Rahmat Kurniawan
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Effect Of Giving Hand-Written Basic Biomedical Science Practicum Reports On Changes In Student Learning Outcomes At Nursing Vocation Tolitoli: Pengaruh Pemberian Laporan Praktikum Ilmu Biomedik Dasar Tulis Tangan Terhadap Perubahan Hasil Belajar Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Tolitoli Saman Saman; Rahmat Kurniawan; Anggita Endar Pangastuti
Salando Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v4i1.4108

Abstract

Pembelajaran Ilmu biomedik dasar merupakan ilmu tentang struktur tubuh dan fisiologi manusia yang dilaksanakan dalam kuliah dan praktikum. Praktikum merupakan kegiatan belajar dengan mengaplikasian teori yang diperoleh. Laporan praktikum merupakan tugas yang diberikan setelah praktikum. Menulis dengan tangan dapat memberikan wawasan dan dapat mempengaruhi kognitif dan emosional. Tujuan penelitian imi untuk mengetahui pengaruh pemberian laporan praktikum ilmu biomedik dasar tulis tangan terhadap perubahan hasil belajar mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Tolitoli Poltekkes Kemenkes Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimental dengan desain non-equivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 162 mahasiswa yang terbagi dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data yang dikumpulkan merupakan data primer berupa data nilai PPST, pres-test dan post-test laporan, serta ujian tentamen ilmu biomedik dasar. Data yang didapatkan kemudian dilakukan uji normalitas menggunakan uji Kolmogrov kemudian diolah menggunakan uji Wilcoxon dan uji T Tidak Berpasangan. Pada penelitian ini didapatkan hasil perubahan rata-rata nilai tentamen pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan secara berurutan 45.66 dan 54.64 dengan nilai p-value 0.000 (<0.050) yang menandakan adanya perbedaan yang bermakna antara perubahan nilai Tentamen pada kelompok kontrol dan pelakuan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu laporan praktikum ilmu biomedik dasar tulis tangan memberikan perubahan hasil belajar yang meningkat terhadap Mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Tolitoli.
Job Rotation And Workload As Predictors Of Work Stress Among Healthway Indonesia Employees During The Covid-19 Pandemic: Mutasi Kerja Dan Beban Kerja Sebagai Prediktor Stres Kerja Pada Karyawan Healthway Indonesia Di Masa Pandemi Covid-19 Rahmat Kurniawan; Widiya Ningsih; Supriadi B.; Nurmiaty Nurmiaty; Sumiaty Sumiaty; Siti Kusnul Khotimah; Saman Saman; Azwar Azwar
Salando Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v4i1.4205

Abstract

Pendahuluan: Awal tahun 2020 masyarakat didunia dibuat khawatir dengan masuknya virus COVID-19 . Lebih dari 152.000 orang telah terkonfirmasi meninggal dunia karena COVID-19. Dari maraknya kasus COVID-19 ini, banyak laboratorium yang membuka untuk tes COVID-19 seperti PCR dan antigen, salah satunya yaitu Healthway Indonesia. Dari maraknya kasus COVID-19 ini banyak karyawan Healthway Indonesia mengalami mutasi kerja dan beban kerja, salah satunya karena tuntutan dari manajemen dan keluhan-keluhan dari pasien. Dari mutasi kerja dan beban yang di alami karyawan Healthway Indonesia mengakibatkan sejumlah karyawan mengalami stress kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Mutasi Kerja Dan Beban Kerja Dengan Stress Kerja Pada Karyawan Healthway Indonesia Di Masa Pandemi COVID-19. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan menggunakan desain analtik dengan pendekatan Cross sectional. Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner melalui google form yang di share ke dalam grup wahatsapp karyawan Healthway Indonesia sebanyak 100 responden. Analisa data menggunakan Uji Chi Square, berdasarkan analisa data dengan Uji Chi Square dengan derajat kemaknaan p <0,05 (5%). Hasil uji statistik didapatkan nilai (Pvalue = 0,005) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Mutasi Kerja Dan Beban Kerja Dengan Stress Kerja Pada Karyawan Healthway Indonesia Di Masa Pandemi COVID-19. Saran dari hasil penelitian ini diharapkan bagi institusi dapat dijadikan sebagai bahan referensi, sumber, data dan juga informasi mengenai hungan antara tingkat religiusitas dengan tingkat kecemasan dimasa pandemi COVID-19.
Optimalisasi Ruang Publik Sebagai Media Edukasi Kesehatan dan Skrining Kesehatan Jantung Bagi Masyarakat Rahmat Kurniawan; Supriadi B; Sumiaty Sumiaty; Nurmiaty Nurmiaty; Novica Ariyanti Putri; Sarliana Sarliana; Eli Saripah; Aminuddin Aminuddin; Siti Kusnul Khotimah; Nirva Rantesigi; Helena Pangaribuan; T. Iskandar Faisal; Nuswatul Khaira
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mgd8s913

