Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Pendeteksian Kerusakan Lampu Sinyal Pada Stasiun Kereta Api Dengan Metode Predictive Maintenance A Andriana; Tutin Aryanti; Ida Hamidah; Heru Prambudiono
Jurnal Tiarsie Vol 18 No 2 (2021): Jurnal TIARSIE 18.2
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v18i2.100

Abstract

Lampu sinyal adalah sistem persinyalan yang berfungsi untuk memberikan isyarat berupa cahaya yang ditempatkan pada suatu tempat tertentu dan memberikan isyarat dengan arti tertentu untuk mengatur perjalanan kereta api. Isyarat tersebut yaitu cahaya merah yang artinya tidak aman, cahaya kuning artinya berjalan dengan hati-hati dan cahaya hijau artinya berjalan dengan kecepatan yang ditentukan. Lampu sinyal sangat berperan penting dalam sistem perkeretaapian, oleh karena itu lampu sinyal harus dapat dideteksi apabila tidak berfungsi dengan normal. Untuk mengatasi hal itu penulis membuat suatu sistem lampu sinyal yang dapat mendeteksi apabila lampu mengalami kerusakan, dan juga dapat memprediksi apabila lampu sinyal berpotensi rusak dengan metode pemantauan berkala (predictive maintenance) yang disesuaikan secara akurat memprediksi masalah tersebut. Komponen yang digunakan untuk mendeteksi dengan menggunakan Sensor CZ3700 dan INA219 yang dapat mendeteksi arus 0-5A dan tegangan 0- 36Vdc pada lampu sinyal. Selain itu juga dilengkapi sensor suhu untuk mengukur suhu pada modul lampu sinyal, yang dapat membaca suhu 0- 85°Celcius. Hasil pembacaan sensor diproses dengan menggunakan Arduino ESP32, dan hasil pembacaan dikirimkan ke Human Machine Interface dalam hal ini menggunakan Computer / Laptop melalui jaringan nirkabel. Harapannya ketika sudah menerapkan sistem predictive maintenance ini dapat mengidentifikasi dan memperbaiki masalah sebelum lampu sinyal rusak.
Perancangan dan Pembuatan Alat pendeteksi Kualitas Jalan Untuk Mendukung Digitalisasi Data Sutisna Abdul Rahman; Rini Ayu Yulianti; A Andriana; Z Zulkarnain
Jurnal Tiarsie Vol 18 No 2 (2021): Jurnal TIARSIE 18.2
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v18i2.101

Abstract

Jalan adalah sarana prasarana berupa ruang sirkulasi yang dibuat untuk mempermudah transportasi melalui jalur darat. Penglolaan jalan saat ini belum optimal dan kurang efisien, indikasinya dapat dilihat pada kasus-kasus kerusakan atau penurunan pada kualitas jalan, di Jawa Barat 54,72% jalan dalam kondisi sedang,rusak dan rusak parah. Untuk mengatasi hal tersebut penulis membuat suatu alat yang dapat membatu memonitoring dan mempercepat proses perbaikan pada suatu jalan. Komponen yang digunakan adalah MPU-9250 sensor ini mempunyai 9- axis yaitu 3-axis accelerometer, 3-axis gyroscope, dan 3 axis magnetometer yang mampu membaca getaran untuk mengetahui kualitas jalan dan dilengkapi GPS NE0-N8M berfungsi membaca titik koordinat atau lokasi pengukuran. Hasil pembacaan tersebut diolah menggunakan mikrokontroler Arduino ESP32 dengan tegangan sumber yang dibutuhkan 3,3 V. Hasil penelitian alat pendeteksi tingkat kualitas jalan sepanjang 4400 m di Kecamatan antapani menunjukan bahwa di Kecamatan Antapani, kualitas jalan terbagi menjadi empat kategori dengan range nilai yang dihasilkan alat yaitu, sangat rata dan teratur , sangat baik umumnya rata baik, baik dan cukup. Dengan nilai maksimum-18,53 dan nilai minimum -1,53.
Simulasi Sistem Lampu Mobil Dinamis Untuk Kenyamanan Berkendara Pada Malam Hari Menggunakan Arduino - Zulkarnain; Nanang Nasrullah; - Andriana; Muhammad Syarif Ramdani
Jurnal Tiarsie Vol 17 No 4 (2020): Jurnal TIARSIE 17.4
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v17i4.97

