Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Fungsi Kelompok Tani di nagari Canduang Koto Laweh Kecamatan Canduang Kabupaten Agam Sumatera Barat Randi Putra Nado; Nuraini Budi Astuti; Yenny Oktavia
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 3 (2021): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i3.431

Abstract

Kelompok tani pada dasarnya merupakan kelembagaan petani non-formal di pedesaan yang memiliki karakteristik tertentu. Dalam mencapai tujuannya, kelompok tani akan didukung oleh empat fungsi yaitu kelompok tani sebagai unit belajar, kelompok tani sebagai unit kerjasama, kelompok tani sebagai unit produksi, dan kelompok tani sebagai unit usaha. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan kegiatan Komunitas Petani Alami (KPA) serta menilai keberhasilan anggota kelompok dalam menjalankan fungsi kelompok di Nagari Canduang Koto Laweh Kecamatan Canduang Kabupaen Agam Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa fungsi kelompok tani di Nagari Canduang kurang berhasil, dimana fungsi kelompok tani sebagai unit belajar didapatkan berhasil, fungsi kelompok sebagai unit kerjasama didapatkan kurang berhasil, dan fungsi kelompok sebagai unit produksi didapatkan kurang berhasil.
Analisis Modal Sosial pada Kelompok Tobo Konsi dan Kelompok Tani Tobo di Nagari Sijunjung Fitria Ramadhani Firlia; Sri Wahyuni; Nuraini Budi Astuti
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i1.438

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan karakteristik kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo di Nagari Sijunjung (2) menganalisis modal sosial pada kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo di Nagari Sijunjung. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2019 sampai 14 September 2019. Metode yang digunakan adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah 210 petani dari 4 kelompok tobo konsi dan 174 petani dari 4 kelompok tani tobo. Penetapan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Penetapan jumlah sampel menggunakan rumus slovin. Berdasarkan teknik tersebut didapatkan sampel sebanyak 68 petani mewakili kelompok tobo konsi dan 64 petani mewakili kelompok tani tobo. Analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo mempunyai tujuan yang sama, yaitu membantu anggota dan mengeratkan rasa saling tolong menolong. Modal sosial pada kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo tidak terlalu jauh berbeda, dimana untuk bonding dan bridging nya sama-sama kuat, dan linking nya sama-sama lemah. Hal ini disebabkan oleh tingginya ikatan kedalam dan ke sesama pada kedua kelompok. Sedangkan pada kelompok tani tobo walaupun memiliki relasi terhadap pihak luar/pemerintah akan tetapi linking nya masih tergolong rendah.
Strategi Penghidupan Petani Karet Pada Musim Hujan di Nagari Tanjung Nonai Aur Selatan Kecamatan Simpur Kudus Kabupaten Sijunjung Yelfi Novita Sari; Nuraini Budi Astuti; Devi Analia
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 2 (2022): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i2.442

Abstract

Strategi penghidupan merupakan susunan yang berisi langkah-langkah untuk melakukan sesuatu yang dilakukan dengan bijaksana dan tepat untuk mencapai tujuan. untuk dapat melangsungkan kehidupannya, petani karet tidak dapat hanya mengandalkan perkebunan karet, mereka harus mencari alternatif lain di luar bertani karet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karekteristik rumah tangga petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur selatan dan menganalisis strategi penghidupan petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan pada musim hujan. Penelitian ini menggunakan metode survey dimana responden dalam penelitian ini adalah petani karet yang berada di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan yaitu sebanyak 40 responden. Analisis data yang digunakan untuk adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Karakteristik rumah tangga petani karet di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan berada dalam kategori sedang dengan nilai 53,55%. Aset penghidupan tertinggi adalah sumber daya fisik yaitu dengan persentase 59,4% dengan kriteria sedang dan terendah adalah Sumber daya alam dengan nilai 43,05% dengan kriteria tidak baik. Sumber daya keuangan 54,83% dengan kriteria sedang, nilai sumber daya sosial 57,75 dengan kriteria sedang dan nilai sumber daya manusia 55,5% dengan kriteria sedang. Strategi penghidupan di musim hujan paling banyak dilakukanpetani karet adalah peningkatan hasil dengan intensifikasi lahan pertanian dengan cara pembersihan lahan usahatani karet yaitu sebanyak 77,5%. Strategi ekstensifikiasi dilakukan dengan menjadi buruh sebanyak 32,5% dan strategi diversifikasi dengan menjadi pengumpul pasir dan menangkap ikan sebanyak 20%. Sedangkan pilihan strategi migrasi tidak menjadi pilihan petani karet Di Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan Pada musim hujan.
Analisis Sikap Petani Terhadap Program Sertifikasi Prima-3 di Kabupaten Agam Astuti, Nuraini Budi; Budiman, Cipta; Esterindah, Effini
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.590

