Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Bimbingan Teknis Pembuatan Istrumen Assesment HOTS (High Order Thinking Skill) bagi Guru SD Berbasis Karakter di Blitar Raya M. Zainuddin; Sutansi Sutansi; Esti Untari; Kristin Restu Perdana
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 2 No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan teknis pembuatan istrumen assesment HOTS (High Order Thinking Skill) bagi guru dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan para guru SD di gugus 03 Krisik, Gandusari dalam menyusun instrument asesmen yang dapat mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Melalui kegiatan ini para guru diberikakan wawasan sekalikus kemampuan secara teknis dalam menyusun instrument Asesmen HOTS. Kegiatan pelatihan ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Pada tahap eksplorasi para guru diminta untuk mengemukakan berbagai pengetahuannya tentang evaluasi, terutama yang berstandar HOTS. Hasil eksplorasi digunakan sebagai landasasan untuk melakukan kegiatan elaborasi, yaitu berupa penjelasan secara teoretis dan kegiatan praktik tentang penyusunan instrument asesmen HOTS yang mampu digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Pada tahap konfirmasi, para peserta diminta untuk menyusun instrument evaluasi secara berkelompok. Selanjutnya, secara bergantian, perwakilan kelompok mempresentasikan hasil penyusunan instrument evaluasinya di depan para peserta yang lain. Pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus kemampuan para guru SD gugus 03 Krisik, Gandusari, Blitar dalam menyusun instrument assesment HOTS (High Order Thinking Skill) yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Bimbingan Pembelajaran TPACK Berbasis HOTS bagi Guru SD Se-Blitar Raya M. Zainuddin; Esti Untari; Umi Nahdiyah; Bagus Waluyo
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 3 No 2 (2021): Volume 3 Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v3i2.46

Abstract

Era pandemic Covid-19 seperti saat ini, para pendidik pembelajaran IPS kelas 4 sekolah dasar khususnya para guru senior merasa kesulitan dan mengeluh dalam mengikuti pola pembelajaran dengan kemajuan IPTEK yang semakin berkembang/pola pembelajaran daring serta luring. Kelas tatap muka yang para guru gunakan sudah tidak dapat lagi digunakan dalam pembelajaran. Hal tersebut berdampak sangat signifikan terhadap pengetahuan dan kemajuan berfikir anak didik yang semakin merosot, bahkan orang tua siswa banyak yang mengeluh dikarenakan ketidakefektifan pembelajaran di kelas yang dialami anak didik. Selain itu, banyak guru di Blitar mengeluh terkait keadaan ketidakefektifan ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan jalan keluar terhadap permasalahan tersebut dengan memberikan bimbingan pembelajaran TPACK berbasis HOTS materi pelajaran IPS kelas 4. Jalan keluar tersebut dapat mengubah pola pikir guru dalam penerapan pembelajaran di kelas dan guru dapat memberikan pembelajaran lebih inovatif dan menarik dengan mengkombinasikan antara ilmu pengetahuan dengan teknologi. TPACK berbasis HOTS ini menitikberatkan pada penyatuan pengalaman mengajar guru yang dijadikan satu dengan sebuah pembelajaran yang mempunyai pemikiran dan pemecahan masalah. Sehingga, kombinasi tersebut dapat menjadikan pembelajaran menjadi berhasil dan efektif dalam sebuah konteks pembelajaran dengan menggunakan Technological Knowledge (Pengetahuan Teknologi), Pedagogy Knowledge (Pengetahuan Pedagogi), dan Content Knowledge (Pengetahuan Konten).
Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Tematik Berbasis HOTS (Higher order Thinking skill) dengan Penekanan Karakter M. Zainuddin; Sutansi Sutansi; Esti Untari
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 5, No 4 (2020): Volume 5 Nomor 4, November 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.028 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v5i4.565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen kelas 4 tema 1. Indahnya kebersamaan berupa soal tes HOTS yang valid dan reliabel, dan mendeskripsikan kualitas soal tes HOTS untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk awal, uji coba lapangan, dan revisi produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen HOTS berupa soal tes HOTS yang terdiri dari 10 butir soal pilihan ganda dan 5 butir soal uraian dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa dinyatakan valid dan layak digunakan. Instrumen tersebut mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,714 (soal pilihan ganda) dan sebesar 0,940 (soal uraian). Soal pilihan ganda memiliki rata-rata tingkat kesukaran 0,416 (sedang), rata-rata daya pembeda 0,328 (baik), dan semua pengecoh berfungsi baik. Soal uraian memiliki rata-rata tingkat kesukaran 0,363 (sedang) dengan rata-rata daya pembeda 0,518 (baik).
Pengembangan Media Puzzle dalam Pembelajaran Materi Pecahan bagi Siswa Kelas Rendah SD Negeri Jatinom 03 Sang Aji Prawismo; Aprelita Hana Sajida; Putri Junaina Miratul Habibah; M. Zainuddin; Siti Mas'ula
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2022): Juli
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.232 KB) | DOI: 10.33603/caruban.v5i2.6846

