Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

SOSIALISASI TANGKAL HOAX BERITA BENCANA DENGAN CAKAP (CERDAS, KREATIF DAN PRODUKTIF): Yuliadi, I Made Widiarta, Nora Dery Sofya, Silvia Firda Utami, Desi Maulidyawati YULIADI, YULIADI; I Made Widiarta; Nora Dery Sofya; Silvia Firada Utami; Desi Maulidyawati
Jurnal Pengabdian Rekayasa Sistem Vol 1 No 1 (2023): Edisi 1
Publisher : Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jpres.v1i1.2405

Abstract

Bencana merupakan suatu peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan faktor non alam yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Dengan kemajuan teknologi masyarakat dengan mudah mendapatkan informasi terkait bencana. Banyaknya informasi yang salah tetapi terlihat begitu meyakinkan kebenarnya, hal demikian dapat terjadi karena banyak informasi yang biasa sehingga diperlukan nalar kritis kita dalam memilih informasi yang diterima, mana informasi yang sesuai fakta dan mana informasi yang bias. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman dalam menyeleksi informasi yang diterima para remaja dan upaya menimbulkan nalar kritis terhadap berita-berita yang dibaca oleh para remaja, Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode diskusi dengan pemberian materi lalu para siswa melakukan tanya jawab setelah itu diakhiri dengan menganalisa berita-berita yang tersebar di internet dan memilah dari berita tersebut mana yang berita hoax dan mana yang termasuk dalam berita benar. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini memberikan wawasan dan pegetahuan baru kepada para guru dan siswa SLBN 1 Sumbawa dalam mengindentifikasi informasi terkait bencana dan lainnya yang beredar di internet dapat difilter dulu sebelum disebarkan.
Instagram Filter Bubbles and Young Voters' Political Preferences in West Nusa Tenggara, Indonesia: Case on The 2024 Presidential Election Satriyadi, Yadi; Arzak, Miftahul; Maulidyawati, Desi
Golden Ratio of Social Science and Education Vol. 5 No. 2 (2025): June - November
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grsse.v5i2.1515

Abstract

This study aims to understand how the political preferences of young voters in the province of West Nusa Tenggara (NTB), Indonesia, are shaped through exposure to political content on Instagram during the 2024 Presidential and Vice-Presidential elections. The primary focus of this research is the phenomenon of the filter bubble, a condition in which Instagram's algorithm curates content aligned with users' behaviors and preferences, thereby limiting the diversity of political information they receive. Adopting a qualitative methodology with a phenomenological approach, the study involved six young voters who were active Instagram users during the campaign period. The findings reveal that the filter bubble phenomenon occurs in three stages: algorithm formation, algorithmic reinforcement of perception, and attitude construction. The respondents' frequent interactions with political content, such as following candidate accounts, liking, sharing, and filtering information, indirectly reinforced their initial political preferences. Although they perceived themselves as receiving information from various sources, they were within a homogenous and enclosed informational space. These findings underscore the critical importance of digital political literacy, enabling young voters to comprehend how algorithms operate and avoid being trapped in an echo chamber that narrows opportunities for dialogue in a digital democracy.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI BENTUK ALJABAR Arianti, Lasmi; Irham, Muhammad; Maulidyawati, Desi
Media Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v6i2.1814

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran cooperative learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi bentuk aljabar di kelas VIII. Jenis pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan jumlah populasi pada penelitian ini adalah 161 siswa yang terdiri dari 5 kelas dan banyak sampel adalah 48 siswa yang terdiri dari dua kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pembelajaran cooperative learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji ketuntasan belajar yang melebihi kriteria ketuntasan belajar sehingga diperoleh thitung = 3,42 dengan z(0.05,24)=1,714 dan hasil uji kesamaan rata-rata (uji dua pihak) yang menunjukkan bahwa nilai  Sig  (2-tailed) = 0,00 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang menyatakan bahwa rata-rata pada hasil pretest dan hasil posttest tidak sama sehingga terdapat perbedaan yang positif dan signifikan antara hasil belajar yang menggunakan pembelajaran Cooverative Learning dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.
PENERAPAN PROBLEM DRIVEN ITERATIVE ADAPTATION (PDIA) UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SDN 2 PUNGKIT Maulidyawati, Desi; Irham, Muhammad
Media Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v8i2.3163

