Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Green Economic Development: A Systematic Literature Review Ismail, Ismail; Khairunisah, Khairunisah; Maharani, Bunga Hilda; Ardila, Wulan Rekah; Suparman, Suparman; Al-Ifansyah, M.
International Journal on Economics, Finance and Sustainable Development (IJEFSD) Vol. 6 No. 3 (2024): International Journal on Economics, Finance and Sustainable Development (IJEFSD
Publisher : Research Parks Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31149/ijefsd.v6i8.5315

Abstract

This article explores the development of green economy research topics and issues. Using the Systematic Literature Review (SLR) method and data analysis using the VOSviewer application on 482 articles from Scopus, the study found that Wang J. is the most prolific researcher contributing to the issue of environmental pollution, carbon emissions, and green tourism. Companies facing financial performance bottlenecks due to green innovation can address this issue by increasing executive equity incentives and reducing the pay gap between management and employees. New researchers such as Ozturk I., Ullah S., Li X., and Wu H. contribute to green innovation and agriculture, finding that reduced pesticide use does not lower agricultural productivity. Globally, China successfully implemented a green economy through strict environmental regulations and large investments in renewable energy. Topic cluster analysis revealed that Economic Growth and Circular Economy are the main issues, while Price, Barrier, Green Practice, Financial Inclusion, and Green Development are the focus of recent studies, especially in the application of green bonds and financial inclusion. These developments form a strong basis for the implementation of green economy concepts globally.
TRADISI KATIKA NGARA SEBELUM AKAD NIKAH (STUDI KASUS DI DESA NIPA KECAMATAN AMBALAWI KABUPATEN BIMA) Jainuddin, Jainuddin; Hasniati, Delfi Wafiq; Ismail, Ismail
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v7i1.1272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab bagaimana pelaksanaan Katika Ngara dan akibat jika tidak melakukan katika ngara sebelum akad nikah serta bagaimana bagaimana tinjauan Fiqh Munakahat terhadap tradisi katika ngara sebagai syarat sebelum akad di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris yang menganalisis dan mengkaji bekerjanya hukum didalam masyarakat. sifat penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research) dalam hal ini juga penyusun menggunakan pendekatan fenomenologi. hasil penelitian disimpulkan, bahwa Tradisi Katika Ngara Sebelum Akad Nikah yang terjadi Di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima. terdapat beberapa faktor pengharapan dalam tradisi katika ngara agar pernikahan menjadi langgeng, dan diperlancarkan rezeki. Meskipun semua ketentuan ditangan Allah SWT. Oleh sebab itu, tradisi katika ngara sangat dipercayai oleh masyarakat Desa Nipa untuk perlu dilakukan bagi pasangan yang akan melakukan akad nikah. Jika ditinjau dari Fiqh Munakahat tradisi katika ngara sebelum akad ini tidak ada. tradisi katika ngara sebelum akad hanyalah bagian dari ikhtiar masyarakat.
TINJAUAN EKONOMI ISLAM DALAM PRAKTEK BAGI HASIL MUKHABARAH PADA PERKEBUNAN CENGKEH DI DESA BUMI PAJO KECAMATAN DONGGO KABUPATEN BIMA Ismail, Ismail; Wahyunti, Sri; Lestari, Dian
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyelidiki tentang tinjauan Ekonomi Islam dalam praktik bagi hasil Mukhabarah pada cengkeh di desa Bumi Pajo, kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Fokusnya adalah bagaimana bagi hasil Mukhabarah digunakan pada perkebunan cengkeh dan bagaimana aplikasi ekonomi Islam melihatnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dikategorikan sebagai jenis penelitian deskriptif. Proses pengumpulan datanya meliputi dokumentasi, wawancara, dan obeservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian lisan dalam sistem bagi hasil di Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, dilakukan tanpa sanksi berdasarkan kepercayaan, keakraban, dan kerelaan, serta di sandarkan pada prinsip saling tolong-menolong antara pemilik dan pengelola lahan perkebunan cengkeh. Menurut analisis ekonomi Islam, secara umum perjanjian bagi hasil pertanian Cengkeh sesuai dengan prinsip bagi hasil Mukhabarah. Namun, direkomendasikan perjanjian tertulis dan adanya batas waktu dalam perjanjian.
Zakat Pada Masa Pandemi Covid-19: A Systematic Literature Review Ismail, Ismail; Wulan, Nur; Fitriani, Fitriani; Rahman, M.Saiful
AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal At-Tawassuth | Vol. IX | No. 1 | 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/ajei.v9i1.20134

