Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Optimalisasi Sanitasi Ruang Produksi Usaha Kecil Menengah Kue Semprit Menggunakan Exhaust System dan Mesin Extractor Sundaygara, Chandra; Maris Kurniawati; Hidayat, Chandra Wahyu
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i2.10737

Abstract

One of the Small and Medium Enterprises (UKM) in Sukun District is Semprit Cake UKM. UKM The problems faced by partners are problems in the field of production. The production problems experienced by partners include the process of producing semprit cakes takes a long time because partners still use manual methods starting from production to squeezing coconut milk until it becomes a cake, and sanitation of the production room that does not pay attention to air circulation, such as the use of a wood-burning stove that is not equipped with a smoke exhaust pipe, so that it can endanger the health of partners and employees. Therefore, the purpose of carrying out this Community Service is to provide solutions to solve the problems experienced by Kue Semprit UKM Partners in the field of production through technology transfer using an exhaust system and extractor machine. The positive impacts obtained after carrying out this community service activity include the sanitation of the semprit cake production room becoming cleaner and cooler because air circulation is smoother, coconut milk production takes less time, partners have a good understanding of the importance of room sanitation, and partners have the ability to operate and maintain coconut milk extractor machines and exhaust systems.
Pengembangan Media Pembelajaran Webtoon berbantuan Media Sosial Instagram Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Siswa SMP Rini, Dyah Umyek Bagus Timur; Kurniawati, Maris; Aji, Sudi Dul
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v6i2.10181

Abstract

Pengembangan media pembelajaran Instagram Webtoon berbantuan media sosial bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kinerja belajar siswa. Sedangkan dari faktor kognitif diketahui bahwa tingginya tingkat penggunaan media sosial Instagram dan tingginya minat membaca cerita bergambar menunjukkan pengaruh minat belajar dan meningkatkan tingkat keberhasilan belajar. Fase define merupakan fase dimana siswa dianalisis melalui wawancara dan angket kebutuhan. Pendefinisian materi pembelajaran dan penyajian media pembelajaran berlangsung pada tahap desain. Pada tahap pengembangan, produk dievaluasi oleh ahli media, materi, dan bahasa, dan perbaikan dilakukan berdasarkan evaluasi ahli sebelum pengujian. Sampel uji berjumlah 53 siswa yang merupakan pengguna aktif media sosial dan pembelajaran penggunaan webtoon terkait suhu dan kalor di SMP Negeri 17 Malang dilakukan pada tahap diseminasi. Peningkatan kinerja siswa diukur dengan distribusi pretest dan posttest. Pada kategori “sedang” peningkatan kinerja belajar siswa sebesar 0,60 dan pada kategori “sangat baik” peningkatan kinerja sebesar 3,40. Berdasarkan hasil uji siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran webtoon berbantuan sosial Instagram efektif meningkatkan prestasi belajar siswa.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Virtual Lab Pada Model Inkuiri Terbimbing Mat, Rogasianus; Aji, Sudi Dul; Kurniawati, Maris
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v5i2.8868

Abstract

Keterampilan berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam menghadapi segala perkembangan abad 21, termasuk dalam pendidikan. Kemampuan berpikir kritis dalam pendidikan merupakan salah satu softskill yang dikembangkan melalui pembelajaran. Siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis dapat menunjang perkembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotoriknya, sehingga dapat mencapai ketuntasan belajar. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dilengkapi dengan fasilitas virtual lab menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dipercaya dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dilengkapi LKPD berbasis Virtual Lab. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Design dengan tipe Non-Randomize Control Group pretest and posttest Design. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Singosari, melibatkan 100 sempel yang terbagi dalam kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan memanfaatkan LKPD berbasis Virtual Lab dan siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing tanpa LKPD berbasis Virtual Lab (0,036<0,05). Hasil penelitian juga menunjukkan adanya interaksi antara penggunaan LKPD berbasis virtual lab pada model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kemampuan berpikir kritis siswa ( 9,64 4,17).
Pengembangan Media Pembelajaran E-Modul Fisika Berbasis STEAM Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kusuma Wardani, Silvi; Jufriadi, Akhmad; Kurniawati, Maris
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v5i3.9447

