Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Optimalisasi Pengembangan Objek Wisata Sungai Wain Melalui Pembuatan Fasilitas Glamour Camping (Glamping) Chardina Dianovita; Febby Rio Pratama Syarif; Ranti Rustika; Praseptia Gardiarini
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JAMSI - Januari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1029

Abstract

Hutan Lindung Sungai Wain saat ini mulai membuka diri untuk menjadi wisata masal dengan fokus pada ekowisata, eduwisata, dengan sistem pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) dengan fokus menciptakan wisatawan yang berkualitas didalam kawasan. Kawasan ini juga memiliki zonasi jelajah wisatawan yang bisa dipilih, apakah hanya berjalan-jalan ringan, atau trekking masuk kedalam hutan yang lebih serius. Kawasan desa wisata ini menjadi memiliki keberagaman pilihan wisata baik budaya, makanan, wisata buatan, dan wisata alam. kawasan ini memiliki lahan yang cukup luas, sehingga masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Pengurus Pokdarwis setempat berencana membangun sebuah kawasan yang dapat digunakan untuk camping, outbond, ataupun team building. Kami telah melakukan pengembangan fasilitas dan inovasi kreatif dalam pengelolaan objek wisata Sungai Wain melalui Glamour Camping (Glamping). Adapun metode yang digunakan antara lain observasi lapangan, sosialisai rencana kegiatan, penyiapan alat dan bahan yang diperlukan, pelaksanaan kegiatan, serta pendampingan. Hasil yang telah dicapai berupa penyerahan peralatan penunjang Glamour Camping (Glamping) dan kegiatan pelatihan serta pendampingan tata kelola pengembangan objek wisata.
Peningkatan Keterampilan Pengolahan Gizi Darurat dan Tata Kelola Dapur Umum di Kampung Siaga Kelurahan Graha Indah Gardiarini, Praseptia; Dianovita, Chardina; Nugroho, Tri Retno; Lesmidiyanti, Dwi; Ristia, Desak Made
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JAMSI - September 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1310

Abstract

Saat terjadi longsor di bulan Januari tahun 2024 di wilayah Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, masyarakat yang menjadi korban longsor hanya menerima makanan instan yang memiliki kandungan gizi yang minim, padahal sejak tahun 2013 disana sudah terdapat inisiasi pembetukan kampung siaga tanggap bencana, namun permasalahanya adalah sudah lama warga tidak mendapatkan edukasi atau pelatihan mengenai cara memberikan bantuan makanan saat terjadinya bencana. Tujuan pengabdian bina des aini adalah memberikan edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan menyajikan makanan saat terjadinya bencana. Metode yang digunakan dalam upaya peningkatan keterampilan dan pengetahuan bagi kader kampung siaga bencana yaitu dengan mengadakan edukasi dan pelatihan tata kelola gizi darurat dan dapur umum untuk dapat menyediakan makanan yang lebih bergizi dan bermanfaat pada korban yang terkena dampak bencana agar tetap terjaga kesehatanya terutama saat terjadi bencana dan pada saat sesudah bencana. Hasilnya adalah pengetahuan dan keterampilan warga mengalami peningkatan. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu warga mengikuti serangkaian acara dengan antusias dan mengetahui tata kelola dapur daruat serta merencanakan dan membuat makanan bergizi saat situsi darurat.
Tinjauan Persepsi Chef Hotel tentang Gizi dan Kualitas Makanan: Studi Kasus Hotel di Balikpapan Gardiarini, Praseptia; Dianovita, Chardina; Farida, Farida
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v9i1.2241

