk memperoleh isolat flavonoid dengan metode partisi cair-cair. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram kertas. Skrinning fitokimia ekstrak etanol daun mangga menunjukkan adanya senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, triterpenoid. Hasil uji antibakteri menunjukkan daya hambat antibakteri isolat flavonoid mempunyai daya hambat lebih kuat dibandingkan ekstrak etanol daun mangga.
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN BINAHONG SERTA APLIKASINYA SEBAGAI HAND SANITIZER Veronita, Fanna; Wijayati, Nanik; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.12142

Abstract

Daun Binahong merupakan salah satu tanaman obat tradisional, karena memiliki kandungan senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya senyawa flavonoid dan daya antibakteri ekstrak daun binahong terhadap bakteri Escherichia coli dan bakteri Staphylococcus aureus serta memformulasi menjadi sediaan hand sanitizer. Metode penelitian dimulai dengan maserasi sampel menggunakan pelarut n-heksana dan etanol, kemudian isolasi menggunakan pelarut etil asetat dan air. Identifikasi senyawa flavonoid dilakukan menggunakan spektrofotometer Forier Transform Infrared (FT-IR) dan spektrofotometer Ultra Violet-Visible (UV-Vis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak hasil isolasi daun binahong diduga merupakan senyawa flavonoid golongan auron. Esktrak daun binahong memiliki daya hambat terhadap bakteri E.coli dan S.aureus. Sedangkan hand sanitizer daun binahong memiliki aktivitas antibakteri terhadap E.coli dan tidak memiliki daya hambat terhadap bakteri S.aureus.
Lotion Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) sebagai Antibakteri Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah; Supartono, Supartono; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.12234

Abstract

Daun sirsak dapat digunakan sebagai zat antibakteri. Salah satunya menghambat bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Penelitian dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun sirsak terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli serta penerapannya padalotion. Karakteristik ekstrak menggunakan spektrofotometer Ultra Violet-Visible (UV-Vis), Forier Transform Infrared (FT-IR), dan High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Hasil penelitian menunjukkan ekstrak metanol daun sirsak menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dengan konsentrasi 25, 50, 100% sebesar 2,3; 3;3,9 mm dan kontrol negatif 2 mm, selain itu dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli sebesar 3,3; 3,3; 3,1 mm dan kontrol negatif 2 mm. Penambahan ekstrak pada lotion sebanyak 1% menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis dan Escherichia coli sebesar 0,7 dan 0,8 mm. Hasil UV-Vis serapan paling tinggi pada 292 nm, hasil FT-IR mengandung gugus OH, C-H alifatik, C=C aromatik, C-O alkohol, dan C-H aromatik yang diduga senyawa dihidroflavanol, dan hasil HPLC diduga adanya quercetin.
Optimasi Preparasi Prekursor Bioetanol Limbah Mahkota Nanas Menggunakan Enzim Selulase Jamur Tiram Nufus, Khayatun; Mursiti, Sri; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.15141

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio enzim substrat dan waktu hidrolisis selulosa limbah mahkota nanas dalam menghasilkan kadar glukosa yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kadar glukosa tertinggi yang diperoleh adalah 838 ppm yang dilakukan pada rasio enzim substrat (1 : 2 (v/v)) dengan waktu hidrolisis 8 jam. Aktivitas enzim selulase yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0,00181 U/mL. Data hasil glukosa yang diperoleh dianalisis menggunakan Anava dua jalur dengan replikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio enzim substrat, waktu hidrolisis dan interaksi rasio enzim substrat dengan waktu hidrolisis berpengaruh secara signifikan terhadap kadar glukosa yang diperoleh. Prekursor bioetanol dengan kadar glukosa tertinggi dilakukan pengujian apakah prekursor tersebut dapat menghasilkan etanol atau tidak. Berdarakan hasil analisis kualitatif dengan K2Cr2O7 dan secara kuantitatif menggunakan HPLC prekursor bioetanol dengan kandungan glukosa tertinggi dapat menghasilkan etanol. Kata Kunci : hidrolisis, rasio enzim substrat dan waktu hidrolisis.
Aktivitas Katalitik P2O5-Zeolit Alam pada Reaksi Hidrasi Terpentin menjadi α-Terpineol Hidayah, Nur; Wijayati, Nanik; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.15691

