Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL TRENGGANA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN TRENGGANA SAAT KONDISI PANDEMI COVID-19 Gede Sumarda; I Made Kariyana; Kadek Mei Harkita Sophia
Jurnal Teknik Gradien Vol 12 No 1 (2020): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v12i1.448

Abstract

ABSTRAK Transportasi adalah salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan sebuah kota, dengan tersedianya sarana dan prasarana transportasi yang baik, mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam melakukan mobilitas agar terwujudnya kesejahteraan masyarakat, jika pergerakkan transportasi tersebut terhenti maka akan menimbulkan berbagai masalah terutama akan mengganggu aktivitas di bidang sosial dan perekonomian masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tak bersinyal dan pengaruhnya terhadap kinerja ruas jalan pada saat kondisi pandemi covid-19. Metode Perhitungan dan ketentuan - ketentuannya mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dimana data primer terdiri dari volume lalu lintas pada simpang dan ruas, geometrik simpang , geometrik ruas, hambatan samping di simpang maupun di ruas. Sedangkan data sekunder terdiri dari data jumlah penduduk dan peta lokasi simpang dan ruas. Kinerja simpang Jalan Trenggana- Jalan Siulan dengan sisitem tak bersinyal saat kondisi pandemi covid-19 memiliki tingkat pelayanan C, dengan derajat kejenuhan maksimal pada jam puncak sore 0,885. Tundaan maksimal terjadi 15,08 dt, sedangkan kinerja ruas jalan Trenggana saat kondisi pandemi memiliki ringkat pelayanan C, dengan derajat kejenuhan 0,54. Jadi pengaruh kinerja simpang Trenggana-Siulan terhadap ruas jalan trenggana saat kondisi pandemi covid-19 tidak terdapat pengaruhnya karena arus stabil.
INVENTARISASI DAN EVALUASI RUANG HENTI KHUSUS (RHK) SEPEDA MOTOR DI KOTA DENPASAR I Made Kariyana; Gede Sumarda; Ni Putu Gayatri Swarupini
Jurnal Teknik Gradien Vol 12 No 2 (2020): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v12i2.459

Abstract

Dengan meningkatnya populasi penduduk di Kota Denpasar mengakibatkan bertambahnya jumlah pengendara kendaraan bermotor. Peningkatan kendaraan bermotor terutama sepeda motor akan berpengaruh pada simpang bersinyal, dikarenakan pengguna sepeda motor berusaha menggunakan secara optimal semua ruang yang ada disimpang. Oleh karena itu perlu diwujudkan suatu penanganan terhadap adanya penumpukan sepeda motor di persimpangan, yaitu penyediaan fasilitas Ruang Henti Khusus (RHK). Ruang Henti Khusus (RHK) adalah sebuah ruang yang dikhususkan bagi kendaraan sepeda motor, untuk mengatur tempat antrian sepeda motor dengan kendaraan beroda empat atau lebih pada saat berhenti selama nyala merah di pendekat simpang bersinyal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menginventarisasi jumlah RHK di Kota Denpasar yang sesuai dengan peraturan PUPR 2015 dan mengetahui efektifitas RHK di Kota Denpasar. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis tingkat keterisian. Dari hasil perhitungan dengan metode tersebut diketahui bahwa jumlah simpang yang sesuai dengan ketentuan PUPR 2015 yaitu 14 simpang dengan 13 pendekat sedangkan untuk presentase tingkat keterisian RHK Simpang Nusa Indah–Hayam Wuruk pada pendekat barat pada jam sibuk pagi dan sore sebesar 62%-65%. Sehingga bisa disimpulkan cukup berhasil diterapkan, untuk Simpang Nusa Indah–Hayam Wuruk pada pendekat barat pada jam sibuk siang sebesar 58%. Sehingga bisa disimpulkan kurang berhasil diterapkan, untuk Simpang Nusa Indah–Hayam Wuruk pada pendekat timur pada jam sibuk pagi, siang dan sore sebesar 45%-50%. Sehingga bisa disimpulkan kurang berhasil diterapkan, untuk Simpang Surapati–Melati pada pendekat barat, utara dan timur pada jam sibuk pagi, siang dan sore sebesar 22%-43%. Sehingga bisa disimpulkan kurang berhasil diterapkan, sedangkan untuk presentase tingkat keterisian RHK hanya oleh sepeda motor Simpang Nusa Indah–Hayam Wuruk dan Simpang Surapati-Melati pada pendekat barat dan timur pada jam sibuk pagi, siang dan sore sebesar 76%-93%. Sehingga kecil bisa disimpulkan berhasil diterapkan.
ANALISA TINGKAT KERUSAKAN JALAN DAN PERENCANAAN LAPIS TAMBAHAN (OVERLAY) (Studi Kasus: Ruas Jalan Bangsing-Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan) Gede Sumarda; I Made Sudarma; I Kadek Darma Wirawan
Jurnal AKSES Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Akses
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.131 KB) | DOI: 10.47329/jurnalakses.v13i2.779

