Claim Missing Document
Check
Articles

Optimization of Annual and Five Years Tax Payment Services for Motorized Vehicles in Samsat "X" Ngatilah , Yustina; Siati; Pujiastuti , Caecilia
Nusantara Science and Technology Proceedings 1st International Conference Eco-Innovation in Science, Engineering, and Technology
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2020.0529

Abstract

The Samsat "X" office is a joint service office between the police, the regional income office, and the Jasa Raharja. The services provided are annual and five years of tax payments for motorized vehicles. The current service process is having an uncertain or probabilistic service time and long waiting time, resulting in long queues. This long queue condition causes taxpayer dissatisfaction. One of the methods to solve this problem is the Monte Carlo simulation. Monte Carlo simulation is a simulation method for solving problems with a set of sampling techniques from a probabilistic process. The objective of this research is to determine the optimum number of service personnel by using the Monte Carlo simulation method. The results of this simulation are the optimum conditions (best) for the tax payment services problem at the Samsat "X" office. The result shows that the optimum conditions are obtained with an average waiting time = 22.5479 minutes, an average of service utility level = 81.23%, queue length = 3 persons, and the number of service personnel = 3 persons for annual tax payment services, while for five years tax payment services, the optimum condition for average waiting time = 42.85336 minutes, an average of service utility level = 91.38%, queue length = 5 persons, and the number of service personnel 2 persons.
Shortest Distribution Route Determination Of Pesticides Product Using Tabu Search Algorithm (Case Study : CV. Buana Artha Mandiri, Sidoarjo, Indonesia) Yustina Ngatilah; Anasyah Septiara; Caecilia Pujiastuti; Desak Ayu Clara Dewanti
International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering Vol. 1 No. 01 (2020): IJEISE
Publisher : Engineering Faculty, University of Pembangunan Nasional Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/ijeise.v1i01.18

Abstract

Distribution is activity of delivering goods or services from producers to consumers. CV. Artha BuanaMandiri is a company engaged in Agricultural Industrial Chemicals. The products produced by CV. Artha Buana Mandiri are pesticides. With a large area distribution, the company's distribution process is still considered to be less optimal because there is no fixed distribution route due to the large number of routes used for the East Java distribution area, causing delays in the distribution process of pesticide products. The purpose of this study is to minimize the distance to obtain the optimal distribution route. Optimal route determination is included in the problem of Traveling Salesman Problem (TSP). One solution to solve TSP problems is to use the Tabu Search Algorithm. Tabu Search is a metaheuristic method based on local search. The process of performance moves from one solution to the next by choosing the best solution. The main purpose of this method is to prevent the search process from re-searching the space of the solution that has been traced. From the calculation it can be seen that the optimal route of the Tabu Search method is better than the company route with an optimum route of 251.3 km.
Analisis Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi dengan Metode Systematic Layout Planning (SLP) di PT. EJ Nour Afifah; Yustina Ngatilah
JUMINTEN Vol 1 No 4 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.146 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i4.100

Abstract

PT. EJ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur logam yang memproduksi tungku kompor. Saat ini kendala yang terjadi pada layout di PT. EJ adalah terjadinya backtracking pada beberapa proses stamping tungku kompor, cross movement ketika proses perakitan kaki tungku dengan alas tungku dan jarak perpindahan antara beberapa stasiun kerja yang dinilai terlalu jauh. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Anwar dkk (2015) pada CV. Arasco Bireuen, penerapan metode SLP dapat menghasilkan pengurangan total momen perpindahan dari 3.284.700 m/tahun menjadi 2.515.500 m/tahun. Sehingga, dilihat dari permasalahan yang dialami, PT. EJ dapat menggunakan metode tersebut untuk menentukan rancangan ulang layout pada lantai produksi berdasarkan nilai momen perpindahan yang dihasilkan. Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa rancangan layout yang dihasilkan menunjukkan pengurangan jarak perpindahan bahan dengan efisiensi sebesar 12,80% pada layout alternatif I dan efisiensi sebesar 21,86% pada layout alternatif II, serta pengurangan total momen perpindahan dengan efisiensi sebesar 27,72% pada layout alternatif I dan efisiensi sebesar 44,57% pada layout alternatif II. Sehingga dari ketiga layout, maka layout yang menghasilkan jarak perpindahan dan total momen perpindahan terkecil adalah layout alternatif II.
Analisis Persaingan Pemasaran Produk Susu Cair dalam Kemasan Siap Minum Menggunakan Metode Logika Fuzzy dan Teori Permainan Ichan Wahyuti; Yustina Ngatilah
JUMINTEN Vol 1 No 3 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.856 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i3.124

