Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran E-Modul Fisika Berbasis STEAM Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kusuma Wardani, Silvi; Jufriadi, Akhmad; Kurniawati, Maris
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v5i3.9447

Abstract

Penelitian ini dilakakun karena kurangnya media pembelajaran pada sebuah sekolah sehingga kurang bisa mengembangkan potensi berpikir kritisnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan e - modul fisika berbasis STEAM dalam meningkatkan berpikir kritis siswa dengan materi bunyi, menguji kelayakan e - modul fisika berbasis STEAM untuk meningkatkan berpikir kritis siswa dengan materi bunyi serta menguji kelayakan e - modul fisika berbasis STEAM untuk meningkatkan berpikir kritis siswa. E- Modul yang dikembangkan yaitu materi bunyi kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menganalisis respon siswa terhadap e-modul dalam pembelajaran serta angket guru mengenai efektivitas penggunaan e-modul berbasis STEAM pada pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis validasi dari para ahli mendapatkan hasil cukup baik, berdasarkan uji efektivitas mendapatkan skor presentase sebesar 58,26% yang memiliki arti cukup efektif. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa pengembangan e-modul berbasis STEAM untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis pada pokok bahasan bunyi dapat diimplemetasikan dalam pembelajaran
Analisis Titer Antibodi Bovine Zona Pellusida 3 (Anti-bZP3) Hasil Induksi Bovine Zona Pellusida 3 (bZP3) pada Kera (Macaca fascicularis) Kurniawati, Maris; Sumitro, Sutiman Bambang; Aulanni'am, Aulanni'am
The Journal of Experimental Life Science Vol. 2 No. 1 (2012)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.063 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2012.002.01.08

Abstract

Zona pellusida 3 merupakan molekul glikoprotein yang berfungsi sebagai reseptor primer spermatozoa dalam proses fertilisasi. Bovine zona pellusida 3 (bZP3) dapat dikembangkan sebagai target antigen untuk vaksin imunokontrasepsi. Efektivitas kerja antibodi sangat dipengaruhi oleh titer antibodi. Tujuan dilakukan  penelitian ini adalah mengetahui profil titer antibodi bovine zona pellusida 3 (anti-bZP3) hasil induksi bovine zona pellusida 3 (bZP3) pada kera (Macaca fascicularis). Imunisasi bZP3 pada kera (Macaca fascicularis) dilakukan secara sub kutan (SC) menggunakan CFA (Complete Freund's Adjuvant) untuk imunisasi pertama dan IFA (Incomplete Freund's Adjuvant) untuk imunisasi booster 1 dan booster 2. Serum dipanen sebanyak 4 kali setelah booster 1 dan 2. Hasil analisa menunjukkan berat molekul anti-bZP3 dari kera adalah 160 kDa. Titer naik mulai minggu ketiga hingga kelima dan turun lagi setelah minggu keenam setelah imunisasi pertama (minggu pertama hingga keempat pasca booster pertama) dan titer naik kembali pada minggu ke tujuh hingga kesembilan serta turun pada minggu ke sepuluh setelah imunisasi pertama (minggu pertama hingga ke empat pasca booster kedua). Titer antibodi tertinggi dicapai pada minggu kesembilan pasca imunisasi pertama atau minggu ketiga pasca booster kedua. Kata kunci: bZP3, imunokontrasepsi, Macaca fascicularis, zona pellusida  
Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Gelombang Bunyi untuk Siswa SMA Kelas XII Tri Anita Nur Hasanah; Choirul Huda; Maris Kurniawati
Momentum: Physics Education Journal Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.522 KB) | DOI: 10.21067/mpej.v1i1.1631

Abstract

The 2013 curriculum emphasizes on Scientific Approach taht tie topic with real context. Either learning model that leads to Scientific Approach that is Problem Based Learning (PBL). So that need to prepare appropriate teaching material to support learning model PBL one of them module independent teaching topic for learners. The aim of these research is describe the Learning Module which is developed that is physic learning module based on PBL of the topic sound wave for senior high school grade XII and examine its feasibility. This development research used 4-D Thiagarajan with modified model. This research has been done in three stages such as define, design, and develop which are restricted until the limited try out. The data collection is used questionnaire. The module validation by 4 validators and limited try out to 10 students. The result of research drawn that material aspect is 3,59 with the suitable criterion, presentation aspect is 3,9 with the suitable criterion, language aspect is 3,41 with the suitable criterion, and the limited try out result got 3,6 with an appropriate criterion. In conclusion, physic learning module based on PBL in sound wave material for senior high school grade XII is applicable. Keywords: Physic Learning Module, Problem Based Learning (PBL), Topic sound wave Pada kurikulum 2013 menekankan pada Scientific Approach yang mengaitkan materi dengan konteks dunia nyata. Salah satu model pembelajaran yang mengarah ke Scientific Approach yaitu Problem Based Learning (PBL). Sehingga perlu dipersiapkan bahan ajar yang tepat untuk mendukung model pembelajaran PBL salah satunya modul yang merupakan bahan ajar mandiri bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan modul yaitu modul pembelajaran fisika berbasis PBL pada materi Gelombang Bunyi untuk siswa SMA kelas XII dan menguji kelayakannya.Penelitian pengembangan menggunakan model 4-D Thiagarajan yang sudah di modifikasi. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design) dan pengembangan (develop) yang dibatasi sampa uji coba terbatas. Validasi modul oleh 4 validator dan uji coba terbatas  kepada 10 orang siswa. Dari hasil penelitan diperoleh skor segi  materi sebesar 3,59 dengan kriteria layak, segi penyajian sebesar 3,9 dengan kriteria layak, segi bahasa sebesar 3,41 dengan kriteria layak dan hasil uji coba terbatas mendapat rerata skor sebesar  3,6 dengan kriteria sesuai. Dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran fisika berbasis PBL pada materi Gelombang Bunyi untuk siswa SMA kelas XII layak digunakan. Kata Kunci: Modul Pembelajaran Fisika, Problem Based Learning (PBL), Gelombang Bunyi
IbW KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Sudiyono Sudiyono; Maris Kurniawati; Andi Nu Graha; Suharto Suharto; Wahyu Wibowo
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2016): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.328 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v1i1.1429