Abstract

INOVASI merupakan lembaga kemitraan Indonesia - Australia yang fokus pada literasi dan numerasi. Salah satu program intervensi yang dijalankan di Kabupaten Sumbawa adalah implementasi pendekatan PDIA di SDN 2 Pungkit. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses penerapan pendekatan Problem Driven Iterative Adaptation (PDIA) di kelas 1 SDN 2 Pungkit dalam mengatasi kesulitan belajar matematika siswa. PDIA merupakan sebuah pendekatan yang digunakan oleh INOVASI dalam mencari tahu bagaimana meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran dalam numerasi dengan menggunakan pendekatan yang dirancang untuk mencari solusi lokal dalam mengatasi masalah-masalah lokal dan khusus dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tentang bagaimana penerapan PDIA dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. Subjek penelitian ini terdiri dari satu orang guru kelas 1 SDN 2 Pungkit. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan kajian literatur. Teknik analisis data dilakukan dalam empat tahapan yaitu, koleksi data, reduksi data, menyajikan data dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan PDIA dilaksanakan dalam lima tahapan yaitu, 1) eksplorasi, 2) sintesis, 3) perancangan, 4) coba gagasan, 5) kaji ulang. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan PDIA mampu membuat siswa lebih aktif melalui pemanfaatan media konkrit dan metode diskusi. Hasil lainnya juga menunjukkan bahwa hasil belajar semua siswa tuntas terhadap KKM.
ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF 40 OHM NEUTRAL GROUNDING RESISTOR SYSTEM FOR FEEDER PROTECTION AT PT PLN UNIT PEKAT USING ETAP 16.0: ANALISIS EFEKTIFITAS SISTEM PENTANAHAN NEUTRAL GROUNDING RESISTOR 40 OHM TERHADAP PROTEKSI FEEDER DI PT PLN UNIT PEKAT MENGGUNAKAN ETAP 16.0 Muhammad Hidayatullah; Desi Maulidyawati; Jaya; Lukluil Lukluil
Hexagon Vol 4 No 2 (2023): HEXAGON - Edisi 8
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v4i2.3128

Abstract

Nilai resistansi jenis tanah dipengaruhi beberapa faktor yaitu jenis tanah (liat,berpasir dan berbatuan), lapisan tanah, kelembaban tanah, temperatur. Penggunaan NGR (Neutral Grounding Resistor) sebagai tahanan titik netral sekunder trafo merupakan bagian dari koordinasi proteksi dalam sistem kelistrikan karena tanpa pentanahan yang baik dapat membahayakan makhluk hidup yang ada di sekitar trafo bahkan dapat merusak trafo tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai tahanan pentanahan serta pengaruhnya terhadap sistem pentanahan NGR 40 ohm dan efektifitasnya terhadap proteksi feeder. Metode penelitian kuantitatif dengan melakukan pengukuran nilai tahanan pentanahan dan NGR yang dilanjutkan dengan melakukan simulasi menggunakan aplikasi program komputer ETAP 16.0. Data-data sistem diperoleh dari PT. PLN Pekat dan direpresentasikan kedalam SLD pada ETAP 16.0. Hasil perhitungan diperoleh arus gangguan satu fasa ke tanah tergantung nilai tahanan sistem pentanahan dan lokasi gangguan. Dari pengukuran bahwa besar nilai sistem pentanahan di sistem kelistrikan Pekat sebesar 157.8 ohm. Simulasi gangguan pada feeder dengan nilai sistem pentanahan sebesar 40 ohm diperoleh arus maksimal gangguan satu fasa ke tanah sebesar 269 Ampere, sedangkan pada sistem pentanahan 157.8 ohm diperoleh arus maksimal gangguan satu fasa ke tanah sebesar 75 Ampere.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DI SMP NEGERI 2 SUMBAWA Muhammad Irham; Desi Maulidyawati
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Posing dan siswa yang menggunakan pembelajaran dengan metode ceramah pada siswa kelas VII pada materi himpunan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sumbawa Besar. Pemilihan sampel dilakukan dengan simple random sampling dan diperoleh kelas VII1 sebagai kelas eksperimen dan VII2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen di-treatment menggunanakan model pembelajaran Problem Posing, sedangkan kelas kontrol di-treatment dengan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dan angket. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan menggunakan uji beda rata-rata dua sampel tidak berpasangan dan uji beda rata-rata dua sampel berpasangan dengan bantuan aplikasi SPSS 16.0. Sedangkan angket diberikan kepada kelas eksperimen dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil uji beda rata-rata berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa pada pembelajaran Problem Posing dengan siswa dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan hasil pretest dan posttest siswa Kelas Kontrol mendapatkan peningkatan sebesar 14,0 sedangkan peningkatan kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 44,6. Hasil uji beda rata-rata tidak berpasangan menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran Problem Posing lebih baik daripada siswa pada pembelajaran konvensional. Hasil analisis angket menunjukan bahwa sikap siswa terhadap model pembelajaran problem posing secara keseluruhan menunjukkan sikap positif.
ANALISIS BERPIKIR PROBABILISTIK SISWA DALAM MENENTUKAN PELUANG SUATU KEJADIAN Muhammad Irham; desi maulidyawati; Abdurrahman
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/0vs2vn20

