FITROTUN NISWAH
Unknown Affiliation

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI BUMDES DALAM PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATA NEGERI ATAS ANGIN DI DESA DELING KECAMATAN SEKAR KABUPATEN BOJONEGORO FERDINAN RAKHMAD YANUAR; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

AbstrakPotensi Wisata Negeri Atas Angin harapannya dapat menjadi desa tujuan wisata bagi masyarakat (wisatawan). Akan tetapi jika melihat realita yang terjadi jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata ini dapat dikatakan masih rendah apabila di bandingkan dengan jumlah pengunjung wisata alam yang berada di daerah lain. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi Bumdes dalam peningkatan kunjungan wisata negeri atas angin di desa Deling Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Fokus penelitian dilihat dari atraksi, aksebilitas, dan amenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya Pemerintah Desa Deling (BUMDes) sudah menjalankan beberapa kriteria tentang pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata, akan tetapi dalam hal tersebut campur tangan dari pemerintah Kabupaten Bojonegoro sangat dibutuhkan terutama dalam hal perbaikan akses jalan yang membutuhkan biaya yang sangat besar. Kesimpulan yang dapat dijelaskan adalah strategi BUMDes dalam meningkatkan kunjungan wisata Negeri Atas Angin di Desa Deling Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro sudah dilaksanakan namun belum secara maksimal karena dihambat oleh beberapa kendala terutama dalam hal biaya.Kata Kunci : Manajemen, Strategi, Wisata.AbstractNegeri Atas Angin would became a tourist destination. But the fact said people who come to NegeriAtasAngin still low, according to the number of visitor compared with the number of visitors in other areas. The goal of this research is to describe the strategy of Bumdes in improvement of excursion in Negeri Atas Angin ,Deling village Bojonegoro. The type of research is descriptive with qualitative approaching. Then the technique of retrieving the source data in this research using the technique of Purposive Sampling. Meanwhile, the focus of this research is seen from these forms of attraction, accessibility, and amenity. The results showed that the Government of Deling Village (BUMDes) already run some criteria about the management and development of the tourist area, but in terms of the interference from the County Government. much needed especially in terms of improvements to the access road that requires a very large cost. The conclusion that can be described is BUMDes strategies in improving the tourist NegeriAtasAnginwas implemented but not yet optimally because is inhibited by several constraints, especially in terms of cost.Keywords : Management, Strategies, Tourism.
INOVASI LAYANAN PANTAUAN PENDUDUK (SIPANDU) DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SURABAYA (PEMERINTAH KOTA SURABAYA) ADHE PURNOMO; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Abstrak Inovasi layanan SIPANDU adalah inovasi yang di ciptakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam pelaksanaanya layanan berbasis aplikasi ini diamanahkan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika selaku penyedia layanan. Inovasi ini lahir pasca kejadian terorsime yang ada di Surabaya pada 13 mei 2018 lalu, hal tersebut membuat masyarakat yang terkena dampak terorisme menuntut Pemerintah Kota Surabaya untuk memberikan solusi agar tindakan kejahatan tersebut tidak terulang kembali. Dan pada tanggal 15 mei 2018 aplikasi ini lahir. aplikasi layanan ini lahir dari upaya pemerintah Kota guna menjawab kegundahan yang menyelimuti warga Surabaya kala itu pasca kejadian terorisme, dengan adanya apliksi ini diharapkan dapat menjawab semua kebutuhan masyarakat Kota Surabaya dalam memulihkan kondusifitas Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah indikator inovasi menurut teori Gebauer et al; Prahalad & Ramaswamy. Kemudian subjek penelitian ini ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima indikator inovasi menurut teori Gebauer et al; Prahalad & Ramaswamy masih terdapat kelebihan dan kekurangan. Analisis penelitian menunjukan bahwa Diskominfo Kota Surabaya dalem memberikan layanan ini sudah di katakan sangat baik berbgai upaya di lakukan guna mengembalikan kondisi Kota Surabaya. Salah satu upaya yang di lakukan adalah dengan melakukan sosialisai secara berkala dan promosi melalui media online. Kekurangan dari inovasi layanan ini masih terdapat warga/pengguna yang belum melek teknologi membuat layanan aplikasi ini belum berjalan maksimal. Adapun saran dari peneliti adalah diharapkan Dinas Kominfo Kota Surabaya turut aktif mensosialisaiikan layanan SIPANDU ini kepada pemuda Surabaya agar bisa diakses oleh semua kalangan pengguna layanan SIPANDU ini. Serta perlunya pelatihan teknologi yang di adakan oleh Diskominfo Kota Surabaya untuk meningkatkan kualitas masyarakat Kota Surabaya. Kata Kunci : Pelayanan, Publik, Inovasi. Abstract SIPANDU service innovation is an innovation created by the Surabaya City Government in implementing this application-based service mandated to the Office of Communication and Information as a service provider. This innovation was born after the most recent incident in Surabaya on May 13 2018, which made the people affected by terrorism demand the Surabaya City government to provide a solution so that the crime would not be repeated. And on May 15 2018 this application was born. This service application was born from the efforts of the city government to answer the anxiety that enveloped Surabaya citizens at the time after the terrorism incident, with this application it was hoped that it could answer all the needs of the Surabaya City community in restoring the conducive condition of Surabaya City. The type of research used in this study is descriptive and uses a qualitative approach. Meanwhile, the focus of this study is an indicator of innovation according to the theory of Gebauer et al; Prahalad & Ramaswamy. Then the subject of this study was determined bytechnique purposive sampling. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Data analysis is done by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results of the study show that of the five indicators of innovation according to the theory of Gebauer et al; Prahalad & Ramaswamy still have advantages and disadvantages. Analysis of the research shows that Diskominfo Kota Surabaya in providing this service has been said to be very good with various efforts made to restore the condition of the city of Surabaya. One of the efforts taken is to conduct regular socialization and promotion through online media. The disadvantage of this service innovation is that there are still people / users who have not been tech savvy, making this application service not running maximally. The suggestion from the researcher is that it is expected that the Surabaya City Communication and Information Service will actively socialize the service of this guide to young Surabaya people so that it can be accessed by all users of SIPANDU services. As well as the need for technology training held by Diskominfo Surabaya City to improve the quality of the people of Surabaya City. Keywords: Service, Public, Innovation.
MANAJEMEN PELATIHAN INSTITUSIONAL BERBASIS KOMPETENSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TENAGA KERJA (Studi pada Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja Mojokerto) Ratna Ayu Rizqiyah; Fitrotun Niswah
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