Abstract

Keselamatan merupakan kebutuhan primer bagi setiap manusia, tidak terkecuali untuk keselamatan mobil yang masih menjadi mode transportasi favorit di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satu faktor terjadinya kecelakaan adalah pencahayaan, faktor pencahayaan bisa berupa kurangnya pencahayaan sehingga pengemudi tidak bisa melihat dengan baik, begitu juga dengan cahaya kendaraan dari arah berlawanan yang juga mengganggu penglihatan pengemudi. Untuk itu perlu dibuat sistem pencahayaan yang bisa mengoptimalkan pandangan pengemudi dan tidak mengganggu pengendara lain. Sistem minimum dapat digunakan untuk mengontrol arah dan intensitas cahaya lampu kendaraan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi jalanan dengan memasang sensor posisi pada lingkar kemudi untuk dijadikan referensi arah cahaya lampu dan sensor cahaya yang mendeteksi keberadaan kendaraan lain dari arah berlawanan untuk mengontrol cahaya yang dihasilkan oleh lampu kendaraan. Kontrol arah lampu sesuai sudut kemudi hanya berfungsi saat kendaraan melaju pada kecepatan < 40 km/jam. Perancangan ini menghasilkan sistem pencahayaan yang berfungsi untuk menghindari blind spot saat kendaraan menikung dan mengontrol cahaya lampu saat ada kendaraan dari arah berlawanan sehingga pengemudi kendaraan tersebut tidak terganggu. Dari perancangan ini hasil penyimpangan sudut maksimum sebesar ±5%.
IMPLEMENTASI METODE MFCC DAN DTW UNTUK PENGENALAN JENIS SUARA PRIA DAN WANITA Irham Sidik Permana; Youllia Indrawaty; Andriana Zulkarnain
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 3, No 1 (2018): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v3i1.61-76

Abstract

MFCC (Mel-Frequency Cepstral Coefficient ) dan DTW (Dynamic Time Warping)adalah suatu metode dalam mengolah suara, pada penelitian ini pengolahan suarayang dilakukan bertujuan untuk pengenalan jenis suara pria dan wanita.Penentuan jenis suara pria atau wanita biasanya dilakukan dalam penentuankelompok paduan suara. MFCC merupakan metode untuk ekstraksi ciri, selainMFCC digunakan metode lain yaitu DTW yang merupakan metode pencocokansuara latih dan suara uji, teknik ini berguna untuk menghitung jarak antara duadata dengan pola-pola yang berbeda dan menghitung nilai dan jarak dari datatersebut. Pada penelitian ini dibangun suatu sistem yang dapat mengenali jenissuara pria dan wanita, Jenis suara pada pria dibagi menjadi Tenor, Bariton danBass, sedangkan pada wanita dibagi menjadi Sopran, Mezzosopran dan Alto. HasilPenelitian yang didapat yaitu untuk tingkat akurasi pada wanita dengan jenis suaraalto didapatkan presentase 80%, untuk tingkat akurasi jenis suara mezzosoprandidapatkan 90%, untuk tingkat akurasi jenis suara sopran didapatkan 80%.Kemudian pada jenis suara pria, untuk jenis suara bass didapatkan tingkat akurasisebesar 80%, untuk jenis suara bariton didapatkan tingkat akurasi 70%, dan untukjenis suara tenor didapatkan tingkat akurasi sebesar 60%.
Penerapan Metode Transformasi Wavelet pada Klasifikasi Jenis Renda Asep Nana Hermana; Andriana Z; Wahyu Didit K
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 1, No 2 (2016): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v1i2.25-37