Abstract

Covid-19 causes a wide range of economic, health, and social change problems globally. As a result, countries are no longer orderly in allocating development budgets because they are focused on tackling the covid-19 pandemic. This research aims to map the topics and research issues on zakat during the Covid-19 pandemic. The method used was Systematic Literature Review (SLR) with analysis using the Vosviewer application. The 31 articles reviewed were sourced from the Scopus database from 2020 to 2023. The results revealed that there were 31 researchers who examined zakat during the Covid-19 pandemic. Indonesia is the country with the highest number of studies on zakat. This was triggered by the massive utilisation of zakat funds for covid-19 prevention after the issuance of the fatwa by the Indonesian Ulema Council. At the zakat collection stage, the topic of Person and Community is an issue that is widely researched because of its influence on zakat collection. The Model topic becomes an important issue at the zakat distribution stage which can be channelled through Business Capital, Revolving Funds, and scholarships. For the latest topic, Lazismu and Zakatech are the main issues. Lazismu is one of the zakat institutions that massively overcomes the impact of Covid-19. Meanwhile, the digitalisation of zakat management is important to be applied for the future. While Lazismu and Model topics are also part of the dominant topics.
Analisis Kesadaran dan Pemahaman Masyarakat dalam Membayar Zakat Pertanian Desa Rasabou Kecamatan Sape Nurmaesyarah; Rafiuddin; Ismail
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 8 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i8.3855

Abstract

The aim of this research is to answer the question, namely what is the level of public understanding of the concept of agricultural zakat and what is the level of public awareness in paying agricultural zakat. This type of research uses a descriptive qualitative method which displays data as it is in the field and analyzes events, phenomena or social conditions. Data collection techniques are through observation, interviews and documentation. The results of the research show that the level of public awareness and understanding is still very low, and regarding agricultural zakat, the public's minimal knowledge regarding agricultural zakat means that the majority of agricultural zakaters never pay agricultural zakat, including people who can afford it and only do alms when harvesting or when they get more sustenance. So it can be said that the level of public awareness and understanding is still very low. Examining factors that influence public awareness, such as education and the influence of religious figures. Reorganize educational programs involving zakat institutions, government and community organizations to increase awareness and understanding of agricultural zakat.
KONTRIBUSI WAKAF TERHADAP PEMBANGUNAN PERADABAN ISLAM: TELAAH HISTORIS, TANTANGAN KONTEMPORER DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DI INDONESIA Maulud, Al; Ismail, Ismail
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol 8 No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v8i2.5601

Abstract

Wakaf merupakan instrumen filantropi Islam yang memiliki peran strategis dalam penguatan sosial, ekonomi, dan pendidikan umat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi wakaf terhadap pembangunan peradaban Islam dari masa klasik hingga era modern, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan peluang pengembangan wakaf produktif di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan sumber data sekunder yang mencakup jurnal ilmiah, buku akademik, regulasi, serta laporan kelembagaan terkait pengelolaan wakaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak masa Rasulullah SAW hingga dinasti Umayyah dan Abbasiyah, wakaf telah menjadi fondasi utama pengembangan pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur publik, dan pelestarian budaya. Pada era kontemporer, inovasi seperti wakaf tunai dan wakaf aset produktif menawarkan model pendanaan yang lebih fleksibel dan berkelanjutan. Namun, pengelolaan wakaf di Indonesia masih menghadapi kendala berupa lemahnya kompetensi nazhir, minimnya digitalisasi, serta tantangan regulasi. Meskipun demikian, perkembangan teknologi dan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah membuka peluang besar bagi modernisasi sistem wakaf. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta integrasi teknologi untuk mendorong optimalisasi wakaf sebagai instrumen pembangunan peradaban Islam yang inklusif dan berkelanjutan.
MAPPING ECONOMIC DEVELOPMENT TRENDS IN ISLAMIC ECONOMICS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Al Maulud; Umrotul Khasanah; Ismail Ismail
Ad Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 10 No 01 (2026): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v10i01.9918