Abstract

Abstrak. Matematika merupakan mata pelajaran yang memiliki standar serta wajib dipelajari disetiap jenjang pendidikan di sekolah. (Ai Tusi Fatimah, 2018). Pelajaran matematika sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, namun kenyataannya banyak siswa yang gagal dalam mata pelajaran ini dikarenakan kurangnya pemahaman konsep matematika. Penggunaan media diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam pelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mata pelajaran matematika berjalan di SD dan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep pecahan dengan menggunakan media puzzle pecahan. Puzzle Pecahan adalah sebuah media yang membantu siswa dalam memahami konsep pecahan. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Jatinom 03 di kelas 1 dengan menggunakan metode wawancara yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puzzle pecahan merupakan media yang menarik serta dapat digunakan setiap saat, baik di rumah maupun di sekolah serta efisien dalam waktu dan tempat.Kata Kunci. Matematika, Media Pembelajaran, Pecahan, Puzzle Pecahan
BIMBINGAN TEKNIS PENULISAN ARTIKEL ILMIAH LAYAK JURNAL NASIONAL BER – ISSN BERBASIS SITASI ONLINE BAGI GURU SD DI KOTA BLITAR M. Zainuddin; Surayanah Surayanah; Ahmad Saifudin; Lestariningsih Lestariningsih
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i1.200

Abstract

Mitra yang didampingi dalam kegiatan bimbingan teknis adalah Guru SD di Kota Blitar. Berdasarkan hasil observasi masih banyak guru yang belum bisa menulis artikel ilmiah hasil penelitian berbasis sitasi online. Guru perlu mendapatkan bimtek agar dapat membuat artikel ilmiah berbasis sitasi online. Tujuan dari kegiatan PKM ini yakni untuk meningkatkan tingkat pengetahuan guru dalam menulis artikel ilmiah hasil penelitian berbasis online. Metode kegiatan yang digunakan yakni ceramah dan kegiatan diskusi. Sebelum dan setelah kegiataan bimtek dilakukan pre test dan post test untuk mengetahui kemampuan guru dalam menulis artikel berbasis sitasi online. Hasil dari kegiatan tersebut yakni tingkat pengetahuan guru meningkat 80% dalam mengetahui pembuatan artikel ilmiah hasil penelitian berbasis sitasi online. Adapun peningkatan tersebut dimulai dari sebelum kegiatan 10% dan setelah kegiatan menjadi 90%. Kegiatan bimtek ini akan dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan agar guru terampil dalam membuat artikel ilmiah hasil penelitian berbasis sitasi online.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS DATA MINING UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN TK AL-HIDAYAH DI KABUPATEN BLITAR M. Zainuddin; Surayanah Surayanah; Lestariningsih Lestariningsih
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.239

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara kepada mitra diketahui jika jumlah siswa dari tahun ketahun terus meningkat. Pada tahun 2023 ini trend peningkatan jumlah siswa mencapai 50%. Namun mitra mengalami kendala dalam mengelola manajemen sekolah salah satunya terkait dengan kebutuhan pemneuhan akreditasi. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pegelolaan manajemen untuk menunjang kegiatan peningkatan mutu pembelajaran. Berdasarkan hasil evaluasi dapat diketahui jika dengan adanya kegiatan pengabdian manajemen pengelolaan sekolah ternyata dapat meningkatkan tingkat pengetahuan mitra sebanyak 75% dan tingkat keterampilan mitra sebanyak 70%.
Four Years Implementation of Five-Day School: an Evaluation of Education Policy Widiarini Widiarini; M. Zainuddin; Zulia Khoirun Nisa; Nanang Zamroji; Redhitya Wempi Ansori
Journal of Development Research Vol. 8 No. 1 (2024): Volume 8, Number 1, May 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v8i1.360

Abstract

In line with the existence of a five-day school (FDS) proposed by the Minister of Education and Culture in 2017, some cities and towns implemented this regulation, including Blitar City. In general, the purpose of this study was to evaluate the implementation of FDS in Blitar City. Specifically, the current research was aimed at investigating the achievement of fulfilling the teacher's workload in implementing the FDS, students’ character, and the level of community satisfaction after FDS implemented for 5 years. This research was conducted using a mixed method. Furthermore, the data was obtained from public and private schools at the elementary school level and junior high schools in Blitar City, students’ parents as well as. The results of this study indicate that there are 8 teachers (5,67%) teachers stated that their face-to-face meetings are less than 24 hours/week. There are 26 teachers (18,44%) who have a meeting around 24-28 hours per week. The number of teachers who have 28-32 meetings per week is 23 (16,31%) teachers. 53 (37,59%) teachers have 32-36 meetings per week. There are 31 (21,99%) teachers who have 36-40 hours of meetings per week by the provisions, character strengthening in the five-day school is implemented in curricular and co-curricular activities, students’ parents are dissatisfied with the student’s parents are dissatisfied with the implementation of the five school days. In conclusion, the policy of implementing FDS in Blitar City must be revised due to the existence of some disadvantages effect for both students and teachers.
Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) Sebagai Media Pembelajaran Interaktif di Sekolah Siti Nadhifah; M. Zainuddin; Eny Nur Aisyah; Evania Yavie; Yudithia Dian Putra
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 6 No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i2.2684

