Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Sifat Kerentanan Magnetik Pencemaran Logam Berat Di Wilayah Pesisir Perairan Konawe Selatan Sarni Afrianti Sarni Afrianti; La Ode Ngkoimani La Ode Ngkoimani; Irawati Irawati Irawati
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 4, No 03 (2022): Edisi Desember JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurusan Teknik Geofisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v4i03.28846

Abstract

Telah dilakukan pengukuran menggunakan metode suseptibilitas magnetik untuk menganalisis kerentanan magnetik pencemaran logam berat di wilayah pesisir perairan Konawe Selatan. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini untuk mendapatkan informasi tentang sifat kerentanan magnetik pencemaran logam berat pada sedimen sebagai indikator pencemaran. Dalam penelitian ini dilakukan dengan mengukur nilai suseptibilitas magnetik, uji (XRF) dan metode penilaian kualitas sedimen pesisir. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan diperoleh nilai suseptibilitas magnetik 13x 10-8 m3/ kg sampai dengan 1051.5  x 10-8 m3/kg. Hasil pengukuran XRF rata – rata diketahui bahwa konsentrasi logam berat yang tinggi adalah Ni (2710ppm) dan Fe (54396.67 ppm). Tingkat pencemaran logam berat berdasarkan nilai CF kandungan unsur logam (Ni) memiliki nilai minimum sebesar (0.588 ppm) berada di ST 3.2 termasuk kontaminasi rendah dan nilai maksimum (101.764 ppm) berada di  ST 5.1 termasuk kontaminasi tinggi. Sedangkan unsur logam (Fe) dengan nilai minimum (0.389 ppm) berada di ST 3.2 termasuk kontaminasi rendah dan nilai maksimum sebesar (2.097) berada di ST 5.1 termasuk kontaminasi sedang.  Nilai minimum  indeks beban pencemaran untuk unsur Ni dan Fe sebesar (0.63 ppm) dan nilai maksimum (14.610 ppm).
Analisis Konsentrasi Logam Berat pada Permukaan Tanah Berdasarkan Nilai Suseptibilitas Magnetik di Pesisir Teluk Lasolo dan Sekitarnya Aziza Nur Aziza; Irawati Irawati; Erzam Salahudin Hasan
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol. 5 No. 03 (2023): Edisi Desember Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia (JRGI)
Publisher : Program Studi Teknik Geofisika FITK UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v5i03.14

Abstract

This research is located in Lasolo Bay, that is at Tapuemea Village, Molawe District, North Konawe Regency. The purpose of the study was to determine the concentration of heavy metals based on magnetic susceptibility values using X-Ray Fluorescence (XRF) and determine sediment quality. The results of XRF measurements showed that the highest concentrations of heavy metals for mining zones, coastal zones and residential zones were Nickel (Ni), Iron (Fe) and Cobalt (Co), while heavy metals that did not exceed the maximum threshold were Copper (Cu) and Zinc (Zn). Sediment quality as seen from the Pollution Load Index (PLI) analysis is included in the polluted category with a geoaccumulation index value indicating that there has been pollution with moderate to extremely severe pollution categories.
MENGGALI POTENSI ECO PARK MANGROVE DI WILAYAH PESISIR DESA TAPULAGA TERINTEGRASI KULIAH KERJA NYATA TEMATIK Asmadin Asmadin; Gusti Adhi Wibawa; Saenuddin Saenuddin; Irawati Irawati; Andi Tenri Ampa; Yahya Yahya; Mukhsar Mukhsar; La Agusu
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 6 No 3 (2024): DedikasiMU September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v6i3.8319

