Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Implementasi Model Habituasi Etika Lingkungan Berbasis Budaya Jawa pada Anak Usia Dini Ike Anggorowati; Nelva Rolina; Prayitno Prayitno; Rusnoto Susanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8292

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman karakter peduli lingkungan sejak usia dini, yang tidak cukup hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Nilai-nilai budaya Jawa seperti keselarasan dengan alam, tata krama (unggah-ungguh), serta prinsip hidup rukun dan seimbang menjadi dasar yang relevan dalam membangun etika lingkungan. Mencermati fenomena sosial dewasa ini telah mengalami degradasi moral dan penurunan identitas budaya yang disebabkan oleh derasnya arus digitalisasi pada anak usia dini menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan melakukan konstruksi perilaku sebagai upaya pembentukan kebiasaan etika lingkungan pada anak usia dini melalui pendekatan yang berlandaskan budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam konteks pembelajaran pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembiasaan etika lingkungan dapat berkembang secara optimal melalui pengintegrasian nilai budaya Jawa dalam aktivitas rutin, keteladanan pendidik, pemanfaatan simbol dan cerita lokal, serta praktik nyata seperti menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan menggunakan sumber daya secara bijak. Proses pembiasaan berkontribusi positif terhadap proses kognisi, afeksi, dan psikomotorik siswa melalui model keteladanan guru dengan sikap asah, asih, dan asuh. Kata kunci: pembiasaan etika lingkungan, budaya Jawa, anak usia dini, pendidikan karakter.
Mengintegrasikan Pembelajaran Berbasis Bermain dari Masyarakat Adat untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung Anak Usia Dini Dewi Gemasih; Amir Syamsudin; Prayitno Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas permainan tradisional “Serimbang Gayo” sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak -anak prasekolah dalam konteks pengetahuan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain Quasi Eksperimental yang mencakup uji pra pasca satu kelompok. Subyek penelitian berjumlah 10 anak kelompok usia 5 hingga 6 tahun pada salah satu lembaga pendidikan anak usia dini. Data dikumpulkan melalui tes matematika dan pengamatan, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji t berpasangan, serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukan peningkatakan nilai rata-rata dari 63,4 menjadi 82,7 sebagaimna dibuktikan oleh hasil uji t, teredapat perbedaan yang signifikan dengan nilai t (9)=12,31, p<0,05 dan ukuran efek (Cohen’d). Sebesar 1,85 yang dikategorikan sebagai “sangat besar” dengan nilai N-Gain sebesar 0,53, hasil ini masuk dalam kategori “sedang”. Hasil ini menunjukan bahwa permainan tradisional “Serimbang Gayo” berkontribusi secara efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak -anak usia dini. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap integrasi pengetahuan lokal ke dalam pembelajaran sebagai inovasi dalam pendidikan anak usia dini.
Karakteristik butir instrumen asesmen dinamis capaian karakter anak usia dini: Analisis Rasch model Harun Harun; Prayitno Prayitno; Sudaryanti Sudaryanti; Nelva Rolina; Abdul Manaf
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2023): July–December
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v16i2.63358