Abstract

Renda memiliki ragam motif yang berbeda-beda berdasarkan jenis kain. Namun, banyak masyarakat yang masih susah untuk mengetahui jenis renda akibat banyaknya motif. Salah satu solusinya adalah dengan menyiapkan suatu sistem yang dapat melakukan klasifikasi jenis renda. Penelitian ini mengembangkan teknik komputerisasi citra untuk melakukan proses klasifikasi jenis kain renda dengan memanfaatkan Metode Transformasi Wavelet. Klasifikasi dimulai dengan melakukan grayscale pada citra renda yang dilanjutkan dengan proses dekomposisi untuk mendapatkan koefisien wavelet yang kemudian dihitung nilai energi dari aproksimasi Level1 dan aproksimasi Level2. Selanjutnya membandingkan nilai energi antara nilai energi data uji dan nilai energi data latih. Langkah terakhir dengan menggunakan algoritma Euclidean Distance sebagai pencocokan jarak. Hasil perhitungan Euclidean Distance yang dapat diambil sebagai keputusan suatu citra bila mendekati nilai 0. Berdasarkan pengujian aplikasi, tingkat keakuratan rata-rata keseluruhannya klasifikasi kain renda mencapai 75%, sehingga aplikasi dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi.
Implementasi Metode Principal Component Analysis dan Hidden Markov Model pada Pengenalan Suara Youllia Indrawaty N; Andriana Z; Fadhlin Prasetia
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 2, No 2 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v2i2.51-60

Abstract

Informasi sinyal suara yang dikenali memiliki karakteristik yang unik. Dengan adanya keunikan pada sinyal suara dapat diimplementasikan untuk melakukan identifikasi suara pada bidang kesehatan yang difungsikan sebagai pengenalan suara pada tunawicara. Dimana pada pengembangannya aplikasi mampu untuk membantu pembelajaran pada tunawicara. Metode yang dapat melakukan ekstraksi ciri suara salah satunya adalah metode Principal Component Analsis. Metode Principal Component Analysis bekerja dengan melakukan ekstraksi ciri suara dan pengelompokan pada pola suara. Suara yang direkam melalui proses pre-processing audio sebelum dikelompokan menggunakan Principal Component Analysis untuk mendapatkan nilai koefisien suara. Hasil dari nilai koefisien disimpan sebagai sinyal referensi dan digunakan pada proses pencocokan sinyal suara menggunakan algoritma Hidden Markov Model. Sistem diuji sebanyak 3 sesi pengujian oleh 14 orang penguji. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa sistem yang dibangun mencapai tingkat akurasi 85% dari 3 sesi pengujian oleh 14 orang penguji.
Pengenalan Pembicara untuk Menentukan Gender Menggunakan Metode MFCC dan VQ Youllia Indrawaty N; Andri ana; Dita Permatasari
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 2, No 1 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v2i1.34-47

Abstract

Klasifikasi suara berdasarkan gender dibuat dengan tujuan agar komputer mampu mengenali suara laki-laki dan perempuan. Dengan kemampuan komputer yang mampu membedakan suara laki-laki dan perempuan pada pengembangan selanjutnya akan memperkuat tingkat suatu sistem keamanan yang menggunakan password dengan suara. Penelitian ini mengenai pengenalan gender dari pengucap/ pembicara dengan ucapan bergantung teks dan bergantung pembicara, dalam proses pengenalan tersebut digunakan algoritma ekstraksi yang disebut Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC) digunakan untuk ekstraksi ciri dari sinyal wicara sedangkan proses pengelompokan menggunakan metode Vector Quantization (VQ). Dalam tahap pengenalan, ukuran distorsi berdasarkan minimisasi jarak Euclidean digunakan untuk mencocokkan penutur uji dengan penutur dalam database. Database wicara menggunakan 20 penutur, terdiri dari 10 penutur pria dan 10 penutur wanita dengan tingkat akurasi pria mencapai 90% dan wanita 80%.
Implementasi Algoritma GLCM Dan MED pada Aplikasi Pendeteksi Kolesterol Melalui Iris Mata Mira Musrini B; Andri ana; Ari Seisar Hidayat
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 2, No 2 (2017): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v2i2.23-42

