Jubaidah Hasibuan
Jurusan Pendidikan Masyarakat, Universitas Negeri Medan

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Of Millennial Community

Kompetensi Tutor Dan Manajemen Pendidikan Pada PKBM Hanuba Dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran Jubaidah Hasibuan
Journal of Millennial Community Vol 2, No 2 2020: September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v2i2.21192

Abstract

Kompetensi yang dimiliki oleh pendidik atau tutor di PKBM Hanuba belum seutuhnya ada didalam diri mereka, masih adanya tutor yang mengajar tidak sesuai dengan bidangnya membuat transfer of knowledge dan penguasaan materi kurang maksimal dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kesenjangan antara teori profesi kependidikan dengan profesi tutor di PKBM Hanuba; 2) bagaimana penerapan 4 kompetensi pendidik pada setiap tutor PKBM Hanuba; dan 3) bagaimana sistem manajemen pendidikan pada PKBM Hanuba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di PKBM Hanuba Kota Medan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi data
Pelaksanaan Pembelajaran Orang Dewasa (Andragogi) Pada Program Kursus Menjahit di LKP Kutilang Aliyyah Maahira Shafa; Fitria Anjani; Jubaidah Hasibuan; Naser Maulidina; Ratih Syahfitri
Journal of Millennial Community Vol 4, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran orang dewasa (Andragogi) di LKP Kursus Menjahit Kutilang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dimana subjek dalam penelitian ibu Hj. Zulfizahara Nst, pendiri LKP Kursus Menjahit Kutilang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini hasil yang ditemukan: 1) proses terbentuknya LKP Kursus Menjahit Kutilang; 2) Kondisi LKP Kursus Menjahit Kutilang pada saat ini menyebabkan kurangnya semangat belajar peserta; 3) Proses pembelajaran peserta di LKP Kursus Menjahit Kutilang; dan 4) hambatan yang terjadi dari mulai awal tahap proses terbentuknya sampai dengan hambatan yang di hadapi LKP Kursus Menjahit Kutilang sekarang pada peserta di masa pandemi covid 19.
Analisis Penyelenggaraan Pendidikan Kecakapan Vokasional Di LKP (Lembaga Kursus Dan Pelatihan) F2F Jubaidah Hasibuan; Friska Indria Nora Harahap; Khodijah Tussolihin Dalimunthe
Journal of Millennial Community Vol 6, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v6i1.58753

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi jumlah pengangguran di Indonesia 7,86 juta orang pada Agustus 2023. Salah upaya menurunkannya adalah dengan melakukan pendidikan kecakapan vokasional yang dilakukan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) F2F sebagai salah satu bentuk pendidikan yang memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat yaitu kursus menjahit. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan kecakapan vokasional di LKP F2F dan menganalisis permasalahan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu isntruktur kursus menjahit dan warga belajar sebanyak 11 orang. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran ada tiga tahap yaitu; 1) perencanaan dengan melibatkan warga belajar dan unsur-unsur pendukung lainnya, 2) pelaksanaan program dilakukan dengan waktu yang ditentukan instruktur akan tetapi dianggap kurang efektif karena warga belajar kurang melakukan praktek, 3) metode pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dan dilengkapi dengan media pembelajaran audiovisual, 4) penilaian dilaukkan secara langsung dan uji kompetensi, 5) instruktur kurang mampu meningkatkan motivasi belajar warga belajar.