AbstrakPelatihan kerja mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja. Adanya persaingan yang sangat ketat dalam memasuki pasar kerja perlu mendapatkan perhatian yang serius bagi para pencari kerja. Ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja yang ada dengan lapangan kerja yang tersedia, merupakan masalah baru yang perlu dipecahkan serta dicari jalan keluarnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut UPT Pelatihan Kerja Mojokerto membuka Pelatihan Institusional Berbasis Kompetensi. Tujuan pelatihan kerja tersebut akan dapat terlaksana dengan baik apabila didukung dengan pola manajemen pelatihan yang baik pula. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus dari penelitian ini menggunaakan teori dari Mujiman yang meliputi analisis kebutuhan pelatihan, perencanaan program pelatihan, penyusunan bahan pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam manajemen pelatihan institusional berbasis kompetensi dalam tahap analisis kebutuhan pelatihan telah dilakukan dengan baik dimana program pelatihan yang akan dibuka pada tiap periode telah disesuai dengan kebutuhan masyarakat, pasar kerja dan anggaran yang telah diberikan. Perencanaan program pelatihan, yang meliputi perencanaan instruktur dimana beberapa instruktur di UPT Pelatihan Kerja Mojokerto memiliki asisten untuk membantu kegiatan pelatihan agar berjalan dengan baik. Metode yang biasanya dipakai dalam penyampaian materi adalah metode ceramah, praktik, simulasi dan tanya jawab. Untuk fasilitas yang digunakan setiap kegiatan pelatihan institusional berbasis kompetensi dari tahun ke tahun hampir sama dimana pihak UPT Pelatihan Kerja Mojokerto melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkesinambungan. Untuk biaya pelaksanaannya menggunakan dana dari APBN dan APBD. Penyusunan bahan pelatihan berpedoman pada Permenaker Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Sistem Standardisasi Kompetensi Kerja Nasional. Pelatihan institusional berbasis kompetensi dilaksanakan selama kurang lebih 40 hari. Proses evaluasi pelatihan dilaksanakan tes pada akhir pelatihan dimana instruktur mengadakan tes akhir atau tes sumatif pada peserta pelatihan. Dari hasil tersebut akan digunakan oleh instruktur untuk menentukan kelulusan.Kata kunci : Manajemen, Pelatihan, Kompetensi, Tenaga KerjaAbstractJob training has an important role to increase labor quality. The existence of competition to enter the labor market need serious attention for job seekers. Imbalance of amount of labor and available jobs, is one of new problem that need to be solved. To address that problem, Jobs Training Technical Implementing Unit of Mojokerto providing Institutional Training Based on Competence. The purpose of jobs training could well done if supported by good scheme of training management. Type of this research is descriptive research using qualitative approach. Data sources retrieval techniques in this research using purposive sampling. Research scope using Mujiman theory include training needs analysis, planning training program, preparation of training materials, conducting training, and evaluation. The research showed that in institutional training management based on competency in stage of training requirement analysis is doing well that is represent by training program that will be open in every period is suitable with community needs, labor market and financial funding that already arranged. Planning training program that include planning instruktors, where some instructors in Jobs Training Technical Implementing Unit of Mojokerto have assistants to help training activities to run well. Material delivery method that usually used is lecture, practice, simulation and question answer. The facilities that used in every training activities for years by Jobs Training Technical Implementing Unit of Mojokerto is already made maintenance continuously. For the cost of implementation using funds from the APBN and APBD. Preparation of training materials guided by regulations from Ministry of labor Number 2 year of 2016 about Standardization of National Work Competency. Institutional training based on competency held for about 40 days. Evaluation process of training carried out tests at the end of training, and from that result is used by instructors to decide graduation for participants during the program.Keywords: Management, Training, Competency, Labor
EFEKTIVITAS PELAYANAN SAMSAT 86 DI UPTD KANTOR BERSAMA SAMSAT KABUPATEN BANGKALAN MADURA (Studi Kasus di Desa Kokop Kabupaten Bangkalan) EKA FAIRUZ IZDIHAR; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