Abstract

Wilayah Kecamatan Pagelaran terletak di Kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur. JarakKecamatan Pagelaran dari Kota Malang ± 29 km. Salak merupakan icon salah satu desa diKecamatan Pagelaran yaitu Desa Suwaru. Program Iptek bagi Wilayah (IbW) KecamatanPagelaran ini bertujuan untuk mengembangkan sektor pertanian dan pariwisata. Dua sektorini didukung adanya potensi wilayah yang memadai. Aspek pertanian meliputi: (1)Kemampuan perencanaan usaha pertanian, (2) Kemampuan diversifikasi lahan, (3)Kemampuan manajerial pengelolaan dan pemanfaatan produk pertanian, dan (4) Kemampuanpemasaran produk pertanian. Aspek pariwisata: (1) Kemampuan manajerial pengelolaan danpemanfaatan produk-produk wisata, (2) Pengembangan keunikan dan citra kawasan, dan (4)Aksesibilitas kawasan wisata. Program IbW Pagelaran menawarkan solusi pengembangan Desa Agrousaha melalui: a) Perencanaan Usaha, b) Manajemen usaha dan c) Pemasaranproduk. Hasil yang telah dicapai yaitu pembentukan kelompok usaha mikro kecil, produksivarian produk olahan salak, pengadaan alat produksi olahan salak, pelatihan manajemenusaha, pelabelan dan pengemasan produk, diperolehnya PIRT, lounching produk oleh BupatiMalang, dan pemasaran produk olahan.Kata Kunci: IbW, Kecamatan Pagelaran, Petanian, Pariwisata
Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Aksesoris Aquarium Desa Tamanharjo Singosari Kabupaten Malang Rizky Lutviana; Maris Kurniawati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.885 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v4i2.3701

Abstract

This community service program aimed at empowering H-Fish aquarium Assesories small business to become independent and developed. A business may be considered as developed if it meets criteria such as increasing revenue, increasing product variation, efficient production, good packaging, and good management system that meets standard. In order to achieve that goal, the researcher gave sequencial trainings including training in operating and maintenance the machine production, training in packaging product and label design, training business management that meets standard and training in product variation. Besides, the researcher also helped to improve product marketing including renovating production side and building showroom to display the product to attract potential buyers. The results of this community service were increasing revenue since the product variation is increasing and the packaging was also improved to be more attractive. H-Fish Aquarium Assesories developed well because of efficient production, good business management, and wider marketing.
Optimalisasi Sanitasi Ruang Produksi Usaha Kecil Menengah Kue Semprit Menggunakan Exhaust System dan Mesin Extractor Chandra Sundaygara; Maris Kurniawati; Chandra Wahyu Hidayat
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i2.10737

Abstract

One of the Small and Medium Enterprises (UKM) in Sukun District is Semprit Cake UKM. UKM The problems faced by partners are problems in the field of production. The production problems experienced by partners include the process of producing semprit cakes takes a long time because partners still use manual methods starting from production to squeezing coconut milk until it becomes a cake, and sanitation of the production room that does not pay attention to air circulation, such as the use of a wood-burning stove that is not equipped with a smoke exhaust pipe, so that it can endanger the health of partners and employees. Therefore, the purpose of carrying out this Community Service is to provide solutions to solve the problems experienced by Kue Semprit UKM Partners in the field of production through technology transfer using an exhaust system and extractor machine. The positive impacts obtained after carrying out this community service activity include the sanitation of the semprit cake production room becoming cleaner and cooler because air circulation is smoother, coconut milk production takes less time, partners have a good understanding of the importance of room sanitation, and partners have the ability to operate and maintain coconut milk extractor machines and exhaust systems.