Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERILAKU MAHASISWA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI HANDPHONE BLACKBERRY (STUDI KASUS MAHASISWA FEB-UB) Putra, Fitra Ardhita Nurullisha; Noor, Iswan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan smartphone di era globalisasi ini mempermudah kita untuk melakukan telekomunikasi dengan cepat dan efisien. Kecanggihan smartphone yang bisa mengakses internet dan menjalankan aplikasi social, membuat banyak masyrakat memiliki smartphone. Salah satu contoh smarphone yang digandrungi oleh msyarakat adalah balckberry. Blackberry merupakan salah satu smartphone yang bnyak dimiliki oleh masyarakat salah satunya adalah mahasiswa Mahasiswa merupaka pengguna balckberry yang paling banyak di kalangan masyarakat. Mereka menggunakan blackberry bukan hanya sebagai media bertelekomunikasi saja, namun untuk bersosialisai dan memperluas jaringan. Blackberry merupkan salah satu smartphone yang memiliki banyak fitur yang disukai oleh mahasiswa, salah satunya fitur BBM(Blackberry mesengger). BBM merupakan fitur bersosialisai yang sangat digemari mahasiswa, yang mendorong mahasiswa untuk membeli smartphone blackberry. Dikarenakan mahasiswa adalah tipe masyarakat yang gemar untuk bersosialisai.dan gemar untuk menunjukan ekssistensinya di lingkup sosial Keputusan membeli smartphone blackberry pada masyarakat dipengaruhi 3 faktor yaitu penghasilan,motivasi dan gaya hidup. Ketiga faktor itu memungkinkan untuk mahasiswa dalam membeli smartphone balackberry   Kata Kunci:Smartphone, Keputusan membeli, Mahasiswa
ANALISIS PENGARUH INPUT FAKTOR TERHADAP PRODUKSI MEBEL (STUDI KASUS PADA INDUSTRI MEBEL KAYU DI KELURAHAN TUNJUNGSEKAR KECAMATAN LOWOKWARU DAN INDUSTRI MEBEL ROTAN DI KELURAHAN BALEARJOSARI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG) Rahmawan, Riki; Noor, Iswan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul Analisis Pengaruh Input Faktor Terhadap Produksi Mebel (Studi Kasus Pada Industri Mebel Kayu Di Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Dan Industri Mebel Rotan Di Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang) ini dilakukan pada dua perusahan yang berbeda yaitu perusahaan mebel kayu Kusuma Jaya dan perusahaan mebel rotan Cindy Rotan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh variable perlengkapan, tenaga kerja dan bahan baku terhadap tingkat produksi mebel di kedua perusahaan. Penelitian ini menggunakan data selama kurun waktu 36 bulan pada masing-masing perusahaan. Untuk analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program  IBM SPSS Statistic  for Windows. Variable  indenpenden yang digunakan adalah modal, tenaga kerja, dan bahan baku sedangkan variabel dependennya adalah tingkat produksi.Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada perusahaan Kusuma Jaya dan Cindy Rotan, input faktor pada kedua perusahaan semuanya mempunyai pengaruh yang signifikan pada tingkat produksi.  Dari hasil penelitian yang telah dilakukan juga diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa variable bahan baku  mempunyai pengaruh yang dominan pada tingkat produksi di mebel Kusuma Jaya. Sedangkan pada mebel Cindy Rotan juga menunjukkan bahwa bahan baku mempunyai pengaruh yang dominan pada tingkat produksi.   Kata Kunci: Produksi, Perlengkapan, Tenaga Kerja, Bahan Baku.
ANALISIS PERSEPSI YANG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN KLASTER UMKM MEBEL (STUDI PADA UMKM MEBEL KECAMATAN GADINGREJO KOTA PASURUAN) Ramdhan, Ade Himawan; Noor, Iswan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  menggunakan data primer. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan kuesioner  yaitu mewawancarai narasumber dari pihak pelaku UMKM Mebel Kecamatan Gadingrejo . Hasilnya, persepsi pelaku UMKM selama ini  terhadap kinerja berdasarkan pembentukan klaster UMKM Mebel ditunjukkan dengan Skala penilaian persepsi faktor pembentuk klaster UMKM selama ini yang dilakukan oleh para pelaku usaha mebel menunjukkan sikap yang ragu-ragu terhadap faktor permintaan, ,faktor  industri terkait dan pendukung, serta faktor strategi struktur dan persaingan usaha. Hal ini mengindikasikan bahwa kontribusi dari adanya sebuah klaster yang sudah ada untuk sektor riil masih kurang optimal, sehingga perkembangan usaha formal yang ada dan produktifitas nilai output dari UMKM Mebel selama ini pun tidak mengalami peningkatan secara maksimal yang masih kalah dibanding dengan Usaha Besar Formal. Keywords: Metode Observasi dan Kuesioner, Persepsi Pelaku UMKM, Pembentukan Klaster, Produktivitas Nilai Output
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (Studi Kasus Di Kabupaten Kota Jawa Timur Tahun 2008-2012) Prakarsa, Febrian Dwi; Noor, Iswan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan  pengeluaran pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kota Jawa Timur Tahun 2008-2012. Penelitian ini menggunakan analisis  data panel di setiap 37 Kabupaten kota yang ada di Jawa Timur tahun 2008-2012 juga dilakukan uji chow dan uji Hausman untuk menentukan data regresi yang akan dipakai dalam penelitian ini. Data ini diperoleh dari data sekunder dari BPS dan DJPK. Dari hasil  analsisis data panel Random Effect Model   diperoleh bahwa PAD berpengaruh secara kurang signifikan dan berpengaruh negatif, sementara Belanja barang dan jasa berpengaruh secara positif dan signifikan, lalu belanja modal berpengaruh secara  signifikan dan negatif terhadap peertumbuhan ekonomi.  Juga dipaparkan bagaimana peneliti memberi solusi dan sarannya untuk pemerintah daerah berdasarkan teori yang sudah ada. Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Pengeluaran Pemerintah, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Modal, pertumbuhan ekonomi
Analisis Pengaruh Belanja Pemerintah Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (Studi pada Kabupaten/Kota di Pulau Jawa Tahun 2007-2013) Priambodo, Anugrah; Noor, Iswan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian kesejahteraan masyarakat dapat dihitung salah satunya dengan IndeksPembangunan Manusia (IPM). IPM yang diraih oleh kabupaten/kota di Pulau Jawa memilikiperkembangan dari tahun ke tahun, selain itu belanja pemerintah daerah dan pertumbuhanekonomi juga memiliki tren yang cenderung meningkat. Secara teori tingkat belanja pemerintahdan pertumbuhan ekonomi suatu daerah akan mempengaruhi kesejahteraan suatu daerah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh realisasi belanja daerah danpertumbuhan ekonomi terhadap IPM kabupaten dan kota di Pulau Jawa Tahun 2007 sampaidengan 2013. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 110kabupaten/kota di Pulau Jawa, sedangkan variabel independen yang digunakan adalah belanjadaerah, belanja modal, belanja pegawai, dan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan tujuan yangingin dicapai, metode analisis data yang digunakan adalah data panel dengan pendekatan FixedEffect Model (FEM). Hasil estimasi penelitian menunjukkan bahwa belanja daerah, belanjapegawai, belanja modal, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadapIndeks Pembangunan Manusia.Kata kunci:Indeks Pembangunan Manusia, Kesejahteraan, Belanja Daerah, Pertumbuhan Ekonomi, BelanjaModal, Belanja Pegawai
Peran Faktor Teknologi Informasi Dan Personal Terhadap Minat Beli Konsumen Pada E-Commerce Produk Halal (Studi Kasus: Konsumen Shopee Barokah) Hudoyo, Benayn Bilalakram; Noor, Iswan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 7 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11063702