Abstrak Tuntutan masyarakat akan sebuah pelayanan publik yang lebih memudahkan masyarakat serta lebih efektif terus diinginkan oleh masyarakat. Untuk itu Kantor Bersama SAMSAT Kabupaten Bangkalan dalam memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan yaitu menciptakan layanan unggulan yang berada di Pasar Induk Desa Kokop yaitu Samsat 86. Dengan adanya layanan unggulan Samsat 86 ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang Efektivitas Pelayanan Samsat 86 di UPTD Kantor Bersama SAMSAT Kabupaten Bangkalan Madura pada gerai Samsat 86 di Desa Kokop dengan menggunakan enam indikator dari Keputusan MENPAN No. 63 Tahun 2003, yaitu prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, biaya pelayanan, produk pelayanan, sarana dan prasarana, dan yang terakhir kompetensi petugas memberikan pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel sebesar 97 dari jumlah populasi yang berjumlah 2.850 wajib pajak yang ada di gerai Samsat 86. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan analisis statistik dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas Pelayanan Samsat 86 di UPTD Kantor Bersama SAMSAT Kabupaten Bangkalan Madura (Studi Kasus di Desa Kokop Kabupaten Bangkalan) dapat dikatakan efektif. Dari pengujian validitas, reliabilitas, dan analisis statistik-deskriptif dihasilkan bahwa penilaian setiap sub-variabel efektivitas pelayanan pada Samsat 86 memperoleh nilai efektivitasnya secara keseluruhan dengan presentase lebih dari 61% yaitu prosedur pelayanan 73,4%, waktu penyelesaian 77,7%, biaya pelayanan 79,2%, produk pelayanan 75,7%, sarana dan prasarana 68,2% dan yang terkahir kompetensi petugas dalam memberikan pelayanan sebesar 78,9% dimana semua dimasukkan kedalam kategori efektif. Saran yang diberikan oleh peniliti dari hasil penelitian ini meliputi, perlunya peningkatan pelayanan terkait dengan kelengkapan fasilitas dan kelayakan fasilitas. Dimana masih terdapat sebagian wajib pajak yang masih berdiri ketika membayarkan pajak kendaraan bermotor (PKB). Kata Kunci: efektivitas, pelayanan, samsat 86 Abstrack Community demands for a public service that makes it easier for the community and more effective will continue to be desired by the community. For this reason, the SAMSAT Joint Office in Bangkalan Regency in providing services that are easier, faster and more transparent is to create superior services in the Kokop Village Main Market, Samsat 86. With the presence of superior services Samsat 86 is expected to increase the number of motor vehicle tax receipts (PKB) which will increase Regional Original Income (PAD). This study aims to find out and analyze the effectiveness of Samsat 86 services in the UPTD at the SAMSAT Joint Office in Bangkalan Madura Regency at Samsat 86 outlets in Kokop Village using six indicators from MENPAN Decree No. 63 of 2003, namely service procedures, time of completion, service costs, service products, facilities and infrastructure, and finally the competence of officers providing services. This research is quantitative descriptive. This study took a sample of 97 of the total population of 2,850 taxpayers in Samsat 86 outlets. Data collection techniques used were observation, questionnaires, documentation, and literature studies. Quantitative data analysis techniques using statistical analysis and descriptive analysis. The results showed that the effectiveness of the Samsat 86 Service in the UPTD of the Joint Office of SAMSAT in Bangkalan Madura Regency (Case Study in Kokop Village, Bangkalan Regency) could be said to be effective. From the testing of validity, reliability, and descriptive-statistical analysis, it was found that the assessment of each service effectiveness sub-variable in Samsat 86 obtained overall effectiveness values ​​with a percentage of more than 61%, namely service procedures 73.4%, completion time 77.7%, costs service 79.2%, service products 75.7%, facilities and infrastructure 68.2% and the last is the competency of employees in providing services at 78.9% where all are included in the effective category. Suggestions given by researchers from the results of this study include, the need for improved services related to the completeness of facilities and the feasibility of facilities. Where there are still some taxpayers who still stand when paying motor vehicle tax (PKB).
MANAJEMEN STRATEGI PENINGKTAN INVESTASI OLEH DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA SURABAYA ANGGA YUDISTHIRA; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n4.p%p