Abstract

Upaya perlindungan garis pantai dari terpaan gelombang laut dapat menggunakan pertahanan alami dari vegetasi Mangrove melalui penguatan komunitas masyarakat terintegrasi program KKN Tematik. Tujuan program ini adalah memberi penguatan terhadap komunitas masyarakat pesisir, aparat desa dan mahasiswa peserta KKN Tematik tentang potensi eko park mangrove untuk mengoptimalkan potensi pendapatan desa. Metode pengabdian pada masyarakat terdiri atas tiga bahagian: pertama, perencanaan terdiri dari survei lokasi, perijinan, dan wawancara; kedua, pelaksanaan, yaitu diskusi, bench mark, kunjungan lapang pada lokasi mangrove, penyerahan adopsi bibit mangrove; dan ketiga, evaluasi untuk mereduksi berbagai isu selama kegiatan berlangsung. Program PKM dilaksanakan pada minggu pertama awal Agustus 2024 di desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Hasil program menunjukkan bahwa konsepsi Tokoh karang taruna dan kepala desa Tapulaga mendorong kawasan eko park pada area mangrove di Dusun 1 dan 2. Kepala Desa lebih menitikberatkan pengembangan eko park mangrove bersebelahan dengan kantor Kelompok Pengawas Pesisir Wahana Lestari dan kelompok Nelayan Lestari yang selama ini terus dipertahankan sebagai lokasi persemaian mangrove Desa Tapulaga. Perlindungan garis pantai dengan memanfaatkan jaring yang dipasang di sepanjang Mangrove meningkatkan kemampuan melindungi masuknya sampah laut ke ekosistem mangrove. Kerja bakti bersih pantai desa Tapulaga bersama mahasiswa KKN Tematik meningkatkan upaya partisipasi dan kolaborasi. Upaya intensif melalui penanaman mangrove melalui eko edu wisata yang edukatif dan rekreatif meningkatkan percepatan pelestarian lingkungan secara berkesinambungan.
Analysis of the Distribution of Suspended Sediments at High and Low Tides in Nambo Coastal Waters, Kendari City Hasmawati, Hasmawati; Irawati, Irawati; Haraty, Syamsul Razak
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 28, No 3 (2023): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.28.3.420-427

Abstract

This research aims to determine the concentration of TSS distribution water quality characteristics and map the distribution of TSS in the waters of Nambo Beach. Determination of research stations used a purposive sampling method consisting of 7 stations. Water samples were taken at high tide and low tide using sample bottles. The method used in this research is a quantitative method and laboratory analysis to determine the TSS value. The method used to analyze TSS samples is the gravimetric method. The research results show that the distribution of TSS at high tide ranges between 21.80-122.00 mg/L, with the highest TSS value at stations 1-2, while the lowest value is at station 4, namely 21.80 mg/L. The TSS value at low tide ranges from 13.20-19.90 mg/L
Distribution Of Heavy Metals In Sediments In The Nambo Coastal Waters Of Southeast Sulawesi Province. Karmila, Karmila; Irawati, Irawati; Haraty, Syamsul Razak
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 29, No 1 (2024): February
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.29.1.125-131

Abstract

A study was conducted on the distribution of heavy metals in sediments in Nambo Beach, Southeast Sulawesi Province, on July 24, 2022. This study aims to determine the content of heavy metals such as Cu, Pb, and Cd in sediments, determine the size of sediment grains, and assess the level of pollution in sediments on Nambo Beach. Determination of station points using a purposive sampling method with 7 station points. The technique used for heavy metal analysis in sediments is the atomic absorption spectrophotometry (AAS) method. The size of sediment grains is determined using a rock comparator, while to determine the level of pollution, the Geoaccumulation Index (I_Geo), Contamination Factor (CF), and Pollution Load Index (PLI) methods are used. The results of the study obtained showed that the highest content of heavy metals was Cu at all stations with values ranging from 0,011-0,0224 mg/L with an average value of 0,014 mg/L and the highest value was at station 1, Pb Metals, with values ranging from 0,001-0,0106 mg/L with an average value of 0,0033 mg/L and Cd with a relay range of 0,001-0,0025 mg/L and an average value of 0,0017 mg/L. The sedimentary grain sizes scattered on Nambo Beach include silt, clay, fine sand, and very fine sand. For testing the level of heavy metal pollution of Cu, Pb, and Cd in sediments, the results of calculations with the category of unpolluted to lightly polluted for all stations were obtained
Tidal Data Analysis Based on Season Using Admiralty Method in Lasolo Bay Waters, Southeast Sulawesi Rachmawati, Rachmawati; Irawati, Irawati; Haraty, Syamsul Razak
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 29, No 1 (2024): February
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.29.1.100-106

