Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Kemiskinan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Melalui Pemenuhan Kebutuhan Sekolah : (Studi kasus Di SMA Negeri 3 Jombang) Tutik Hidayati; Abdul Adzim; Humaidah Muafiqie
Journal of Public Power Vol. 4 No. 1 (2020): Journal of Public Power Vol 4 No 1
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.139 KB)

Abstract

Anak adalah generasi penerus bangsa pada masa yang akan datang, maka dari itu anak harus dididik dan dipersiapkan matang-matang baik itu dalam hal pendidikan informal yaitu pendidikan yang diberikan kepada anak sebelum mereka sekolah, maupun pendidikan formal yang yang dilakukan di luar rumah yang merupakan pendidikan kelanjutan dari pendidikan informal yang tak kalah pentingnya untuk bekal hidup dimasa depan anak-anak.Kemiskinan merupakan kondisi yang serba terbatas dan terjadi bukan atas kehendak orang yang bersangkutan. Penduduk dikatakan miskin bila ditandai oleh rendahnya tingkat pendidikan, produktivitas kerja, pendapatan, kesehatan dan gizi serta kesejahteraan hidupnya, yang menunjukkan lingkaran ketidakberdayaan. Kondisi kemiskinan dapat disebabkan oleh rendahnya taraf pendidikan.Untuk itulah tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tingkat kemiskinan orang tua terhadap prestasi belajar siswa melalui pemenuhan kebutuhan sekolah. Banyak siswa dari keluarga miskin yang tidak mampu memenuhi kebutuhan belajarnya sehingga agak menghalangi prestasi belajarnya. Peneliti menemukan masalah-maslah baru yang ada di lapangan, yakni terdapat pengaruh yang positif antara tingkat pemenuhan kebutuhan terhadap prestasi belajar siswa di kelas XI tahun ajaran 2015/2019. Hal ini ditunjukkan dengan koevisien jalur sebesar 0,807 dan nilai sig 0,000 < 0,05.Tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kemiskinan orang tua terhadap prestasi belajar siswa tahun ajaran 2015/2019. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien jalur sebesar 0,012 < 0,05.Temuan empiris membuktikan bahwa jika kebutuhan terpenuhi maka akan menyebabkan pretasi belajar akan meningkat. Karena siswa membutuhkan fasilitas untuk belajar. Dengan demikian guru diharapkan lebih memperhatikan prestasi belajar siswa dengan mengoptimalkan fasilitas-fasilitas yang tersedia agar siswanya dapat meningkatkan prestasi belajar. Memantau dan mengarahkan siswa untuk tekun belajar, khususnya di lingkungan sekolah agar dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Sedangkan bagi orang tua hendaknya memotivasi dengan selalu memberikan nasihat dan memantau anaknya dalam hal belajar dan memberikan arahan tentang pendidikan bagi anaknya. Orang tua sebaiknya juga selalu memberikan dukungan yang dapat berupa fasilitas belajar dan bisa juga secara non material pada anaknya untuk selalu berprestasi. Dengan adanya dukungan dari orang tua, dapat menumbuhkan keinginan dan sikap yang baik bagi siswa dalam belajar.
Analisis Sektor Basis Perekonomian Wilayah Kabupaten Lamongan Habib Anwar; Humaidah Muafiqie; Muhammad Mudjib Musta’in
Journal of Public Power Vol. 4 No. 1 (2020): Journal of Public Power Vol 4 No 1
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.045 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan PDRB masing-masing sektor di Kabupaten Lamongan selama periode 2001 hingga tahun 2010, mengetahui peranan masing-masing sektor di Kabupaten Lamongan selama periode 1993 hingga tahun 2010, mengetahui basis ekonomi melalui sektor-sektor unggulan di Kabupaten Lamongan yang mempunyai keunggulan kompetitif dan spesialisasi, mengetahui peranan sektor basis pada perekonomian Kabupaten Lamongan khususnya terhadap penyerapan tenaga kerja. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan penelitian, buku-buku pustaka dan laporan dari dinas / instansi terkait. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Locatin Quotient, Analisis penggandaan tenaga kerja, Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 1993 hingga tahun 2001 sektor pertanian merupakan sektor yang terbesar peranannya dalam PDRB maupun kesempatan kerja yang terserap di Kabupaten Lamongan, baik secara absolut maupun relatif atau dengan kata lain, pada periode tersebut struktur perekonomian Kabupaten Lamongan di dominasi oleh sektor pertanian, walaupun ada kecenderungan terjadi pergeseran peranan relatifnya di sektor lain, berdasarkan analisis Location Quotient (LQ) untuk periode 2001-2010, baik di lihat dari PDRB maupun kesempatan kerja, maka sektor pertanian di Kabupaten Lamongan merupakan sektor basis, karena surplus atau mempunyai nilai LQ lebih besar dari satu. Ini memberikan indikasi bahwa sektor pertanian sudah dapat mencukupi kebutuhan daerah Kabupaten Lamongan sehingga membuka peluang untuk di ekspor. sebagai sektor basis, sektor pertanian cenderung memberikan peranan bagi peningkatan kesempatan kerja, ini dapat di lihat dari besarnya koefisien berganda, berdasarkan analisis LQ terhadap sub sektor basis (sektor pertanian) menunjukkan bahwa sub sektor tanaman bahan makanan dan perikanan merupakan sektor basis. Berdasarkan perhitungan klasik ada 6 sektor ekonomi yang mempunyai keunggulan kompetitif yaitu sector pertanian, pertambangan, industry, bangungan, pengangkutan dan jasa-jasa. Keenam sector tersebut dfapat di jadikan sektor unggulan bagi kegiatan perekonomian di Kabupaten lamongan terutama dalam menunjang pengembangan daerah. Dan sektor pertanian mempuyai dua aspek keunggulan yaitu kompetitif dan tingkat spesialisasi