Abstract

Abstrak Pemerintah Kota Surabaya merasa investasi sangat penting untuk membantu pemenuhan kebutuhan bagi rakyatnya. Oleh karena itu Kota Surabaya melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) mengupayakan untuk peningkatan investasi sebagai wujud membantu kinerja Pemerintah Kota Surabaya. Dalam hal ini berkaitan dengan pembukaan lapangan pekerjaan serta peningkatan ekonomi di wilayah Kota Surabaya demi terciptanya kemakmuran dan kesejahteraan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan adalah mengidentifikasi misi, tujuan, dan strategi organisasi saat ini, analisis eksternal, analisis internal, formulasi strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan manajemen strategi peningkatan investasi yang dilakukan sudah baik. Misi, tujuan dan strategi yang diterapkan sudah sesuai dengan kebutuhan para investor, analisis eksternal yang dilakukan sudah detail. Kemudian analisis internal yang dilakukan cukup membawa dampak yang positif. Lalu formulasi strategi yang ada sudah tepat dengan terealisasinya target investasi yang harus didapatkan. Selanjutnya implementasi strategi yang digunakan cukup efisien untuk menarik investasi yang masuk di Kota Surabaya. Terakhir evaluasi strategi yang diterapkan sudah membawa dampak perubahan yang masif dengan adanya peningkatan investasi ditiap tahun serta akuntabilitas laporan investasi di Kota Surabaya. Kata Kunci : Manajemen, Strategi, Investasi Abstract The Surabaya City Government feels that investment is very important to help fulfill the needs of its people. Therefore the City of Surabaya through the One Stop Integrated Service and Investment Service (DPM-PTSP) strives to increase investment as a form of helping the performance of the Surabaya City Government. In this case, it relates to the opening of employment opportunities and economic improvement in the city of Surabaya in order to create prosperity and prosperity. This research uses descriptive research with a qualitative approach. The focus of the research used was to identify the current mission, objectives, and organizational strategy, external analysis, internal analysis, strategy formulation, strategy implementation and strategy evaluation. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the management of the investment improvement strategy that has been done is good. The mission, objectives and strategies applied are in accordance with the needs of investors, the external analysis carried out is detailed. Then the internal analysis carried out is quite positive. Then the existing strategy formulation is right with the realization of the investment target that must be obtained. Furthermore, the implementation of the strategy used is quite efficient to attract investment in the city of Surabaya. Finally, the evaluation of the strategies implemented has had a massive impact of change with an increase in investment every year and accountability of investment reports in the city of Surabaya. Keyword : Management, Strategy, Investment
Inovasi Pelayanan Program Samsat Bluder (Blusukan dan Muter-Muter) Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Madiun HERLINA NOVI PRAMANDANI; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n4.p%p