Abstract

Kandungan α-pinena tinggi yang diturunkan menjadi α-terpineol dapat meningkatkan nilai jual terpentin. Pembentukan α-terpineol melalui reaksi hidrasi terpentin terjadi dengan bantuan katalis. Katalis berasal dari perpaduan katalis homogen dan heterogen yaitu asam fosfat dan zeolit alam teraktivasi (P2O5-zeolit alam). Karakterisasi katalis P2O5-zeolit alam meliputi uji kristalinitas dengan XRD, analisis gugus fungsi dengan FT-IR serta uji keasaman dengan metode gravimetri. Reaksi hidrasi dilakukan dalam reaktor batch dengan variasi waktu (120, 240, 360, 480 menit) dan jenis katalis (H3PO4, H-zeolit alam, P2O5-zeolit alam). Modifikasi katalis dengan mengembankan P2O5 tidak merubah struktur kristal H-zeolit alam. Hasil reaksi hidrasi dianalisis menggunakan FT-IR, GC dan GC-MS. Kondisi optimum reaksi hidrasi pada penggunaan katalis H3PO4 10% dan P2O5-zeolit alam 40% dengan waktu reaksi 480 menit menghasilkan kadar selektivitas α-terpineol sebesar 61,81% dan 5,25%. Katalis H3PO4 lebih efektif digunakan pada reaksi hidrasi terpentin dibandingkan katalis P2O5-zeolit alam berdasarkan aktivitas katalitiknya. Kata Kunci: Minyak terpentin, reaksi hidrasi, H3PO4, P2O5-zeolit alam.
Co-Authors - Jumaeri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Binadja Aditya Marianti Agung Tri Prasetya Amalina, Nur Dina Antonius Tri Widodo Arini Ainul Hanifah Aryono Adhi, Aryono Asih, Amanah Galih Asih, Amanah Galih Asokawati, Bunga Mahardhika Astari, Putri Dyah Cahyaningrum, Intan Dian Sri Asmorowati Dianto - E Kusumo, E Edy Cahyono Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo, Ersanghono Fadloli, Muhammad Farikhah, Aflin Nur Feliana, Kiki Feliana, Kiki Futri, Shafira Septiana Harjono Harjono Ida Nur Laelly Imam Supardi, Kasmadi Jati, Ninda Kirana Jatmiko, Miracela Putri Jumina Jumina Kusoro Siadi M H Setiawan, M H M. Alauhdin, M. Mabruroh, Eva Qomariyah Mabruroh, Eva Qomariyah Marfina, Apriza Maulana, Alfian Maulana, Alfian Muhammad Afif Mustofa . Mustofa Mustofa Nada, Ella Izzatin Nanik Wijayati Negara, Legendra Gantar Ningtyas, Yanuar Ayu Novia Tina Anjani, Novia Tina Nufus, Khayatun Nufus, Khayatun Nugraha, Aditya Cahya Nugraha, Aditya Cahya Nuni Widiarti Nur Hidayah Nurcahyo, Bowo Nurcahyo, Bowo Nurul Inayah Oktaviana, Sella Parmin Patricia, Novita Prayitno, Mohammad Agus Putri, R Ratna Dewi Kusumaningtyas Rizalina, Hartias Rizalina, Hartias Rizkita, Aden Dhana S Matsjeh Sabirin Matsjeh Saptorini - Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah Sari, Ria Ajeng Putri Nur Indah Sholehah, Intan Kharyna Siti Handayani siti novita sari, siti novita Sitompul, Faya Nuralda Sri Haryani Sri Mantini Rahayu S Sri Susilogati Sumarti Sudarmin - Sudarmin, . Sudarmin, . Sumarni, W Supartono - Supartono, Supartono Syifa Fauziyah, Syifa Talitha Widiatningrum Titi Wahyukaeni Triastuti Sulistyaningsih Tunnisa, Tasqia Tunnisa, Tasqia Veronita, Fanna Veronita, Fanna Woro Sumarni Yanti, Arisma Yanti, Arisma Yuka Ediristianto