Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sejarah DPRD Sumatera Selatan Masa Orde Baru Dedi Irwanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 3: April 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i3.3669

Abstract

The purpose of this study is to analyze the development of learning media Infographics on local history of South Sumatra DPRD material during the New Order period with a valid, effective problem-based learning model and knowing the increase in student learning activity towards local history material of the South Sumatra DPRD during the New Order period. The validity of learning media is based on the validation results of three expert experts, namely material experts, grammar experts and media experts. In material validation, the score obtained was 4.80, media validation was 4.75 and grammar validation was 4.80 with very valid categories. Then, the learning outcomes of students increased by 43% with an N-gain value of 0.95 with a very effective category. So this shows that the learning media infographic local history of the South Sumatra DPRD material during the New Order period with a problem-based learning model is valid, effective and can increase the learning activity of class XII IPS 1 students
Sejarah Perkembangan Marga Tanjung Batu, 1950-1984 Arenda Rosyada; Dedi Irwanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3713

Abstract

Kajian ini berjudul “Sejarah Perkembangan Marga Tanjung Batu Tahun 1950- 1983”. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui perkembangan awal dan masa kolonial marga Tanjung Batu, perkembangan politik, ekonomi, sosial dan budaya marga Tanjung Batu. Telaah ini menggunakan metode historis dengan langkah-langkah heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan data melalui penelusuran studi pustaka dan wawancara. Pendekatan yang digunakan sosiologi, ekonomi dan antropologi. Berdasarkan hasil studi menunjukan bahwa perkembangan awal marga Tanjung Batu berada dalam Onderafdeeling Ogan Ilir dengan ibukota Tanjung Raja. Pedoman peradilan yudikatif tetap berpegang pada Undang-undang Simbur Cahaya. Pada tahun 1950-1984, Marga Tanjung Batu diperintah oleh 4 periode perirah sebagai kepala marga. Pesirah dibantu oleh beberapa perangkat marga seperti pembarab, kerio dan penggawo. Perkembangan pada bidang ekonomi di Marga Tanjung Batu mengandalkan mata pencaharian di ungai dan bertani. Pada perkembangan selanjutnya lebih ke bidang industri rumah tangga. Berdasar perspektif sosial dan budaya masyarakat memiliki jiwa sosial tinggi. Buktinya terdapat kehidupan gotong royong membangun dusun, seperti bantuan musibah kematian, perayaan hari besar agama, dan hajatan perkawinan dalam histilah lokalnya ngantung buai, dan merabo
Pengembangan Songket Marga Danau untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI Irwanto, Dedi; Bidarti, Agustina; Ansori, Ansori
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i2.8310

Abstract

Topik kegiatan usaha merubah sikap-perilaku, peningkatan pengetahuan, serta teknik demplot alih teknologi ATMB Songket Marga Danau Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode yang digunakan berupa metode penyuluhan dan pendampingan selama 6 bulan. Berdasar hasil masyarakat Pedamaran bekerja di sektor pertanian tidak sampai seharian penuh, sehingga ada waktu luang yang dapat dipergunakan dalam membuat dan menggunakan ATMB Songket Marga Danau. Dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan selama kegiatan ini peserta dapat memiliki keterampilan sekaligus memanfaatkan waktu luang untuk menghasilkan produk berupa pembuatan dan penggunaan ATMB Songket Marga Danau sehingga dapat meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat pedesaan tersebut.
Historiografi dan Makna Sungai di Sumatera Selatan Irwanto, Dedi; Yusuf, Syafruddin; Bidarti, Agustina
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8585