Abstract

Bangsing-Padangan road is a road located in Pupuan District, Tabanan Regency. This road is a Class IIIC Local road type. Bangsing-Padang road is traversed by 4 villages. The damaged section is 2km. The most visible types of damage are cracks, large holes, sinking, and peeling. The damage is very disturbing to road users, therefore it is necessary to analyze the level of road damage and plan additional layers (Overlay). The PCI (Pavement Condition Index) method and the bina marga component analysis method were used in this study. From the analysis results, it was found that subsidence damage was more dominant than other types of damage, namely 57.44%, 35.27% cracked damage, and 38.29% hole damage. The results of the PCI (Pavement Condition Index) method obtained are 47.9% in moderate (Fair) conditions. From the results of the calculation of the bina marga component analysis method, the results obtained are D0 (Overlay) = 6.05cm using Laston material, D1 (Surface Layer) = 7cm using Lapen material, D2 (Upper Foundation Layer) = 15cm using stabilization material with lime, D3 (Foundation Layer) bottom) = 11cm using class A sirtu material.
Pengembangan Usaha Ukir Temaja di Banjar Sawan, Desa Siangan Kabupaten Gianyar melalui Peningkatan Kapasitas Bidang Produksi dan Pemasaran Made Mulia Handayani; I ketut Satria Wiradhama Sumertajaya; Ade Maharini Adiandari; Gede Sumarda; Made Artana
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v5i2.2789

Abstract

Banjar Sawan is famous for its carving business. One of the carving businesses that can be said to be the pioneering business for carving business in Banjar Sawan is the Temaja carving business. This carving business is engaged in the Balinese stile carving business. This carving business is capable of making various types of carvings. The results of this carving business are sold directly to customers who come to Banjar Sawan. This carving business has been around for many years, which is a legacy from their ancestors in Banjar Sawan. The problems faced by partners include not having a wood sanding machine to speed up the production process, not having carried out promotions using social media such as Instagram or Facebook. In addition to increasing market access, the Temaga carving business needs to make improvements in the areas of production management and financial management, so that the pasek carving business can develop better. The resulting outputs are in the form of articles in national seminar proceedings, articles in print media, videos of activity implementation, increased production capacity and quality by 10%, business management skills both in the field of promotion and financial management and being able to make simple bookkeeping. Through meetings with the owners of the copper carving business, it was agreed that programs would be carried out to improve the quality of production and sales. These programs are carried out using training methods, mentoring, direct practice, monitoring and evaluation. The programs that have been agreed upon in the PKM will be carried out for two months.
Analisis Penyertaan Sistematika Penyelesaian dan Contoh Soal dalam Tugas Terstruktur untuk Meningkatkan CPMK I Gusti Ngurah Eka Partama; Gede Sumarda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11832

Abstract

Prodi Teknik Sipil Universitas Ngurah Rai (UNR) mengimplementasikan kurikulum inti tersebut dengan memasukkan Mekanika Bahan sebagai bagian dari kurikulum Tahun 2020. Salah satu Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CMPK) Mekanika Bahan yaitu mahasiswa diharapkan mampu menentukan besaran inti (kern) elemen struktur bangunan. Pemenuhan CMPK ditargetkan tercapai minimal 90% peserta kuliah mampu menentukan besaran inti (kern) elemen struktur bangunan, namun tindakan kelas Siklus I dengan perlakuan mencantumkan permintaan substansi jawaban secara rinci dan sistematis yang menggambarkan penyelesaian soal secara utuh hanya dapat meningkatkan CMPK dari 60% menjadi 84%. Untuk maksud mencapai pemenuhan CPMK minimal 90%, dilaksanakan tindakan kelas Siklus II d dengan memberi perlakukan Siklus I ditambah pemberian contoh soal yang relevan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan Metode Asesmen Alternatif untuk menilai aspek kognitif, psikomotor (keterampilan) dan afektif (sikap). Hasil tindakan kelas dengan perlakuan pemberian tugas terstruktur mencantumkan permintaan substansi jawaban secara rinci dan sistematis yang menggambarkan penyelesaian soal secara utuh ditambah pemberian contoh soal yang relevan dapat meningkatkan pemenuhan CMPK Mekanika Bahan Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Universitas Ngurah Rai mencapai 92%. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk mata kuliah lain dalam mencapai target pemenuhan CMPK.
EVALUASI RENCANA PENATAAN PARKIR PASAR TULIKUP GIANYAR I Made Kariyana; Gede Sumarda; Putu Doddy Heka Ardana; I Gede Adi Alit Putra
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v11i1.2129

