Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Program Pembinaan Kepribadian Untuk Anak Didik Pemasyarakatan Muh. Shofiyuddin; Yuliatin Yuliatin; Bagdawansyah Alqadri; Rispawati Rispawati
MANAZHIM Vol 4 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v4i2.1878

Abstract

This study aims to describe the implementation of personality development programs for children correctional education and the factors that influence the implementation of the coaching program personality for correctional students in LPKA class II Central Lombok.The research approach used in this research is a qualitative approach with a descriptive method. Research subjects and informants This was determined by purposive sampling technique. The data that has been collected is analyzed systematically descriptive method through data reduction steps, data presentation and conclusion drawing. The results in this study are the implementation of personality development programs for correctional students in LPKA Class II Central Lombok includes: implementation of fostering devotion to God The Almighty, awareness of the nation and state, intellectual, attitude and behavior, health physical and spiritual, legal awareness and healthy reintegration with society. Factor internal implementation of personality development includes coaching facilities, human resources people, the quality of the personality development program, the cooperative attitude of the students correctional facilities and adequate budget. External factors of the implementation of the coaching program personality, namely the cooperation with related agencies.
PERNIKAHAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI DESA PAOK PAMPANG KECAMATAN SUKAMULIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Septi Panbriani; Yuliatin Yuliatin; Muh Zubair; Rispawati Rispawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 13, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v13i2.10689

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pernikahan pada anak usia sekolah di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur; (2) Faktor penyebab terjadinya pernikahan pada anak usia sekolah di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur; (3) Upaya pemerintah desa dalam menangani pernikahan pada anak usia sekolah di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan anak usia sekolah di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur masih tergolong cukup tinggi. Faktor penyebab pernikahan anak di Desa Paok Pampang adalah faktor lingkungan, faktor budaya dan faktor pendidikan. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur untuk menekan laju dari pernikahan anak usia sekolah adalah dengan membuat suatu Peraturan Desa (Perdes), sosialisasi, diskusi, dan ceramah-ceramah tentang pencegahan pernikahan pada usia sekolah.Abstract:  This study aims to determine: (1) Marriage of school-age children in the village of Paok Pampang Sukamulia District East Lombok Regency; (2) Factors that cause marriage in school-age children in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency; (3) The village government’s efforts in dealing with marriage for school-age children in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency. The approach used in this research is a qualitative approach with the type of case study research. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used the Miles and Huberman analysis technique. The results showed that the marriage of school-age children in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency was still quite high. Factors causing child marriage in Paok Pampang Village are environmental factors, cultural factors and educational factors. Efforts made by the Paok Pampang Village Government, Sukamulia District, East Lombok Regency to reduce the rate of marriage of school-age children are to make a Village Regulation (Perdes), socialization, discussions, and lectures on prevention marriage at school age.
PENANAMAN MORAL PADA ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN MELALUI PEMBINAAN KEAGAMAAN (STUDI DESKRIPTIF DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II LOMBOK TENGAH) Hendri Riyan Kaswara; Rispawati Rispawati; Basariah Basariah; Muh. Zubair
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 13, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v13i2.10534

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penanaman moral pada anak didik pemasyarakatan melalui pembinaan keagamaan dan faktor pendorong dan penghambat dalam penanaman moral pada anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penentuan subjek dan informan dalam penelitian ini berdasarkan kriteria-kriteria. Data yang telah terkumpul dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang telah dianalisis diuji kembali melalui triangulasi sumber dan waktu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penanaman moral pada anak didik pemasyarakatan melalui pembinaan keagamaan di LPKA Kelas II Lombok Tengah meliputi kegiatan solat berjamaah, mengaji, dan tausiyah. Faktor pendorong dalam penanaman moral pada anak didik pemasyarakatan meliputi petugas, sarana dan prasarana, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan pemerintah. Faktor penghambat meliputi perilaku anak didik pemasyarakatan, kurangnya pengetahuan agama, dan lingkungan keluarga.Abstract:  This study aims to describe the strategy of moral cultivation in fostered students through religious guidance and to describe the supporting and inhibiting factors in cultivating moral of fostered students at LPKA Class II Central Lombok. This research is a qualitative descriptive study. The subject and the informer of the study were selected according to some criteria. The data that has been collected is analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The analyzed data was retested through triangulation of source and time. The results of this study showed that the strategy of moral cultivation of fostered students in LPKA Class II Central Lombok using religious guidance includes congregational prayer, reciting Qur’an, and tausiyah. The supporting factors in moral cultivation of fostered students include officers, facilities and infrastructure, family environment, school environment, and government environment. Meanwhile, the Inhibiting factors include the behavior of fostered students, lack of religious knowledge, and family environment.
Intaegrasi Nilai-nilai Antikorupsi dalam Pelaksanaan pembelajaran PPKn di SMP Negeri 8 Mataram Lalu Habib; Rispawati Rispawati; Bagdawansyah Alqadri; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.836