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir probabilistik siswa berdasarkan kategori subyektif, transisional, kuantitatif informal, dan numerik dalam menentukan peluang suatu kejadian. Penelitian ini merupakan pelenitian kualitatif dan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Gondang, Sragen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berpikir probabilistik dalam bentuk pertanyaan terbuka yang memungkinkan siswa untuk memberikan jawaban disertai dengan alasan mengapa menggunakan jawaban tersebut. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi berada pada level berpikir numerik dalam menentukan peluang suatu kejadian. Siswa dengan kemampuan sedang berada pada level berpikir kuantitatif informal. Siswa dengan kemampuan matematika rendah tidak memenuhi karakteristik salah satu dari empat level berpikir probabilistik. Siswa dengan kemampuan matematika rendah memenuhi karakteristik berpikir pra subyektif sehingga berada pada tersebut (level 0).
Arus kuat STUDI KELAYAKAN INSTALASI LISTRIK PADA GEDUNG STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) PERNEK SUMBAWA Agus Hermansyah Agus; Ahmad Jaya; Indra Darmawan; Desi Maulidyawati
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v4i2.5220

Abstract

Human development cannot be separated from technology, especially electrical energy which functions as the main support in various daily activities. The use of electricity must be balanced with attention to maintenance and installation updates to avoid risks that could harm users. Several important aspects in electrical installations include the selection of materials, the installation process, and compliance with applicable regulatory standards. This research uses qualitative methods, which focus on in-depth analysis of the study object through observation, interviews, and testing of electrical installations in the laboratory. This is different from the method While the quantitative approach involves statistical analysis, the qualitative approach places more emphasis on collecting, analyzing and interpreting data to understand social problems based on natural reality. Hani from research shows that the electrical installation in the Pernek gas station building meets PUIL 2011 standards. This feasibility is determined by several factors such as panel height, contact box, switch, KWH meter, cable color, and the use of MCB as a safety cable in electrical installations are differentiated based on color: R phase is black, S phase is brown, T phase is gray, N cable is blue, and grounding cable is green-yellow. The research conclusions confirm that all installation elements-including cable color, height of contact boxes, switches, panels, KWH meters, and MCB-comply with PUII provisions. 2011 and applicable regulatory standards
Penguatan Kompetensi Calon Auditor Audit Mutu Internal (AMI) Dalam Pengendalian Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Melalui Kegiatan Pelatihan Untuk Pelatih Jannatun Aliyah; Lukmanul Hakim; Mikhratunnisa; Desi Maulidyawati
Jurnal Pengabdian Sosial Humaniora Vol 1 No 2 (2024): EDISI 2
Publisher : Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/abdimawa.v1i2.4864