Abstract

Persepsi chef hotel terhadap gizi yang ada pada menu yang dimasak penting untuk dimiliki terutama dalam menyediakan makanan yang sehat dan memenuhi kebutuhan konsumen. Kontribusi positif dapat diberikan saat seorang chef memahami  beberapa aspek tersebut sehingga dapat menyajikan makanan yang sehat dan baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik persepsi chef di Balikpapan pada gizi dan kualitas makanan yang di produksi oleh Hotel. Metode yang diginakan adalah metode kualitatif. Metode deskriptif digunakan untuk memperoleh nilai persepsi chef sedangkan kualitatif digunakan untuk menggali informasi mengenai persepsi chef secara lebih dalam tentang persepsinya pada gizi dan kualitas makanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara mendalam dengan sjumlah chef yang berpengalaman di hotel terkemuka di Balikpapan. Hasil penelitian menunjukkan para chef ini memiliki pemahaman yang baik tentang gizi dan pentingnya mempertimbangkan aspek gizi dalam menyajikan hidangan kepada tamu hotel. Sebagian besar chef menyepakati pentingnya memenuhi komponen gizi dalam menunjang kesehatan dan kualitas hidup tamu hotel meskipun hal tersebut menjadi tantangan tersendiri sperti tekanan waktu dan ekspektasi tamu dalam pelaksanaan penyelenggaraan makanan sehari hari. Aspek hygiene dan sanitasi menurut para chef merupakan factor penting yang mendukung penyajian makanan bersih dan berkualitas sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen pada penyelenggaraan makanan hotel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi oleh chef Balikpapan pada nilai total persepsi yang didapat adalah sebesar 80 yang masuk dalam kategori baik. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan penerapan gizi di kalangan chef hotel.
Pelatihan Kader Posyandu dalam Meningkatkan Kualitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Mendukung Tumbuh Kembang Optimal Anak di Puskesmas Graha Indah Balikpapan Utara Gardiarini, Praseptia; Dianovita, Chardina; Rustika, Ranti; Nugroho, Tri Retno; Syarif, Febby Rio Pratama; Kartika, Desak Made Ristia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 6 (2025): JAMSI - November 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2084

Abstract

Kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Graha Indah mencapai 3000 balita, menjadikan kasus stunting di wilayah ini salah satu yang tertinggi dibandingkan dengan kelurahan lain di Balikpapan. Upaya untuk menurunkan angka stunting terus dilakukan guna mengurangi prevalensi stunting di daerah tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih kader Posyandu di Puskesmas Graha Indah dalam mendeteksi stunting serta menyusun menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi dan menarik. Metode yang digunakan meliputi pre dan post tes selama pelatihan, serta edukasi tentang cara membuat MPASI yang sesuai dan modern, sehingga kader dapat membagikannya kepada balita stunting dan saat kegiatan Posyandu. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari 78% menjadi 100%, serta kemampuan mereka dalam menyusun MPASI menggunakan bahan pangan lokal dengan kandungan gizi seimbang sesuai usia balita. Pelatihan ini efektif meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan pengukuran antropometri serta dalam pembuatan MPASI berbahan lokal yang bergizi sesuai dengan kebutuhan balita di Posyandu
Penerapan Personal Hygiene, Sanitasi Peralatan, dan Sanitasi Lingkungan pada Pedagang Nasi Goreng: Studi Kasus Pada Pedagang Nasi Goreng di Kota Balikpapan Dianovita, Chardina; Gardiarini, Praseptia; Farida, Farida; Agung, Yolinda
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 8, No 1 (2024): JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v8i1.1888

Abstract

The importance of maintaining cleanliness and health is carried out to avoid the dangers of pollution and contamination and prevent various types of diseases. The purpose of this study was to describe personal hygiene, equipment sanitation, and environmental sanitation for fried rice seller. The type of research used is descriptive qualitative, using data collection methods through field observations, in-depth interviews, and the results of documentation. The respondents used were Artomoro fried rice seller who had at least 3 months work experience and were directly involved in handling food. Based on the results of observations, it was found that employees had not properly implemented personal hygiene, such as not using aprons, gloves and head coverings. For the use of equipment is good enough, and store equipment in a clean place. In the selling area, trash is still scattered on the terraces of the stalls, moldy walls and trash cans with open conditions, but trash bins are routinely cleaned by changing the plastic waste every day.
Utilizing jackfruit seed and dragon fruit peel in swiss rolls: Waste valorization for local culinary tourism development Rahayu, Enita; Simanjuntak, Maria Veronika; Gardiarini, Praseptia; Rahmayanti, Firda
Journal of Rural Tourism Vol. 5 No. 1 (2026): Forthcoming Issue 1
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jrt.2025.04021288