Abstract

Mengintegrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn guna menumbuhkan karakter kejujuran dan tanggung jawab kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui model pengintegrasian nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataran; 2) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru yang mengajar mata pelajaran PPKn kelas VII. Informan dalam penelitian ini yaitu wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan siswa kelas VII karena siswa yang merasakan pembelajaran dari guru tersebut. Teknik pengumpulan data yang dikenakan yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mempelihatkan bahwa: 1) model integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram sudah berjalan dengan baik mengenakan model pembelajaran saintifik berupa Discovery Learning, PBL dan PJBL. Hal ini dapat dibuktikan dari segi tahapan pembelajaran yakni perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran sudah mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi; 2) pelaksanaan integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram ini masih kurang berjalan maksimal karena masih belum dilakukan pada semua tahapan pembelajaran, melainkan hanya dilakukan pada bagian kegiatan pendahuluan dan kegiatan penutup pembelajaran saja. Dapat disimpulkan bahwa model yang digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi ini yaitu Model Discovery Learning, PBL, dan PJBL yang kemudian pelaksanaannya hanya pada kegiatan pendahuluan dan kegiatan penutup pembelajaran saja.
Pengaruh Program Gerakan Literasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VIII MTsN 3 Mataram Nur Gita Suciyati; Rispawati Rispawati; Sawaludin Sawaludin; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh program gerakan literasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKn kelas VIII MTsN 3 Mataram. Penelitian ini menerapkan perancangan kuantitatif yang jenisnya quasi eksperimen dengan desain Nonequiralent Control Group Design. Populasinya adalah seluruh siswa dikelas VIII MTsN 3 Mataram, totalnya 6 kelas dan sampel yang diambil 2 kelas. Datanya diolah dengan teknik observasi dan tes. teknik tes diterapkan adalah pre-test dan post-test. Analisis data merepkan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, dan uji hipotesis menerapkan uji-t. Pelaksanaan gerakan literasi sekolah yang diterapkan sebanyak empat (4) kali pertemuan dan disesuaikan dengan komponen dasar gerakan literasi sekolah. Terdapat adanya pengaruh program gerakan literasi sekolah terhadap kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKn. Dibuktikan dengan hasil uji-t pada taraf signifikan 5% dimana hasilnya Terdapat   >  (3,3866 > 2,021).
Internalisasi Nilai Moral Melalui Inkulkasi Di MTs Darul Hikmah Tente Kabupaten Bima Asni Putri Agustin; Rispawati Rispawati; Sawaludin Sawaludin; M. Ismail
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Internalisasi Nilai Moral Melalui Inkulkasi Di MTs Darul Hikmah Tente Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pnelitian ini dilakukan di MTs Darul Hikmah Tente, subjek penelitian adalah Kepala sekolah, WAKA Kesiswaan, guru PAI, dan informan penelitian adalah siswa-siswi madrasah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisis data menggunakan 3 metode menurut Miles and Huberman anatara lain reduksi data, penyajian data, Verification/Conclusion Drawing. Berdasarkan hasil penelitian (1) Penanaman nilai moral terhadap peserta didik di Madrasah ditemukan ada bebarapa cara, antara lain: yaitu program pembiasaan dan kegiatan intrakurikuler. Terkait dengan dua cara yang dilakukan MTs dalam penanaman nilai moral terhadap siswa sudah baik, (2) faktor pendukung dan penghambat ialah pada peserta didik, guru, fasilitas dan orang tua.
Intaegrasi Nilai-nilai Antikorupsi dalam Pelaksanaan pembelajaran PPKn di SMP Negeri 8 Mataram Lalu Habib; Rispawati Rispawati; Bagdawansyah Alqadri; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.836

