Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemeranan Teater Boneka Dulmulukan Dalam Naskah Salah Sangko Janisha Dwi Putri; Mahdi Bahar; Muhammad Komadri
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 3 No 1 (2023): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v3i1.47363

Abstract

Penelitian ini terinspirasi dari beberapa pertunjukan wayang golek dalam menyajikan naskahnya. Berdasarkan naskah Salah Sangko yang digarap sutradara dengan format penokohan struktur tokoh dalam teater tradisional Dulmuluk, para aktor memainkan naskah tersebut menggunakan boneka tangan dengan lima tokoh dalam teater Dulmuluk. Beberapa tahapan proses penokohan yang dilalui adalah pemahaman, yaitu: Latar penokohan, Upaya bermain peran, Analisis penokohan, dan Konsep penokohan. Kelima tokoh Dulmuluk tersebut diperankan oleh pelakunya sendiri sehingga pelaku berperan sebagai dalang. Dalam karyanya, para pemeran mengeksplorasi dan mempelajari Dulmuluk di Muaro Jambi, kemudian mengubahnya ke dalam bentuk penokohan teater boneka. Dalam penyajiannya menggunakan teknik tangan sebagai penggerak wayang dan suara (vokal), dinamika, dan intonasi lima karakter sehingga menghasilkan lima warna suara yang mewakili karakter masing-masing karakter. Itulah tantangan yang dilakukan para cast dalam memainkan naskah Salah Sangko.
Tari Melayu Mayang Mangurai pada Upacara Adat Pernikahan Etnis Melayu Jambi di Kelurahan Tanjung Raden Nabila Nabila; Mahdi Bahar; Hartati M
Gestus Journal: Penciptaan dan Pengkajian Seni Vol 4 No 1 (2024): GESTUS JOURNAL : PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gsts.v4i1.59735

Abstract

Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan objek tari Melayu Mayang Mangurai yang berasal dari Desa Tanjung Raden Kecamatan Danau Teluk Jambi. Subjek penelitian adalah informan yang menjadi penari dan pelatih tarian ini sejak tahun 1960an, kepala lembaga adat Desa Tanjung Raden, penari, dan penyelenggara pesta pernikahan yang menampilkan tari Melayu Mayang Mangurai. Teori yang digunakan dalam tulisan ini adalah teori struktur, teori fungsi dan teori estetika. Tarian ini merupakan salah satu bentuk kesenian etnis Melayu Jambi. Aspek gerak yang terdiri atas langkah-langkah sembah, serai bersekutu, selimpat, sisir, dan sentuhan terbalik. Salah satunya adalah kesantunan, nilai sosial, dan nilai religius yang tercermin dalam berbagai gerak tari Melayu Mayang Mangurai.