Abstract

Research on tidal analysis based on seasons has been carried out in Lasolo Bay, Southeast Sulawesi, using secondary data, namely tidal data in 2021 in January representing the western season, April representing the transition season I, July representing the eastern season and October representing the transition season II. This study aims to determine the type of tides formed and the value of sea level elevation in each season at the research site. Tidal data processing uses the admiralty method, producing amplitudes and phase differences from 9 main harmonic components. The analysis results of the calculation of formzhal numbers show that the type of tides formed in Lasolo Bay is a mixed type of double daily inclined with a formzhal number value of 0.5618-0.7059. In addition, based on the calculation of sea level elevation, the maximum average sea level (MSL) occurs in the second transition season (October), which is 532 cm, and the western season (January) is 460 cm. For the other two seasons, the first transitional season (April) and the eastern season (July) have an average sea level of 101 cm and 130 cm
STUDI GEOMORFOLOGI KARST FORMASI TOKALA DAERAH WATUKILA, KECAMATAN LASOLO, KABUPATEN KONAWE UTARA, PROVINSI SULAWESI TENGGARA Masrudin, Masrudin; Hasria, Hasria; Okto, Ali; Irawati, Irawati; Muin, Muhammad Rusli
Geosapta Vol 8, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v8i1.12042

Abstract

Penelitian ini dilakukan di daerah Watukila dan sekitarnya, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis dan variasi morfologi karst di daerah penelitian pada Formasi Tokala. Metode penelitian ini, terbagi atas tiga yaitu studi pendahuluan, pengambilan data berupa observasi dan pengukuran langsung di lapangan menggunakan analisis petrologi dan analisis morfografi; analisis dan pengolahan data berupa analisis laboratorium menggunakan analisis petrografi; dan interpretasi peta citra satelit dan peta topografi menggunakan analisis morfometri. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tipe geomorfologi karst yang terbentuk pada Formasi Tokala adalah tipe Gunungsewu. Variasi morfologi karst pada daerah penelitian, terbagi atas dua yaitu; morfologi eksokarst yang terdiri atas Perbukitan Kerucut Karst Lasolo, Lembah Karst Lasolo, Lembah Doline Lasolo dan Ponor, sedangkan morfologi endokarst berupa goa dengan posisi mulut horizontal dan vertikal. Morfologi lorong goa pada daerah penelitian berupa elliptical passage, rectangular passage, lorong vertikal (shaft) dan chambers dengan ornament goa dari tipe dripstone dan tipe flowstone dengan variasi morfologi eksokarst dan endokarst. Tipe geomorfologi dan variasi morfologi karst pada daerah penelitian, penting untuk pengembangan potensi karst di Provinsi Sulawesi Tenggara terutama pengembangan geowisata karst.
Identifikasi Lapisan Hidrostratigrafi Air Tanah Menggunakan Metode Resistivitas Konfigurasi Schlumberger Di Pulau Bungkutoko, Kota Kendari Hasir, Muhammad; Irawati; Haraty, Syamsul Razzak
Einstein's: Research Journal of Applied Physics Vol. 1 No. 1 (2023): Einstein's: Research Journal of Applied Physics
Publisher : Magister Fisika Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/einsteins.v1i1.149