Abstract

Islam allows economic activity with the use of technology to facilitate the mashlahah of all circles of society in the act of buying and selling a product. Mashlahah is derived from the word shala which means goodness, usefulness, worthiness, harmony, and obedience. Mashlahah has the opposite of the word, namely mafsadah and madharah which means damage or ugliness. The activity of buying and selling a product in Islam is defined by the creation of physical product transactions. The action requires an object in the transaction. However, the activity of buying and selling products can also be non-physical, through various provisions that have been regulated, such as in as-salam and al-istishna transactions. The variables used in this study were mobile applications, email, social media, web, revenue, and religiosity. Furthermore, the research method used uses quantitative with multiple linear regression analysis. The results obtained in this study are that web variables and religiosity have a significant positive effect on consumers' buying interest. While the variables of mobile apps, email, social media, and revenue have no positive or significant influence on consumers' buying interest.
Irrational Choice of Bankers: Wealth or Welfare? Aminullah Achmad Muttaqin; Iswan Noor; Silvi Asna Prestianawati
International Journal of Accounting and Finance in Asia Pasific (IJAFAP) Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijafap.v5i1.1410

Abstract

The phenomenon of the high number of workers who are not absorbed in the workforce in Indonesia is a problem that is difficult to solve briefly. The lack of employment opportunities accompanied by problems with the level of education and expertise of the workforce in Indonesia has also become a polemic in the national development process. However, another fact occurs where workers tend to choose to leave several leading sectors in Indonesia, such as the financial sector, especially banking. It is feared that this condition will cause the banking sector as one of the sectors that drive the national economy, to lose qualified and loyal workers so that it will have an impact on production inefficiency in the banking sector and eventually will directly impact the community considering the function of the bank as an intermediary institution. This study aims to reveal the motives for changing workers' behaviour in banking by using qualitative methods and a phenomenological approach. This research is expected to contribute to the improvement of the employment system in the financial sector, especially banking, to absorb qualified and loyal workers to the company. Thus, macroeconomically, it is to reduce the voluntary unemployment rate in order to accelerate national development as a whole.