Abstract

Pemerintah Desa Tulikup mulai menyusunan rencana penambahan kapasitas pasar dibarengi dengan rencana penataan parkir pasar. Namun dalam rencana penataan parkir hanya mengandalkan lahan kosong di pinggir jalan tanpa melalui analisa pakir sebelumnya. Penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui seberapa efektif dari penataan parkir yang akan dilaksanakan dengan membandingkan kebutuhan pakrir saat ini dengan rencana ruang parkir yang akan dibuat,dengan adanya penataan ruang parkir akan mengurangi kemacetan dari dampak parkir. Hasil analisis disain rencana parkir diperoleh bahwa parkir sepeda motor mempunyai persentase indeks parkir sebesar 127.69% sedangkan persentase indeks parkir mobil sebesar 30%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kapasitas ruang parkir mobil memenuhi dan cukup untuk menampung jumlah mobil. Sedangkan kapasitas ruang parkir untuk sepeda motor belum mampu menampung jumlah sepeda motor sehingga Pemerintah Desa Tulikup perlu memikirkan lahan tambahan yang akan dijadikan lahan parkir. Kapasitas ruang parkir untuk sepeda motor di Pasar Tulikup belum cukup mampu menampung jumlah kebutuhan parkir yang diperlukan sehingga perlu adanya penambahan ruang parkir agar dapat mecukupi jumlah kekurangan yang ada. Untuk persentase indeks parkir mobil di Pasar Tulikup memiliki nilai persentase dibawah 100% sehingga parkir tersebut masih aman, dimana kapasitas parkir yang tersedia masih dapat menampung kebutuhan parkir mobil.
KARAKTERISTIK PARKIR PADA BADAN JALAN (ON STREET PARKING) DI PASAR ABIAN TIMBUL DENPASAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN Gede Sumarda Sumarda; I Made Kariyana; I Kadek Juniarta
Jurnal Teknik Gradien Vol 10 No 1 (2018): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Abian Timbul merupakan pasar yang terletak di Desa Pemecutan Kelod Kecamatan Denpasar Barat Kota Denpasar Jalan Imam Bonjol Denpasar. Dengan adanya pertumbuhan ekonomi menyebabkan meningkatnya volume kendaraan yang memasuki pasar. Ketersedian fasilitas parkir yang belum memadai sehingga masih banyak kendaraan yang parkir di badan jalan dan menyebabkan kemacetan lalulintas pada ruas jalan terutama pada jam – jam sibuk pada pagi hari pada ruas jalan Imam Bonjol Denpasar. Adapun permasalahan di dalam penelitian ini yaitu karakteristik parkir pada badan jalan dan pengaruh parkir pada badan jalan terhadap kinerja ruas jalan Imam Bonjol Denpasar.Data yang diperlukan pada studi ini berupa data primer dan data sekunder, dari data dan hasil analisis diketahui bahwa karakteristik parkir di badan jalan yaitu volume parkir 334 (Kend/Jam), akumulasi parkir tertinggi sebesar 69 kendaraan, rata-rata lama parkir kendaraan sebesar 0,964 Jam/kend, tingkat pergantian parkir1,86 kend/ (SRP/jam), kapasitas parkir 47 kend/jam, penyediaan ruang parkir selama 4 jam survei dapat menampung 168 kendaraan, indeks parkir tertinggi 1,53.Dengan adanya parkir di badan jalan (on street parking) ternyata mempengaruhi kinerja ruas jalan Imam Bonjol Denpasar pada saat jam puncak pagi memiliki volume lalu lintas sebesar 2090 smp/jam, Kapasitas jalan sebesar 2134,45 smp/jam sedangkan tanpa parkir di badan jalan sebesar 2677,15 smp/jam. Terjadi penurunan kapasitas jalan sebesar 25,42 %. Derajat kejenuhan dengan adanya parkir di badan jalan sebesar 0,98 sedangkan tanpa parkir di badan jalan sebesar 0,78. Kecepatan hasil survei di lapangan sebesar 17,78 km/jam dan tingkat pelayanan untuk jam puncak pagi dengan adanya parkir di badan jalan terletak pada level E sedangkan tanpa adanya parkir di badan jalan adalah pada level D.
ANALISIS EKIVALENSI SEPEDA MOTOR DENGAN METODE REGRESI LINIER BASIS KECEPATAN DI KUTA UTARA SAAT PPKM I Made Kariyana; Gede Sumarda; Yoga Andika; Tri Hayatining Pamungkas
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.12.1.5750.36-43