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pulau Bungkutoko, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan profil bawah permukaan lapisan hidrostratigrafi air tanah dan menentukan kedalaman profil hidrostragrafi akuifer air tanah. Akuisisi data dilakukan dengan menggunaan metode resistivitas konfigurasi Schlumberger. Pengumpulan data dilakukan sebanyak tiga lintasan, dengan panjang lintasan 200 meter, 300 meter dan 300 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan softwere Progress untuk mendapatkan nilai resitivitas yang sebenarnya. Hasil pengolahan data pada lintasan pengukuran ditampilkan dalam bentuk resistivity log yang mempresentasi profil lapisan hidrostratigrafi air tanah. Profil kedalaman akuifer air tanah pada lokasi penelitian (Lintasan-1, Lintasan-2, dan Lintasan-3) masingmasing terdiri atas lapisan pasir, kerikil berlempung basah, kerikil, gamping dan batupasir. Pada ketiga lapisan tersebut, lapisan hidrostratigrafi berdasarkan nilai resistivitas Lintasan-1 tidak ditemukan lapisan akuifer, lapisan akuifer Lintasan-2 berada pada kedalaman 8,47-19,17 meter dengan nilai resistivitas 90,95 Ωm dan lapisan akuifer Lintasan-3 berada pada kedalaman 3,26-7,18 meter dengan nilai resistivitas 31,06 Ωm
PELATIHAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN MAHASISWA MENGHADAPI KULIAH KERJA NYATA DI WILAYAH DESA PESISIR Asmadin; Yusniar Meylani Munir; Gusti Adhi Wibawa; Saenuddin; Irawati
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): DedikasiMU Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i2.9918

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa tingkat akhir dalam mendukung pembangunan di wilayah tertentu, termasuk desa pesisir. Tantangan yang dihadapi mahasiswa saat menjalankan KKN di wilayah pesisir meliputi keterbatasan fasilitas, perbedaan budaya, dan kondisi sosial ekonomi yang khas. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan pengembangan kepribadian mahasiswa dalam mempersiapkan mereka menghadapi KKN di wilayah desa pesisir. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, empati, dan adaptabilitas mahasiswa. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi kelompok, simulasi, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh peserta berasal dari dua Fakultas yang berbeda, FMIPA dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, terdiri dari 4 Program Studi, yaitu program studi Oseanografi, Statistika, Manajemen, dan Akuntansi. Berdasarkan evaluasi, 85% peserta merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi KKN di wilayah pesisir. Pelatihan ini sangat efektif dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan kepribadian yang dibutuhkan untuk menjalankan perannya secara optimal selama KKN. Perubahan mindset merupakan reaksi dari adaptasi mahasiswa terhadap berbagai permasalahan pembangunan yang ditemukan sejak awal pelaksanaan hingga berakhirnya program kerja mahasiswa.
Analisis Laju Sedimentasi di Perairan Sekitar Muara Sungai Sampara, Kabupaten Konawe Ruzlim, Ruzlim; Irawati, Irawati; Pratikino, Asrin Ginong
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2025): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i3.95715

Abstract

Perairan sekitar Muara Sungai Sampara di Kabupaten Konawe merupakan salah satu kawasan transisi antara daratan dan lautan yang berpotensi mengalami sedimentasi akibat tekanan dari aktivitas industri, khususnya pertambangan nikel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju sedimentasi, karakteristik sedimen, serta parameter lingkungan yang mempengaruhinya berupa kecepatan arus, Total Suspended Solid (TSS), salinitas, dan kekeruhan. Pengambilan sampel sedimen dilakukan dengan menggunakan sediment trap berbentuk silinder pada empat stasiun yang ditentukan secara purposive sampling selama 14 hari, kemudian dianalisis bersama data parameter lingkungan dengan metode regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun 2 yang berada di area delta dekat pemukiman memiliki laju sedimentasi terendah sebesar 26,27 mg/cm²/hari (kategori rendah), sedangkan Stasiun 3 yang berlokasi di laut terbuka menunjukkan laju sedimentasi tertinggi sebesar 124,45 mg/cm²/hari (kategori tinggi). Analisis jenis sedimen mengungkapkan bahwa fraksi yang mendominasi adalah lumpur (>94%) pada semua stasiun. Analisis regresi menunjukkan bahwa arus, salinitas, dan kekeruhan memiliki pengaruh positif terhadap sedimentasi, sedangkan TSS tidak signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa wilayah yang berdekatan dengan pertambangan nikel cenderung mengalami sedimentasi lebih tinggi dan puncaknya terjadi pada area menuju laut lepas, sehingga pemantauan berkala diperlukan untuk mencegah dampak lingkungan seperti pendangkalan muara dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat pesisir.