Abstract

Saat ini banyak beredar susu cair dalam kemasan siap minum, hal tersebut membuat konsumen selektif dalam memilih. Keselektifan konsumen mengakibatkan semakin ketatnya persaingan antar perusahaan dalam menghasilkan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh rufianna (2019) pada jasa transportasi online Go-jek dan Grab, penerapan metode logika fuzzy dan teori permainan menghasilkan nilai saddle point sebesar -3,173 yang mana atribut keamanan untuk Go-jek dan atribut kode promosi/diskon untuk Grab. Permasalahan persaingan produk susu cair dalam kemasan siap minum tersebut dapat diselesaikan menggunakan metode logika fuzzy dan teori permainan untuk mementukan atribut pemasaran yang tepat dalam memenangkan persaingan. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai saddle point antara Frisianflag vs indomilk sebesar -0,502, sedangkan untuk nilai saddle point antara frisianflag vs Greenfild sebesar 1,474, dan untuk nilai saddle point antara indomilk vs greenfield sebesar 0,972. Sehingga atribut pemasaran yang diunggulkan untuk frisianflag yaitu kesegaran susu, untuk indomilk yaitu iklan, dan untuk greenfield yaitu ketersediaan susu.
Analisa Kecacatan Produk Sepatu Kaki Tangga Aluminium dengan Metode Six Sigma (Studi Kasus UD. CP) Nur Kholik; Yustina Ngatilah; Erlina Purnamawaty
JUMINTEN Vol 1 No 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.169 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.172

Abstract

UD. Cahaya Plastik adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur perusahaan ini memproduksi perlengkapan peralatan rumah tangga. Salah satu dari produk perusahaan ini adalah sepatu kaki tangga aluminium. Permasalahan yang sering muncul pada produk ini adalah masih tingginya defect yang terjadi pada produk sepatu kaki tangga aluminium yaitu mencapai 5%-6% dari total produksi. Jenis defect tersebut adalah berlubang, sobek, benjolan, meleleh, berrongga, dan meleleh dan berrongga. Berdasarkan permasalahan yang ada di perusahaan, maka dilakukan penelitian untuk menurunkan persentase defect pada produk dengan metode Six Sigma. Berdasarkan analisa perhitungan DPMO dan nilai sigma perusahaan yaitu nilai rata-rata DPMO sebesar 8705,201 dan nilai sigma sebesar 3,8773 menunjukkan bahwa produk sepatu kaki tangga aluminium termasuk dalam standart kualitas rata-rata industri di Indonesia. Dari hasil tersebut dilakukan analisa akar penyebabab kecacatan dengan menggunakan fishbone diagram yang mempunyai 5 faktor penyebab kecacatan yaitu manusia, metode, material, mesin, dan lingkungan. Setelah penyebab kecacatan diketahui maka dilakukan prioritas usulan rencana perbaikan. Dari hasil metode FMEA ini yang menjadi prioritas usulan perbaikan adalah memberikan pengawasan terhadap operator, memberikan pelatihan kepada operator, meningkatkan pengawasan pada hasil produksi, Melakukan perawatan terhadap mesin secara preventif, Mengendalikan mesin secara benar.
Analisa dan Perbaikan Kualitas Produk Mantel Roll Giling Tebu dengan Metode Six Sigma dan Fuzzy FMEA Studi Kasus PT. BIP Wahyu Setia Damayanti; Yustina Ngatilah
JUMINTEN Vol 1 No 5 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.611 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i5.177