Abstract

Abstrak Dalam pelaksanaan pemerintahan daerah perlu adanya inovasi daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Dalam menciptakan suatu inovasi daerah tentunya memiliki tahapan proses yang akan dijalankannya, termasuk inovasi pelayanan program Samsat Bluder (Blusukan dan Muter-Muter) yang ada di Kantor Bersama Samsat Kabupaten Madiun. Adanya program Samsat Bluder ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat Kabupaten Madiun dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan secara mendalam dan menganalisis tahapan proses inovasi pelayanan Program Samsat Bluder (Blusukan dan Muter-Muter) Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Madiun. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Bersama Samsat Kabupaten Madiun dalam menciptakan inovasi Samsat Bluder ini hal yang dilakukan pertama kali yaitu melihat peluang dengan cara mendengarkan keluhan masyarakat dan menyempurnakan program sebelumnya yang dirasa kurang efektif dengan membuat inovasi baru. Dalam membuat inovasi tersebut, Kantor Bersama Samsat Kabupaten Madiun berusaha untuk mengeluarkan ide sebanyak-banyaknya dan membebaskan pihak-pihak yang terkait untuk berkreatifitas didalam pembuatan inovasi tersebut. Kemudian ide-ide yang sudah dikeluarkan dilakukan kajian dengan menggunakan gaya berfikir divergen atau mengerucut, salah satu dasar pertimbangan inovasi Samsat Bluder terpilih sebagai ide yang tepat adalah seberapa besar ide tersebut mendatangkan kerugian dan keuntungan. Sedangkan dalam proses implementasi inovasi Samsat Bluder ini sudah sesuai dengan prosedur pelayanannya walaupun masih ada resiko/kendala yang harus dihadapi. Inovasi layanan tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan-persoalan yang terjadi sebelumnya sehingga mampu mengurangi tunggakan yang akan datang dan lebih meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak kendaraan bermotor. Kata Kunci : Inovasi, Pelayanan, Samsat Bluder Abstract In the implementation of regional government there needs to be regional innovation that aims to improve the performance of regional government operations. In creating a regional innovation, of course, it has the stages of the process to be carried out, including the innovation of the service program of the Bluder Samsat (Blusukan and Muter-Muter) in the Joint Office of the Madiun District Samsat. The Bluder Samsat program aims to facilitate the people of Madiun District in paying Motor Vehicle Tax (PKB). The purpose of this study is to describe in depth and analyze the stages of the innovation process of the service of the Bluder Samsat Program (Blusukan and Muter-Muter) Motor Vehicle Taxes in the Joint Office One Roof Administration System (Samsat) of Madiun District. The type of research used in this study is descriptive research with a qualitative approach. The data analysis technique in this study uses an interactive model data analysis consisting of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions through observation, interviews, and documentation studies. The results of the study showed that the Joint Office of the Madiun District Samsat in creating the innovation of the Bluder Samsat was the first thing that was done was to look at opportunities by listening to peoples complaints and perfecting previous programs that were felt to be less effective by making new innovations. In making these innovations, the Joint Office of the Madiun District Samsat tried to issue as many ideas as possible and free the parties involved for creativity in making these innovations. Then the ideas that have been issued are reviewed by using divergent or conical thinking styles, one of the basic considerations of Samsat Bluders innovation chosen as the right idea is how much the idea brings loss and profit. Whereas in the process of implementing the Bluder Samsat innovation it is in accordance with its service procedures even though there are still risks / obstacles that must be faced. The service innovation is expected to be able to overcome the problems that have occurred before so as to reduce future arrears and further increase Regional Original Income (PAD) through motor vehicle tax. Keywords: Innovation, Service, Bluder Samsat
Strategi Public Relations Dalam Membangun Citra Perusahaan Melalui Program Corporate Social Responbility Studi Pada Bina Lingkungan PT. Jasa Marga Cabang Surabaya Gempol NUGRAHA NANDA ARSEPTA; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n4.p%p