Abstract

This study aims to map the development of research on economic development in Islamic economics published in reputable Scopus-indexed international journals during the period 2016–2025. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach based on the PRISMA protocol, this study analyzes publication trends, the distribution of authors and institutions, the characteristics of topic clusters, and the direction of research innovation. The findings show that publications related to Islamic economic development have increased significantly, especially after 2020, with the largest contributions coming from Indonesia and Malaysia. Analysis using VOSviewer and Rstudio identified nine main research clusters, which include the issues of maqasid al-shariah, sustainability, sharia governance, the halal industry, green investment, zakat and community empowerment, as well as energy and the environment. In addition, the visualization of topic novelty reveals a shift in research focus from normative themes to more applied issues such as the halal supply chain, ESG, energy management, and Islamic value-based sustainable development governance models. The results of the study confirm that Islamic economics is developing as a multidisciplinary paradigm capable of responding to global challenges in the context of sustainable development. This study contributes to providing a map of knowledge and the direction of development of Islamic economic studies, although it is limited by the use of a single database and specific selection criteria. Recommendations for further research include expanding the scope of the database and combining the SLR method with in-depth qualitative analysis to identify research gaps and strengthen the theoretical construction of Islamic economic development.
KEMISKINAN PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Ismail Ismail
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 3 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan menjadi masalah yang rutin ditangani oleh sebagian besar negara, utamanya negara-negara dengan penduduk muslim. Program pegentasan kemiskinan kerap tidak berdampak baik terhadap penurunan kemiskinan. Di saat bersamaan para pemikir barat menilai bahwa ketidakmampuan negara dengan penduduk mayoritas muslim dalam mengentaskan kemiskinan disebabkan karena doktrin Islam yang terbelakang, tidak mampu memberikan dampak baik terhadap kesejahteraan. Pandangan ini berseberangan dengan esensi kehadiran Islam sebagai penjamin kesejahteraan kehidupan manusia. Kemiskinan memiliki dampak berbahaya, tidak hanya menyangkut kehidupan sosial melainkan juga persoalan akidah, sehingga Islam memiliki semangat dasar dalam proses pengentasannya. Ekonomi Islam merupakan kaidah dalam menjawab serta menjamin kesejahteraan. Di dalamnya terdapat konsep kemiskinan mulai dari telaah dasar hingga solusi bagi negara. Namun, instrumen-instrumen Islam dalam proses pembangunan masih di abaikan bahkan tidak sesuai dengan karakteristik masyarakat Islam.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN NASABAH PADA PT BANK BNI SYARIAH KC BIMA Kuratul Ainun; Ismail Ismail
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 2 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan nasabah dalam bidang jasa merupakan elemen penting yang menentukan tumbuh kembangnya Bank agar tetap eksis menghadapi persaingan. Untuk menciptakan kepuasan nasabah Bank harus menciptakan suatu sistem yang lebih baik untuk mempertahankan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan yaitu reliabilitas, responsivitas, keyakinan, empati dan berwujud kepuasan pelanggan PT. Bank BNI Syariah KC Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan angket menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa reliabilitas (X1), Responsiviness (X2) dan Tangible (X5) berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen, sedangkan confidence (keyakinan), dan Empathy (empati) memiliki pengaruh negative terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan uji F menunjukan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan dengan tingkat 0,000 atau 0%. Berdasarkan hasil uji t, nilai thitung lebih tinggi dari pada ttabel (7.033 > 1.985) dibandingkan variabel lain, dengan persyaratan signifikan.
Analisis Peran Pengusaha dalam Mengurangi Pengangguran Terbuka Perspektif Ekonomi Islam di Kota Bima (Studi Kasus HIPMI dan TDA Kota Bima) Ismail Ismail; Wa’adarrahmah Wa’adarrahmah
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 4 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v4i1.741

Abstract

Penelitian ini bermaksud menganalisis peran pengusaha dalam mengurangi pengangguran terbuka perspektif Ekonomi Islam serta kendalanya. di Kota Bima yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran serta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis data penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Kemudian data-data yang terkumpul dianalisis dan selanjutnya dilakukan uji keabsahan data dengan cara tringulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pengusaha dalam mengurangi pengangguran terbuka di Kota Bima memiliki kontribusi real, dan perannya telah mengadopsi semangat Ekonomi Islam. Hal ini dapat dilihat dari pengusaha yang tergabung dalam HIPMI dan TDA memiliki bisnis yang berisiko dan cukup sukses dan mampu merekrut karyawan yang banyak seperti Yuank Cafe, Hotel La Ila, dan Fix La Luna, sehingga itu sedikit tidaknya mampu mengurangi angka pengangguran di Kota Bima. Sedangkan untuk kendalanya yaitu kurangnya penyuluhan tentang kedua organisasi tersebut, masyarakat berorintasi PNS, dan kurangnya jiwa wirausaha dalam diri masyarakat.