Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

UPAYA MEMBANGUN KARAKTER DISIPLIN SANTRIWATI MADRASAH ALIYAH (MA) PADA PROGRAM KHUSUS DI PONDOK PESANTREN NURUL HAKIM KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT Widia Eka Asmaranti; Rispawati Rispawati; Yuliatin Yuliatin; Edy Heriyanto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.5420

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan upaya pembinaan sifat disiplin siswa Madrasah Aliyah (MA) program khusus dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi upaya pembinaan kedisiplinan siswa Madrasah Aliyah (MA) program khusus di Universitas Islam Nurul Mendirikan Hakim. Sekolah Tamu, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Subjek dan informan penelitian ini diidentifikasi dengan menggunakan kriteria tertentu, dan data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian dan inferensi. Temuan penelitian ini adalah upaya pembentukan karakter disiplin siswa MA Madrasah Aliyah program khusus di Pesantren Nurul Hakim Kecamatan Kedir Kabupaten Lombok Barat antara lain: (1) Mendorong usaha rumahan dan pengembangan ekstrakurikuler dalam bentuk kegiatan seperti Mufrodat (pemberian kosa kata), Muhadatsah (diskusi siswa), Muhadaroh (pidato), Muroja'ah (ingatan), Shlata Jamaah, Tasmi' Al - Quran, Holakohin Pengajian (Penghafalan Kitab Kuning dibantu Ustadz dan Ustadzah), pembuatan daun islami dan pembuatan kaligrafi. Faktor-faktor yang menghambat santri putri dalam menegakkan kedisiplinan antara lain faktor lingkungan, masalah pribadi santri putri, faktor sosial dan peluang terjadinya pelanggaran. Salah satu faktor yang mendorong berkembangnya santri putri adalah sikap yang selalu terbuka dari pimpinan mata kuliah dan stafnya terhadap pembaharuan. Motivasi pada santri putri, faktor hukuman dan faktor motivasi dari wali putri itu sendiri.
Blended Learning Models Using Moodle Spada UNRAM To Improve Student Learning Outcomes In Religious Education Subjects Rispawati Rispawati; Ahmad Fauzan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.4608