Pengaruh Produk Gadai, Faktor Bunga, Layanan Terhadap Tingkat Pendapatan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah : (Studi Kasus PT Pegadaian (Persero) Di Kota Mojokerto) Agus Supriyono; Khoirudin; Humaidah Muafiqie
Journal of Public Power Vol. 4 No. 1 (2020): Journal of Public Power Vol 4 No 1
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.357 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan tingkat pengaruh Produk-Produk Gadai, Faktor Bunga dan Layanan PT Pegadaian (Persero) Terhadap Tingkat Pendapatan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah di Kota Mojokerto. Penelitian merupakan penelitian penjelasan (Explanatory Research), menggunakan rancangan survey penelitian korelasional. Kerangka konseptual mendasari pengajuan hipotesis. Tempat penelitian pada PT (Persero) Pegadaian Mojokerto dengan jumlah sampel 100 orang. Instrumen pengukuran diberikan kepada sampel untuk memperoleh data variabel penelitian dengan skala Linkert. Data penelitian dianalisis dengan Analisis regresi linier berganda untuk menguji hipotesis. Diperoleh bahwa produk-produk gadai, faktor bunga dan pelayanan PT Pegadaian secara signifikan tidak berpengaruh positif secara simultan pada peningkatan pendapatan UMKM dengan kontribusi sebesar R = 0,200, F = 1,328 dan p = 0,270 < 0,01) dengan kontribusi 20 % (R2 = 0,040). Diketahui produk-produk gadai secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan peningkatan pendapatan UMKM(β = 0,320, dan p = 0, 437> 0,05). Diketahui faktor bunga secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan peningkatan pendapatan UMKM (β = 0,375, dan p = 0, 364> 0,05). Diketahui layanan PT pegadaian secara parsial tidak berpengaruh dan signifikan pada Peningkatan Pendaptan UMKM (β = -0, 221, dan p = 0, 122> 0,05).
Peranan Tingkat Pendidikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Lamongan Karyohadi; Muhammad Mudjib Musta’in; Humaidah Muafiqie
Journal of Public Power Vol. 4 No. 1 (2020): Journal of Public Power Vol 4 No 1
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.613 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh jenjang pendidikan yang meliputi pendidikan dasar, pendidikan menengah dan perguruan tinggi terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Lamongan. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan angkatan kerja yang relatif lebih tinggi daripada kesempatan kerja antara lain Pertumbuhan penduduk yang tinggi sehingga melebihi pertumbuhan capital, demografi profil penduduk muda sehingga banyak yang masuk ke lapangan kerja dan struktur industri yang cenderung mempunyai tingkat diversifikasi kegiatan ekonomi yang rendah dalam membuat usaha penciptaan lapangan kerja. Pertumbuhan angkatan kerja hingga sampai saat ini terbilang masih relatif tinggi, sedangkan lapangan pekerjaan atau lowongan pekerjaan yang tersedia terbatas. Hal ini mengakibatkan masalah pengangguran. Tingginya pengangguran tenaga kerja terdidik terutama bagi lulusan pendidikan tinggi. Lulusan pendidikan tinggi ini tidak langsung terserap oleh lapangan kerja, sehingga pengangguran tenaga kerja terdidik semakin lama semakin meningkat pada tiap tahunnya. Kecenderungan meningkatkan angka pengangguran tenaga kerja terdidik telah menjadi suatu masalah yang serius. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan bahwa jenjang pendidikan mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Lamongan. Dari ketiga variabel tersebut jenjang pendidikan, maka lulusan SLTA atau sekolah kejuruan mempunyai pengaruh paling besar terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Lamongan. Pendidikan menengah, khususnya sekolah kejuruan memberikan kontribusi yang besar dalam penyerapan tenaga kerja, khususnya di sektor industry kecil. Pendidikan menengah kejuruan diselenggarakan didasarkan pada perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni, dunia industri/dunia usaha, ketenagakerjaan baik secara nasional, regional maupun global, kecuali untuk program kejuruan yang terkait dengan upaya-upaya pelestarian warisan budaya. Pendidikan kejuruan adalah bagian dari sistem adalah bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada suatu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang-bidang pekerjaan lainnya. Dengan demikian, maka pemerintah perlu memperhatikan masalah pentingnya pendidikan, karena dengan semakin baik sistem pendidikan yang ada, akan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang kreatif, sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan baru.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Di Hotel Mahkota Lamongan Nurul Khomariyah; Humaidah Muafiqie; Muchtar
Journal of Public Power Vol. 4 No. 2 (2020): Journal of Public Power Vol 4 No 2
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.577 KB)