Abstract

Pengendalian kualitas kini dianggap sebagai sustainable development untuk mendukung keberlangsungan jangka panjang suatu perusahaan. Begitu pula pada Pabrik Peralatan Industri Agro PT. BIP dimana 60% dari produk yang di produksi adalah komponen mantel roll giling tebu. Komponen Mantel Roll Gilingan yang diproduksi sendiri memiliki beberapa jenis cacat seperti Keropos, sinter, mismachining dan crack yang mencapai hingga 30 % dari total produksi sejumlah 358 unit. Dengan presentase defect tertinggi mismachining yaitu sebesar 38,63 %. Berdasarkan analisa hasil penelitian dengan metode six sigma dari rata-rata DPMO sebesar 30244 nilai sigma yang dihasilkan adalah 3,36 atau sekelas dengan rata-rata industri di Indonesia. Dengan analisis menggunakan Root Cuse Analysis (RCA), dan perhitungan FRPN mengidentifikasi faktor Penyebab yang paling dominan menyebabkan Defect adalah Waktu penahanan panas pada dapur krimp yang tidak terjadwal dengan nilai FRPN tertinggi yakni sebesar 6,012157897. Maka berdasarkan mode kegagalan yang terjadi,Usulan perbaikan yang dapat diberikan untuk mengurangi defect crack adalah dengan menjadwalkan waktu penahanan panas pada saat proses Assembly.
Analisa Penjadwalan Produksi dengan Menggunakan Metode Campbell Dudek Smith di PT. Elang Jagad Aldo Buyung Pratama; Yustina Ngatilah
JUMINTEN Vol 2 No 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.698 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i4.286

Abstract

Elang Jagad merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi tungku kompor elpiji. Penjadwalan produksi yang digunakan pada perusahaan tersebut menggunakan job order production yaitu proses produksi yang dikerjakan berdasarkan pesanan dari konsumen. Hasil dari pengamatan yang telah dilakukan pada proses produksi perusahaan, penjadwalan produksi yang kurang sesuai tersebut disebabkan kurangnya kapasitas mesin dalam produksi, serta pola aliran proses produksi yang tidak tertata dan alur waktu produksi yang kurang maksimal. Pada penelitian ini penjadwalan produksi akan menggunakan metode Campbell Dudek Smith (CDS) yang merupakan pengembangan dari aturan Jhonson untuk mendapatkan urutan pekerjaan. Makespan yang didapatkan berdasarkan metode aktual perusahaan sebesar 17499,81 detik. Dengan menggunakan metode usulan didapatkan makespan sebesar 17487,85 detik sehingga dapat menghemat waktu sebanyak 11,964 detik/pcs.
Analisis Kualitas Produk Console Table dengan Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. Romi Violeta Sidoarjo Dimitra Izzati Putri; Yustina Ngatilah
JUMINTEN Vol 2 No 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.579 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.322