Abstract

Capaian karakter anak usia dini merupakan informasi yang sangat penting untuk diketahui seorang guru yang mengajar di TK. Namun selama ini, penilaian atau pengukuran karakter anak usia masih bersifat non dynamic, sehingga tidak diperoleh hasil penilaian atau pengukuran yang maksimal. Selain itu, instrumennya belum diuji kualitas butirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan karakteristik butir instrumen yang digunakan dalam mengukur capaian karakter anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menganalisis data kuantitatif hasil pengukuran capaian karakter anak TK yang ada di Pontianak, Kalimantan Barat. Sampel penelitian berjumlah 40 anak yang dinilai oleh gurunya. Metode pengumpulan data menggunakan survei dan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Rasch Model. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen kuesioner yang memuat 45 butir pernyataan memiliki tingkat kesukaran yang heterogen yaitu sangat mudah, mudah, sulit, dan sangat sulit. Keterkaitan antara butir dengan responden terdapat satu butir yang sangat mudah dan sangat sulit direspon oleh responden. Ada 44 butir pernyataan dikatakan sesuai (item fit) karena memiliki: (a) nilai MNSQ OUTFIT lebih besar dari 0.5 dan kurang dari 1.5. (b) Nilai ZSTD OUTFIT lebih besar dari -2,0 dan lebih kecil dari +2.0. (c) Nilai PT MEASURE CORR lebih besar dari 0,4 dan kurang dari 0.85. Berdasarkan nilai alpha cronbach, instrumen memiliki koefisien relibilitas lebih besar 0.7 yang merupakan interaksi antara person dan item secara keseluruhan dan reliabilitas sudah sangat memuaskan. Dengan demikian butir instrumen asesmen dinamis telah memenuhi kriteria sebagai instrumen yang berkualitas dan dapat digunakan guru TK dalam mengukur pencapaian perkembangan karakter anak usia dini. Selain itu, di dalam instrumen tersebut menilai 4 dimensi karakter yaitu hubungan dengan Tuhan, diri sendiri, sesama, dan lingkungan. Characteristics of dynamic assessment instrument items for early childhood achievement: Rasch model analysisThe character achievements of early childhood are essential information for a teacher who teaches in kindergarten to know. However, so far, the assessment or measurement of the character of young children is still non-dynamic, so maximum assessment or measurement results cannot be obtained. In addition, the instrument has not been tested for item quality. This study aims to describe the characteristics of the instrument items used in measuring early childhood character achievements. This study uses a quantitative approach, analyzing quantitative data to estimate the character achievements of kindergarten children in Pontianak, West Kalimantan. The research sample consisted of 40 children who were assessed by their teachers. Data collection methods using surveys and questionnaires. The collected data were analyzed using the Rasch Model. The analysis results show that the questionnaire instrument contains 45 statement items and has heterogeneous difficulty levels: elementary, easy, complex, and very difficult. The linkage between the items and the respondents is one item that is very easy and very difficult for respondents to respond to. 44 items are said to be fit (item fit) because they have: (a) the MNSQ OUTFIT value is more significant than 0.5 and less than 1.5. (b) The ZSTD OUTFIT value is more significant than -2.0 and less than +2.0. (c) The value of PT MEASURE CORR is more critical than 0.4 and less than 0.85. Based on Cronbach's alpha value, the instrument has a more significant reliability coefficient of 0.7, which is the interaction between person and item, and the reliability is very satisfactory. Thus, the dynamic assessment instrument items meet the criteria as a quality instrument and can be used by kindergarten teachers in measuring the achievement of early childhood character development. In addition, the instrument assesses 4-character dimensions: the relationship with God, oneself, others, and the environment.
Board Game Edukatif Berbasis Berpikir Logis untuk Anak Usia 5-6 Tahun Rena Susilawati; Nelva Rolina; Prayitno Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8457

Abstract

Kemampuan berpikir logis merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini yang perlu distimulasi melalui kegiatan belajar yang sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan board game berbasis berpikir logis untuk anak usia 5–6 tahun serta menguji kelayakan dan efektivitas penggunaannya dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 19 anak kelompok B pada lembaga pendidikan anak usia dini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa board game yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan sebagai media pembelajaran dan mampu menstimulasi kemampuan berpikir logis anak pada aspek klasifikasi, pengurutan, pengenalan pola, dan pemahaman hubungan sebab-akibat. Temuan ini menunjukkan bahwa board game edukatif berbasis berpikir logis dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini serta berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran berbasis permainan di pendidikan anak usia dini.
Efektivitas Permainan Tradisional Balogo terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah pada Anak Usia 5-6 Tahun Umi Zulaihatun; Joko Pamungkas; Prayitno Prayitno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2123