Abstract

Hotel adalah suatu perusahaan yang dikelola oleh pemiliknya dengan menyediakan pelayanan makanan, minuman dan fasilitas kamar untuk tidur kepada orang- orang yang sedang melakukan perjalanan dan mampu membayar dengan jumlah yang wajar sesuai dengan pelayanan yang diterima tanpa adanya perjanjian khusus,Sulastiyono (2008:5) Penelitian ini dilakukan pada kegiatan pelayanan konsumen pada Hotel Mahkota Lamongan dengan judul “ Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada hotel Mahkota Lamongan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruhnya kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada hotel Mahkota Lamongan .Analisis data yang digunakan adalah dengan mengolah, menelaah dan mereduksi bahan yang terkumpul,kemudian data dianalisis untuk disarikan kembali dalam sebuah karya yang memfokuskan pada pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada hotel Mahkota Lamongan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan adanya kualitas pelayanan yang baik maka kepuasan konsumen makin meningkat. Kepuasan konsumen ini dipengaruhi oleh: bukti langsung, keandalan, daya tanggap, jaminan dan berpihak kepada pelanggan. Kualitas pelayanan yang paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan konsumen adalah bukti langsung.
Analisis Dampak Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat : (Studi Pada Sentra Industri Kecil Roti Desa Kalimalang Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo) Muji Marwati; Muhammad Mudjib Musta’in; Humaidah Muafiqie
Journal of Public Power Vol. 5 No. 1 (2021): Journal of Public Power Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.426 KB)