Abstract

PT. Romi Violeta Sidoarjo adalah salah satu perusahaan mebel di Indonesia dengan produk kayu yang dihasilkan berupa console table, dining table, dining chair, dan wall mirror. Salah satu produk mebelnya, console table, kerap kali ditemukan kecacatan seperti warna bervariasi (color variation), permukaan seperti jeruk (orange pell), warna akhir kasar (rough finish), penyimpangan warna (color deviation), tingkat kecerahan (glossy top coat), pori-pori terbuka (open pore), dan warna mudah lepas (peel off). Berdasarkan masalah di atas peneliti melakukan pengamatan pada produk console table. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah jumlah kecacatan pada produk console table. Peneliti menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) sebagai rekomendasi perbaikan. Pengolahan data FTA dilakukan dengan urutan menentukan kejadian yang sering terjadi, menentukan batas FTA, memeriksa sistem untuk mengerti bagaimana berbagai elemen berhubungan satu dengan lainnya, membuat pohon kesalahan, mulai dari kejadian paling atas sampai kejadian yang paling bawah, menghitung probabilitas pada diagram FTA. Sedangkan pada FMEA yang dilakukan adalah menentukan rating terhadap Severity, Occurance, Detection dan menghitung nilai RPN. Hasil penelitian tersebut berupa presentase masing-masing jenis defect, analisis akar masalah yang menyebabkan defect tersebut terjadi dan beberapa rekomendasi perbaikan untuk mengurangi ketujuh defect tersebut terjadi kembali.
ANALISA HUMAN ERROR PADA KARYAWAN PRODUKSI BARECORE MENGGUNAKAN METODE HUMAN RELIABILITY ASSESSMENT (HRA) Yustina Ngatilah; Endang Pudji W; Rr Rochmoeljati; Tranggono Tranggono
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 14 No 1 (2019): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.462 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v14i1.24

Abstract

Seluruh industri pasti memiliki keinginan untuk memiliki zero accident. Namun pada kenyataannya banyak perusahaan yang memiliki angka kecelakaan yang tinggi tiap tahunnya. Human Reliability Assessment merupakan salah satu metode untuk memberi usulan alternatif pengurangan terhadap kecelakaan kerja yang terjadi. Dimana langkah yang digunakan yakni mengumpulkan data kecelakaan kerja,data Task Analysis Sistem dan data identifikasi kegagalan. Pengolahan yang dilakukan yakni dengan penggambaran kecelakaan kerja menggunakan Fault Tree Analysis,kemudian kuantifikasi nilai Human Error Probability dengan metode Human Error And Reduction Technique dan pada akhirnya akan ditemukan usulan alternatif pengurangan kecelakaan kerja. Hasil dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kesalahan manusia yang menimbulkan kecelakaan kerja. Kesalahan karyawan tersebut antara lain posisi pemotongan kurang benar dengan probabilitas tertinggi yaitu 0,728, untuk yang lain seperti gagal memposisikan saat pengambilan material, salah posisi dalam melakukan prosedur,tidak fokus dalam melakukan proses,tidak memperhatikan posisi kayu dan terburu-buru dalam melakukan prosedur probabilitasnya dibawah 0,728.
ANALISIS AKTIVITAS PERAWATAN MESIN CIRCURAL LOOM DENGAN METODE MAINTENANCE VALUE STREAM MAPPING DI PABRIK KARUNG ROSELLA Zenna Rasyid Y; Yustina Ngatilah; Endang Pudji W
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 12 No 1 (2017): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.791 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v12i1.69

Abstract

Pabrik Karung Rosella merupakan salah satu produsen penghasil karung yang berlokasi di Ngoro Industri Park , Mojokerto , Jawa Timur. Proses produksi yang diterapkan oleh Pabrik Karung Rosella adalah sistem continuous production. Pada penelitian ini variabel terikatnya adalah efisiensi perawatan mesin , sedangkan variabel bebas nya terdiri dari MTTO, MTTY dan MTTR. Selama bulan mei 2015 sampai oktober 2015 mesin Circular Loom mengalami Breakdown atau mati mendadak sebanyak 88 kali . Berdasarkan permasalahan yang ada, maka perusahaan membutuhkan penyelesaian untuk mempercepat aktifitas perawatan mesin Circural Loom yaitu dengan menggambarkanaktifitas perawatan mesin berupa Current State Map Sehingga dapat diidentifikasi aktifitas mana yang termasuk Value Added dan Non Value Added , lalu melakukan penggambaran Future State Map yaitu mengurangi kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah dalam memperbaiki mesin Circural Loom dapat meningkatkan efisiensi perawatan mesin , sehingga aktifitas perawatan mesin mencadi lebih cepat dan lebih efisien.