Abstract

Kegiatan evaluasi secara berkala menjadi salah dari tugas auditor internal setiap perguruan tinggi. Pemahaman mendasar tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) harus menjadi acuan calon Auditor. Untuk itu, penguatan kompetensi terhadap calon auditor menjadi tujuan dari pelatihan ini. Kegiatan peningkatan kompetensi terhadap calon auditor diawali dengan pemetaan awal terhadap sumber daya yang ada dan jumlah unit yang akan dievaluasi, hingga tersusun program pelatihan untuk pelatih (calon Auditor). Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pola hybrid – daring dan luring. Metode kegiatan dalam bentuk sosialisasi, ceramah, simulasi dan role-playing, serta evaluasi dengan pemberian pre-test dan post-test untuk melihat pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap berbagai materi yang disampaikan. Peserta berjumlah 7 orang perwakilan dari fakultas yang ada di Universitas Teknologi Sumbawa. Hasil dari kegiatan ini peserta mampu memahami tugas-tugas yang diberikan, memosisikan diri sebagai auditor AMI, pengetahuan tentang langkah-langkah dari assesment lapangan, sistem dalam penulisan hasil dan proses pembuatan laporan. Kegiatan ini menjadi langkah baik bagi perguruan tinggi dalam memperkuat implementasi Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023.
ANALISIS INSTALASI LISTRIK RUMAH TINGGAL BERDASARKAN STANDAR PERSYARATAN UMUM INSTALASI LISTRIK TAHUN 2011 Indra Darmawan; Idhom Surodi; Desi Maulidyawati; Nova Aryanto
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7926

Abstract

Pentingnya penerapan standar keselamatan instalasi listrik di rumah tinggal sesuai dengan kriteria umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 menjadi penggerak penelitian ini. Kegagalan untuk mematuhi persyaratan dalam instalasi listrik dapat mengakibatkan gangguan sistem, sengatan listrik, kerusakan perangkat elektronik, atau bahkan kebakaran. Meskipun PUIL 2011 sekarang menjadi standar emas untuk perencanaan dan pemasangan instalasi listrik bertegangan rendah di seluruh negeri, PUIL masih kurang dimanfaatkan di lingkungan perumahan. Akibatnya, penilaian sistem kelistrikan rumah diperlukan untuk memastikan sejauh mana mereka mematuhi peraturan yang relevan. Untuk memastikan instalasi listrik rumah tinggal di Desa Moyo Mekar, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa sesuai dengan PUIL 2011, penelitian ini akan mengkaji instalasi saat ini, mengidentifikasi komponen yang tidak memenuhi persyaratan, dan memberikan rekomendasi teknis untuk perbaikan. Strategi deskriptif dengan pendekatan observasional digunakan untuk penyelidikan. Kami menggunakan lembar daftar periksa yang dikembangkan sesuai dengan PUIL 2011 untuk mencatat informasi yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung, pengukuran, dan dokumentasi. Kotak kontak, sakelar, sistem pentanahan, sambungan instalasi, panel sirkuit terpisah, dan konduktor adalah beberapa komponen yang dievaluasi. Sebagian besar persyaratan PUIL 2011 dipenuhi oleh instalasi kelistrikan Ibu Ani, menurut temuan tersebut. Ada kabel 1,5 mm2 yang digunakan untuk rangkaian penerangan dan kabel 2,5 mm2 untuk kotak kontak dengan MCB 6 A dalam susunan ini. Sayangnya, ditemukan bahwa dua lokasi penghubung tidak sesuai dengan kriteria pemasangan dan perlu diperbaiki. Sejumlah saran teknis dibuat untuk meningkatkan keamanan dan keandalan sistem kelistrikan, dan penilaian tersebut menyimpulkan bahwa pemasangan kelistrikan di rumah dapat dilakukan.