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are the spearhead and savior of the Indonesian economy. The purpose of this study is to analyze the pattern and analysis of the impact of SMEs in the small industrial center of Kalimalang bread on the welfare of the community in Kalimalang Village, Sukorejo, Ponorogo. This research is a field research where the authors look for data, research, review and make direct observations to 5 of 22 SMEs in small bread industry centers and employees in Kalimalang, Sukorejo, Ponorogo Villages and the data in this study were analyzed descriptively analytically. For the activities of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) of bread located in Kalimalang Village, it is known that in an effort to improve the welfare of the community they use a kinship pattern. Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) of bread located in Kalimalang Village, have a positive impact on improving people's welfare as seen from the level of community income which has increased after the existence of bread MSMEs.
Efektivitas Program Dana Desa Pada Kondisi Covid-19 Di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo Anita Khoiriyah; Muhammad Mudjib Musta’in; Humaidah Muafiqie
Journal of Public Power Vol. 5 No. 2 (2021): Journal of Public Power Vol 5 No 2
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.515 KB)

Abstract

Covid 19 has had many impacts on the village fund program, the effectiveness of the village fund program during the covid-19 pandemic, which aims to support the community's economy. With a descriptive qualitative approach model and carried out in Ngabar Village, Siman District, Ponorogo Regency, East Java with the object of research being the Ngabar village government, Siman District, Ponorogo Regency as the implementer of the village fund program. during the covid-19 pandemic in Ngabar village, Siman sub-district, Ponorogo district in 2020 it ran very effectively with a positive impact on efforts to empower the community
Measurement Analysis of the Level of E-Commerce Adoption Readiness in SMEs Using Technology Readiness Index Method Sulistyowati; Haniwijaya Pahlawansah; Chevy Herli Sumerli A; Cut Susan Octiva; Humaidah Muafiqie
Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 2
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60083/jsisfotek.v5i2.263

Abstract

The purpose of this study is to determine the extent of readiness for adoption and what factors influence readiness for e-commerce adoption. This study uses the Technology Readiness Index (TRI) model and the Information Technology Adoption Model by adding the variables of customer readiness, competitive pressure, and IT adoption. The population in this study is SMEs. The sample used from this population is 150 respondents with the purposive sampling technique. This study used quantitative methods with analysis techniques using PLS-SEM and data analysis using SmartPLS version 3.0. The results of this study indicate that six out of ten hypotheses are accepted. So that the factors that influence the readiness of e-commerce adoption are the optimism variable for the customer readiness variable, the optimism variable for the competitive pressure variable, innovativeness for the customer readiness variable, innovativeness for competitive pressure, discomfort for customer readiness, and competitive pressure for IT adoption.
The Effect of Service Quality, Price, and Destination Image on Customer Loyalty in the Tourism Industry in West Java Hendri Khuan; Wira Pramana Putra; Humaidah Muafiqie; Iwan Harsono; Elfreda Aplonia Lau
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 01 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i01.612

Abstract

This research investigates the interrelated factors influencing customer loyalty in the tourism industry of West Java. Through a comprehensive study involving 200 respondents, we examine the impact of service quality, pricing strategies, and destination image on customer loyalty. Utilizing a quantitative analysis approach, the study employs structural equation modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS) to unravel the intricate relationships among these crucial constructs. The research contributes to the existing body of knowledge by offering insights into the specific dynamics shaping tourist allegiance in this unique region. Findings from the study provide practical implications for businesses, policymakers, and destination marketers, enabling them to tailor strategies that enhance customer loyalty and contribute to the sustainable growth of West Java's tourism sector.