Abstract

Penyakit jantung merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang dapat dicegah melalui pendekatan promotif dan preventif. Optimalisasi ruang publik berpotensi menjadi media strategis untuk edukasi kesehatan dan skrining kesehatan jantung yang menjangkau masyarakat secara luas. Tujuan pengbamas untuk untuk mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit jantung pada masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan sederhana serta meningkatkan literasi kesehatan dan perilaku hidup sehat. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di ruang publik pada kegiatan Car Free Day dengan pendekatan promotif–preventif. Intervensi yang diberikan berupa skrining kesehatan jantung meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat, serta pengukuran antropometri, disertai edukasi kesehatan jantung secara langsung dan interaktif. Peserta kegiatan adalah masyarakat umum yang hadir secara sukarela. Hasil: Menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek, di mana sebelum kegiatan hanya 40% responden yang memiliki pengetahuan dan sikap yang baik. Setelah kegiatan, seluruh responden (100%) menunjukkan peningkatan menjadi kategori baik di kedua aspek tersebut. Simpulan: Pemanfaatan ruang publik sebagai media edukasi dan skrining kesehatan jantung efektif mendukung upaya promotif–preventif dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat.
Pencegahan Kurang Energi Kronik pada Ibu Hamil melalui Edukasi dan Pelatihan Kader Kesehatan di Desa Buntuna, Tolitoli Hasni Hasni; Alfrida Semuel Ra&#039;bung; Saman Saman; Sova Evie; Novica Arianti Putri; Dwi Yogyo Suswinarto; Rahmat Kurniawan; Azwar Azwar
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v6i2.4257

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a serious public health challenge due to its impact on both maternal and fetal health, ranging from delivery complications and anemia to the risk of low birth weight (LBW) and stunting. Data from the Tolitoli District Health Office in 2023 reported 406 cases of CED among pregnant women, with the highest prevalence (19.2%) found in Baolan Subdistrict. This condition highlights the need to strengthen the role of community health cadres in early detection and nutritional support for pregnant women. This Community Service Program aimed to improve cadres’ knowledge and skills in monitoring maternal nutritional status through simple anthropometric measurements (Mid-Upper Arm Circumference, body weight, and height). The activity was conducted in Buntuna Village, within the working area of Baolan Health Center, Tolitoli District, on July 30, 2025, involving 18 health cadres. The methods included education using presentations and booklets, a question-and-answer session, and hands-on practice of anthropometric measurements. Knowledge was assessed using pre- and post-tests with questionnaires, while skills were observed using a checklist-based assessment. The post-test results indicated a significant improvement in knowledge from 40% to 86%, while skills increased from 11% to 100%. Prior to the intervention, only two cadres were skilled, but after training, all participants were able to perform measurements accurately. These findings demonstrate that practice-based training is effective in strengthening cadre capacity and has the potential to enhance the effectiveness of CED prevention programs at the community level.
Determination of Factors Influencing Mothers in Developmental Stimulation Toddler Children in Pondok Udik Village : Determinasi Faktor yang Mempengaruhi Ibu dalam Stimulasi Perkembangan Anak Usia Toddler Di Desa Pondok Udik Rahmat Kurniawan; Andin Restu Marsiwi; Nurul Maulidah; Novica Ariyanti Putri; Nurmiaty Nurmiaty
Salando Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v3i2.4104

Abstract

Stimulation of children's growth and development includes fine motor development, gross motor skills, speech and language development, and independence. The toddler age is the right time to optimize children's development. For children's development to be optimal, the basic needs of children for growth and development must be met first. Various problems in child development, such as motor delays, language, and behavior. Children who receive directed stimulation will develop faster than children who receive less stimulation or no stimulation at all. The purpose of the research was to determine the relationship between stimulation of maternal knowledge, stimulation of maternal attitudes, and maternal family support with stimulatory behavior. The research design used a cross-sectional approach. The research location in Pondok Udik Village involved 67 respondents using purposive sampling techniques. The statistical test obtained a value of ρ 0.020 <α = 0.05 meaning that there is a relationship between the stimulation of the mother's knowledge and stimulatory behavior, the value of ρ 0.030 <α = 0.05 means that there is a relationship between the stimulation of the mother's attitude and the results of the statistical test obtained a value of ρ 0.017 < α = 0.05 meaning that there is a relationship between the mother's family support and stimulatory behavior. The study's results showed a relationship between family knowledge, attitudes, and support and stimulatory behaviors carried out by mothers. There is a need for community-based interventions such as regular education, parenting training, and mothers' group support to increase the capacity of families to provide appropriate and sustainable development stimulation to children.
The Relationship Between Interdialytic Weight Gain and Intradialysis Blood Pressure Changes in Chronic Kidney Failure Patients: Hubungan Antara Interdialytic Weight Gain dengan Perubahan Tekanan Darah Intradialisis Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Rahmat Kurniawan; Ni Bodro Adi; Enjang Setiawan; Nurmiaty Nurmiaty
Salando Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v3i2.4109

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang menyebabkan beban signifikan terhadap sistem layanan kesehatan. Sekitar 1,5 juta penderita GGK menjalani hemodialisis secara rutin, dan salah satu komplikasi umum yang terjadi selama hemodialisis adalah perubahan tekanan darah akibat penambahan berat badan interdialitik (IDWG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IDWG dengan perubahan tekanan darah intradialisis pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 72 responden yang dipilih dengan teknik total sampling di Ruang Hemodialisis RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa Bogor. Data dikumpulkan melalui pengamatan berat badan sebelum dan setelah sesi dialisis serta pengukuran tekanan darah secara langsung dan dari rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara IDWG dengan perubahan tekanan darah intradialisis (nilai p = 0,000 < 0,05), dan nilai odds ratio sebesar 24,231. Hal ini menunjukkan bahwa pasien dengan IDWG berat memiliki risiko lebih tinggi mengalami peningkatan tekanan darah saat dialisis. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan yang signifikan antara IDWG dengan perubahan tekanan darah intradialisis pada pasien gagal ginjal kronik. Rekomendasi dari studi ini adalah perlunya pemantauan ketat dan edukasi pasien dalam mengelola asupan cairan untuk menurunkan risiko komplikasi tekanan darah selama hemodialisis.