Abstract

Mengintegrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn guna menumbuhkan karakter kejujuran dan tanggung jawab kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui model pengintegrasian nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataran; 2) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru yang mengajar mata pelajaran PPKn kelas VII. Informan dalam penelitian ini yaitu wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan siswa kelas VII karena siswa yang merasakan pembelajaran dari guru tersebut. Teknik pengumpulan data yang dikenakan yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mempelihatkan bahwa: 1) model integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram sudah berjalan dengan baik mengenakan model pembelajaran saintifik berupa Discovery Learning, PBL dan PJBL. Hal ini dapat dibuktikan dari segi tahapan pembelajaran yakni perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran sudah mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi; 2) pelaksanaan integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram ini masih kurang berjalan maksimal karena masih belum dilakukan pada semua tahapan pembelajaran, melainkan hanya dilakukan pada bagian kegiatan pendahuluan dan kegiatan penutup pembelajaran saja. Dapat disimpulkan bahwa model yang digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi ini yaitu Model Discovery Learning, PBL, dan PJBL yang kemudian pelaksanaannya hanya pada kegiatan pendahuluan dan kegiatan penutup pembelajaran saja.
Pengaruh Program Gerakan Literasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VIII MTsN 3 Mataram Nur Gita Suciyati; Rispawati Rispawati; Sawaludin Sawaludin; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh program gerakan literasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKn kelas VIII MTsN 3 Mataram. Penelitian ini menerapkan perancangan kuantitatif yang jenisnya quasi eksperimen dengan desain Nonequiralent Control Group Design. Populasinya adalah seluruh siswa dikelas VIII MTsN 3 Mataram, totalnya 6 kelas dan sampel yang diambil 2 kelas. Datanya diolah dengan teknik observasi dan tes. teknik tes diterapkan adalah pre-test dan post-test. Analisis data merepkan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, dan uji hipotesis menerapkan uji-t. Pelaksanaan gerakan literasi sekolah yang diterapkan sebanyak empat (4) kali pertemuan dan disesuaikan dengan komponen dasar gerakan literasi sekolah. Terdapat adanya pengaruh program gerakan literasi sekolah terhadap kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKn. Dibuktikan dengan hasil uji-t pada taraf signifikan 5% dimana hasilnya Terdapat   >  (3,3866 > 2,021).
Internalisasi Nilai Moral Melalui Inkulkasi Di MTs Darul Hikmah Tente Kabupaten Bima Asni Putri Agustin; Rispawati Rispawati; Sawaludin Sawaludin; M. Ismail
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Internalisasi Nilai Moral Melalui Inkulkasi Di MTs Darul Hikmah Tente Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pnelitian ini dilakukan di MTs Darul Hikmah Tente, subjek penelitian adalah Kepala sekolah, WAKA Kesiswaan, guru PAI, dan informan penelitian adalah siswa-siswi madrasah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisis data menggunakan 3 metode menurut Miles and Huberman anatara lain reduksi data, penyajian data, Verification/Conclusion Drawing. Berdasarkan hasil penelitian (1) Penanaman nilai moral terhadap peserta didik di Madrasah ditemukan ada bebarapa cara, antara lain: yaitu program pembiasaan dan kegiatan intrakurikuler. Terkait dengan dua cara yang dilakukan MTs dalam penanaman nilai moral terhadap siswa sudah baik, (2) faktor pendukung dan penghambat ialah pada peserta didik, guru, fasilitas dan orang tua.
Blended Learning Models Using Moodle SPADA Unram to Enhance Student Critical Thinking PPKn Study Program FKIP University of Mataram Ahmad Fauzan; Rispawati Rispawati; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1229

Abstract

This project aims to learn more about the usage of blended learning models using moodle Spada Unram to foster critical thinking among students enrolled in programs at Mataram's PPKn and FKIP universities. This type of investigation is quasi-experimental. There was no requirement for a group control because this study only involved one group and was a group experiment. Students participating in the PPKn FKIP University of Mataram study program may exhibit enhanced critical thinking if blended learning models with moodle Spada Unram are utilized. Students have watched the process of learning. Blended learning is a method of instruction that makes use of technology, specifically the internet and websites, to augment offline or face-to-face learning with online instruction. Due to the convenience of access offered, learning can assist in overcoming educational difficulties such as room class constraints, level presence lecturer class, and level presence student in the classroom.Blended Learning, Moodle, SPADA, UNRAM, and Critical Thinking are described.