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelisik jejak historiografi mengenai sungai-sungai serta pemaknaan sungai bagi masyarakat Sumatera Selatan. Penelitian ini bersandar pada metode historis melalui empat tahapan, yakni heuristik atau proses pengumpulan data, verifikasi atau kritik sumber, interpretasi atau penafsiran dan historiografi atau analisis penulisan sejarah. Berdasar hasil dari penelitian dapat dikatakan walau masyarakat Sumatera Selatan bersifat dwelling culture, berkehidupan di tepian sungai sehingga membentuk riparian culture, masyarakat berbudaya tepian sungai dengan sungai merupakan hal sangat penting dalam kehidupannya. Namun dalam penelahaan peneliti, masih terdapat minimnya kajian dari perspektif sejarah sungai. Kondisi minimnya tulisan sejarah sungai ini harus ditingkatkan karena menjadi kanal, akses, gerbang, portal untuk memahami pentingnya sungai secara simbolik bagi masyarakat Sumatera Selatan. Di mana sungai diposisikan dan dimaknai sebagai harmonisasi dan keluasan pengetahuan mereka dalam berkehidupan budaya dan politis. Walau tidak lagi terlalu menggantungkan diri dengan sungai, namun pemahaman pada sungai masih sangat relevan dalam mengurai kompleksitas kehidupan masyarakat Sumatera Selatan di tepian Batanghari Sembilan
Tradisi Sedekah dari Darat di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir: Kajian Sejarah dan Budaya Wijaya, Tomy; Irwanto, Dedi; Pamulaan, Alif Bahtiar
Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Vol 6 No 1 (2025): Lani: Jurnal Kajian Sejarah Dan Budaya
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Lanivol6iss1page35-44

Abstract

Tradisi Sedekah dari Darat merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Pedamaran yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan edukatif yang mendalam. Tradisi ini berkaitan erat dengan upacara pernikahan dan bertujuan untuk memohon restu serta keselamatan bagi kedua mempelai dan keluarga yang telah meninggal. Namun, modernisasi membawa tantangan terhadap keberlangsungan tradisi ini. Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Data dikumpulkan melalui studi literatur, wawancara dengan tokoh masyarakat, dan analisis dokumentasi mengenai perkembangan tradisi ini dari masa ke masa. Metode ini digunakan untuk menelusuri asal-usul, perubahan, dan adaptasi Sedekah dari Darat dalam konteks perkembangan sosial dan budaya masyarakat Pedamaran. Selain itu, penelitian ini memakai pendekatan ilmu antropologi budaya yang bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat menjalankan, menginterpretasikan, serta menyesuaikan tradisi Sedekah dari Darat dalam konteks budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini telah ada sejak tahun 1950-an atau bahkan lebih lama, dengan akar budaya yang kemungkinan besar berasal dari pengaruh Hindu sebelum berkembang dalam konteks Islam. Seiring waktu, pelaksanaannya mengalami perubahan, baik dari segi skala maupun cara penyelenggaraan, tetapi tetap mempertahankan unsur utama seperti doa, tahlilan, dan penghormatan terhadap leluhur. Upaya pelestarian dilakukan melalui edukasi kepada generasi muda dan adaptasi terhadap perkembangan zaman.
STRATEGIS AUSTRALIA DALAM KERJA SAMA REGIONAL ASIA PASIFIK Safira Oktaviani; Dedi Irwanto; Alif Bahtiar Pamulaan
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 3 No 1 (2025): Vol 3 NO. 1 Mei 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8txzfg69

Abstract

This research aims to analyze Australia's strategic role in establishing and strengthening regional cooperation in the Asia Pacific region. As a developed country geographically located close to Asian countries, Australia has significant political, economic and security interests in the region. This research uses a qualitative approach with a literature study method, analyzing various foreign policy documents, international organization reports, and scientific articles related to Australia's relations with Asia Pacific countries. The results show that Australia plays an active role in various regional forums such as the ASEAN Regional Forum (ARF), East Asia Summit (EAS), and APEC. This strategic role includes supporting regional security stability, enhancing economic cooperation, and inclusive multilateral diplomacy. Australia also balances relations with major powers such as the United States and China, in order to maintain its influence and interests in the region. The main conclusion of this study is that Australia plays an important role as a link between the Western and Asian worlds, and its contribution to Asia Pacific regional cooperation is crucial to the stability and progress of the region. 
Integrasi Sistem Baqutolak di Masyarakat Pedesaan Bidarti, Agustina; Husin, Laila; Irwanto, Dedi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v6i1.2665