Abstract

This study aims to determine the application of the blended learning model using Spada Unram's Moodle so that it is expected to improve student learning outcomes in religious education courses in the PPKn Study Program FKIP University of Mataram. Seeing the conditions of the Covid-19 pandemic that have not yet ended, lecturers need to find learning innovations based on a combination of online and offline using Moodle Spada Unram so that learning for students can be effective and efficient. This type of research is quasi-experimental. The results of the study are as follows: 1) this study shows that the application of the blended learning model using the SPADA UNRAM Moodle in religious education subjects can provide positive changes in learning outcomes; 2) Make it easy for students to collaborate so they can develop their ideas well; 3) Students can access and download teaching materials in PDF or PPT format through Moodle SPADA as literacy enrichment related to religious education courses. 4) applying the blended learning model using the SPADA UNRAM Moodle, which is collaborative or work between groups in the implementation process. Not only does the lecturer appear active, but students can explore material, discuss with groups, express opinions and discuss. Lecturers help direct students in concluding material, so variations in learning and student involvement in lectures appear by themselves.
Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Kekerasan Fisik: Studi di Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram Muhammad Irfan S Hakim; Rispawati Rispawati; Muh Mabrur Haslan; Yuliatin Yuliatin
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 10 No. 1 (2023): JURIDIKSIAM: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v10i1.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram terhadap anak korban tindak pidana kekerasan fisik (2) Faktor yang mempengaruhi perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana kekerasan fisik di Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram terhadap anak korban tindak pidana kekerasan fisik ditingkat pelaporan dengan upaya penerimaan laporan, pendataan kasus, dan mendapatkan advokasi. Ditingkat penyidikan dengan upaya merahasiakan identitas anak korban, mendampingi anak korban dalam membuat laporan, dan mendapat pelayanan medis/psikologis. Ditingkat penuntutan dengan upaya penyidik menyerahkan berkas perkara dan advokat memberikan laporan-laporan terkait kasus. Ditingkat sidang pengadilan dengan upaya mendapatkan hak dari penyidik dan penuntut umum, mendapatkan hak sebagai saksi dalam memberikan keterangan, dan hak mendapatkan informasi mengenai putusan pengadilan. (2) Faktor yang mempengaruhi perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana kekerasan fisik di Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram adalah faktor sumber daya manusia yang masih minim yang membuat kinerja tersebut kurang maksimal. Sarana dan prasarana kurang memadai untuk menunjang pekerjaan administrasi. Faktor keluarga korban masih tergantung secara ekonomi, anak korban malu untuk melaporkan kepihak berwajib, anak korban dihantui oleh intimidasi. Faktor masyarakat, penyadaran masyarakat tentang pemenuhan hak anak. Faktor kerjasama dengan aparat penegak hukum, Lembaga Perlindungan Anak Kota Mataram pro aktif dalam menjalin kerjasama dengan pihak lain. Kata kunci: perlindungan hukum, anak korban, kekerasan fisik   Abstract   This study aims to determine (1) the form of legal protection provided by the Mataram City Child Protection Agency to children who are victims of criminal acts of physical violence (2) Factors that influence legal protection for children who are victims of physical violence crimes at the Mataram City Child Protection Agency. This research uses a qualitative research type with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out using observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that (1) The form of legal protection provided by the Mataram City Child Protection Agency for children who are victims of crimes of physical violence at the reporting level is by receiving reports, collecting case data, and getting advocacy. At the investigation level, efforts to keep the identity of the victim's child secret, accompanying the victim's child in making reports, and receiving medical/psychological services. At the prosecution level, investigators submit case files and advocates provide reports related to cases. At the court trial level, efforts to obtain rights from investigators and public prosecutors, gain rights as witnesses in providing information, and rights to obtain information regarding court decisions. (2) The factors that influence the legal protection of children who are victims of physical violence at the Mataram City Child Protection Agency are the factors of human resources that are still minimal which makes the performance less than optimal. Inadequate facilities and infrastructure to support administrative work. The victim's family is still economically dependent, the victim's child is embarrassed to report to the authorities, the victim's child is haunted by intimidation. Community factors, public awareness about the fulfillment of children's rights. The factor of cooperation with law enforcement officers, the Mataram City Child Protection Agency is pro-active in collaborating with other parties. Keywords: legal protection, child victims, physical violence
Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran oleh Guru PPKn Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Praya Parasetia Mulya; Mohammad Ismail; Rispawati Rispawati
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 10 No. 1 (2023): JURIDIKSIAM: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v10i1.355

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) mengetahui pengetahuan guru PPKn terhadap evaluasi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Praya, 2) mengetahui sikap guru PPKn terhadap evaluasi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Praya, 3) mengetahui pelaksanaan evaluasi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Praya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kaepala sekolah bidang kurikulum, pengawas mata pelajaran PPKn, dan guru lain. Informen dalam penelitian ini adalah guru PPKn dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pengetahuan guru PPKn terkait tentang evaluasi pembelajaran, guru telah memahami dengan baik, bisa dilihat dari pemaparan langsung para guru. 2) evaluasi pembelajaran pada masa pandemi disikapi oleh guru PPKn dengan cara menerima sebagai wujud kesiapan guru. 3) pelaksanaa evaluasi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Praya masih kurang baik. Dilihat dari banyaknya kendala yang dihadapi guru PPKn maupun siswa. Guru PPKn tidak menyusun RPP daring, guru hanya menggunakan RPP yang dipakai ketika pembelajaran tatap muka sebelum pandemi. Bentuk evaluasi yang digunakan guru adalah tes tulis dalam bentuk soal tugas, soal MID semester, dan soal ulangan semester. Keseriusan guru dalam menyusun alat evaluasi, pembuatan grub belajar, pembinaan evaluasi di MGMP PPKn, dan pembuatan alternative lain bagi siswa yang tidak mempunyai teknologi pendukung untuk pelaksanaan evaluasi daring. Kata kunci: Pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, guru PPKn pada masa pandemi Covid-19