Abstract

Abstrak Setiap perusahaan milik Negara wajib memiliki program Corporate Social Responbility Pinjaman Kemitraan dan Bina LingkungaN (PKBL) guna bentuk rasa tanggung sosial perusahaan terhadap masyarakat. Hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas wajib melakukan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Penelitian dengan judul “Strategi Public Relation dalam membangun citra perusahaan melalui program Corporate Social Responbility Bina Lingkunga PT. Jasa Marga Cabang Surabaya Gempol”, memiliki rumusan masalah bagaimana strategi humas dalam membangun citra perusahaan melalui program bina lingkungan dengan tujuan untuk mengetahui strategi humas dalam membangun citra perusahaan melalui program Corporate Social Responbility bina lingkungan. Metode penelitian yaitu menggunakan deskriptif kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah dat-data sekunder dan primer, serta data akan dianalisa dengan metode deskriptif analisis. Landasan teori yang digunakan adalah lima indikator strategi public relations yang dikemukakan oleh Rosady Ruslan, antara lain strategi operasional, pendekatan persuasive dan edukatif, pendekatan tanggung jawab sosial humas, pendekatan kerjasama, dan pendekatan koordinatif dan integrative. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa strategi operasional humas cukup baik karena dalam menjadikan sasaran sangat tepat dengan menciptakan empat kriteria opini atau berita yang mengancam turunnya citrra perusahaan. Dengan begitu, humas lebih mudah dalam menindak lanjuti berita-berita manakah yang perlu diselesaikan dengan pemberian bantuan program bina lingkungan. Pihak humas juga sangat erat kerjasama dengan para wartawan media massa. Serta dalam menindaklanjuti program bantuan bina lingkungan tersebut, humas juga saling berkoordinir dengan rekan kerja bidang lainnya. Hal tersebut tentu saja tanggapan masyarakat tentang suatu hal buruknya citra PT. Jasa Marga Cabang Surabaya gempol, dapat terselesaikan dengan baik danri tindakan yang telah dilakukan humas. Kata Kunci: Strategi, Public Relations, Corporate Social ResponbilityAbstractEvery State-owned company must have a Corporate Social Responbility and Partnership Loan (PKBL) program to form a sense of corporate social responsibility towards the community. This matter has been regulated in Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies which must carry out Social and Environmental Responsibility. Research with the title "Public Relations Strategy in building the companys image through the Corporate Social Responsibility Program of Development of PT. Jasa Marga Surabaya Branch Gempol ", has the formulation of the problem of how the public relations strategy in building the companys image through the community development program with the aim of knowing the public relations strategy in building the companys image through the Corporate Social Responbility program of community development. The research method is using qualitative descriptive. The data sources used are secondary data and primary data, and the data will be analyzed by descriptive analysis method. The theoretical foundation used is the five indicators of public relations strategies proposed by Rosady Ruslan, including operational strategies, persuasive and educational approaches, public relations social responsibility approaches, cooperative approaches, and coordinative and integrative approaches. Based on the data analysis performed, it was concluded that the operational strategy of public relations was quite good because in making the target very precise by creating four criteria opinions or news that threatened the decline of the companys image. That way, PR is easier to follow up on which news needs to be resolved by giving assistance to the community development program. The public relations party is also very closely collaborating with mass media journalists. As well as following up on the community development assistance program, public relations also coordinated with other field partners. This is of course the publics response to a bad image of PT. Jasa Marga Surabaya Branch gempol, can be resolved well and the actions taken by public relations. Keywords: Strategy, Public Relations, Corporate Social Responbility
Strategi Peningkatan Layanan Kesehatan melalui Program Jemput Bola Pasien Urung Kunjung (Jebol Pasung) di Puskesmas Geger Kabupaten Madiun DINI PUTRI PRATIWI; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n4.p%p

