Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Growth Inhibition Test of Gram and Negative Bacteria in Pharmaceutical Biotechnology Products in the Form of Hand Sanitizer Formulations Based Fermented Telang Flower Kombucha Hari Hariadi; Muhammad Andry; Muhammad Amin Nasution; Ade Sumiardi; Firman Rezaldi; Suseno Amien; Yusep Ikrawan
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 3 (2023): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i3.5219

Abstract

Telang flower kombucha is proven to have various pharmacological activities, so that it can be developed as medicines, cosmetics, and its waste can be applied in agriculture as an ingredient in organic liquid fertilizer to support plant development and growth. This research aims to make hand sanitizer gel formulations and preparations with active butterfly pea flowers. Disk diffusion is used to stop gram-positive and gram-negative bacteria from growing. Post hoc analysis and one-way ANOVA were used to analyze the data. The one-way ANOVA analysis yielded results with a significance level of P<0.05, allowing the post hoc test to continue. When tested at a sugar concentration of 40%, the butterfly pea flower kombucha hand sanitizer significantly outperformed the control when it came to inhibiting the growth of the test bacteria. The best way to stop the test bacteria from growing is to use a concentration of 40%.
PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI DENGAN AKTIVITAS FARMAKOLOGI SECARA IN VITRO SEBAGAI ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus BERUPA FORMULASI DAN SEDIAAN OBAT KUMUR KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) Anggita Sofianti; Firman Rezaldi; Irmawati Mathar; Ade Sumiardi; Mu’jijah; Ahmad Subagiyo
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 1 (2023): Februari: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v2i1.605

Abstract

Kombucha bunga telang dapat dimanfaatkan sebagai minuman probiotik peningkat sisrtem imun, bahan aktif obat dan kosmetik, bahkan bahan pupuk cair organik. Salah satu bakteri gram positif yang dapat menyebabkan inflamasi pada gigi yaitu Staphylococcus aureus sehingga dalam menghambat pertumbuhan nya perlu dicegah melalui rajin berkumur dengan obat kumur herbal yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan sediaan obat kumur herbal yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang untuk dirancang menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan cara membuat formulasi dan sediaan obat kumur tanpa zat aktif sebagai basis dan kontrol negatif. Menyediakan obat kumur yang telah terjual dipasaran sebagai pembanding (kontrol positif). Membuat formulasi dan sediaan obat kumur yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang yang meliputi konsentrasi gula 20%, 30%, dan 40%. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ANOVA one way dilanjutkan dengan uji lanjut berupa analisis pos hoc. Hasil penelitian ini telah terbukti bahwa formulasi dan sediaan obat kumur yang berbahan aktif kombucha bunga telang pada konsentrasi gula 20% tidak berbeda nyata dengan 30% dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, namun berbeda nyata dengan konsentrasi 40%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 40% pada formulasi dan sediaan obat kumur yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang merupakan perlakuan yang optimal dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
ANALISIS INDEKS PENCEMARAN AIR PADA SUNGAI KADU KEMPONG, CIKEUMBEUM DAN CIPADARINCANG DI KABUPATEN SERANG Nur Rizkilah; Anis Masyruroh; Ade Sumiardi
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i1.2951

Abstract

Sungai yang berada di Kecamatan Padarincang yaitu Sungai Kadu Kampong, Sungai Cikeumbeum dan Sungai Cipadarincang merupakan sungai utama dan tak dapat dipisahkan dari aktivitas masyarakat. Kondisi sungai saat ini telah mengalami penurunan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status baku mutu air sungai menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) sesuai dengan baku mutu air sungai kelas 1 yang ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menggunakan metode IP berdasarkan hasil uji laboratorium pada bulan Juli tahun 2023 menunjukkan sungai tercemar ringan serta pada bulan Agustus tahun 2023 menunjukkan sungai tercemar sedang.
Karakterisasi Gelatin Tulang Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) dengan Penghidrolisat Asam Asetat Al-Faroji, Didin Syahrudin; Sabrina, Mariam; Sumiardi, Ade; Suryani, Nani; Indriatmoko, Dimas Danang
Jurnal Kartika Kimia Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v6i1.206

