Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) Sebagai Media Pembelajaran Interaktif di Sekolah Siti Nadhifah; M. Zainuddin; Eny Nur Aisyah; Evania Yavie; Yudithia Dian Putra
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i2.2684

Abstract

Perkembangan teknologi layar sentuh (touchscreen technology) dalam pendidikan anak usia dini menunjukkan tren yang semakin meningkat secara global. Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran anak usia dini semakin berkembang pesat, salah satunya melalui penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif. perangkat berbasis sentuhan, seperti tablet dan Interactive Flat Panel (IFP), mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dibandingkan media konvensional. Anak usia prasekolah dapat memahami konsep dasar, seperti pengukuran dalam pembelajaran STEM melalui penggunaan teknologi interaktif, di mana fitur interaktivitas berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan transfer pengetahuan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis pengaruh penggunaan IFP dalam meningkatkan keaktifan pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji artikel ilmiah yang diperoleh dari database ScienceDirect dan Google Scholar yang terbit dalam rentang tahun 2015–2026. Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan IFP sebagai media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keaktifan anak secara signifikan, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi, perhatian, serta keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, IFP juga berkontribusi dalam pengembangan kemampuan kognitif, bahasa, dan sosial melalui pendekatan pembelajaran berbasis bermain (play-based learning) dan penggunaan konten interaktif seperti permainan edukatif dan digital storytelling. Faktor pendukung keberhasilan implementasi IFP meliputi kompetensi guru dalam mengelola media, desain pembelajaran yang menarik, serta integrasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Dengan demikian, IFP dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan peneliti dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di pendidikan anak usia dini.
Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Publikasi Ilmiah Berbasis Karakter untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Dasar M. Zainuddin; Sutansi Sutansi; Puri Selfi Cholifah; Mohamad Fatih; Achmad Ryan Fauzi
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v3i22020p95-101

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini ditujukan kepada guru-guru SD di Blitar karya ilmiah berupa PTK dan publikasi ilmiah sebagai syarat peningkatan Raya khususnyaSDI Garum (Mitra 1) dan MI Hidayatullah (Mitra 2), dimana keduanya mengalami kegagalan dalam mengajukan profesi (jabatan) guru. Pelaksanaan bimbingan terbagi menjadi dua sesi. Tahapan kemitraan yang dilakukan untuk Mitra I yaitu: (1) melakukan pelatihan terkait urgensi, komponen, dan kiat-kiat penyusunan PTK, (2) memberikan penugasan dan pendampingan penyusunan PTK, dan (3) pendampingan dalam melakukan seminar hasil PTK. Sedangkan tahapan kemitraan yang dilakukan untuk Mitra II yaitu: (1) melakukan pelatihan terkait urgensi dan kiat dalam melakukan publikasi ilmiah, (2) pendampingan penyusunan artikel ilmiah, dan (3) pendampingan dalam melakukan publikasi di jurnal ilmiah. Pengabdian telah dilaksankan dengan lancar selama 3 hari.Hari pertama pemberian materi (tatap muka), hari kedua dan ketiga merupakan penugasan. Pada penugasan ini, peserta telah menghasilkan produk yang diharapkan.Dengan demikian dapta diambil suatu kesimpulan bahwa pelaksanan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam menulis karya ilmiah.Sehingga denagn bekal yang telah dimiliki ini dapat meningkatkan kompetensi professional guru-guru.