Abstract

Abstrak Program Jemput Bola Pasien Urung Kunjung (Jebol Pasung) merupakan sebuah inovasi pelayanan kesehatan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang diciptakan oleh Puskesmas Geger. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama ini masih belum maksimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan strategi peningkatan layanan kesehatan program Jemput Bola Pasien Urung Kunjung (Jebol Pasung) di Puskesmas Geger Kabupaten Madiun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian ini menggunakan teori Peningkatan dan Pencegahan Penyakit Kesehatan Jiwa menurut Dalami dalam Buku Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa yang terdiri dari Prevensi Primer, Prevensi Sekunder dan Terapi serta Prevensi Tertier dan Rehabilitasi. Teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Puskesmas Geger telah melakukan pelayanan dengan baik sesuai dengan komponen prevensi primer yaitu melaksanakan upaya peningkatan derajat kesehatan, upaya untuk menurunkan kerentanan terhadap penyakit dan meningkatkan kemampuan stressor psikososial, undang-undang peraturan pemerintah yang digunakan sebagai pedoman penanganan Orang Dengan Gangguan jiwa (ODGJ) serta pelayanan yang diberikan oleh berbagi biro, proses pelaksanaan perawatan pada keluarga pasien dan pelaksanaan konsultasi psikiatrik, keterlibatan lintas sektor yang terakhir cara yang dilakukan dalam pelaksanaan pendidikan kesehatan. Prevensi sekunder dan terapi ditunjukkan dengan pelaksanaan deteksi dini dan memberikan pengobatan. Prevensi tertier dan rehabiltatif ditunjukkan dengan melakukan rehabilitasi kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sudah stabil sehingga dapat produktif kembali. Sedangkan saran yang dapat diberikan adalah meningkatkan pelayanan promosi, koordinasi, dan pelatihan kader. Kata kunci: Pelayanan, Strategi, Kesehatan
EFEKTIVITAS APLIKASI MY PELINDO DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA ACHMAD ZAKARIYA; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n4.p%p

Abstract

ABSTRAK EFEKTIVITAS APLIKASI MY PELINDO DALAM MENINGKATKANKINERJA PEGAWAI PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA Nama : Achmad ZakariyaNIM : 15040674080Jurusan : Administrasi PublikProgram Studi : S1 Ilmu Administrasi NegaraFakultas : Ilmu Sosial dan HukumUniversitas : Universitas Negeri SurabayaDosen Pembimbing : Fitrotun Niswah, S.AP., M.AP., Aplikasi my pelindo merupakan bentuk fasilitas kerja dari PT. Pelabuhan IndonesiaIII (Persero) untuk para pegawai, yang bertujuan untuk memudahkan para pegawai dalammelakukan aksi dan menerima informasi melalui fitur-fitur yang ada. Dengan adanyaaplikasi my pelindo pegawai menjadi lebih muda dalam melakukan presensi, vote,menerima berita, mengisi kuisioner, SMKI dan sebagainya sehingga mampumemberikan motivasi semangat kerja yang berdampak pada peningkatan kinerjapegawai. Aplikasi my pelindo merupakan wujud realisasi Perdir No. 96/0S.0102/P.III2014tentangKebijakanTataKelolaTeknologiInformasiDiLingkunganPT.PelabuhanIndonesiaIII (Persero) yang dilaksanakan dalam program kerja Divisi TeknologiInformasi yang masuk kedalam Enterprise Empowerment yaitu pengembangan sistemaplikasi korporat sebagai single centralized application untuk mendukung proses bisnispendukung (SDM, Keuangan, Locking, Corporate Mobile Service) di kantor pusat sertacabang. Sehingga dapat memudahkan dan memberikan pelayanan yang terstandardisasiserta meningkatkan kenyamanan bagi pegawai, traceability dan auditability. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengukur efektivitas aplikasi my pelindodalam meningkatkan kinerja pegawai PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) CabangTanjung Perak Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif denganmenggunakan indikator efektifitas menurut Tangkilisan (dalam, Maeyasari 2012 :19)yang terdiri dari 4 indikator yaitu pencapaian target, kemampuan beradaptasi, kepuasankerja dan tanggungjawab. Dalam penelitian ini terdapat 82 responden dari jumlah 448populasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner sebagaiinstrumen penelitian yang kemudian hasil dari penyebaran kuisioner dianalisismenggunakan metode penelitian dengan jenis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkanpenerapan aplikasi my pelindo di PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang TanjungPerak Surabaya dinyatakan sudah berjalan efektif, dengan rincian skor persentaseindikator efektivitas yang pertama yaitu pencapaian target sebesar 84,6% kategori sangatefektif, indikator yang kedua kemampuan berdadaptasi sebesar 82,6% kategori efektif,indikator yang ketiga kepuasan kerja sebesar 78,9% kategori efektif adan indikator yangkeempat yaitu tanggungjawab sebesar 79,3% kategori efektif. Kata Kunci : Efektivitas, Aplikasi My Pelindo, Kinerja xii xiii ABSTRACT EFFECTIVENESS OF MY PELINDO APPLICATION IN IMPROVINGPERFORMANCE OF EMPLOYEES PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) TANJUNG PERAK BRANCH SURABAYA Name : Achmad Zakariya NIM : 15040674080Department : Public AdministrationProgram of Study : S1 Public AdministrationFaculty : Social Sciences and LawUniversity : Surabaya State UniversityAdvisor : Fitrotun Niswah, S.AP., M.AP., My Pelindo application is a form of work facility from PT. Pelabuhan IndonesiaIII (Persero) for employees, which aims to make it easier for employees to take actionand receive information through existing features. With the application of my pelindoemployees become younger in attendance, vote, receive news, fill out questionnaires,ISMS and so on so as to provide motivation to work morale which has an impact onimproving employee performance. My Pelindo application is a manifestation of PerdirNo. 96 / 0S.0102 / P.III-2014 concerning Information Technology Governance Policiesin PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) which is implemented in the InformationTechnology Division work program that is incorporated into the EnterpriseEmpowerment, namely the development of a corporate application system as a singlecentralized application to support supporting business processes (HR, Finance, Locking,Corporate Mobile Service) at headquarters and branches. So that it can facilitate andprovide standardized services and increase comfort for employees, traceability andauditability. The purpose of this research is to measure the effectiveness of my pelindoapplication in improving the performance of employees of PT. Pelabuhan Indonesia III(Persero) Tanjung Perak Branch Surabaya. The type of research used is quantitative byusing indicators of effectiveness according to Tangkilisan (in, Maeyasari 2012: 19)which consists of 4 indicators namely achievement of targets, adaptability, jobsatisfaction and responsibility. In this study there were 82 respondents from 448populations. The method of data collection in this study uses a questionnaire as a researchinstrument which then results from the distribution of questionnaires analyzed usingquantitative research methods. The results of the study show the application of mypelindo application at PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Tanjung Perak BranchSurabaya was declared to be running effectively, with details of the percentage score ofthe first indicator of effectiveness, namely achieving a target of 84.6% in the category ofvery effective, the second indicator of adaptation ability of 82.6% effective category,indicators that third job satisfaction is 78.9% effective category and the fourth indicatoris the responsibility of 79.3% effective category. Keywords: Effectiveness, My Pelindo Application, Performance
INOVASI PROGRAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SELEKSI GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BERPRESTASI DAN BERDEDIKASI (SIMGEPREK) DI DINAS PENDIDIKAN KOTA BLITAR NUNGKY ANGGELIYA; FITROTUN NISWAH
Publika Vol 7 No 5 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n5.p%p