Abstract

Gelatin merupakan salah satu jenis protein konversi yang diperoleh melalui proses hidrolisis kolagen dari kulit, tulang dan jaringan serat putih (white fibrous) hewan. Bahan baku utama yang digunakan dalam produksi gelatin adalah tulang sapi, kulit sapi, dan kulit babi. Bagian tulang ikan tongkol (Euthynnus affinis) dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber gelatin. Penelitian ini bertujuan mengisolasi gelatin dari tulang ikan E. affinis menggunakan asam asetat sebagai penghidrolisat serta mengkarakterisasi kandungan asam amino menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Gelatin tulang E. affinis berwarna kuning kecoklatan dengan rendemen sebesar 12,2%, kadar air 10%, kadar abu 1,03%, pH 4,33, dan viskositas 3,44 cP serta kekuatan sebesar 67,54 g.bloom. Gelatin tulang E. affinis mengandung 77,7 asam amino yang terdiri dari prolin 8,76 %, glisin 23,5 % dan triptofan 0,01 % yang merupakan asam amino khas kolagen.
Pemanfaatan Kotoran Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Sebagai Pupuk Kompos Untuk Meningkatkan Produktivitas Panen Palawija di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikuesal, Kabupaten Serang Sumiardi, Ade; Triyantara, Rico; Putra, Aditya Wardhono; Sapitri, Epi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i1.1116

Abstract

Desa Panyabrangan, terletak di kecamatan Cikeusal kabupaten Serang adalah salah satu wilayah dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani palawija. Hasil panen yang belum optimal menjadi masalah utama yang dihadapi oleh petani. Dalam upaya untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilaksanakan program pembuatan pupuk kompos menggunakan kotoran kelinci (Oryctolagus cuniculus). Kegiatan pengabdian ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil panen palawija, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat desa dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia secara optimal. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan observasi sumber daya desa dan kebutuhan masyarakat. Selanjutnya dilakukan sosialisasi program pemanfaatan kotoran kelinci sebagai pupuk kompos untuk memberikan pemahaman dan keterampilan petani. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemanfaatan kotoran kelinci (kg) yang dicampur serbuk gergaji (kg), dedaunan kering (kg), mikroorganisme campuran (L), molases (L) dan air (L) dengan rasio 2:1:4:0,2:0,4:4 sebagai pupuk kompos terbukti efektif dalam meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas panen palawija di desa Panyabrangan kecamatan Cikuesal kabupaten Serang. Kotoran kelinci sebagai bahan utama, memberikan nutrisi penting untuk memperbaiki struktur tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Panyabrangan village, located in Cikeusal district, Serang regency, is one of the areas where the majority of the population work as secondary crop farmers. Crop yields that are not yet optimal are the main problem faced by farmers. In an effort to overcome this problem, it is necessary to implement a program for making compost using rabbit manure (Oryctolagus cuniculus). This service activity not only aims to increase the yield of secondary crops, but also to empower village communities by optimally utilizing available local resources. Community service activities are carried out using an approach to observing village resources and community needs, followed by socialization of the program of using rabbit manure as compost to provide farmers with understanding and skills. The results showed that the use of rabbit manure (kg) combined with sawdust (kg), dry leaves (kg), mixed microorganisms (L), molasses (L) and water (L) with ratio of 2:1:4:0.2:0.4:4 as a compost fertilizer has been proven effective in increasing soil fertility and secondary crop harvest productivity in Panyabrangan village, Cikuesal district, Serang regency. Rabbit manure as the main ingredient, provide important nutrients to improve soil structure and support plant growth.
Empowerment Of The Walikukun Village Community, Carenang District, Serang Regency, Banten Province, Indonesia Through Agriculture Land Optimization Based On Ecological Economics Sumiardi, Ade; Rahmiyanti, Sev; Effendi, Rustam
International Journal Of Community Service Vol. 5 No. 3 (2025): August 2025 (Indonesia - Rusia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v5i3.892