Abstract

Penelitian ini dilakakun karena kurangnya media pembelajaran pada sebuah sekolah sehingga kurang bisa mengembangkan potensi berpikir kritisnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan e - modul fisika berbasis STEAM dalam meningkatkan berpikir kritis siswa dengan materi bunyi, menguji kelayakan e - modul fisika berbasis STEAM untuk meningkatkan berpikir kritis siswa dengan materi bunyi serta menguji kelayakan e - modul fisika berbasis STEAM untuk meningkatkan berpikir kritis siswa. E- Modul yang dikembangkan yaitu materi bunyi kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menganalisis respon siswa terhadap e-modul dalam pembelajaran serta angket guru mengenai efektivitas penggunaan e-modul berbasis STEAM pada pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis validasi dari para ahli mendapatkan hasil cukup baik, berdasarkan uji efektivitas mendapatkan skor presentase sebesar 58,26% yang memiliki arti cukup efektif. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa pengembangan e-modul berbasis STEAM untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis pada pokok bahasan bunyi dapat diimplemetasikan dalam pembelajaran
Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Gelombang Bunyi untuk Siswa SMA Kelas XII Hasanah, Tri Anita Nur; Huda, Choirul; Kurniawati, Maris
Momentum: Physics Education Journal Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.522 KB) | DOI: 10.21067/mpej.v1i1.1631

Abstract

The 2013 curriculum emphasizes on Scientific Approach taht tie topic with real context. Either learning model that leads to Scientific Approach that is Problem Based Learning (PBL). So that need to prepare appropriate teaching material to support learning model PBL one of them module independent teaching topic for learners. The aim of these research is describe the Learning Module which is developed that is physic learning module based on PBL of the topic sound wave for senior high school grade XII and examine its feasibility. This development research used 4-D Thiagarajan with modified model. This research has been done in three stages such as define, design, and develop which are restricted until the limited try out. The data collection is used questionnaire. The module validation by 4 validators and limited try out to 10 students. The result of research drawn that material aspect is 3,59 with the suitable criterion, presentation aspect is 3,9 with the suitable criterion, language aspect is 3,41 with the suitable criterion, and the limited try out result got 3,6 with an appropriate criterion. In conclusion, physic learning module based on PBL in sound wave material for senior high school grade XII is applicable. Keywords: Physic Learning Module, Problem Based Learning (PBL), Topic sound wave Pada kurikulum 2013 menekankan pada Scientific Approach yang mengaitkan materi dengan konteks dunia nyata. Salah satu model pembelajaran yang mengarah ke Scientific Approach yaitu Problem Based Learning (PBL). Sehingga perlu dipersiapkan bahan ajar yang tepat untuk mendukung model pembelajaran PBL salah satunya modul yang merupakan bahan ajar mandiri bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan modul yaitu modul pembelajaran fisika berbasis PBL pada materi Gelombang Bunyi untuk siswa SMA kelas XII dan menguji kelayakannya.Penelitian pengembangan menggunakan model 4-D Thiagarajan yang sudah di modifikasi. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design) dan pengembangan (develop) yang dibatasi sampa uji coba terbatas. Validasi modul oleh 4 validator dan uji coba terbatas  kepada 10 orang siswa. Dari hasil penelitan diperoleh skor segi  materi sebesar 3,59 dengan kriteria layak, segi penyajian sebesar 3,9 dengan kriteria layak, segi bahasa sebesar 3,41 dengan kriteria layak dan hasil uji coba terbatas mendapat rerata skor sebesar  3,6 dengan kriteria sesuai. Dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran fisika berbasis PBL pada materi Gelombang Bunyi untuk siswa SMA kelas XII layak digunakan. Kata Kunci: Modul Pembelajaran Fisika, Problem Based Learning (PBL), Gelombang Bunyi