Abstract

Abstrak Dinas Pendidikan Kota Blitar telah menciptakan sebuah inovasi program SIMGEPREK yang bertujuan untuk mengatasi masalah yang terjadi dalam kegiatan seleksi GTK berprestasi dan berdedikasi setiap tahunnya. Program tersebut launching pada tahun 2017 dan digunakan mulai tahun 2018. Program SIMGEPREK ialah program yang mengubah sistem manual dalam seleksi menjadi sistem online. Sehingga tes tulis yang dilakukan dalam seleksi GTK berprestasi dan berdedikasi telah berubah menjadi online. Selain itu pengumpulan data portofolio dari peserta lebih mudah dan praktis, karena data di scan tidak berbentuk berkas. Sehingga tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui dan mendeskripsikan inovasi program SIMGEPREK di Dinas Pendidikan Kota Blitar Karena program tersebut masih baru dan hanya ada di Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini ialah teori perkembangan inovasi dengan pengukuran inovasi menggunakan teori Seven Contructs from the IMMF yang terdiri dari Inputs, Knowledge Management, Innovation Strategy, Organization and Culture, Portofolio Management, Project Management, Commercialization. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, wawancara dan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa, terdapat beberapa pertimbangan atau alasan dalam mengambil keputusan inovasi program SIMGEPREK di Dinas Pendidikan Kota Blitar. Kebutuhan dalam memenuhi inovasi program SIMGEPREK juga sederhana dan memaksimalkan yang sudah ada. Selain itu Dinas Pendidikan juga berkerjasama dengan beberapa pihak untuk meminimalisir pengeluaran biaya. Untuk menarik minat pserta juga dilakukan dengan meningkatkan pemberian hadiah bagi pemenang dan membuat peraturan tentang kewajiban mengikuti. Inovasi program tersebut sudah baik dilakukan dalam mengatasi masalah sebelumnya namun perlu ditingkatkan lagi untuk memaksimalkan inovasi program tersebut. Kata Kunci: Inovasi, Program, SIMGEPREK