Abstract

Ecological Economics has many benefits related to the right to life of organisms, cost and benefit factors, and aesthetic factors for humans. The value of ecological economics is as a protector of the balance of the hydrological cycle and water management, a guardian of soil fertility through the supply of nutrients from forest litter, preventing erosion, abrasion and controlling microclimates. The purpose of activities to increase community independence through optimization of agricultural land based on ecological economics is to realize the active role of the community in increasing food production, maintaining environmental sustainability based on ecological economics so as to increase use value, there is harmony between aspects of use and maintenance, improving aspects of health and community welfare and forming an entrepreneurial spirit. Need Assessment through a survey method approach, socialization, mentoring (workshops, counseling and training), active participation, monitoring and ending with program evaluation is expected to be able to increase community independence regarding the importance of land optimization based on ecological economics. The main programs implemented include community empowerment, increasing production, organizational management, marketing management, facilities and infrastructure and socio-culture. The results obtained are that the community periodically monitors agricultural land based on technology applications, the application of polyculture-based planting patterns to maintain the balance of soil fertility and is active in environmental conservation efforts.
BIODEGRADASI SENYAWA HIDROKARBON YANG MENCEMARI TANAH OLEH Alteromonas macleodii (Y 18228) DENGAN STIMULASI FERTILIZER Ade Sumiardi
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 2 No. 2 (2019): Environmental
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.138 KB)

Abstract

Alteromonas macleodii (Y 18228) merupakan halofilic bacterium, bersifat negatif terhadap pengecatan gram, uji fosfatase dan spore forming serta bersifat positif terhadap uji katalase dan uji motilitas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri Alteromonas macleodii (Y 18228) dalam proses degradasi senyawa hidrokarbon pada tanah tercemar hidrokarbon yang distimulasi fertilizer. Penelitian diawali dengan preparasi sampel tanah tercemar hidrokarbon, pembuatan prekultur dan kultur Alteromonas macleodii (Y 18228), ekstraksi senyawa hidrokarbon serta analisis senyawa hidrokarbon hasil biodegradasi menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). Hasil penelitian analisis degradasi senyawa hidrokarbon menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS) menunjukkan bahwa lebih dari 98% hidrokarbon yang mencemari tanah di kawasan PT. Krakatau Steel Cilegon Banten terdegradasi menjadi fraksi-fraksi penyusun yang lebih sederhana. Alteromonas macleodii (Y 18228) memiliki kemampuan merombak senyawa hidrokarbon pada tanah tercemar minyak bumi.
ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI CIMOYAN AKIBAT AKTIVITAS PENAMBANGAN GALIAN TIPE C DI KECAMATAN BANJARSARI KABUPATEN LEBAK Anis Masyruroh; Gunawan Yuliana Somad; Ade Sumiardi
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3983

Abstract

Pada bagian tengah aliran Sungai Cimoyan di Kecamatan Banjarsari ditemukan adanya eksplorasi bahan tambang galian tipe C berupa pasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Cimoyan berdasarkan parameter fisika dan kimia dan menentukan tingkat pencemaran Sungai Cimoyan menggunakan metode Indeks Pencemaran dan mengetahui dampak penambangan galian tipe C terhadap kualitas air Sungai Cimoyan. Pengambilan sampel dilakukan di 3 titik lokasi dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kualitas air Sungai Cimoyan pada parameter TSS, BOD, dan COD telah melebihi baku mutu kelas II Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Parameter yang nilainya masih dibawah baku mutu adalah suhu dan pH. Rata-rata pengukuran di 3 titik sampling yaitu suhu 28,3 oC, TSS 176,83 mg/L, pH 8,12, COD 218,71 mg/L dan BOD 68,19 mg/L. Tingkat indeks pencemaran di Sungai Cimoyan pada ke 3 titik pemantauan menunjukan kondisi tercemar sedang (nilai titik 1 sebesar 7,13, titik 2 sebesar 6,47, dan titik 3 sebesar 6,45). Status tercemar sedang ini menunjukan kondisi kualitas air Sungai Cimoyan harus dilakukan pengawasan dan pengendalian pencemaran air, terutama adanya aktivitas domestik masyarakat dan penambangan galian tipe C (pasir).