Abstract

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan gambar iris normal dan kolesterol sebagai input, metode GLCM (Gray Level Co-Occurrence Matrix) dapat digunakan pada aplikasi pendeteksi kolesterol melalui iris mata. Karena GLCM mampu memperoleh nilai fitur yang terdiri dari energi, entropi, homogenitas dan kontras dengan cara menghitung nilai probabilitas dari hasil perhitungan kemunculan matriks yang sama dalam piksel gambar dengan sudut(θ) 0◦ dan jarak(d) 1. Metode MED (Minimum Euclidean Distance) dapat digunakan untuk mengklasifikasi gambar iris normal dan kolesterol dengan menghitung nilai jarak Euclidean berdasarkan dari nilai fitur GLCM. Pembuatan aplikasi ini bertujuan untuk membantu orang-orang dengan mudah mendeteksi kolesterol secara cepat dan praktis tanpa harus pergi ke klinik atau rumah sakit. Pengujian yang dilakukan ke 24 orang dari gambar iris normal dan kolesterol dengan intensitas cahaya yang berbeda tingkat akurasi mencapai 70,83%.
Daftar Kehadiran Mahasiswa dengan Autentikasi Wajah Menggunakan Metode Eigenface Mira Musrini Barmawi; Andriana Z; Muhamad Rizki A F
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 1, No 2 (2016): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v1i2.62-75

Abstract

Sistem pengenalan atau autentikasi tidak hanya dengan menggunakan sidik jari, tetapi juga dapat menggunakan pengenalan wajah. Pengenalan wajah dapat dikembangkan sebagai media identifikasi dan memiliki berbagai manfaat, diantaranya tidak diperlukan kartu atau foto pada kartu identifikasi. Metode eigenface digunakan dalam daftar kehadiran dengan pengenalan wajah, media webcam digunakan untuk menangkap gambar secara real-time. Proses dari aplikasi ini adalah kamera menangkap gambar pada wajah, kemudian didapatkan sebuah nilai R, G, B. Dengan melakukan pemrosesan awal dilakukan penyesuaian ukuran, RGB ke Grayscale, dan histogram equalizer. Metode eigenface berfungsi untuk menghitung eigenvalue dan eigenvector yang digunakan sebagai fitur dalam melakukan pengenalan. Euclidean distance digunakan untuk mencari jarak dengan data fitur yang telah didapat, serta jarak terkecil dengan hasilnya. Berdasarkan pengujian aplikasi, tingkat keberhasilan pengenalan citra wajah mencapai 80%, sehingga aplikasi ini dapat dijadikan sebagai alternatif untuk autentikasi kehadiran mahasiswa.Kata Kunci : eigenface, pengenalan wajah, daftar kehadiran
The Effect of Rewards and Work Discipline on Employee Performances Puti Harissa Pratidhina; Budhi Satriawan; Andriana Andriana; Maria Suryaningsih
Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 6 No 2 (2022): August
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.447 KB) | DOI: 10.36555/almana.v6i2.1902

Abstract

Owned high-performance employees can make organizational goals achieved; otherwise, organizational goals cannot be achieved if employees do not have performance in carrying out tasks by the responsibilities given. The factors that can affect performance are rewards and discipline. The purpose of this study was to determine the effect of reward and work discipline on employee performance. The method used in this research is a literature review study. The results obtained are from 10 journals that are included in the inclusion criteria, the majority have results where rewards and work discipline have a significant positive influence. The conclusion that can be drawn from this research is that rewards and work discipline can have a positive influence on employee performance.