Abstract

Purpose – This study aims to develop a nutritionally enhanced Swiss roll by incorporating jackfruit seeds and dragon fruit peel as locally sourced ingredients, and to position the product as a distinctive Indonesian culinary innovation that could strengthen the attractiveness of local gastronomic tourism. Methodology/Design/Approach – A quantitative approach was applied using a hedonic sensory test involving trained panelists to evaluate product acceptability across several formulations.Findings – The Swiss roll was formulated by integrating jackfruit seed powder into the batter and using dragon fruit peel as the filling. Sensory evaluation results showed aroma acceptability scores of 4.23 for Formula 1 (F1), 4.07 for Formula 2 (F2), and 3.57 for Formula 3 (F3) on a 5-point Likert scale, indicating an overall positive (“like”) response from panelists. F1 demonstrated the highest acceptance level. These findings confirm that the product is well-received and presents a nutritious, locally sourced alternative that has the potential to enhance the diversity and appeal of Indonesian culinary tourism.Originality/Value – This study highlights the valorization of food by-products in pastry innovation, demonstrating how jackfruit seeds and dragon fruit peel can be transformed into a marketable gastronomic product. The approach contributes to sustainable local food development while adding value to regional tourism offerings.
Penerapan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) Di UMKM Laundry Balikpapan Mulyani, Yogiana; Gardiarini, Praseptia; Karim, Syahrul
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.653 KB) | DOI: 10.29407/ja.v2i2.12531

Abstract

Laundry business is a business that currently developing in Balikpapan. Laundry is a necessity for Balikpapan residents who have a tight schedule so they don't have more time to wash. Balikpapan Laundry Community (KLB) is a community that was established to be a place for laundry entrepreneurs in Balikpapan. One of the problems encountered in KLB is the lack of understanding of the importance of paying attention to safety, job security (K3) in carrying out daily work. After finding the problem, it was determined the date of the implementation of K3 implementation training at the laundry work place which was held on 1 August 2018 at the Novotel Balikpapan Hotel. The implementation of the training includes the provision of material, filling out the pre and post test questionnaires, as well as the direct practice of the implementation of K3 in Laundry at Novotel Balikapan Hotel. There were 22 participants who were workers and laundry business owners who joined KLB. Based on the pre-post test provided, participants' knowledge increased and after carrying out K3 training at the Balikpapan Balikpapan Laundry Unit, participants became more aware of K3 implementation at their respective businesses. respectively. The conclusion obtained from this activity that every owner and worker in the laundry business must understand the OSH standards that must be provided at the workplace to ensure the health and safety of the work of everyone in the area.
Pelatihan dan Lomba Membuat Jajanan Sehat Yang Memenuhi Kebutuhan Gizi Anak Sekolah Gardiarini, Praseptia; Dianovita, Chardina; Farida, Farida; Retno, Nawang
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i1.14645

Abstract

School age children need a balance nutritions to support their growth and development. The optimal growth and development can be reach only if the balances of nutritions consume well. Adequacy of good nutrition doesn’t only come from the main food but also supported by snacks consumed by shool children, for that the production of healthy snacksalso needs attention. Rumah Kumbang is child care community focuses on character building activities and the development of children’s potential. The aim of this community service aim is to train the member of Rumah Kumbang to be able to produce healthy snacks that consist balance nutrition for school age children. The methode in this community service is to provide material exposure, product manufacturing training and a healthy food creation competition. The result is the participants of this community service gain knowledge and motivation to produce healthy and nutritious snacks. In conclusion, after doing this community service, further assistance is needed in relation to healthy snack production process in Rumah Kumbang Community so it can be marketed in wider community