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan tradisional Balogo dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah anak usia 5–6 tahun. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian dilakukan di TK IT Dhia El Widad dengan jumlah subjek 30  anak usia 5–6 tahun menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh melalui observasi selama pretest, treatment, dan posttest. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan dokumentasi yang telah divalidasi oleh ahli, dengan reliabilitas antar-pengamat di atas 75%. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji N-Gain, dan uji hipotesis Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Balogo efektif secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. (Sig. < 0,001). Efektivitas termasuk kategori tinggi dengan N-Gain 81,88%. Disimpulkan bahwa Balogo mampu mengoptimalkan perkembangan kognitif anak dan layak diterapkan sebagai pembelajaran berbasis kearifan local. Permainan Tradisional Balogo sebagai media bagi guru guna meningkatkan keterampilan problem solving pada anak usia dini terkhusus usia Taman Kanak Kanak.
Pengaruh Scaffolding Verbal Guru terhadap Kemampuan Bercerita Anak Usia 5–6 Tahun Debby Sundari; Ika Budi Maryatun; Prayitno Prayitno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi verbal scaffolding guru terhadap kemampuan bercerita anak usia 5–6 tahun di TK Singapore Indonesian School Palembang. Permasalahan penelitian meliputi rendahnya kemampuan anak dalam menyusun cerita secara runtut, keterbatasan kosakata, dan kurangnya kepercayaan diri dalam berbicara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (nonequivalent control group design). Subjek penelitian terdiri dari kelompok eksperimen yang diberikan strategi verbal scaffolding dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan uji gain score dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok, di mana kelompok eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi, terutama pada aspek kelancaran berbicara, penggunaan kosakata, penyusunan alur cerita, dan penyampaian ide. Dengan demikian, strategi verbal scaffolding efektif dalam meningkatkan kemampuan bercerita anak usia dini. Penerapan strategi verbal scaffolding dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung perkembangan kemampuan berbahasa dan komunikasi anak usia dini secara optimal.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Organisasi terhadap Mutu Layanan PAUD Dormauli Sijabat; Eka Sapti Cahya Ningrum; Prayitno Prayitno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi terhadap mutu layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada lembaga berbasis corporate foundation. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh guru PAUD pada Yayasan Harapan Masa Depan Cerah di bawah naungan PT. Cargill Kalimantan Barat yang terdiri atas 21 taman kanak-kanak dengan jumlah responden sebanyak 60 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala Likert, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu layanan PAUD. Budaya organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu layanan PAUD. Secara simultan, kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu layanan PAUD. Temuan penelitian menegaskan bahwa efektivitas kepemimpinan instruksional dan budaya organisasi yang positif menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas layanan PAUD berbasis corporate foundation.
Efektivitas Intervensi Membaca Nyaring dalam Meningkatkan Kemampuan Menceritakan Kembali Anak Usia Dini Perayana Perayana; Martha Christianti; Prayitno Prayitno
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2357

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan rendahnya kemampuan anak usia 5–6 tahun dalam menceritakan kembali isi cerita di TK Adz Dzakia Bangka Belitung. Sebagian anak masih belum mampu memahami alur cerita dan menyampaikan kembali cerita secara runtut serta jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi membaca nyaring terhadap kemampuan menceritakan kembali pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental time series. Sampel penelitian terdiri atas 30 anak kelompok B usia 5-6 tahun, terdiri dari dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi dengan menggunakan lembar observasi serta rubrik penilaian kemampuan menceritakan kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca nyaring mampu meningkatkan kemampuan anak dalam memahami isi cerita, mengenali tokoh dan alur, serta menyampaikan kembali cerita dengan lebih runtut. Selain itu, intervensi ini juga membantu meningkatkan kosakata, kemampuan menyimak, dan rasa percaya diri anak dalam berkomunikasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa membaca nyaring dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan penerapan kurikulum merdeka dalam mendukung perkembangan bahasa dan literasi awal anak usia dini.