Abstract

The use of motorcycle modes in Badung Regency has the highest population compared to other modes of transportation. The congestion on the Badung City Highway is a result of the growth rate of motorcycles, as is known that the 1997 Indonesian Road Capacity Manual, which is used to assess traffic performance in Indonesia as a whole, still uses the equivalence of passenger cars as a basis. Based on this context, a study was conducted on motorcycle equivalence analysis using a speed-based linear regression method and compared the results with the equivalence of passenger cars in the 1997 Indonesian Road Capacity Manual, which was carried out during the conditions of the implementation of restrictions on community activities, especially on Canggu Highway, Kerobokan Highway, and Padang Luwih Highway. The method applied in this study is quantitative, namely by calculating the equivalence of a motorcycle with regression analysis. The research analysis showed that the equivalence of motorcycles, light vehicles, and heavy vehicles in Kerobokan highway are 1.00, 8.36, and 16.22, respectively. The equivalence value in the Canggu Highway for motorcycles, light vehicles, and heavy vehicles are 1.00, 7.15, and 15.28, respectively. Padang Luwih Highway gets a motorcycle equivalence of 1.00, for light vehicles 3.98, and for heavy vehicles 14.53. Meanwhile, the performance figures obtained on Canggu Highway were 9,059 ssm/hour with a saturation degree of 3.46. On Kerobokan Highway, the degree of saturation is 2.56 ssm/hour, with a traffic flow of 6.925 ssm/hour. Meanwhile, the traffic flow data for the Padang Luwih Highway section is 9,008 ssm/ hour with a saturation degree of 2.93 ssm/hour.
SOSIALISASI PENCATATAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI PELAKU UMKM DI DESA ABUAN KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI A. A. Ayu Shinta Restiani; Irzaqi Maulana Rizal; I Made Artana; Made Mulia Handayani; I Made Artayasa; I Ketut Satria Wiradharma Sumertajaya; Gede Sumarda
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.977

Abstract

Abuan Village, Susut District, Bangli Regency is a village where most of the residents are SME (Micro Small Medium Enterprises). The main problem faced by SME actors in Abuan Village is the problem of limited insight and knowledge possessed related to simple bookkeeping records in their MSME businesses. Therefore, the purpose of the service of Group 11 KAT Ngurah Rai University is to help improve the ability of SME actors to record books that are simple and easy to understand. The method used in the implementation of community service in Abuan Village is the approach method by conducting door-to-door socialization regarding recording simple financial statement bookkeeping to MSME actors around Abuan village, Susut District, Bangli Regency. The result of the activities carried out by Group 11 KAT of Ngurah Rai University is that business actors state that implementing bookkeeping in businesses has a positive effect and is very important to be used for businesses to know how to calculate business profit or loss and measure their business capabilities. For this reason, this activity is expected to contribute to how to compile books between income and expenditure, and it is expected that MSME actors can practice directly so that it can facilitate the process of recording cash flow and performance obtained by SME
PKM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PRODUKSI DAN PEMASARAN BERBASIS DIGITAL PADA UKM PENGERAJIN BESI UD PANDE DJEGOG DI KELURAHAN PENATIH DENPASAR TIMUR I Wayan Putu Sucana Aryana; I Made Adi Suwandana; Gede Sumarda
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1: Januari 2022
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v2i1.1220

Abstract

Mengawali tahun 2020, Indonesia diresahkan dengan adanya pandemi virus corona atau Covid-19 (Corona Virus Desease-19). Salah satu yang terkena dampaknya adalah sektor UKM. Di masa Pandemi sektor UKM mengalami penurunan omset penjualan yang sangat signifikan yang menyebabkan masyarakat khususnya pemilik UKM mengalami kesulitan finansial. Salah satu usaha yang terdampak pandemi virus Covid-19 ini adalah UKM Pengerajin Besi UD Pande Djegog di Kelurahan Penatih Denpasar Timur. UKM Pengerajin Besi UD Pande Djegog merupakan usaha yang bergerak di bidang industri alat- alat pengolahan pakan ternak dan alat- alat penunjang pertanian. Melihat kondisi tersebut, melalui Program Kemitraan Masyarakat Universitas Ngurah Rai hadir membawa solusi untuk membantu UKM yang terdampak pandemi Covid-19 ini. Solusinya yaitu dengan membuat program kerja UKM Melawan Pandemi, dimana proker ini memiliki tujuan yakni menciptakan ketersediaan penomoran untuk badan mesin guna melengkapi bahan pengajuan paten dan hki produk. Kemudian memasarkan hasil kerajinan pot tersebut melalui pemasaran digital dengan memanfaatkan internet dan platform media sosial. Selain itu dalam program kerja ini juga memberikan edukasi, simulasi, pendampingan dan evaluasi mengenai manfaat internet sebagai media pemasaran yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian UKM Pengerajin Besi UD Pande Djegog tersebut agar dapat bertahan ditengah pandemi Covid-19