Abstract

Perkembangan teknologi layar sentuh (touchscreen technology) dalam pendidikan anak usia dini menunjukkan tren yang semakin meningkat secara global. Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran anak usia dini semakin berkembang pesat, salah satunya melalui penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif. perangkat berbasis sentuhan, seperti tablet dan Interactive Flat Panel (IFP), mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dibandingkan media konvensional. Anak usia prasekolah dapat memahami konsep dasar, seperti pengukuran dalam pembelajaran STEM melalui penggunaan teknologi interaktif, di mana fitur interaktivitas berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan transfer pengetahuan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis pengaruh penggunaan IFP dalam meningkatkan keaktifan pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji artikel ilmiah yang diperoleh dari database ScienceDirect dan Google Scholar yang terbit dalam rentang tahun 2015–2026. Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan IFP sebagai media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keaktifan anak secara signifikan, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi, perhatian, serta keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, IFP juga berkontribusi dalam pengembangan kemampuan kognitif, bahasa, dan sosial melalui pendekatan pembelajaran berbasis bermain (play-based learning) dan penggunaan konten interaktif seperti permainan edukatif dan digital storytelling. Faktor pendukung keberhasilan implementasi IFP meliputi kompetensi guru dalam mengelola media, desain pembelajaran yang menarik, serta integrasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Dengan demikian, IFP dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan peneliti dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di pendidikan anak usia dini.
Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) Sebagai Media Pembelajaran Interaktif di Sekolah Siti Nadhifah; M. Zainuddin; Eny Nur Aisyah; Evania Yavie; Yudithia Dian Putra
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i2.2684

Abstract

Perkembangan teknologi layar sentuh (touchscreen technology) dalam pendidikan anak usia dini menunjukkan tren yang semakin meningkat secara global. Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran anak usia dini semakin berkembang pesat, salah satunya melalui penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif. perangkat berbasis sentuhan, seperti tablet dan Interactive Flat Panel (IFP), mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dibandingkan media konvensional. Anak usia prasekolah dapat memahami konsep dasar, seperti pengukuran dalam pembelajaran STEM melalui penggunaan teknologi interaktif, di mana fitur interaktivitas berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan transfer pengetahuan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis pengaruh penggunaan IFP dalam meningkatkan keaktifan pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji artikel ilmiah yang diperoleh dari database ScienceDirect dan Google Scholar yang terbit dalam rentang tahun 2015–2026. Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan IFP sebagai media pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keaktifan anak secara signifikan, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi, perhatian, serta keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, IFP juga berkontribusi dalam pengembangan kemampuan kognitif, bahasa, dan sosial melalui pendekatan pembelajaran berbasis bermain (play-based learning) dan penggunaan konten interaktif seperti permainan edukatif dan digital storytelling. Faktor pendukung keberhasilan implementasi IFP meliputi kompetensi guru dalam mengelola media, desain pembelajaran yang menarik, serta integrasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Dengan demikian, IFP dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan peneliti dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di pendidikan anak usia dini.
Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Publikasi Ilmiah Berbasis Karakter untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Dasar M. Zainuddin; Sutansi Sutansi; Puri Selfi Cholifah; Mohamad Fatih; Achmad Ryan Fauzi
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v3i22020p95-101

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini ditujukan kepada guru-guru SD di Blitar karya ilmiah berupa PTK dan publikasi ilmiah sebagai syarat peningkatan Raya khususnyaSDI Garum (Mitra 1) dan MI Hidayatullah (Mitra 2), dimana keduanya mengalami kegagalan dalam mengajukan profesi (jabatan) guru. Pelaksanaan bimbingan terbagi menjadi dua sesi. Tahapan kemitraan yang dilakukan untuk Mitra I yaitu: (1) melakukan pelatihan terkait urgensi, komponen, dan kiat-kiat penyusunan PTK, (2) memberikan penugasan dan pendampingan penyusunan PTK, dan (3) pendampingan dalam melakukan seminar hasil PTK. Sedangkan tahapan kemitraan yang dilakukan untuk Mitra II yaitu: (1) melakukan pelatihan terkait urgensi dan kiat dalam melakukan publikasi ilmiah, (2) pendampingan penyusunan artikel ilmiah, dan (3) pendampingan dalam melakukan publikasi di jurnal ilmiah. Pengabdian telah dilaksankan dengan lancar selama 3 hari.Hari pertama pemberian materi (tatap muka), hari kedua dan ketiga merupakan penugasan. Pada penugasan ini, peserta telah menghasilkan produk yang diharapkan.Dengan demikian dapta diambil suatu kesimpulan bahwa pelaksanan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam menulis karya ilmiah.Sehingga denagn bekal yang telah dimiliki ini dapat meningkatkan kompetensi professional guru-guru.