Abstract

This study was conducted in Agam Regency to analyse farmers' attitudes towards the Prima-3 certification programme. The research method was a survey, where 100 farmers were selected proportionally representing three sub-districts: Banuhampu, Canduang and Sungai Pua. The measurement of attitudes towards Prima-3 certification uses two variables: attitudes towards the benefits of implementing GAP Prima-3 and the Prima-3 certificate management process. Each variable uses three indicators: cognitive, affective, and conative. Data was collected by interview and observation and then analysed descriptive quantitatively using a Likert Scale. The results showed that farmers have a positive attitude towards the Prima-3 certification programme, the management process, and the benefits of the certification. However, the conative indicator of the Prima-3 Certificate management variable is still neutral.
Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Arabika (Coffea arabica) Binaan Koperasi Solok Radjo di Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Hafidz Setiawan; Nuraini Budi Astuti; Hakimi, Rini
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 2 (2025): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i2.677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor internal dan eksternal usahatani kopi arabika binaan serta merumuskan strategi untuk mengembangkan Koperasi Solok Radjo di Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus (case study). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan studi literatur. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis matrik IFE memiliki total skor 2,68 dan matriks EFE memiliki total skor 3,18, artinya artinya usahatani kopi arabika binaan Koperasi Solok Radjo memiliki posisi internal yang kuat. Serta mampu merespon kuat terhadap peluang eksternal dan menghindari ancaman yang datang. Kemudian melakukan analisis Matriks SWOT untuk membuat alternatif strategi yang akan di analisis menggunakan Matriks QSPM. Hasil analisis matriks QSPM menetapkan alternatif strategi yang terpilih adalah meningkatkan produksi kopi melalui peningkatan luas areal lahan usahatani kopi dengan skor 6,603.
SIKAP PETANI TERHADAP PROFESI PETANI: UPAYA UNTUK MEMAHAMI PETANI MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI SOSIAL (KASUS PETANI DI KECAMATAN PAUH, KOTA PADANG) Astuti, Nuraini Budi
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 15 NO 01 2016 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.266 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.15.1.59-66

Abstract

The farmer behaviour is influenced by many factors and one of them is what the farmer's attitude toward his profession. In order to understand the farmer's behaviour, we have to understand the farmer's attitude in advance. The purposes of this study are: 1) to analyze the farmer's attitude toward his profession, 2) to describe the schematic attitute. The data for this study were analized quantitatively using likest scale and qualitatively using theories of social psicology. The finding shows that the farmers tend to have a positive attitude. Meanwhile the schematic attitude shows that the farmers attitude toward their professions was positive and negative. therefore, extension acctivities should emphasize on changing the aspect of negative attitude.
PERAN PENYULUH TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PETANI DALAM PENERAPAN GAP SAYUR SEHAT DI KABUPATEN AGAM Selsabilla, Rezka; Astuti, Nuraini Budi; Analia, Devi
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 2 (2024): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i2.524

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Agam yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menilai peran penyuluh pertanian dalam perubahan perilaku petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP) sayuran sehat. Metode penelitian adalah survey, dimana 30 orang petani dipilih secara proporsional mewakili tiga kecamatan yaitu Banuhampu, Canduang dan Sungai Pua. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan observasi yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mendapatkan bahwa petani menilai penyuluh pertanian telah berperan dalam merubah perilaku petani dalam penerapan GAP sayuran sehat. Dari tiga peran yang dimainkan oleh penyuluh yaitu sebagai pendidik, peneliti dan pelatih pengambil keputusan, maka hanya peran pelatih pengambil keputusan yang dinilai masih kurang.
Analisis Social Return on Investment (SROI) Program CSR PT Bukit Asam pada Kelompok Peternak Dusun Kayu Gadang Kota Sawah Lunto Provinsi Sumatera Barat Nuraini Budi Astuti; Yonariza; Mahdi; Cut Mutiani
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v8i1.957