Abstract

Penerapan integrasi sistem Bioflok, Aquaponik, dan Ikan Toman Lokal (Baqutolak) ditujukan untuk masyarakat Pedesaan, terutama anggota Kelompok Budidaya Ikan (Pokdatan) Toman Kito Desa Pedamaran VI, Kecamatan Pedamaran, OKI, Sumatera Selatan. Baqutolak ini penting mengingat kebutuhan ikan toman sangat tinggi untuk acara perkawinan di Pedamaran serta meningkat pendapatan pembudidaya ikan toman. Metode yang digunakan dalam kegiatan berupa penyuluhan tatap muka, visitasi, pendampingan dan pengembangan alih teknologi rancang Baqutolak. Kegiatan pelaksanaan selama 6 bulan. Berdasar hasil pelaksanaan pengabdian dengan beberapa tahapan diperoleh adanya peningkatan pengetahuan anggota Pokdatan Toman Kito tentang pembuatan dan penggunaan kolam integrasi sistem Baqutolak pada pre-test rata-rata 42.50% meningkat di post-test rata-rata 88.00% kategori sangat baik. Sedangkan keterampilan pembuatan dan penggunaan Baqutolak dari pre-test 45.00% menjadi rata-rata 86.50% pada saat post-test kategori sangat baik. Peserta kegiatan dapat memiliki keterampilan budidaya ikan toman di Baqutolak yang nantinya dapat menambah pendapatannya.
THE ROLE OF THE CHINESE DURING THE PHYSICAL REVOLUTION IN PALEMBANG Putri, Nabila; Irwanto, Dedi
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v8i2.2080

Abstract

The role of Chinese people was very important in the struggle for independence during the physical revolution in Palembang from 1945 to 1949. This study aims to understand the efforts of ethnic Chinese during the revolution in Palembang, the form of ethnic Chinese assistance and the role of organizations in fighting for independence during the revolution in Palembang. The method used in this study is a qualitative approach with a historical analysis method, which involves collecting data from archives, historical documents and interviews. The results of this study indicate that the role of Chinese entrepreneurs is very important in the struggle for independence, in addition to that Chinese organizations were also involved in the struggle for independence in Palembang. This study is expected to contribute to a deeper understanding of the role of Chinese people in the struggle for independence in Palembang
Sungai Musi Sebagai Pusat Perdagangan Pada Masa Kolonial (1900-1942) Ika Syafitri, Putri Diana Ika; Irwanto, Dedi
Jurnal Pattingalloang Vol. 12, No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v12i3.76751

Abstract

Sungai Musi, sebagai salah satu jalur transportasi utama di Sumatera Selatan, memainkan peran penting dalam pengembangan perdagangan selama masa kolonial antara tahun 1900 dan 1942. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sungai Musi terhadap dinamika perdagangan, termasuk komoditas yang diperdagangkan, pola pengiriman, dan dampaknya terhadap ekonomi lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis historis, yang melibatkan pengumpulan data dari arsip, dokumen sejarah, dan wawancara dengan para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Musi berfungsi tidak hanya sebagai jalur transportasi, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial dan budaya yang memperkuat jaringan perdagangan lokal dan internasional. Komoditas utama seperti karet, kopi, dan rempah-rempah menjadi andalan perdagangan, yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di sepanjang sungai. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang peran sungai dalam konteks sejarah perdagangan di Indonesia, serta implikasinya terhadap perkembangan masyarakat di wilayah tersebut. Kata Kunci : Perdagangan, Sungai Musi, Komoditas AbtractThe Musi River, as one of the main transportation routes in South Sumatra, played a significant role in the development of trade during the colonial period between 1900 and 1942. This study aims to analyze the influence of the Musi River on trade dynamics, including traded commodities, shipping patterns, and their impact on the local economy. The method used in this study is a qualitative approach with historical analysis, involving data collection from archives, historical documents, and interviews with experts. The results show that the Musi River functioned not only as a transportation route, but also as a center of social and cultural interaction that strengthened local and international trade networks. Key commodities such as rubber, coffee, and spices were the mainstay of trade, which drove economic growth and infrastructure development along the river. This research is expected to contribute to a deeper understanding of the role of rivers in the context of the history of trade in Indonesia, as well as its implications for the development of society in the region.Keywords: Trade, Musi River, Commodities
Kolonialisme Inggris di Australia Sari, Puspita; Nugroho, Alfan; Irwanto, Dedi; Pamulaan, Alif Bahtiar
TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora
Publisher : Yayasan Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/tamaddun.v2i1.138

Abstract

In this article we will discuss British Colonialism in Australia. Colonialism is a time when a country is controlled by another, stronger country. Most countries in the world have experienced the practice of colonialism by other nations, one of which is Australia. Using a qualitative descriptive method through a literature study approach. This research was conducted to practice knowing British colonialism in Australia. The results of this research show that British colonialism in Australia has had many impacts felt by Australia’s indigenous population, namely the Aborigines.