Abstract

Keberadaaan suatu aktivitas bisnis saat ini tidak hanya ditunjukkan untuk mendapatkan keuntungan tapi juga memberikan manfaat bagi linkungndan dan masyarakat sekitarnya. Hal tersebut dapat dilakukan melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan investasi sosial. Untuk mengukur efektivitas suatu program, perlu dilakukan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program CSR PT Bukit Asam (PT BA) pada kelompok peternak Dusun Kayu Gadang dengan menggunakan metode Social Return On Investment (SROI). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan implementasi program CSR PT BA dan menganalisis keberhasilan program melalui hasil nilai SROI. Hasil perhitungan dalam 10 tahun setelah investasi nilai SROI dalam program ini menunjukkan rasio 5,18, artinya setiap Rp. 1,- investasi yang dilakukan PT BA akan memberikan manfaat sebesar Rp. 5,18,-. Program ini dapat dikategorikan berhasil karena dapat melebihi rasio 1 dalam SROI. Jika dilihat dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, program ini memiliki potensi keberlanjutan yang baik dan layak untuk dilanjutkan.
Evaluasi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kota Padang Dian Hafizah; Ismi Padilah; Nuraini Budi Astuti
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 29 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.29.3.476

Abstract

The purposes of research are to describe the implementation of the Sustainable Food Crop Program and evaluate the activities of the Sustainable Food Crop Program in Padang City. This research method used a quantitative descriptive method with a survey research type. The samples taken were 36 people from 9 KWTs. Data were collected using a questionnaire. The results of the research show that the implementation of the Sustainable Food Yard Program (P2L) in Padang City has been conducted well in accordance with the Technical Instructions for Implementing the P2L program in 2022. For the second objective, it was evaluated using four variables, namely target accuracy, program socialization, program objectives, and program monitoring. The research results were displayed in the form of scores and it was found that the total percentage score for all variables was 94.79%. The target accuracy variable obtained a score of 37.69 with a score percentage of 94%. The program socialization variable obtained a score of 37.75 with a score percentage of 94%. The program objective variable obtained a score of 36.22 with a score percentage of 91% and the program monitoring variable obtained a score of 16.00 with a percentage of 100%. It can be concluded that the Food Yard Program (P2L) in Padang City has been conducted effectively. Keywords: budikdamber, effectiveness, food security, sustainable food crop (P2L)
PENYULUHAN PENINGKATAN KUALITAS MUTU TANAMAN KOPI ROBUSTA PADA KUPS PAYUANG SIRUKAM KECAMATAN PAYUNG SEKAKI KABUPATEN SOLOK Rika Hariance; Rini Hakimi; Nuraini Budi Astuti; Rian Hidayat; Yulinda Yulinda
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v6i3.676

Abstract

The Social Economics Department of the Faculty of Agriculture initiated an academic partnership with KKI Warsi in implementing MBKM learning, research and community service. The purpose of this collaboration is in an effort to improve the quality of learning at the University and as a bridge for the transfer of knowledge from the university to the whole community as a form of the tri dharma of higher education. This community service activity was carried out at the KUPS Payung Sirukam social forestry group located in Nagari Sirukam, Payung Sekaki District, Solok Regency which was fostered by KKI Warsi. This service was carried out because the Robusta coffee plant in Nagari Sirukam is a plant that is still a legacy from the Dutch colonial period, where the cultivation process was not carried out intensively by farmers. This cultivation problem affects the quality of coffee. Thus, it is necessary to conduct counseling on Robusta coffee cultivation to farmers who are members of KUPS Payung Sirukam. From this counseling, farmers gain knowledge about good quality coffee beans, the maintenance process through good coffee cultivation patterns, and how to vegetatively rejuvenate coffee seedlings. Rejuvenation of coffee plants is one of the efforts that can be made in order to produce coffee plants that are the same as the main plants to maintain the quality of the sirukam coffee and shorten the harvesting life of the plants.